Font size
WorksheetsfARTER epileptikus
Total questions: 93
Worksheet time: 47mins
Manakah definisi terbaik untuk generalized convulsive status epilepticus (GCSE)?
Keadaan kejang berulang tanpa pemulihan selama >30 menit
Gangguan nonkonvulsif dengan tanda EEG minimal
Kejang fokal dengan pemulihan kesadaran cepat
Kejang tunggal berhenti spontan dalam <5 menit
Pada GCSE, perubahan reseptor GABA selama kejang berkepanjangan paling mungkin menyebabkan apa?
Penurunan fungsi inhibisi dan resistensi benzodiazepin
Peningkatan pelepasan GABA dan sedasi mendadak
Aktivasi reseptor opioid dan analgesia kuat
Kenaikan dopamin sinaptik dan agitasi akut
Pilihan benzodiazepin yang paling disukai untuk terapi awal IM atau intranasal pada GCSE adalah apa?
Clonazepam karena formulasi oral tersedia
Midazolam karena onset cepat dan durasi cukup
Diazepam karena metabolit aktif panjang
Lorazepam karena stabilitas pada suhu kamar
Kapan suatu kasus dianggap refractory status epilepticus menurut urutan terapi yang dijelaskan?
Ketika pasien membutuhkan intubasi darurat
Saat kejang berlangsung >5 menit tanpa henti
Setelah gagal benzodiazepin dan satu antikejang standar
Setelah terapi oksigen gagal menurunkan risiko
Urutan tahap status epileptikus yang benar adalah apa?
Impending, established, refractory, super-refractory
Established, impending, refractory, super-refractory
Impending, refractory, established, super-refractory
Refractory, impending, established, super-refractory
Dalam konteks patofisiologi GCSE, peningkatan aktivitas reseptor NMDA berperan terhadap apa?
Aktivasi GABAergik luas dan sedasi dalam
Penurunan glutamat dan hiporespons neuron
Inhibisi sinaptik mendadak dan kejang berhenti
Eksitasi sinaptik meningkat dan kejang berlanjut
Obat hidantoin yang dinyatakan lebih ditoleransi dibanding rekannya adalah apa?
Fosphenytoin dengan toleransi lebih baik dibanding phenytoin
Phenytoin dengan toleransi lebih baik dibanding fosphenytoin
Phenobarbital dengan toleransi lebih baik dibanding diazepam
Valproate dengan toleransi lebih baik dibanding levetiracetam
Dalam kasus dosis muatan fosphenytoin 15 mg PE/kg untuk pasien 60 kg, berapa total dosis dalam mg PE?
1,200 mg PE untuk dosis muatan total
900 mg PE untuk dosis muatan total
600 mg PE untuk dosis muatan total
750 mg PE untuk dosis muatan total
Jika dosis diinfuskan ke 50 mL pelarut pada laju maksimum perangkat 100 mL/jam, berapa perkiraan waktu infus?
Sekitar 90 menit untuk menyelesaikan infus
Sekitar 60 menit untuk menyelesaikan infus
Sekitar 10 menit untuk menyelesaikan infus
Sekitar 30 menit untuk menyelesaikan infus
Dalam pengelolaan refractory status epilepticus setelah dua antikejang, pilihan yang disebutkan termasuk apa?
Kortikosteroid dosis rendah di ruang rawat
Anestetik dosis midazolam atau propofol disertai EEG kontinu
Terapi vitamin dan cairan tanpa EEG
Hanya oksigen tambahan dan observasi
Apa definisi operasional status epileptikus pada dewasa terkait durasi kejang dan interval kesadaran?
Kejang berulang kurang dari 5 menit, dengan pemulihan
Kejang berulang lebih dari 30 menit, tanpa pemulihan
Kejang tunggal lebih dari 10 menit, tanpa interval
Kejang berulang 15 menit, dengan interval sadar
Pada generalized convulsive status epilepticus (GCSE), fase stabilisasi biasanya berlangsung berapa menit?
20–40 menit
0–5 menit
10–20 menit
5–10 menit
Tahap manakah yang disebut established GCSE menurut tabel tahapan?
Fase terapi ketiga 40–60 menit
Fase terapi kedua 20–40 menit
Fase stabilisasi 0–5 menit
Fase awal 0–20 menit
Pada fase refractory GCSE, karakteristik utama yang membedakan adalah apa?
Kejang berhenti setelah satu ASM
Kejang berlanjut meski dua ASM
Kejang terpicu oleh hipoglikemia ringan
Kejang hanya saat tidur REM
Rekrutmen reseptor NMDA selama GCSE menyebabkan konsekuensi sinaptik apa?
Pengurangan influx kalsium dan depolarisasi
Peningkatan GABA bebas dan hiperpolarisasi
Peningkatan influx kalsium dan depolarisasi
Penurunan pelepasan glutamat dan hiperpolarisasi
Mekanisme awal yang menurunkan ambang kejang setelah kejang singkat termasuk apa?
Imbalance eksitatori melebihi inhibitor
Peningkatan neurotransmiter inhibitor
Aktivasi kanal klorida postsinaptik
Penurunan neurotransmiter eksitatori
Perubahan reseptor GABA selama GCSE mempengaruhi efektivitas benzodiazepin dengan cara apa?
Mengurangi ikatan pada kanal natrium presinaptik
Menghambat internalisasi reseptor AMPA
Meningkatkan endositosis reseptor GABA postsinaptik
Meningkatkan jumlah subunit γ2 di membran
Apa implikasi klinis dari endositosis reseptor GABA terhadap farmakorestistensi?
Respons benzodiazepin semakin kuat
Dosis benzodiazepin dapat diturunkan
Relatif potensi benzodiazepin menurun
Efek ASM untuk AMPA meningkat tajam
Pada klasifikasi internasional, istilah tradisional 'petit mal' berpadanan dengan kategori nonkonvulsif apa?
Absense
Somatomotor
Temporal lobe
Complex partial
Menurut epidemiologi GCSE, kelompok usia manakah yang memiliki insidensi tertinggi?
Usia remaja 12–18 tahun
Usia 20–40 tahun
Usia <2 tahun dan >60 tahun
Usia 2–6 tahun
Pada etiologi pediatrik, penyebab umum pada bayi <1 bulan yang memicu GCSE adalah apa?
Infeksi saluran cerna ringan
Stres psikologis tanpa lesi neurologis
Defisiensi piridoksin yang reversible
Konsumsi alkohol akut pada ibu
Konsekuensi sistemik kejang berkepanjangan terhadap otak yang berkontribusi pada prognosis buruk termasuk kerusakan pada area mana?
Ganglia basal dan talamus
Neokorteks, serebelum, hipokampus
Bulbus olfaktorius dan pituitari
Medula spinalis servikal
Pada fase I status epileptikus (SE) dalam 30 menit pertama, perubahan fisiologis yang paling khas adalah apa?
Asidosis metabolik berat dengan hipoglikemia
Hipertensi portal dengan trombositopenia cepat
Penurunan curah jantung dan hipotermia berat
Peningkatan katekolamin dan hiperglikemia ringan
Tanda awal SE yang sering tampak pada pemeriksaan fisik adalah apa?
Bradikardia persisten tanpa hipoksia
DIC dengan kegagalan multiorgan menyeluruh
Edema paru dengan gagal napas progresif
Kejang umum dengan posturing ekstensor atau fleksi
Di antara tanda akhir SE berikut, mana yang paling konsisten dengan perburukan sistemik?
Edema paru disertai gagal respirasi
Nyeri terkait cedera muskuloskeletal
Inkontinensia pada onset kejang
Hipertensi normal dengan perfusi adekuat
Tes laboratorium awal yang wajib saat evaluasi SE mencakup apa?
Panel koagulasi trombin dan fibrinogen
Uji fungsi tiroid lengkap dan CRP serial
CBC dengan diferensial dan profil kimia serum
Level laktat berulang tanpa elektrolit
Pada pasien dengan riwayat penggunaan antikejang, pemeriksaan serum apa yang perlu dipertimbangkan?
Gas darah vena serial mingguan
Kadar vitamin B12 harian rutin
Konsentrasi obat antikejang sebelumnya
Autoantibodi neuronal panel lengkap
Langkah stabilisasi nonfarmakologis paling awal saat fase stabilisasi SE adalah apa?
Berikan vitamin B1 pada semua pasien
Segera lakukan MRI kontras seluruh tubuh
Pasang kateter arteri untuk hemodinamik
Amankan jalan napas dan nilai tanda vital
Parameter laboratorium yang membantu menilai komplikasi metabolik dan respirasi akut pada SE adalah apa?
Analisis gas darah arteri dengan oksigenasi
Kultur feses untuk bakteri enterik
Tes toleransi glukosa oral dua jam
Uji supresi deksametason malam hari
Pasien SE dengan kecurigaan infeksi SSP memerlukan prosedur diagnostik tambahan apa?
Pungsi lumbal untuk analisis CSF
Elektromiografi jarum serial
Biopsi otot untuk rabdomiolisis
Skintigrafi tiroid iodium
Pada fase II SE yang berkepanjangan, gangguan metabolik yang sering muncul adalah apa?
Hiperbilirubinemia, asidosis, hipokalemia
Hipolipidemia, alkalosis, hipermagnesemia
Hiperkalsemia, alkalosis, hipernatremia
Hipoglikemia, asidosis, hiperkalemia
Pemeriksaan EEG dalam penilaian SE sebaiknya dilakukan kapan?
Saat presentasi dan setelah kejang terkontrol
Hanya bila CT kepala normal tanpa kontras
Jika MRI menunjukkan infark akut luas
Beberapa hari setelah pemulihan klinis penuh
Langkah fundamental dalam Proses Perawatan Pasien farmasis meliputi lima tahap. Mana urutan komponen inti yang benar?
Nilai, kumpulkan, laksanakan, rencanakan, tindak lanjut
Laksanakan, nilai, kumpulkan, tindak lanjut, rencanakan
Kumpulkan, nilai, rencanakan, laksanakan, tindak lanjut
Rencanakan, kumpulkan, nilai, tindak lanjut, laksanakan
Pada pengumpulan data awal untuk status epileptikus, informasi mana yang termasuk riwayat obat antikejang segera sebelum masuk?
Riwayat vaksinasi masa kanak-kanak
Informasi pemberian antikejang pra-rumah sakit
Hasil tes penglihatan terbaru pasien
Skor nyeri dan riwayat alergi makanan
Pada penilaian objektif awal, parameter mana yang seharusnya diukur?
Frekuensi buang air kecil, warna urin, pH urin
Skor nyeri, riwayat merokok, status imunisasi
Nilai glukosa puasa, berat badan ideal, tinggi badan
Tekanan darah, laju napas, saturasi O2, gas darah
Selama fase rencana awal (5–20 menit), tujuan utama terkait benzodiazepin adalah apa?
Menghentikan semua obat non-kejang kronis
Memilih agen, dosis, rute, dan kebutuhan dosis ulang
Merencanakan rehabilitasi fisik pasca-kejang
Menentukan diet ketogenik jangka panjang
Pernyataan yang benar tentang lorazepam dibanding diazepam dalam terapi awal status epileptikus adalah apa?
Lebih lipofilik sehingga konsentrasi otak cepat tinggi
Durasi proteksi kejang lebih lama karena ikatan reseptor lebih kuat
Onset lebih cepat karena redistribusi otak sangat cepat
Memiliki parenteral bebas propilen glikol sehingga tidak hipotensi
Diazepam memiliki waktu paruh di otak yang singkat. Konsekuensi klinis utamanya apa?
Risiko sedasi berkepanjangan, tidak perlu obat tambahan
Kejang dapat berulang, perlu antikejang kerja panjang
Proteksi kejang sampai 24 jam, tidak perlu dosis ulang
Efek antikejang memuncak lambat, onset tertunda
Dalam situasi di mana IV tidak tersedia, rute mana yang disarankan untuk midazolam pada terapi awal?
Intra-arteri atau intratekal
IM atau IN, termasuk buccal
Subkutan atau intradermal
PR atau IV saja
Manakah risiko yang terkait dengan formulasi parenteral diazepam dan lorazepam yang mengandung propilen glikol?
Nefrotoksisitas akut yang tidak reversibel
Bronkospasme berat pada semua pasien
Ruam kulit generalisata segera setelah injeksi
Hipotensi dan asidosis dengan pemberian cepat
Dalam tatalaksana awal, kapan antikejang kerja panjang (misal fosfenitoin, levetirasetam, valproat) sebaiknya diberikan relatif terhadap diazepam?
Hanya jika kejang berhenti spontan tanpa diazepam
Bersamaan dengan diazepam dalam satu semprit
Sebelum diazepam, agar mempercepat onset
Setelah diazepam, segera untuk mencegah rekuren
Perbedaan utama lorazepam vs diazepam terkait redistribusi adalah apa?
Lorazepam minimal redistribusi sehingga durasi lebih lama
Diazepam minimal redistribusi sehingga durasi lebih lama
Keduanya tidak mengalami redistribusi pada jaringan lemak
Lorazepam sangat lipofilik sehingga otak cepat bersih
Dalam fase implementasi, tanggung jawab farmasis yang benar adalah apa?
Menetapkan kebijakan rumah sakit untuk penjadwalan staf
Melakukan intubasi darurat dan ventilasi mekanis pasien
Menetapkan diagnosis EEG akhir dan menulis ringkasan keluaran
Memastikan obat dipesan, dosis tepat, transisi ED ke rawat
Ketika rute non-IV digunakan untuk midazolam pada kejang awal, alasan utama efektivitas rute intranasal adalah apa?
Metabolisme lintas pertama mempercepat pembentukan aktif
Ikatan protein rendah yang menunda eliminasi sistemik
Absorpsi cepat via mukosa, mencapai kadar serum dan CSF
Volume cairan besar sehingga aspirasi memfasilitasi efek
Pada fase prahospital status epileptikus, tindakan awal yang paling penting adalah apa? Lihat diagram alur perawatan.
Monitor tanda vital dan jalan napas
Segera berikan furosemid intravena
Lakukan CT kepala di tempat kejadian
Berikan antibiotik spektrum luas segera
Menurut algoritme, apa pilihan benzodiazepin intranasal prahospital untuk menghentikan kejang?
Midazolam 0.2 mg/kg IN
Diazepam 0.5 mg/kg PO
Clonazepam 1 mg IV
Lorazepam 4 mg IM
Dalam fase 'Impending GCSE (0–30 menit)', obat apa yang direkomendasikan bila lorazepam IV tidak tersedia?
Midazolam IM 0.2 mg/kg
Haloperidol IV 5 mg
Morphin IV 0.1 mg/kg
Ketamin IM 5 mg/kg
Pada fase 'Established GCSE (30–60 menit)', fosfenitoin IV diberikan dengan kecepatan maksimal berapa?
10 mg PE/min dewasa
50 mg PE/min dewasa
300 mg PE/min dewasa
150 mg PE/min dewasa
Dosis awal levetirasetam IV pada dewasa yang direkomendasikan dalam tabel adalah apa?
500–1,000 mg bolus
2,000–3,000 mg bolus
4,000–5,000 mg bolus
100–300 mg bolus
Mana pernyataan benar terkait fenitoin IV pada dewasa dalam tabel dosis?
Hanya dosis pemeliharaan 1 mg/kg/hari
Dosis awal 5–10 mg/kg
Tidak digunakan pada GCSE
Dosis awal 20–25 mg/kg
Dalam penatalaksanaan 'Refractory GCSE (>120 menit)', target tekanan arteri rata-rata untuk perfusi serebral adalah sekitar berapa?
>30 mm Hg MAP
>120 mm Hg MAP
>60 mm Hg MAP
>95 mm Hg MAP
Pada fase 'Super‑refractory (>24 jam)', salah satu opsi terapi tambahan yang tercantum adalah apa?
Amiodarone bolus
Metformin intravena
Aspirin dosis tinggi
Ketamine infus berkelanjutan
Kecepatan infus maksimum valproat IV pada dewasa menurut tabel adalah apa?
3 mg/kg/min maksimum
30 mg/kg/min maksimum
0.3 mg/kg/min maksimum
10 mg/kg/min maksimum
Midazolam IV pada dewasa untuk GCSE memiliki laju infus awal yang direkomendasikan berapa?
0.5–1 mg/kg/jam dewasa
5–10 mg/kg/jam dewasa
0.05 mg/kg/menit dewasa
1–2 mg/kg/menit dewasa
Pada anak, dosis awal fosfenitoin IV yang direkomendasikan dalam PE/kg adalah apa?
20–25 mg PE/kg anak
5–10 mg PE/kg anak
1–2 mg PE/kg anak
40–60 mg PE/kg anak
Dalam tatalaksana awal, cairan dekstrosa untuk hipoglikemia pada anak kecil direkomendasikan berapa konsentrasi?
D10W bolus sesuai berat
D50W bolus rutin
D5W infus cepat
D70W bolus tunggal
Fenobarbital IV dewasa sebagai lini kedua diberikan dengan dosis awal berapa menurut diagram?
5–10 mg/kg selama 5 menit
15–20 mg/kg selama 20 menit
1 mg/kg selama 2 menit
30–40 mg/kg selama 60 menit
Pada fase refrakter, penggunaan propofol diikuti oleh vasopresor bertujuan utama untuk apa?
Mempercepat metabolisme obat antikonvulsan
Meningkatkan saturasi oksigen perifer
Mengurangi sekresi saliva pasien
Menjaga MAP agar adekuat
Menurut tabel, lorazepam IV dewasa diberikan dengan dosis awal berapa saat kejang?
0.5 mg bolus IV dewasa
8 mg bolus IV dewasa
1 mg bolus IV dewasa
4 mg bolus IV dewasa
Pada fase kedua (20–40 menit) penanganan status epileptikus, tujuan utama pemberian agen seperti fosfenitoin, valproat, atau levetirasetam adalah apa?
Menilai kebutuhan intubasi mekanikal segera
Mengurangi agitasi perilaku pascaictal
Mencegah hipotensi akibat propilen glikol infus
Menghentikan kejang yang persisten setelah benzodiazepin
Propilen glikol sebagai pelarut dapat menyebabkan toksisitas. Parameter monitoring yang paling relevan saat infus berkepanjangan adalah apa?
Kadar CK otot rangka
Kadar amonia plasma
Gas darah arteri dan laktat serum
Elektrolit natrium harian
Phenytoin IV memiliki pH alkali dan dapat menyebabkan iritasi vena. Praktik terbaik untuk mengurangi risiko flebitis adalah apa?
Gunakan fosfenitoin yang larut air
Tambahkan dekstrosa 5% pada sediaan
Infus cepat bolus besar
Berikan secara intramuskular rutin
Fosfenitoin dibandingkan dengan fenitoin memiliki keunggulan farmakokinetik penting. Pernyataan yang paling tepat adalah apa?
Tidak terkait dengan hipotensi dalam dosis besar
Memberikan kontrol kejang lebih superior secara konsisten
Dapat diberikan lebih cepat dengan konversi ke fenitoin in vivo
Tidak memerlukan pemantauan EKG saat infus
Valproat pada fase kedua digunakan sebagai alternatif lini pertama ketika benzodiazepin tidak efektif. Risiko penting yang perlu diwaspadai selama pemberian valproat adalah apa?
Krisis tiroid mendadak
Hepatotoksisitas dan hiperamonemia
Agranulositosis berat akut
Bronkospasme anafilaksis
Levetirasetam sering dipilih karena profil interaksi obat minimal. Keuntungan utama dalam perawatan ICU adalah apa?
Tidak bermetabolisme hepatik secara ekstensif
Memerlukan pemantauan kadar obat harian
Kuat mengikat protein plasma
Meningkatkan interval PR pada EKG
Midazolam dan lorazepam pada tabel ADR dikaitkan dengan efek samping utama apa saat infus berkelanjutan?
Apnea dan depresi respirasi
Hiperkalemia akut
Tremor ekstrapiramidal
Hiperglikemia berat
Phenytoin memiliki risiko aritmia dan hipotensi bila diberikan cepat. Praktik aman saat infus termasuk apa?
Gunakan injeksi IM untuk absorpsi cepat
Campur dengan larutan glukosa untuk stabilitas
Monitor tanda vital dan EKG kontinu
Abaikan konsentrasi serum jika kejang berhenti
Pada pasien dengan sindrom hipersensitivitas atau riwayat reaksi kulit berat terhadap fenitoin, pilihan agen fase kedua yang rasional adalah apa?
Levetirasetam IV dosis berbasis berat
Pemberian ulang fenitoin dengan dosis kecil
Lidokain sebagai pengganti jangka panjang
Pentobarbital sebagai monoterapi awal
Propofol dapat digunakan pada fase refrakter, tetapi memiliki risiko spesifik. Komplikasi yang harus diwaspadai terutama pada dosis tinggi atau infus lama adalah apa?
Sindrom infus propofol dengan asidosis
Hiponatremia dilusional ringan
Neutropenia obat sementara
Peningkatan QTc tanpa gejala
Topiramat tercantum dengan efek samping metabolik. Perubahan laboratorium yang paling konsisten adalah apa?
Hiperammonemia tanpa gejala
Hipoglikemia berat berulang
Alkalosis metabolik dengan bikarbonat tinggi
Asidosis metabolik dengan bikarbonat rendah
Dalam pemilihan agen fase kedua, kapan fosfenitoin lebih disukai daripada fenitoin?
Saat akses IV besar sulit dan perlu infus lebih cepat
Saat pasien membutuhkan kontrol kejang jangka panjang
Saat ingin menghindari sedasi ringan
Saat pasien memiliki alkalosis metabolik berat
Pada refrakter GCSE (40–60 menit), tujuan awal penggunaan infus midazolam adalah untuk mencapai apa?
Koreksi asidosis metabolik segera
Normalisasi pCO2 melalui ventilasi
Supresi burst pada EEG secara bertahap
Sedasi dalam untuk intubasi elektif
Propofol infus pada refrakter GCSE paling terkait dengan risiko mana bila dosis tinggi dan lama?
Gagal ginjal prerenal isolasi
Hiponatremia berat akut
Sindrom PRIS dengan disfungsi jantung
Hipoglikemia refrakter berat
Kapan pentobarbital koma dipertimbangkan pada penatalaksanaan status epileptikus?
Pada kejang fokal baru terkontrol
Sebagai terapi lini pertama segera
Jika pasien menolak ventilasi mekanik
Setelah kegagalan midazolam dan propofol
Peran ketamin dalam super‑refractory GCSE terutama memanfaatkan antagonisme terhadap reseptor mana?
NMDA pada eksitasi glutamat
GABA-A pada inhibisi sinaptik
Glycine pada batang otak
AMPA pada transmisi cepat
Topiramate oral/NG pada refrakter GCSE harus diberikan bagaimana untuk mencapai dosis pemeliharaan?
Hanya saat bangun untuk menghindari sedasi
Diberikan tunggal harian tanpa titrasi
Dibagi tiga kali sehari dengan titrasi cepat
Dibagi setiap 6 jam hingga target rendah
Manakah pilihan dosis awal midazolam yang benar untuk dewasa saat memulai infus berkelanjutan?
1 mg/kg bolus, lanjut 0.5–1 mg/min
200 mcg/kg bolus, lanjut 50–500 mcg/kg/jam
2 mg bolus, lanjut 5–10 mg/jam
20 mg bolus, lanjut 1–5 mg/kg/jam
Pada penggunaan propofol untuk supresi EEG, penyesuaian dosis umumnya dilakukan berdasarkan apa?
Kadar laktat serum harian
Respons EEG dan efek samping
Kadar trigliserida puasa
Skor sedasi Richmond pasien
Ketika menggunakan pentobarbital, komplikasi yang perlu dimonitor secara ketat adalah apa?
Hipotensi dan depresi respirasi
Hiperkalemia dan tetani otot
Hipertermia dan rigors dingin
Hiperkalsemia dan ileus
Mengapa ketamin dianggap berguna pada super‑refractory GCSE setelah gagal anestetik GABAergik?
Memperbaiki hipomagnesemia iatrogenik
Menginduksi alkalosis metabolik protektif
Aktivitas NMDA meningkat saat GABA turun
Menurunkan tekanan intrakranial melalui vasospasme
Pada tabel dosis, berapa rentang dosis pemeliharaan propofol untuk dewasa?
0.5–1 mg/min dengan bolus
10–20 mcg/kg/menit kontinyu
1–2 mg/kg/jam tanpa titrasi
5–10 mg/kg/jam selama EEG
Lacosamide pada refrakter GCSE dewasa biasanya diberikan bagaimana saat inisiasi?
Infus IV 15 menit dengan pemantauan kadar
Intravena push di ruang rawat
IM bertahap selama 30 menit
Bolus cepat <2 menit tanpa monitoring
Pada penggunaan lidokain untuk super‑refractory GCSE, apa yang harus dimonitor untuk mencegah toksisitas?
Kadar serum dan ECG ritme
Gas darah dan pCO2 arteri
CRP dan kultur darah
Fungsi tiroid dan TSH
Dalam evaluasi keberhasilan terapi status epileptikus, indikator praktis yang paling langsung dinilai setelah intervensi adalah apa?
Kenaikan kadar GABA serum pasien
Penurunan skor nyeri pasien menjadi nol
Normalisasi scan pencitraan MRI otak
Henti aktivitas kejang elektrik dan klinis
AMPA dalam konteks neurofarmakologi merujuk pada reseptor untuk neurotransmiter apa?
γ-aminobutirat
Dopamin endogen
N-metil-D-aspartat
α-amino-3-hidroksi-5-metil-isoksazol-4-propionat
NMDA paling tepat diartikan sebagai apa?
Neural motor dysregulation axis
N-metil-D-aspartat
Neuro-muscular depolarizing agent
Nonconvulsive status epileptikus
Singkatan PRIS pada perawatan kegawatdaruratan saraf paling sering merujuk pada apa?
Post-resuscitation ischemic stroke
Proliferative reactive inflammatory syndrome
Phenobarbital-resistant inhibitory state
Propofol-related infusion syndrome
Kriteria hasil jangka pendek yang penting setelah bolus benzodiazepin pada status epileptikus adalah apa?
Kenaikan saturasi oksigen di atas 98 persen
Penurunan tekanan intrakranial di bawah 15 mmHg
Normalisasi kadar elektrolit dan fungsi ginjal
Cessation aktivitas kejang klinis dengan pemantauan EEG
Dalam pemantauan infus antikejang, tanda vital mana yang perlu dinilai untuk mendeteksi komplikasi infus?
Frekuensi jantung, laju napas, dan tekanan darah
Kadar laktat serum serial setiap jam
Tekanan vena sentral kontinu invasif
Skor Glasgow Coma Scale harian lengkap
NCSE paling tepat didefinisikan sebagai apa?
Neural cortical suppression event
Nonconvulsive status epileptikus
Neurocognitive seizure equivalent
Nocturnal complex seizure episodes
Pada status epileptikus refrakter, hipotermia terapeutik yang dilaporkan menargetkan suhu tubuh sekitar berapa?
34–36°C selama 48–72 jam
35–36°C selama 12–24 jam
32–34°C selama 24–48 jam
30–32°C selama 6–12 jam
Dalam konteks akronim klinis, ICU berarti apa?
Interictal conduction unit
Intravenous corticosteroid use
Intracranial ultrasonography
Intensive care unit
Pada tindak lanjut jangka panjang pasien yang pernah mengalami status epileptikus, tujuan utama adalah meminimalkan apa?
Kebutuhan ventilasi mekanis jangka pendek
Jumlah pemeriksaan laboratorium harian
Mortalitas dan morbiditas terkait etiologi dasar
Paparan terhadap sedasi ringan nonspesifik
