Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Tujuan Praktikum dan Definisi Osteoporosis

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi paling tepat untuk osteoporosis?

a)

Gangguan tulang dengan kepadatan menurun dan tulang rapuh

b)

Peradangan sendi dengan penumpukan cairan sinovial berlebih

c)

Kelainan metabolik yang hanya meningkatkan ukuran tulang

d)

Infeksi tulang yang disebabkan bakteri gram negatif akut

2.

Seorang perempuan 66 tahun terpeleset di kamar mandi, nyeri panggul hingga kaki kanan, sulit menggerakkan kaki. Faktor risiko manakah yang paling berkontribusi pada kerapuhan tulangnya?

a)

Konsumsi kafein dan alergi makanan

b)

Riwayat anemia dan hipotensi

c)

Paparan dingin dan kurang tidur

d)

Usia lanjut dan jenis kelamin wanita

3.

Dalam pendekatan SOAP, informasi tentang keluhan nyeri panggul setelah jatuh seharusnya dicatat pada bagian apa?

a)

Plan berupa edukasi pencegahan jatuh

b)

Assessment berupa diagnosis banding awal

c)

Objective dari hasil laboratorium lengkap

d)

Subjective dari riwayat keluhan pasien

4.

Penurunan densitas massa tulang terutama dievaluasi dengan pemeriksaan apa untuk menilai risiko osteoporosis?

a)

Pengukuran bone mineral density dengan densitometri

b)

Foto toraks standar untuk menilai parenkim paru

c)

Ultrasonografi abdomen untuk organ hepatobilier

d)

Elektrokardiografi untuk irama jantung istirahat

5.

Pada tingkat seluler, kehilangan tulang pada osteoporosis terutama terjadi ketika proses mana melebihi proses lainnya?

a)

Pembentukan melampaui resorpsi tulang

b)

Resorpsi melampaui pembentukan tulang

c)

Mineralisasi melampaui remodeling tulang

d)

Remodeling melampaui vaskularisasi tulang

6.

Mengapa defisiensi estrogen pascamenopause meningkatkan risiko osteoporosis?

a)

Menghambat pergantian tulang sehingga makin padat

b)

Menurunkan aktivitas osteoklas secara drastis

c)

Meningkatkan aktivitas osteoklas relatif terhadap osteoblas

d)

Meningkatkan penyerapan kalsium usus berlebihan

7.

Seorang pasien menggunakan prednison jangka panjang. Mekanisme yang paling mungkin menjelaskan peningkatan risiko osteoporosis pada pasien ini adalah apa?

a)

Kortikosteroid menurunkan pembentukan tulang dan mineralisasi

b)

Kortikosteroid menurunkan resorpsi osteoklas kronis

c)

Kortikosteroid meningkatkan kadar estrogen endogen

d)

Kortikosteroid meningkatkan pembentukan osteoblas progresif

8.

Faktor risiko manakah yang paling terkait dengan osteoporosis primer terkait usia?

a)

Kenaikan kadar air tubuh pada lanjut usia

b)

Peningkatan massa tulang puncak sepanjang hidup

c)

Peningkatan produksi sitokin anabolik tulang

d)

Penurunan hormon, kalsium, dan vitamin D

9.

Faktor risiko mana yang termasuk dalam FRAX untuk memprediksi risiko fraktur 10 tahun?

a)

Golongan darah, tinggi lahir, alergi obat, miopia

b)

Usia, jenis kelamin, BMI, merokok saat ini

c)

Kebiasaan tidur siang, jenis musik favorit, hobi, golongan sabun

d)

Warna mata, ukuran kaki, golongan diet, tekanan darah di rumah

10.

Perbedaan utama kalkulator Garvan dibanding FRAX adalah kemampuan untuk memasukkan variabel apa?

a)

Jumlah kejadian jatuh dan patah sebelumnya

b)

Nilai kalsium serum harian rata-rata

c)

Riwayat penggunaan suplemen herbal

d)

Durasi paparan sinar matahari bulanan

11.

Menurut kriteria WHO berbasis DXA, T-skor manakah yang mengindikasikan osteoporosis?

a)

Di atas -1 pada pemeriksaan DXA

b)

Tepat -1,5 pada pemeriksaan DXA

c)

Antara -1 dan -2,4 pada DXA

d)

≤ -2,5 pada pemeriksaan DXA

12.

Seorang wanita 68 tahun dengan T-skor -2,6 di tulang pinggul dan fraktur pergelangan tangan setelah jatuh dari berdiri. Tindakan klinis paling tepat terkait diagnosis adalah apa?

a)

Menetapkan diagnosis osteoporosis berdasarkan T-skor

b)

Menunggu tanpa diagnosis sampai fraktur kedua

c)

Menyimpulkan hanya osteopenia berdasarkan usia

d)

Mengabaikan DXA karena fraktur bukan kriteria

13.

Berapa AKG (RDA) kalsium untuk wanita usia 51–70 tahun?

a)

1500 mg per hari

b)

1000 mg per hari

c)

1200 mg per hari

d)

800 mg per hari

14.

Seorang pria 60 tahun membutuhkan berapa unit vitamin D harian sebagai asupan memadai?

a)

200 unit per hari

b)

400 unit per hari

c)

600 unit per hari

d)

1000 unit per hari

15.

Skenario: Pasien osteoporosis menerima alendronat. Cara minum yang benar adalah?

a)

Malam sebelum tidur setelah makan

b)

Kapan saja bersama suplemen kalsium

c)

Pagi saat perut kosong dengan air

d)

Pagi setelah sarapan ringan

16.

Obat mana yang diberikan sebagai infus intravena tahunan untuk terapi osteoporosis?

a)

Zoledronic acid tahunan IV

b)

Denosumab mingguan SC

c)

Risedronate bulanan oral

d)

Ibandronate seminggu IV

17.

Pada defisiensi vitamin D, rejimen penggantian yang ditampilkan adalah?

a)

5,000 units oral harian 3 hari

b)

50,000 units oral sekali lalu stop

c)

50,000 units oral mingguan 8–12 minggu

d)

50,000 unit oral bulanan selama 6 bulan

18.

Menurut algoritma, pasien dengan T-score ≤ −2,5 tanpa fraktur, langkah terapi awal meliputi?

a)

Terapi farmakologis antiresorptif ditambah kalsium D

b)

Kalsium dan vitamin D saja seumur hidup

c)

Hanya edukasi tanpa obat apapun

d)

Menunda pengobatan hingga fraktur pertama

19.

Mana pasangan obat–mekanisme yang benar?

a)

Raloxifene—RANK ligand inhibitor

b)

Denosumab—agonis estrogen selektif

c)

Kalsitonin—anabolik penambah formasi

d)

Zoledronic acid—bisfosfonat antiresorptif

20.

Faktor risiko klinis yang paling jelas meningkatkan risiko fraktur pada Ny. AN adalah apa?

a)

Usia 66 tahun pascamenopause

b)

Hipertensi terkontrol obat diuretik

c)

Tidak ada alergi yang dilaporkan

d)

Terjatuh tanpa cedera tulang

21.

Obat manakah yang saat ini diminum Ny. AN khusus untuk rheumatoid arthritis?

a)

Metotreksat 20 mg per minggu

b)

Hidroklorotiazid 25 mg per hari

c)

Kalsium vitamin D harian

d)

Naproksen 500 mg dua kali

22.

Setelah insiden terpeleset di kamar mandi, strategi awal non-farmakologis yang tepat untuk menurunkan risiko fraktur berulang adalah apa?

a)

Mengurangi asupan vitamin D

b)

Menghentikan suplemen kalsium

c)

Peningkatan konsumsi alkohol

d)

Latihan menahan beban teratur

23.

Hasil T-score dan FRAX menunjukkan kebutuhan mendesak memulai terapi osteoporosis. Berdasarkan profil pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular tidak disebutkan, pilihan agen farmakologis yang perlu dihindari bila ada komorbid kardiovaskular adalah apa?

a)

Romosozumab harus dihindari

b)

Denosumab perlu dihindari

c)

Bifosfonat selalu dihindari

d)

Raloksifen selalu dihindari

24.

Seorang wanita usia lanjut memiliki T-score pinggul −2,6. Interpretasi klinis yang paling tepat adalah apa?

a)

Osteopenia tanpa risiko fraktur

b)

Osteoporosis menurut kriteria WHO

c)

Osteomalasia karena defisiensi vitamin

d)

Massa tulang normal sepenuhnya

25.

Pada penilaian FRAX, risiko fraktur mayor 10 tahun pasien adalah 45%. Bagaimana implikasi terapinya?

a)

Hanya menandakan risiko rendah

b)

Tidak relevan untuk keputusan terapi

c)

Di bawah ambang terapi mutlak

d)

Melebihi ambang terapi secara jelas

26.

Manakah faktor risiko sekunder yang tercantum pada asesmen pasien ini?

a)

Riwayat migrain berulang berat

b)

Rheumatoid arthritis aktif terkontrol

c)

Penyakit ulkus peptikum kronis

d)

Insufisiensi vena tungkai

27.

Obat mana yang direkomendasikan sebagai antiresorptif lini pertama pada kasus ini?

a)

Raloksifen 60 mg per hari

b)

Teriparatid 20 mcg per hari subkutan

c)

Denosumab 60 mg per 6 bulan

d)

Alendronat 70 mg per minggu oral

28.

Rencana monitoring setelah inisiasi bisfosfonat meliputi tindakan apa?

a)

USG tumit setiap 3 bulan

b)

CT vertebra setiap 6 bulan

c)

Rontgen seluruh tubuh bulanan

d)

DXA ulang setiap 1–2 tahun

29.

Pasien memakai hidroklorotiazid. Konsekuensi yang perlu diwaspadai terkait osteoporosis adalah apa?

a)

Defisiensi vitamin D akut

b)

Hiperkalsemia berat mendadak

c)

Penurunan ekskresi kalsium drastis

d)

Potensi peningkatan ekskresi kalsium

30.

Langkah pencegahan jatuh yang direkomendasikan dalam rencana non‑farmakologis adalah apa?

a)

Menghentikan semua aktivitas fisik berat

b)

Mengonsumsi alkohol dua gelas setiap hari

c)

Modifikasi lingkungan rumah dan alas kaki tepat

d)

Mengurangi cairan harian seminimal mungkin