NEW
Font size
WorksheetsKuis Patofisiologi Sel dan Asam basa
Total questions: 25
Worksheet time: 9mins
Sel disebut sebagai unit fungsional kehidupan karena:
Sel hanya menyusun jaringan
Sel berperan dalam sistem imun saja
Semua fungsi tubuh terjadi pada tingkat sel
Sel hanya berfungsi saat sakit
Sel hidup terpisah dari lingkungannya
Lingkungan langsung tempat sel hidup adalah:
Darah
Plasma
Limfe
Cairan interstisial
Sitoplasma
Homeostasis sel penting dipertahankan karena:
Sel selalu berada di lingkungan yang tetap
Reaksi kimia sel tidak dipengaruhi lingkungan
Enzim membutuhkan kondisi yang tepat untuk bekerja
Sel tidak memerlukan energi
Adaptasi selalu gagal
Komponen utama yang dipertahankan dalam homeostasis sel, KECUALI:
Cairan
Ion
pH
Energi (ATP)
Suhu lingkungan luar
Jika sel gagal mempertahankan homeostasis, maka kemungkinan yang terjadi adalah:
Sel selalu kembali normal
Sel langsung membelah
Sel mengalami adaptasi atau cedera
Sel tidak terpengaruh
Sel selalu apoptosis
Adaptasi sel berupa peningkatan ukuran sel tanpa peningkatan jumlah sel disebut…
Atrofi
Hiperplasia
Metaplasia
Hipertrofi
Displasia
Jika stimulus yang merusak melebihi kemampuan adaptasi sel, maka akan terjadi…
Homeostasis
i
Adaptasi lanjutan
Cedera sel
Regenerasi
Diferensiasi
Perbedaan utama apoptosis dibandingkan nekrosis adalah…
Apoptosis selalu disebabkan infeksi
Apoptosis menimbulkan reaksi inflamasi berat
Apoptosis merupakan kematian sel terprogram
Apoptosis terjadi karena kekurangan oksigen
Apoptosis menyebabkan kerusakan jaringan luas
Seorang pasien dengan hipertensi kronik mengalami pembesaran ventrikel kiri. Pemeriksaan histologis menunjukkan ukuran sel miokard membesar tanpa peningkatan jumlah sel. Mekanisme yang paling tepat menjelaskan kondisi ini adalah…
Hiperplasia akibat peningkatan pembelahan sel
Hipertrofi sebagai respons adaptif terhadap peningkatan beban kerja
Metaplasia akibat perubahan jenis sel
Atrofi akibat penurunan suplai oksigen
Nekrosis akibat cedera irreversibel
Seorang pasien pasca stroke menunjukkan pengecilan jaringan otak pada area tertentu. Berdasarkan konsep adaptasi dan cedera sel, kondisi ini paling tepat diklasifikasikan sebagai…
Hipertrofi akibat peningkatan aktivitas
Atrofi akibat berkurangnya stimulasi dan aliran darah
Metaplasia akibat stres kronik
Hiperplasia kompensatorik
Apoptosis fisiologis
Seorang perokok berat mengalami perubahan epitel saluran napas dari epitel silindris bersilia menjadi epitel skuamosa. Berdasarkan konsep adaptasi sel, perubahan ini menunjukkan bahwa sel…
Mengalami cedera irreversibel
Beradaptasi untuk meningkatkan daya tahan terhadap stres
Mengalami kematian sel terprogram
Mengalami kegagalan homeostasis total
Mengalami neoplasia
Pada kondisi hipoksia ringan yang berlangsung singkat, sel masih mampu mempertahankan fungsi normalnya. Jika hipoksia berlanjut dan semakin berat, perubahan yang paling mungkin terjadi selanjutnya adalah…
Sel langsung mengalami apoptosis
Sel tetap dalam homeostasis tanpa perubahan
Sel melakukan adaptasi, tetapi berisiko mengalami cedera
Sel langsung mengalami nekrosis
Sel mengalami displasia
Seorang pasien tirah baring lama mengalami penurunan massa otot ekstremitas bawah. Jika kondisi ini dibiarkan berlanjut, perubahan sel yang paling mungkin dan paling rasional terjadi adalah…
Hipertrofi karena kompensasi beban
Hiperplasia untuk mengganti sel yang rusak
Atrofi akibat berkurangnya penggunaan dan stimulasi
Metaplasia sebagai adaptasi terhadap stres
Nekrosis akibat trauma langsung
Pada awal cedera sel akibat gangguan suplai oksigen, sel masih dapat kembali normal. Faktor kunci yang menentukan apakah sel dapat pulih atau berlanjut ke kematian sel adalah…
Jenis jaringan tempat sel berada
Lama dan beratnya stimulus penyebab cedera
Usia pasien
Jumlah sel di jaringan tersebut
Kecepatan pembelahan sel
Seorang mahasiswa menyimpulkan bahwa “semua perubahan bentuk dan fungsi sel merupakan cedera sel”. Berdasarkan konsep adaptasi dan cedera sel, pernyataan tersebut kurang tepat karena…
Semua perubahan sel selalu bersifat patologis
Adaptasi sel merupakan respons terkontrol untuk mempertahankan hidup
Perubahan sel hanya terjadi pada kondisi penyakit
Cedera sel selalu bersifat reversibel
Adaptasi hanya terjadi pada sel kanker
Hasil AGD seorang pasien sesak napas:
pH 7,30 | PaCO₂ 50 mmHg | HCO₃⁻ 24 mEq/L
Interpretasi yang paling tepat adalah…
Asidosis metabolik tanpa kompensasi
Asidosis respiratorik
Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian
Asidosis metabolik terkompensasi
Alkalosis respiratorik
Pasien dengan hiperventilasi menunjukkan hasil AGD:
pH 7,48 | PaCO₂ 30 mmHg | HCO₃⁻ 23 mEq/L
Gangguan asam basa yang terjadi adalah…
Alkalosis metabolik akut
Alkalosis respiratorik
Asidosis respiratorik
Alkalosis respiratorik terkompensasi penuh
E. Asidosis metabolik
Hasil AGD:
pH 7,32 | PaCO₂ 38 mmHg | HCO₃⁻ 18 mEq/L
Interpretasi yang benar adalah…
Asidosis respiratorik
Asidosis metabolik
Alkalosis metabolik
Alkalosis respiratorik
Gangguan campuran
Pasien dengan gagal ginjal kronik menunjukkan:
pH 7,36 | PaCO₂ 30 mmHg | HCO₃⁻ 18 mEq/L
Kondisi ini paling tepat disebut…
Asidosis metabolik tanpa kompensasi
Asidosis metabolik terkompensasi sebagian
Asidosis metabolik terkompensasi penuh
Alkalosis respiratorik
Gangguan respiratorik murni
Hasil AGD berikut menunjukkan kompensasi sebagian, yaitu…
pH tidak normal, PaCO₂ normal, HCO₃⁻ normal
pH normal, PaCO₂ tidak normal, HCO₃⁻ tidak normal
pH tidak normal, PaCO₂ dan HCO₃⁻ keduanya tidak normal
pH normal, PaCO₂ normal, HCO₃⁻ normal
pH tidak normal, PaCO₂ normal, HCO₃⁻ normal
Pasien pasca operasi mengalami nyeri hebat dan napas cepat. AGD:
pH 7,50 | PaCO₂ 28 mmHg | HCO₃⁻ 25 mEq/L
Interpretasi yang paling tepat adalah…
Alkalosis metabolik
Alkalosis respiratorik
Alkalosis respiratorik terkompensasi
Gangguan metabolik
Asidosis respiratorik
Manakah kondisi klinis yang paling sering menyebabkan asidosis metabolik?
Hiperventilasi
Muntah berkepanjangan
Gagal ginjal
Asma akut
Overdosis sedatif
Jika pH menunjukkan asidosis dan PaCO₂ menunjukkan alkalosis, maka PaCO₂ berperan sebagai…
Penyebab utama
Tidak berhubungan
Kompensasi
Faktor kebetulan
Gangguan campuran
Hasil AGD:
pH 7,29 | PaCO₂ 60 mmHg | HCO₃⁻ 30 mEq/L
Interpretasi yang paling tepat adalah…
Asidosis respiratorik akut
Asidosis respiratorik terkompensasi sebagian
Asidosis metabolik terkompensasi
Gangguan campuran
Alkalosis metabolik
Mengapa pemahaman interpretasi AGD penting bagi perawat?
Untuk menegakkan diagnosis medis
Untuk menentukan terapi obat definitif
Untuk mendeteksi dini gangguan keseimbangan asam basa
Untuk menentukan tindakan pembedahan
Menentukan tindakan kolaboratif dengan dokter
