WorksheetsUAS GANJIL KEP. PALIATIF_5A
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Instruksi: Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat dan jelas. Seorang pasien kanker paru mengalami penurunan berat badan drastis dan mudah lelah. Kondisi ini paling berkaitan dengan mekanisme patofisiologi berupa…
Hipoksia jaringan
Mutasi genetik dan proliferasi sel tidak terkendali
Penurunan respon imun humoral
Gangguan keseimbangan cairan
Penurunan metabolisme basal
Instruksi: Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat dan jelas. Pasien kanker payudara mengalami penyebaran sel kanker ke tulang. Proses ini disebut…
Infiltrasi
Displasia
Metastasis
Hiperplasia
Inflamasi
Instruksi: Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat dan jelas. Pasien infeksi bakteri datang dengan demam dan nyeri. Mekanisme utama yang menyebabkan gejala tersebut adalah…
Vasokonstriksi
Respon inflamasi
Hipoglikemia
Iskemia jaringan
Penurunan antibodi
Pasien dengan infeksi kronik berisiko mengalami komplikasi sistemik berupa…
Hipertensi
Anemia defisiensi besi
Hipotermia
Asidosis respiratorik
Sepsis
Pada pasien gagal ginjal kronik ditemukan edema tungkai. Penyebab utama kondisi ini adalah…
Penurunan albumin
Hiperglikemia
Vasodilatasi perifer
Anemia
Retensi cairan dan natrium
Pasien CRF mengalami hipertensi. Faktor patofisiologi yang paling berperan adalah…
Hipokalemia
Aktivasi sistem renin-angiotensin
Penurunan hormon ADH
Asidosis metabolik
Penurunan eritropoietin
Pasien gagal ginjal sering mengalami anemia karena…
Kekurangan zat besi
Hemodilusi
Penurunan produksi eritropoietin
Perdarahan kronik
Defisiensi vitamin B12
Pasien AIDS mengalami gangguan neurologis. Penyebab utamanya adalah…
Hipoksia otak
Demam tinggi
Kerusakan neuron akibat HIV
Hipertensi intrakranial
Hipoglikemia
Pasien dengan cedera kepala mengalami edema serebri. Dampak utama kondisi ini adalah…
Penurunan suhu tubuh
Hipotensi
Bradikardia
Penurunan produksi CSF
Peningkatan tekanan intrakranial
Pasien stroke mengalami kelumpuhan separuh tubuh. Hal ini disebabkan oleh…
Gangguan metabolisme
Kerusakan jaringan otak
Penurunan refleks spinal
Infeksi sistem saraf
Edema perifer
Pasien pasca operasi mengeluh nyeri tajam dan berlangsung singkat. Jenis nyeri ini adalah.
Nyeri kronik
Nyeri neuropatik
Nyeri akut
Nyeri psikogenik
Nyeri visceral
Pasien diabetes mengeluh nyeri terbakar pada kaki. Jenis nyeri yang dialami adalah.
Nyeri nosiseptif
Nyeri akut
Nyeri kronik
Nyeri neuropatik
Nyeri somatik
Perawat menggunakan skala 0–10 untuk menilai nyeri pasien. Skala ini disebut.
VAS
FPS
VDS
NRS
CPOT
Pasien anak yang belum bisa berbicara dinilai nyerinya menggunakan.
NRS
VDS
VAS
Skala numerik
Skala wajah (FPS)
Pasien menunjukkan angka 8 pada NRS. Interpretasi yang tepat adalah.
Nyeri ringan
Nyeri sedang
Nyeri berat
Tidak ada nyeri
Nyeri minimal
Obat yang tepat untuk nyeri neuropatik adalah.
Parasetamol
Morfin
Ibuprofen
Antidepresan
Aspirin
Tujuan utama manajemen nyeri adalah…
Menghilangkan penyakit
Meningkatkan kualitas hidup
Mengurangi kecemasan
Mempercepat penyembuhan luka
Menurunkan suhu tubuh
Kompres dingin efektif untuk nyeri karena dapat…
Merangsang endorfin
Meningkatkan sirkulasi
Merilekskan otot
Menghambat transmisi nyeri pusat
Mengurangi peradangan
Teknik distraksi dalam manajemen nyeri bertujuan untuk…
Mengurangi stimulus nyeri
Mengalihkan perhatian pasien
Menurunkan inflamasi
Menekan sistem saraf
Meningkatkan kesadaran
Pendekatan multidisipliner dalam manajemen nyeri berarti…
Kolaborasi berbagai profesi
Hanya perawat yang menangani
Fokus pada terapi obat
Mengutamakan terapi alternatif
Menghindari penggunaan opioid
Aromaterapi paling bermanfaat untuk…
Mengurangi stres dan kecemasan
Mengatasi infeksi
Menurunkan tekanan darah akut
Mengobati kanker
Menggantikan terapi medis
Terapi pijat bekerja dengan cara…
Menurunkan tekanan darah
Meningkatkan kadar hormon insulin
Merangsang pelepasan endorfin
Menghambat impuls saraf
Mengurangi metabolisme tubuh
Akupunktur termasuk terapi…
Farmakologis
Bedah
Rehabilitatif
Diagnostik
Pikiran tubuh
Tujuan utama terapi komplementer adalah…
Menggantikan terapi medis
Mempercepat diagnosis
Meningkatkan kualitas hidup
Menyembuhkan penyakit
Menekan gejala akut
Terapi komplementer paling efektif bila…
Digunakan sendiri
Tanpa edukasi pasien
Terintegrasi dengan layanan kesehatan
Dilakukan di rumah sakit saja
Dilakukan oleh satu profesi
Pada pengkajian fisik, urutan pemeriksaan yang benar adalah…
Palpasi–inspeksi–perkusi–auskultasi
Inspeksi–auskultasi–perkusi–palpasi
Palpasi–auskultasi–perkusi–inspeksi
Auskultasi–inspeksi–palpasi–perkusi
Inspeksi–palpasi–perkusi–auskultasi
Pemeriksaan pertama yang dilakukan perawat adalah…
Palpasi
Perkusi
Auskultasi
Inspeksi
Pengukuran tekanan darah
Pasien infeksi menunjukkan kemerahan dan bengkak. Hal ini menandakan…
Inflamasi
Iskemia
Nekrosis
Atrofi
Hipertrofi
Pasien kanker mengalami nyeri kronik. Karakteristik nyeri kronik adalah…
Mendadak dan singkat
Hilang dengan analgesik ringan
Berlangsung lama
Hanya akibat trauma
Tidak memengaruhi psikologis
Dokumentasi nyeri penting untuk…
Mengurangi beban kerja
Menentukan diagnosis medis
Mengevaluasi efektivitas terapi
Menentukan biaya perawatan
Menghindari terapi obat
Seorang laki-laki 58 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan penurunan berat badan drastis selama 3 bulan, nafsu makan menurun, batuk berdarah, dan cepat lelah. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya massa pada paru-paru kanan dengan penyebaran ke kelenjar getah bening mediastinum. Kondisi ini menunjukkan proses patofisiologi utama berupa
Hiperplasia sel normal
Inflamasi akut berkepanjangan
Mutasi genetik dengan proliferasi sel tidak terkendali
Gangguan metabolisme sistemik
Reaksi autoimun
Seorang perempuan 45 tahun dengan kanker payudara stadium lanjut mengeluh nyeri tulang hebat dan kelemahan ekstremitas bawah. Hasil radiologi menunjukkan adanya lesi metastasis pada tulang belakang. Mekanisme yang paling berperan dalam kondisi ini adalah
Degenerasi tulang akibat usia
Respon imun berlebihan
Gangguan produksi sel darah
Penurunan densitas tulang primer
Penyebaran sel kanker melalui sistem limfatik dan darah
Seorang pasien 35 tahun dirawat dengan diagnosis infeksi berat. Pasien mengalami demam tinggi, menggigil, nyeri otot, tekanan darah menurun, dan penurunan kesadaran. Laboratorium menunjukkan peningkatan leukosit dan marker inflamasi. Kondisi yang paling mungkin terjadi adalah
Sepsis akibat infeksi sistemik
Syok hipovolemik
Reaksi alergi berat
Asidosis respiratorik
Gagal ginjal akut
Pasien laki-laki 60 tahun dengan riwayat diabetes dan hipertensi datang dengan keluhan bengkak pada kaki, penurunan jumlah urin, dan mudah lelah. Pemeriksaan menunjukkan kreatinin dan ureum meningkat serta anemia. Manifestasi ini paling sesuai dengan
Gagal ginjal akut prerenal
Gagal ginjal kronik
Sindrom nefrotik
Infeksi saluran kemih
Batu ginjal
Pada pasien gagal ginjal kronik ditemukan tekanan darah tinggi yang sulit dikontrol meskipun sudah diberikan terapi antihipertensi. Mekanisme patofisiologi utama yang berperan adalah
Aktivasi sistem renin–angiotensin–aldosteron yang meningkatkan vasokonstriksi dan retensi natrium
Hiperinsulinemia yang menurunkan sensitivitas baroreseptor
Peningkatan produksi eritropoietin yang menyebabkan viskositas darah turun
Defisiensi vitamin D yang menekan aktivitas simpatis
Seorang pasien CRF mengeluh cepat lelah, pucat, dan sesak saat aktivitas ringan. Hasil laboratorium menunjukkan Hb 7 g/dL. Kondisi anemia pada pasien ini terutama disebabkan oleh…
Defisiensi zat besi
Kehilangan darah kronik
Penurunan produksi eritropoietin
Gangguan absorpsi vitamin B12
Hemodilusi akibat cairan berlebih
Seorang pasien HIV/AIDS mengalami gangguan bicara mendadak dan kelemahan satu sisi tubuh. Dokter menjelaskan bahwa pasien memiliki risiko stroke lebih tinggi. Faktor patofisiologis yang berperan adalah:
Hipoglikemia kronik
Gangguan pembekuan darah
Kerusakan sistem saraf akibat infeksi HIV
Hipertensi primer
Penurunan kadar oksigen
Seorang pasien korban kecelakaan lalu lintas mengalami cedera kepala berat. Setelah beberapa jam, pasien mengalami penurunan kesadaran dan pupil tidak simetris. Kondisi ini paling mungkin disebabkan oleh:
Edema serebri dan peningkatan tekanan intrakranial
Hipotermia
Hipoglikemia
Syok neurogenik
Infeksi sistem saraf
Seorang pasien pasca operasi abdomen mengeluh nyeri tajam pada area luka operasi, muncul segera setelah efek anestesi hilang dan membaik setelah beberapa hari. Nyeri ini diklasifikasikan sebagai:
Nyeri kronik
Nyeri neuropatik
Nyeri akut
Nyeri psikogenik
Nyeri visceral kronik
Seorang perawat menilai nyeri pasien dengan meminta pasien menyebutkan angka 0–10 sesuai intensitas nyeri yang dirasakan. Metode penilaian nyeri tersebut adalah…
Visual Analog Scale
Verbal Descriptive Scale
Numeric Rating Scale
Faces Pain Scale
Behavioral Pain Scale
Pasien anak usia 4 tahun dirawat pasca operasi dan belum mampu mengungkapkan nyeri secara verbal. Skala nyeri yang paling tepat digunakan adalah…
Numeric Rating Scale
Verbal Descriptive Scale
Visual Analog Scale
Faces Pain Scale
CPOT
Seorang pasien kanker stadium lanjut mengalami nyeri kronik berat. Dokter meresepkan morfin sebagai bagian dari manajemen nyeri. Obat ini termasuk golongan…
Analgesik non-opioid
Antidepresan
Antikonvulsan
Obat antiinflamasi
Analgesik opioid
Pasien mengeluh nyeri otot setelah aktivitas berat. Perawat memberikan kompres hangat. Tindakan ini bertujuan untuk…
Mengurangi inflamasi akut
Merilekskan otot dan meningkatkan aliran darah
Menghambat impuls saraf
Menurunkan suhu tubuh
Mengurangi edema
Seorang pasien nyeri kronik juga mengalami kecemasan dan gangguan tidur. Perawat mengajarkan teknik napas dalam dan relaksasi. Intervensi ini termasuk…
Terapi farmakologis
Terapi bedah
Terapi nonfarmakologis
Terapi invasif
Terapi diagnostik
Penerapan terapi komplementer di fasilitas kesehatan akan lebih efektif bila:
Dilakukan tanpa terapi medis
Diberikan hanya pada pasien rawat jalan
Terintegrasi dalam pelayanan kesehatan
Dilakukan oleh satu profesi
Menggantikan terapi utama
Seorang perawat melakukan pengkajian fisik pada pasien baru. Urutan pemeriksaan fisik yang benar adalah:
Palpasi – auskultasi – inspeksi – perkusi
Inspeksi – palpasi – perkusi – auskultasi
Auskultasi – inspeksi – palpasi – perkusi
Inspeksi – perkusi – auskultasi – palpasi
Palpasi – inspeksi – auskultasi – perkusi
Pasien infeksi menunjukkan kemerahan, panas, nyeri, dan bengkak pada area luka. Tanda-tanda tersebut menunjukkan proses:
Iskemia
Nekrosis
Inflamasi
Atrofi
Hipertrofi
Dokumentasi nyeri yang dilakukan secara rutin oleh perawat sangat penting karena dapat:
Mengurangi keluhan pasien
Menentukan diagnosis medis
Menggantikan pemeriksaan dokter
Mengurangi penggunaan obat
Mengevaluasi efektivitas manajemen nyeri
Pasien diabetes mellitus mengeluh nyeri seperti terbakar dan kesemutan pada kedua kaki terutama saat malam hari. Nyeri tersebut tidak berhubungan dengan cedera jaringan. Jenis nyeri yang dialami pasien adalah...
Nyeri nociceptif
Nyeri inflamasi
Nyeri akut
Nyeri viseral
Nyeri neuropatik
Pasien kanker menjalani aromaterapi sebagai terapi tambahan untuk mengurangi stres dan nyeri. Aromaterapi termasuk dalam kategori
Terapi farmakologis
Terapi alternatif pengganti
Terapi komplementer
Terapi kuratif utama
Terapi invasif
