Font size
WorksheetsPage 1
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Apa pengertian kompres dingin dalam praktik keperawatan?
Metode menaikkan suhu lokal untuk relaksasi otot
Metode penggunaan suhu rendah setempat untuk efek fisiologis
Teknik pijat jaringan lunak untuk mengurangi nyeri
Prosedur pemberian obat analgesik melalui kulit
Tujuan utama kompres dingin yang tepat adalah…
Mengurangi rasa sakit lokal
Mencegah peradangan meluas
Mengurangi perdarahan setempat
Meningkatkan aliran darah setempat
Indikasi penggunaan kompres dingin meliputi…
Pascatonsilektomi
Dehidrasi berat sistemik
Peradangan pada jaringan otot
Memar atau bengkak nyeri
Manakah alat dan bahan yang dibutuhkan untuk kompres dingin?
Waskom serta es batu
Handuk dan perlak
Baskom berisi air dingin
Termometer digital oral
Pada tahap prainteraksi, tindakan yang benar adalah…
Mengidentifikasi pasien dengan benar
Menyiapkan alat yang diperlukan
Memberi obat analgesik segera
Mencuci tangan sesuai standar
Pada tahap orientasi, perawat sebaiknya…
Mengucapkan salam kepada pasien
Memaksa persetujuan pasien
Menjelaskan tujuan tindakan
Menjelaskan prosedur kompres
Sebelum memulai tahap kerja, tindakan etis yang penting adalah…
Menghentikan semua aktivitas pasien
Mematikan lampu ruangan sepenuhnya
Mengukur tekanan darah terlebih dahulu
Menjaga privasi dan menutup sampiran
Pada kompres dingin kering, langkah awal yang benar adalah…
Membasahi kain kompres dengan air hangat
Mengoleskan gel analgesik sebelum kompres
Memasukkan es batu ke dalam waskom lalu tambah garam
Meletakkan perlak langsung di kulit pasien
Durasi kompres dingin kering pada area yang memerlukan adalah…
3–5 menit berulang setiap jam
60 menit hanya sekali dalam sehari
10–15 menit pada bagian yang dikompres
20–30 menit terus menerus tanpa jeda
Pada kompres dingin basah, tindakan yang benar adalah…
Menggunakan kain kering tanpa air
Menaburkan bedak ke kain sebelum kompres
Membasahi kain kompres dengan air dingin
Merendam kain dengan air panas
Langkah penutup yang tepat setelah kompres dingin kering adalah…
Merapikan perlak dan alat yang digunakan
Meningkatkan suhu ruangan secara signifikan
Memberikan kompres panas langsung setelahnya
Meninggalkan perlak tetap terpasang
Berapa lama kompres sebaiknya dilakukan pada pasien sesuai prosedur?
1-2 menit setiap sesi
3-4 menit setiap sesi
5-10 menit setiap sesi
30 menit tanpa jeda
15-20 menit setiap sesi
Seberapa sering waslap perlu diganti saat melakukan kompres?
Setiap 2 menit sekali
Setiap 5 menit sekali
Setiap 8 menit sekali
Setiap 12 menit sekali
Tidak perlu diganti
Tujuan utama mengganti waslap secara berkala ketika kompres adalah...
Mencegah kulit menjadi basah
Menghemat bahan waslap rumah sakit
Meningkatkan tekanan pada area kompres
Mempertahankan suhu kompres efektif
Mengurangi kebutuhan cairan pasien
Pada tahap terminasi, langkah yang tepat setelah tindakan selesai adalah...
Menawarkan tindakan lain tanpa izin
Mencuci tangan sebelum mulai tindakan
Meminta pasien membayar saat itu juga
Menyampaikan bahwa tindakan telah selesai
Segera meninggalkan pasien diam-diam
Manakah kombinasi tindakan yang termasuk dalam tahap terminasi? Pilih semua yang benar.
Mengevaluasi perasaan pasien
Memberi salam kepada pasien
Mendokumentasikan tindakan klinis
Mengganti waslap setiap 5 menit
Merapikan alat yang digunakan
Pernyataan yang benar terkait komunikasi penutup setelah tindakan adalah...
Hanya berbicara jika pasien bertanya
Mengkritik kerja sama pasien secara terbuka
Meminta keluarga menjelaskan tindakan
Tidak perlu mengucapkan terima kasih
Mengungkapkan bahwa tindakan telah selesai
Mengucapkan terima kasih kepada pasien pada akhir tindakan bermanfaat untuk...
Mengurangi durasi dokumentasi
Menggantikan salam penutup
Meningkatkan hubungan terapeutik
Menghindari kebutuhan evaluasi
Menghapus catatan medis lama
Langkah yang TIDAK termasuk tahap terminasi adalah...
Memberi salam penutup kepada pasien
Merapikan alat yang digunakan
Mendokumentasikan tindakan secara lengkap
Mengungkapkan tindakan telah selesai
Melakukan kompres selama 5-10 menit
Mengapa mendokumentasikan tindakan penting pada tahap terminasi?
Sebagai bukti legal dan kontinuitas perawatan
Untuk mengganti kebutuhan informed consent
Agar pasien tidak perlu kontrol lagi
Untuk menentukan harga layanan langsung
Menghindari komunikasi antar tim perawat
