

ICE BREAKING MITOS FAKTA ATMOSFER
Flashcard
•
Science
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Nurul Ummi Lathifah
Used 1+ times
FREE Resource
Student preview

7 questions
Show all answers
1.
FLASHCARD QUESTION
Front
Awan itu sebenarnya benda padat seperti kapas yang melayang
Back
Jawaban: MITOS.
Penjelasan: Awan bukan gas, bukan juga benda padat ringan. Awan adalah kumpulan tetesan air cair atau kristal es yang sangat kecil dan ringan sehingga bisa melayang. Kalau tetesan air itu bergabung dan jadi berat, barulah jatuh sebagai hujan.
2.
FLASHCARD QUESTION
Front
Tanpa atmosfer, tidak akan ada suara di Bumi
Back
Jawaban: FAKTA.
Penjelasan: Suara adalah getaran. Supaya terdengar, getaran itu butuh "jembatan" (medium) berupa molekul udara untuk sampai ke telinga kita. Di luar angkasa hampa udara (kosong), jadi getaran tidak bisa merambat.
3.
FLASHCARD QUESTION
Front
Pesawat terbang komersial (seperti pesawat penumpang) terbang di luar angkasa
Back
Jawaban: MITOS.
Penjelasan: Pesawat komersial terbang di ketinggian 30.000-40.000 kaki (sekitar 10-12 km). Ini adalah batas atas Troposfer atau awal Stratosfer. Luar angkasa (Garis Karman) baru dimulai di ketinggian 100 km. Jadi pesawat masih jauh di bawah luar angkasa.
4.
FLASHCARD QUESTION
Front
Bintang jatuh yang kita lihat sebenarnya adalah batu yang terbakar karena gesekan dengan atmosfer.
Back
Jawaban: FAKTA.
Penjelasan: Saat batu luar angkasa masuk ke bumi dengan kecepatan super tinggi, ia menabrak molekul udara di lapisan Mesosfer. Gesekan ini menghasilkan panas yang luar biasa hingga membakar batu tersebut sampai habis (atau tersisa sedikit) sebelum kena tanah.
5.
FLASHCARD QUESTION
Front
Pelangi hanya bisa terjadi di lapisan paling bawah atmosfer (Troposfer)
Back
Jawaban: FAKTA.
Penjelasan: Pelangi terjadi karena cahaya matahari dibelokkan oleh tetesan air hujan. Karena uap air dan hujan hampir seluruhnya ada di lapisan terbawah (Troposfer), maka pelangi pun cuma ada di lapisan ini.
Pelangi butuh hujan, dan hujan cuma ada di lapisan paling bawah
6.
FLASHCARD QUESTION
Front
Manusia tidak bisa bernapas di puncak Gunung Everest bukan karena tidak ada oksigen, tapi karena udaranya terlalu tipis
Back
Jawaban: FAKTA.
Penjelasan: Di ketinggian, persentase oksigen tetap sama (21%). Bedanya adalah kerapatan (tekanan) udaranya rendah. Molekul udara "berjauhan". Jadi dalam satu kali tarikan napas volume paru-paru yang sama, jumlah molekul oksigen yang terambil lebih sedikit dibanding di pantai.
Oksigennya ada, tapi 'encer' atau nyebar banget, jadi susah ditangkap paru-paru.
7.
FLASHCARD QUESTION
Front
Karena semakin dekat dengan matahari, puncak gunung selalu lebih panas daripada pantai
Back
Jawaban: MITOS.
Penjelasan: Matahari tidak memanaskan udara secara langsung saat lewat. Matahari memanaskan permukaan tanah/laut dulu. Lalu, tanah yang panas itu memancarkan panasnya ke udara di atasnya (seperti kompor). Jadi, makin dekat dengan tanah (dataran rendah), makin hangat. Makin naik (gunung), makin jauh dari sumber panas (tanah), jadi makin dingin.
Bumi itu kayak kompor. Makin jauh dari kompor (naik ke atas), makin dingin.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?