Search Header Logo
PJOK SD Kelas 6 KD. 3.4 Pencak Silat

PJOK SD Kelas 6 KD. 3.4 Pencak Silat

Assessment

Presentation

Physical Ed

6th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Triadi Nugroho

Used 11+ times

FREE Resource

19 Slides • 0 Questions

1

PJOK SD Kelas 6 KD. 3.4

Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar dalam Seni Bela Diri Pencak Silat

Slide image

2

Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar dalam Seni Bela Diri Pencak Silat

Pencak silat merupakan seni bela diri yang berakar dari budaya Melayu. Pencak silat mulai menyebar di Kepulauan Nusantara sejak abad VII. Pada perkembangannya, pencak silat mulai dipertandingkan secara resmi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) VIII tahun 1973 di Jakarta. Pada tahun 2002, pencak silat dikenalkan sebagai bagian program pertunjukan di Asian Games di Busan, Korea Selatan. Akhirnya, pada Asian Games 2018, pencak silat untuk pertama kalinya dipertandingkan. Amatilah gambar pesilat putri Indonesia, Pipiet Kamelia, yang meraih emas dalam babak final kelas D putri. Ia menjadi pesilat ke-12 yang menyumbangkan emas bagi Indonesia pada Asian Games 2018.

3


Saat ini, pencak silat mulai berkembang di seluruh dunia. Pesilat dari banyak negara terus mempromosikan pencak silat agar dipertandingkan dalam Olimpiade. Cabang olahraga bela diri ini memiliki gerakan-gerakan yang menjunjung tinggi nilai seni. 

4

Slide image

5

Setelah membahas pelajaran ini, kamu akan mampu:

  • mendeskripsikan variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak lokomotor pada pencak silat;

  • mendeskripsikan variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak nonlokomotor pada pencak silat;

  • mempraktikkan variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak lokomotor pada pencak silat; serta

  • mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak nonlokomotor pada pencak silat.

6

A. Variasi Gerak Dasar Nonlokomotor dengan Kombinasi Gerak Lokomotor pada Pencak Silat 

1. Gerak Nonlokomotor Sikap Kuda-Kuda dengan Kombinasi Gerak Lokomotor Pukulan

7

a. Kuda-Kuda Depan dan Belakang dengan Pukulan Lurus Melangkahkan Kaki 

Sikap awal berdiri tegak, kemudian salah satu kaki didorong ke depan. Posisi kaki depan ditekuk dan kaki belakang lurus. Lakukan bergantian kaki kiri dan kaki kanan. Selanjutnya, lakukan sikap kuda-kuda belakang. Geser kaki kanan atau kiri ke belakang. Berat badan bertumpu pada kaki belakang. Tumit sebagai tumpuan. Variasi sikap kuda-kuda ini dapat dikombinasikan dengan pukulan. Setelah memukul, pesilat 

melangkahkan kaki ke depan.

Slide image

8

b. Kuda-Kuda Tengah dan Samping dengan Dorongan Melangkah Lurus

Posisi awal berdiri tegak, titik berat badan berada di tengah arah mata angin. Kedua kaki dibuka ke samping. Pandangan lurus ke depan. Bersiaplah dengan posisi tangan mengepal di pinggang. Gerakan ini dapat divariasikan dengan kuda-kuda samping. Satu kaki dibuka ke samping dan ditekuk, kaki satunya lurus ke samping. Berat badan bertumpu pada salah satu kaki yang ditekuk. Bahu sejajar atau segaris dengan kaki. Kemudian, ikuti dengan kombinasi gerak mendorong dan melangkah lurus. Dorongan dilakukan menggunakan kedua tangan. Lawan dapat dikalahkan jika dorongan dilakukan dengan kuat dan tepat sasaran. Posisi akhir kembali pada sikap awal.

Slide image

9

2. Variasi Gerak Nonlokomotor Kuda-Kuda dengan Kombinasi Gerak Lokomotor Tendangan Melangkahkan Kaki


Slide image

10

3. Variasi Gerak Nonlokomotor Sikap Kuda-Kuda dengan Kombinasi Gerak Lokomotor Tangkisan Samping Melangkah Mundur

Slide image

11

4. Variasi Gerak Nonlokomotor Sikap Kuda-Kuda dengan Kombinasi Gerak Lokomotor Hindaran Melangkahkan Kaki Mundur

Sikap awal berdiri di pusat mata angin. Pandangan ke arah depan. Kemudian, lakukan variasi kuda-kuda tengah dan kuda-kuda samping. Variasi gerak ini dikombinasikan dengan hindaran melangkah mundur.

Slide image

12

Aspek Penting dalam Pencak Silat

Sebagai olahraga bela diri, pencak silat memiliki banyak aspek penting. Aspek yang terkandung dalam pencak silat sebagai berikut:

  • Aspek mental spiritual. Pencak silat mampu membangun dan mengembang kan kepribadian serta karakter positif seseorang. 

  • Aspek seni budaya. Pencak silat menjunjung unsur seni dan budaya 

    Nusantara. ”Pencak” umumnya menggambarkan bentuk seni tarian 

    dengan busana tradisional yang diiringi musik.

  • Aspek bela diri. Silat atau gerak menekankan pada kemampuan teknis bela diri. Kepercayaan dan ketekunan sangat berperan dalam penguasaan sikap dan gerak dasar pencak silat.

  • Aspek olahraga. Ketahanan dan kebugaran fisik dalam pencak silat berperan penting. Pesilat berusaha menyesuaikan pikiran dengan

    olahtubuh.

13

B. Variasi Gerak Dasar Lokomotor dengan Kombinasi Gerak Nonlokomotor pada Pencak Silat

14

1. Variasi Gerak Lokomotor Pola Gerak Langkah Lurus dan Berkelok-kelok dengan Kombinasi Gerak Nonlokomotor Pukulan 

Slide image

15

2. Variasi Gerak Lokomotor Pola Langkah Lurus dan Berkelok-kelok Silang dengan Kombinasi Gerak Nonlokomotor Tendangan 

Slide image

16

3. Variasi Gerak Lokomotor Langkah Lurus dan Berkelok-kelok dengan Kombinasi Gerak 

Nonlokomotor Tangkisan

Slide image

17

4. Variasi Gerak Lokomotor Pola Langkah dengan Kombinasi Gerak Lokomotor Hindaran

Gerak hindaran dilakukan dengan memindahkan sasaran serangan lawan, tetapi posisi pijakan kaki tidak dipindah.

18

Dalam kondisi apa seorang pesilat melakukan hindaran? Dalam pencak silat, hindaran dilakukan pada kondisi berikut:

1. Hindaran atas, dilakukan saat lawan menyerang bagian bawah tubuhmu.

2. Hindaran bawah, dilakukan saat lawan menyerang bagian atas tubuhmu.

3. Hindaran samping, dilakukan saat lawan menyerang bagian depan dan atas tubuhmu.

4. Hindaran belakang, dilakukan saat lawan menyerang bagian depan dan samping tubuhmu.

19

Pada pelajaran ini, kamu telah mempelajari variasi dan kombinasi gerak dasar nonlokomotor dan lokomotor pada pencak silat. Pembelajaran pencak silat dapat membentuk sikap mensyukuri dan 

menghargai kesehatan tubuh, serta melatih tanggung jawab, percaya diri, toleransi, dan disiplin. Tingkatkan keterampilanmu, dengan mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dasar nonlokomotor dan lokomotor pada pencak silat.

Gerak dasar pencak silat dapat dikuasai dengan berlatih tekun dan disiplin. Aktivitas gerak pencak silat juga dapat meningkatkan

kebugaran tubuh. Aktivitas ini hendaknya diikuti dengan penguasaan sikap dan gerak dasar yang benar. Tujuannya untuk meminimalisasi risiko cedera. Mari, praktikkan sikap dan gerak dasar pencak silat dengan semangat dan percaya diri.

PJOK SD Kelas 6 KD. 3.4

Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar dalam Seni Bela Diri Pencak Silat

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE