Search Header Logo
Tes Potensi Akademik (Bab 1-4)

Tes Potensi Akademik (Bab 1-4)

Assessment

Presentation

Mathematics

University

Medium

Created by

Akbar Saputra

Used 25+ times

FREE Resource

50 Slides • 8 Questions

1

Tes Potensi Akademik (Bab 1-4)

Teori Bilangan, Operasi Bilangan, Persamaan/Pertidaksamaan, dan Aritmatika Sosial

media

2

Akbar Saputra

Pelaksana di Sekretariat Direktorat Jenderal,

Direktorat Jenderal Pajak


D3 Pajak STAN (2009-2012)

D4 Akuntansi PKN STAN (2016-2018)

3

Materi Hari Ini

  • Teori Bilangan

  • Operasi Bilangan

  • Persamaan dan Pertidaksamaan

  • Aritmatika Sosial

4

Soal #1

Teori Bilangan

media

5

Multiple Choice

Berapakah banyaknya bilangan asli antara 1 dan 100 yang habis dibagi 3 tetapi tidak habis dibagi 5?

1

25

2

26

3

27

4

28

5

29

6

Penjelasan Soal #1

Pertama kita tentukan dulu banyaknya bilangan dari 1-100 yg habis dibagi 3. Caranya 100 dibagi 3 = 33 lebih 1.


Artinya, ada 33 bilangan di antara 1-100 yg bisa dibagi 3

7

Penjelasan Soal #1

Kedua, kita tentukan banyaknya bilangan dari 1-100 yg habis dibagi 3 sekaligus habis dibagi 5. Berarti, bilangan tersebut habis dibagi 15 (3x5)


Kita tentukan banyaknya bilangan dari 1 s.d. 100 yg habis dibagi 15. Caranya sama: 100 dibagi 15 = 6 lebih 10.


Artinya, ada 6 bilangan di antara 1 s.d. 100 yg habis dibagi 15.

8

Penjelasan Soal #1

Dengan demikian, banyaknya bilangan yg habis dibagi 3 tetapi tidak habis dibagi 5 = banyaknya bilangan yg habis dibagi 3 dikurangi bilangan yg habis dibagi 15 = 33 - 6 = 27

9

Jenis-Jenis Bilangan

a. bilangan asli: bilangan nonpecahan dimulai dari 1 s.d. seterusnya (contoh: 1, 2, 3, 4, dst.)


b. bilangan cacah: sama seperti bilangan asli tapi dimulainya dari 0 (contoh: 0, 1, 2, 3, dst.)

jadi pada dasarnya bilangan cacah memuat bilangan asli juga

10

Jenis-Jenis Bilangan

c. bilangan bulat: bilangan nonpecahan yang memuat bilangan negatif, bilangan nol, dan bilangan positif (contoh: ..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, ...)


d. bilangan rasional: bilangan yang mencakup bilangan bulat maupun bilangan pecahan yang bisa dibagi ke angka paling sederhana

(contoh: 0,5; 1/2; 0,3333...)

0,3333 dan pecahan-pecahan desimal lainnya yang angkanya berulang masih termasuk bilangan rasional karena bisa diubah ke pecahan biasa dengan angka yang sederhana, yaitu 1/3

11

Jenis-Jenis Bilangan

e. bilangan irasional: bilangan yang tidak bisa diubah ke bentuk pecahan dengan angka yang sederhana (contoh: akar 2, karena akar 2 = 1,4142135... tidak berpola sehingga tidak bisa diubah ke pecahan biasa yang sederhana)


Selain kelima jenis bilangan di atas, ada lagi beberapa jenis bilangan lain, misalnya bilangan prima (bilangan yang hanya bisa membagi habis angka 1 dan bilangan itu sendiri), bilangan ganjil, bilangan genap, dan bilangan komposit (bilangan yang bukan bilangan prima).

Contoh bilangan prima: 2, 3, 5, 7, 11, 13, dst.

Contoh bilangan komposit: 1, 4, 6, 8, 9, 10, dst.

12

Soal #2

Operasi Bilangan (Pembagian)

media

13

Multiple Choice

Jika hari ini hari Selasa, 650.000 hari yang akan datang adalah hari ...

1

Senin

2

Rabu

3

Kamis

4

Jumat

5

Sabtu

14

Penjelasan Soal #2

Jika hari ini hari Selasa, 7 hari lagi (seminggu lagi) pasti hari Selasa juga.


Nah, 650000/7 = 92857 sisa 1. Artinya jika hari ini hari Selasa, 650000 hari lagi adalah 1 hari setelah hari Selasa yaitu hari Rabu

15

Soal #3

Sifat Operasi Bilangan

16

Multiple Choice

Hasil dari 6,8 x 5,7 + 3,2 x 4,3 + 6,8 x 4,3 + 3,2 x 5,7 = …

1

98

2

99

3

100

4

101

5

102

17

Penjelasan Soal #3

6,8 x 5,7 + 3,2 x 4,3 + 6,8 x 4,3 + 3,2 x 5,7

Pada rentetan perkalian ini, ada beberapa perkalian yang mengandung angka yang sama:

6,8 x 5,7 dan 6,8 x 4,3 (sama-sama mengandung angka 6,8), atau

6,8 x 5,7 dan 3,2 x 5,7 (sama-sama mengandung angka 5,7)

dan lain-lain

18

Urutan Operasi Hitung

  • kerjakan terlebih dahulu operasi di dalam tanda kurung ( )

  • lalu kerjakan operasi akar/pangkat

  • lalu kerjakan operasi kali/bagi

  • terakhir kerjakan operasi tambah/kurang

19

Penjelasan Soal #3

Nah kita ubah posisi perkaliannya supaya perkalian yg mengandung angka yg sama bisa berpasang-pasangan, misalnya seperti ini


6,8 x 5,7 + 6,8 x 4,3 + 3,2 x 4,3 + 3,2 x 5,7


Selanjutnya kita kelompokkan menggunakan sifat Distributif

= (6,8 x 5,7 + 6,8 x 4,3) + (3,2 x 4,3 + 3,2 x 5,7)

= 6,8 x (5,7 + 4,3) + 3,2 x (4,3 + 5,7)

= 6,8 x 10 + 3,2 x 10

= 68 + 32

= 100

20

Sifat Distributif

a x (b + c) = a x b + a x c

a x (b - c) = a x b - a x c

21

Pemfaktoran

(a + b)2 = a2 + 2ab + b2

(a - b)2 = a2 - 2ab + b2

a2 - b2 = (a + b)(a - b)

22

Operasi Hitung Pangkat/Akar

23

Operasi Hitung Pangkat/Akar

24

Soal #4

Operasi Pangkat/Akar

25

Multiple Choice

Jika  313824 ÷22 × 6n = 1^3\sqrt{13824}\ \div2^2\ \times\ 6^n\ =\ 1 , maka nilai n adalah ...

1

-2

2

-1

3

0

4

1

5

2

26

Penjelasan Soal #4

Mula-mula, cari dulu akar pangkat 3 dari 13824

Tipsnya adalah dgn melihat satuannya


13824 kan memiliki satuan 4. Kita cari bilangan berapa yang jika dipangkat 3 memiliki satuan 4

27

media

28

Penjelasan Soal #4

Ternyata, 4 kalau dipangkat 3 menghasilkan 64 (memiliki satuan 4). Jadii, akar pangkat 3 dari 13824 pasti memiliki satuan 4


Selanjutnya, kita pisahkan tiga angka terakhir dari 13824, yaitu 824. Pisahkan 824, tersisa angka 13.


Nah, sekarang kita cari bilangan yang jika dipangkat 3 akan mendekati 13.

29

Penjelasan Soal #4

Ternyata, 2 jika dipangkat 3 hasilnya 8 dan itu mendekati 13 (tidak boleh melebihi 13). Jadii, akar pangkat 3 dari 13824 pasti memiliki puluhan 2


Jadi, akar pangkat 3 dari 13824 adalah 24.

30

Penjelasan Soal #4

Penyelesaian selanjutnya ->

media

31

Soal #5

Persamaan

32

Multiple Choice

Dua buah bilangan bulat jika dijumlahkan hasilnya adalah 24, sedangkan jika dikurangkan maka selisihnya adalah 2.

Berapa hasil kali dari kedua bilangan tersebut?

1

132

2

143

3

144

4

168

5

173

33

Penjelasan Soal #5

Kita misalkan kedua bilangan tersebut a dan b


a + b = 24

a - b = 2


Terdapat dua variabel yaitu a dan b, sehingga kedua persamaan di atas dapat disebut sebagai persamaan linear dua variabel. Cara menyelesaikan persamaan linear dua variabel adalah dengan metode eliminasi, yaitu dengan menghilangkan salah satu dari dua variabel yang ada di kedua persamaan.

34

Penjelasan Soal #5

Misalnya kita mau hilangkan variabel a. Karena variabel a di kedua persamaan bernilai positif, maka kita bisa kurangkan kedua persamaan tersebut, menjadi sebagai berikut:


a + b = 24

a - b = 2

_________-

2b = 22

b = 22/2 = 11

35

Penjelasan Soal #5

Bagaimana cara mencari a? Kita bisa substitusikan nilai b ke dalam salah satu persamaan


a + b = 24

a + 11 = 24

a = 24 - 11 = 13


Dengan demikian, a x b = 13 x 11 = 143

36

Soal #6

Persamaan

37

Multiple Choice

Arif adalah seorang tukang parkir dan ingin memastikan apakah uang yangditerima dalam satu hari sudah sesuai dengan jumlah kendaraan yang diparkir. Pada hari itu kendaraan yang masuk meliputi sepeda motor dan mobil yang mencapai total 200 unit. Arif juga telah menghitung jumlah roda kendaraan yang masuk ke dalam parkir melalui gerbang yang dipasang laser sensorik yaitu sejumlah 500 buah.


Jika tarif parkir harian yang dipasang sebesar Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil, berapakah uang yang seharusnya diterima oleh Arif pada hari itu?

1

Rp 1.000.000

2

Rp 1.250.000

3

Rp 1.500.000

4

Rp 1.750.000

5

Rp 2.000.000

38

Penjelasan Soal #6

Misalnya a = jumlah sepeda motor dan b = jumlah mobil


Jumlah sepeda motor dan mobil mencapai 200 unit, berarti a + b = 200


Lalu, jumlah roda kendaraan yg masuk ke lahan parkir sejumlah 500 buah. Karena sepeda motor beroda dua, berarti total roda seluruh sepeda motor = 2a. Karena mobil beroda empat, berarti total roda seluruh mobil = 4b

Total roda seluruh sepeda motor ditambah total roda seluruh mobil = 500, berarti 2a + 4b = 500

39

Penjelasan Soal #6

Dari sini kita udah dapat dua persamaan:

a + b = 200

2a + 4b = 500


Selanjutnya kita eliminasi. Tapi sebelum dieliminasi, koefisien variabel yang mau dihilangkan harus disamakan dulu.

Misalkan kita mau menghilangkan variabel a. Di persamaan pertama koefisien a adalah 1, sementara di persamaan kedua koefisien a adalah 2. Kita samakan dulu keduanya dengan mengalikan persamaan pertama dengan 2:


(a + b = 200) x 2 => 2a + 2b = 400

40

Penjelasan Soal #6

Barulah kita eliminasi dengan persamaan kedua:


2a + 2b = 400

2a + 4b = 500

________________-

-2b = -100

b = 50

41

Penjelasan Soal #6

Sekarang kita cari a


a + b = 200

a + 50 = 200

a = 200 - 50 = 150


Berarti jumlah motor ada 150, jumlah mobil ada 50

42

Penjelasan Soal #6

Total biaya parkir yang diperoleh

= Rp 5.000 x 150 + Rp 10.000 x 50

= Rp 750.000 + Rp 500.000

= Rp 1.250.000

43

Pertidaksamaan

  • Persamaan: menggunakan sama dengan (=)

  • Pertidaksamaan: menggunakan tanda lebih besar (>), lebih kecil (<), lebih besar dan sama dengan (>=), atau lebih kecil dan sama dengan (<=)

44

Pertidaksamaan

Satu yang berbeda adalah kalau pertidaksamaan akan dikalikan/dibagi dengan bilangan negatif.


Misalnya:

-2x + 6 > 10

-2x > 10 - 6

-2x > 4

x < 4/-2

x < -2

45

Soal #7

Aritmatika Sosial

46

Multiple Choice

Rooney membeli sebuah kemeja seharga Rp 75.000. Kemeja itu telah mendapat potongan harga 50%. Rooney mendapat potongan tambahaan sebesar Rp 25.000 setelah diskon. Berapa harga kemeja Rudy sebenarnya?

1

Rp 200.000

2

Rp 210.000

3

Rp 220.000

4

Rp 230.000

5

Rp 240.000

47

Penjelasan Soal #7

Kita runut ke belakang


Sebelum dapat diskon 25ribu, harganya adalah 75ribu + 25ribu = 100ribu


Sebelum dapat diskon 50%, harganya adalah 100%/50% x 100ribu = 200ribu

48

Soal #8

Aritmatika Sosial

49

Multiple Choice

Pak Arif pergi ke pasar untuk membeli barang dagangan untuk toserbanya. Dikarenakan tidak membawa uang, ia meminjam uang dua puluh juta rupiah ke koperasi pasar dengan perjanjian bunga 7,5%. Pak Arif berhasil menjual barang dagangan tersebut seharga Rp22.500.000. Setelah mendapatkan hasil penjualan tersebut, Ia langsung melunasi pinjaman beserta bunganya. Berapakah uang tunai yang dimiliki Pak Arif saat ini setelah sebelumnya ia membeli oleh-oleh untuk keluarganya seharga Rp305.000 dan ongkos parkir mobil dan biaya tol sebesar Rp20.000?

1

Rp 665.000

2

Rp 670.000

3

Rp 675.000

4

Rp 680.000

5

Rp 685.000

50

Penjelasan Soal #8

Yang harus dikembalikan pak Arif = pokok utang + bunga utang

= 20juta + 7,5% x 20juta

= 20juta + 1,5juta

= 21,5juta


Penjualan yg diperoleh pak Arif = 22,5juta

Sisa uang yg dimiliki pak Arif setelah melunasi utang = 22,5juta - 21,5juta = 1juta


Sisa uang yg dimiliki pak Arif saat ini

= 1.000.000 - 305.000 - 20.000 = 675.000

51

Aritmatika Sosial

Ada beberapa keypoints yang harus diketahui tentang jual-beli/untung-rugi di Aritmatika Sosial

52

Aritmatika Sosial

Pertama

Pembelian/modal selalu bernilai 100%. Jadi jika diketahui seseorang menjual barang lalu mendapat untung/laba sebesar 20%, berarti penjualan yang dilakukan = pembelian + laba = 100% + 20% = 120%. Begitupun jika rugi: jika seseorang menjual barang lalu merugi 30%, maka besarnya penjualan yang dilakukan = 100% - 30% = 70%. 


Ini penting untuk menghemat langkah-langkah dalam mengerjakan soal


53

Aritmatika Sosial

Contoh: Akbar menjual handphonenya seharga Rp 8 juta. Dari harga jual tersebut, Akbar menderita kerugian sebesar 20%. Berapakah harga beli handphone tersebut?


Kita tinggal mainkan persentasenya. Harga beli = 100%, rugi = 20%, berarti harga jual = 100% - 20% = 80%


Karena yang rupiahnya diketahui adalah harga jual, dan karena yang ditanyakan adalah harga beli, maka kita tinggal hitung persentase harga beli dibagi persentase harga jual dikalikan rupiah harga jual. 100%/80% x Rp 8 juta = 100/80 x 8juta = Rp 10 juta

54

Aritmatika Sosial

Kedua

Ingat bahwa persentase laba/rugi selalu dihitung berdasarkan harga beli.

Jadi, jika Akbar beli handphone seharga Rp 10 juta, lalu dijual Rp 8 juta dan menderita rugi Rp 2 juta, maka persentase kerugiannya adalah 2juta/10juta x 100% bukan 2juta/8juta x 100%

55

Aritmatika Sosial

Ketiga

Kadangkala kita dapat dobel diskon saat membeli sesuatu. Misalnya kaos Uniqlo didiskon 25% + 10%. Itu bukan berarti diskonnya jadi 35%.


Kalau harga aslinya adalah Rp 100ribu, cara menghitung harga setelah dobel diskon tsb adalah sebagai berikut:

56

Aritmatika Sosial

Setelah diskon pertama (25%)

Rp 100ribu dikurangi 25% x Rp 100ribu

= 100ribu - 25ribu = Rp 75ribu


Setelah diskon kedua (10%)

Rp 75ribu dikurangi 10% x Rp 75ribu

= 75.000 - 7.500 = Rp 67.500

57

media

58

Terimakasih

Semoga sukses :)

Tes Potensi Akademik (Bab 1-4)

Teori Bilangan, Operasi Bilangan, Persamaan/Pertidaksamaan, dan Aritmatika Sosial

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 58

SLIDE