
QH. BAB UJIAN DAN COBAAN
Presentation
•
Religious Studies
•
12th Grade
•
Hard
Muhamad Zunin
FREE Resource
35 Slides • 1 Question
1
AL-QUR'AN HADIS
BAB
HIDUP SEDERHANA DAN MENYANTUNI DLU'AFA'
2
Multiple Select
Bagaimana keadaan ummat jika yang kaya tidak eman dengan hartanya untuk membantu yang miskin?
Kesenjangan menipis karena yang miskin ikut terangkat strata sosialnya
Tidak ada kecemburuan sosial yang menyebabkan tindak kriminal
Saling menjaga antara si kaya dan si miskin
3
BAB 1. Pola hidup sederhana dan perintah menyantuni
A. Al-Qur’an Surah Al-Furqan : 67
B. Al-Qur’an Surah Al-Isra’ : 26.27.29. dan 30
C. Al-Qur’an Surah Al-Qashash : 79-82
D. Al-Qur’an Surah Al-Baqarah : 177
E. Al-Qur’an Surah Al-Ma’un : 1-7.
F. Hadis Riwayat Ibnu Majah dan Ahmad dari Abdullah bin Amru ra.
G. Hadis Riwayat Bukhari dari Hakim bin Hiram ra.
H. Hadis Riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Muslim dari Ma’dikariba.
4
QS. AL-FURQAN : 67
أَنْفَقُوا artinya menafkahkan
يُسْرِفُوا artinya berlebihan
يَقْتُرُوا artinya kikir
قَوَامًا artinya pelaksanaann
5
Kata أَنْفَقُوا atau nafaqah
mengandung makna membelanjakan harta baik untuk hal yang diharamkan atau dihalalkan oleh syar’i
6
Kata يُسْرِفُوا yang berarti mereka melampaui batas
Apapun perbuatannya jika melampaui batas atau standar kebiasaan maka dilarang oleh Allah Ta’ala baik dalam hal kebaikan maupun dalam hal keburukan
7
يَقْتُرُوا yang artinya kikir / pelit
menahan diri dari kuwajiban memberi nafkah dan santunan kepada yang berhak mendapatkannya
8
Al-Qur’an Surah Al-Isra’ : 26-27
ذَا الْقُرْبَى artinya yang memiliki kedekatan keluarga
وَلا تُبَذِّرْ artinya dan janganlah boros
إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ artinya temannya syetan
كَفُورًا artinya ingkar
9
Maksud ذَا الْقُرْبَى (keluarga dekat)
Orang-orang dibawah tanggungjawab seorang muslim dalam menafkahinya
10
Tokoh ulama’ kontemporer Syekh Sya`rawi menafsirkan
Pertama, larangan untuk mengeluarkan zakat dan shadaqah atau infaq melebihi batas dan ketentuan yang ditetapkan oleh syariat Islam.
Kedua, larangan di ayat tersebut bukan pada sedekahnya, tetapi ayat ini melarang untuk membelanjakan harta secara berlebihan atau pada hal-hal yang tidak ada manfaatnya atau tidak dibutuhkan
11
Dr. Wahbah Zuhaily menafsirkan
“dan janganlah membelanjakan harta tidak pada tempatnya atau yang tidak dibutuhkan”.
12
وَلا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَى عُنُقِكَ وَلا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَحْسُورًا (٢٩) إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّهُ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيرًا بَصِيرًا (٣٠)
“29. dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.
30. Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya”. (QS. Al-Isra’ : 29-30)
13
Ma'na Mufradat
وَلا تَجْعَلْ dan janganlah kamu menjadikan
مَغْلُولَةً terbelenggu
عُنُقِكَ tengkukmu
تَبْسُطْهَا kamu mengulurkannya
فَتَقْعُدَ maka kamu duduk
مَلُومًا tercela
مَحْسُورًا menyesal
14
وَلا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَى عُنُقِكَ
merupakan bahasa kiasan yang digunakan oleh Allah Ta’ala untuk mensifati orang-orang yang pelit, bakhil, dan kikir. Orang yang tidak mau berbagi dan menolong orang lain digambarkan di dalam ayat ini seperti orang yang tangannya menggantung dilehernya, dan tidak mau tau dengan urusan kebutuhan orang lain.
15
وَلا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ
juga merupakan bahasa kiasan yang digunakan Allah Ta’ala melarang kita membelanjakan harta secara berlebihan dan di luar batas kewajaran termasuk dalam bersedekah.
16
Al-Qur’an Surah Al-Qashash : 79-82
فَخَرَجَ عَلَى قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ (٧٩) وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلا يُلَقَّاهَا إِلا الصَّابِرُونَ (٨٠) فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الأرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِنْ فِئَةٍ يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ (٨١) وَأَصْبَحَ الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالأمْسِ يَقُولُونَ وَيْكَأَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَوْلا أَنْ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا وَيْكَأَنَّهُ لا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ (٨٢)
17
18
فَخَرَجَ عَلَى قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ
Qarun keluar (di kampung-kampung kaumnya) dengan (mengenakan baju kebesaran dan) perhiasannya.
19
قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia: “mogamoga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar
20
وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلا يُلَقَّاهَا إِلا الصَّابِرُونَ
Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: “kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah Ta’ala adalah lebih baik bagi orangorang yang beriman dan beramal shaleh, dan tidak diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar
21
فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الأرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِنْ فِئَةٍ يَنْصُرُونَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ
Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya terhadap adzab Allah Ta’ala. Dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) menyelamatkan (dirinya).
22
وَأَصْبَحَ الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالأمْسِ يَقُولُونَ وَيْكَأَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ
Dan jadilah orang-orang yang kemarin mengharapkan kedudukan Qarun itu. berkata: “aduhai. benarlah Allah Ta’ala melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hambahambaNya dan menyempitkannya
23
لَوْلا أَنْ مَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا وَيْكَأَنَّهُ لا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ
kalau Allah Ta’ala tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita tentulah Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang kafir
24
QS. Al-Baqarah : 177
لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَالْمَلائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ (١٧٧)
25
Terjemahan QS. Al-Baqarah : 177
“177. bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah Ta’ala, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa”.
26
Kebajikan Menurut QS Al-Baqarah : 177
bukan hanya menghadap kiblat atau menyembah Allah Ta’ala saja, namun kebajikan adalah beriman dengan rukun iman, menshadaqahkan harta yang disukainya kepada orang-orang yang berhak menerimanya, mendirikan shalat, membayar zakat, dan memenuhi janji, sabar menghadapi cobaan
27
Al-Qur’an Surah Al-Ma’un : 1-7
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ (١) فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ (٢) وَلا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ (٣) فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ (٤) الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلاتِهِمْ سَاهُونَ (٥) الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ (٦) وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ (٧)
28
Terjemah QS Al-Ma'un 1-7
1. tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3. dan tidak menganjurkan memberi Makan orang miskin.
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
6. orang-orang yang berbuat riya,
7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
29
Ahmad Musthafa al-Maraghi menafsirkan
“orang yang mendustakan hari akhir” itu ada dua macam:
Pertama, orang yang merendahkan martabat dlu`afâ` dan menyombongkan diri karena merasa lebih mulia dan lebih tinggi derajatnya.
Kedua, orang yang pelit dan susah membelanjakan hartanya untuk membantu fakir miskin, serta tidak mau menguhasakan pengadaan bantuan atau
menganjurkan orang-orang kaya untuk memberikan santunan kepada mereka yang membutuhkan.
30
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِسَعْدٍ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ فَقَالَ مَا هَذَا السَّرَفُ فَقَالَ أَفِي الْوُضُوءِ إِسْرَافٌ قَالَ نَعَمْ وَإِنْ كُنْتَ عَلَى نَهَرٍ جَارٍ. رواه ابن ماجة
bahwa Rasulullah s.a.w. melewati Sa’d yang sedang berwudlu, kemudian Nabi bersabda : “betapa borosnya..!” kemudian Abdullah bin Amru bertanya : “apakah dalam hal melakukan wudlu ada istilah boros?” Nabi menjawab : “iya, walaupun disungai yang mengalir
31
Pada Hadis Riwayat Ibnu Majah dari Ahmad bin Abdullah bin Amru ra.
Rasulullah s.a.w. melarang orang yang berbuat secara berlebihan dalam hal kebaikan sekalipun seperti melakukan wudlu yang merupakan suatu kuwajiban bagi yang hendak melakukan shalat
32
قَالَ الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ. رواه البخاري
Tangan yang di atas (memberi) itu lebih baik (kedudukannya) dari pada tangan yang di bawah (memintaminta), maka mulailah (memberi) dengan siapa yang menjadi tanggunganmu, dan sebaikbaik (harta yang dikeluarkan untuk) shadaqah adalah (harta) yang (sudah) melebihi kebutuhannya, maka barang siapa yang menjaga diri (dari memintaminta), Allah Ta’ala akan menjaganya (dari kehinaan), dan barang siapa yang merasa cukup, maka Allah Ta’ala akan mencukupi kebutuhnnya).
33
Tangan di atas adalah pemberi (infak), dan tangan di bawah adalah penerima infak.
derajat orang yang memberi itu lebih tinggi dari kedudukan orang yang meminta,
yang wajib mendapat perhatian pertama untuk disantuni dan dipenuhi kebutuhan hidupnya adalah keluarga terdekat yang menjadi tanggung jawab kita.
agar berlaku yang wajar dan tidak boleh memaksakan kehendak,
bersifat qana`ah, Sifat qana`ah inilah yang mampu menjaga diri untuk berlaku sederhana, dan juga menjaga diri dari budaya meminta-minta.
34
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ. رواه الترمذي
Tidak ada wadah yang dipenuhi oleh seseorang yang lebih jelek dari pada perut, menurut ukuran anak Adam seharusnya perut cukup diisi dengan beberapa suap makanan yang akan menegakkan tulang punggungnya. Maka jika tidak ada hal-hal yang mengharuskan maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minumam dan sepertiga untuk bernafas
35
Ibnul Qayyim membagi tingkat pola makanan menjadi tiga tingkatan:
1) Tingkat kebutuhan yaitu seperti yang dijelaskan oleh Rasulullah s.a.w. "Cukuplah bagi manusia untuk mengkonsumsi beberapa suap makanan saja untuk menegakkan tulang rusuknya"
2) Tingkatan cukup yaitu mengisi sepertiga perutnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk bernafas,
3) Tingkat berlebihan, tingkat ini bisa membahayakan dirinya tanpa ia sadari, dan hal ini banyak dialami oleh kita, dan kebanyakan orang yang terjangkit penyakit gula, depresi, kegemukan, jantungan dan struk tidak lain
36
AL-QUR'AN HADIS
BAB
HIDUP SEDERHANA DAN MENYANTUNI DLU'AFA'
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 36
SLIDE
Similar Resources on Wayground
27 questions
Peran Serta Umat Katolik Dalam Pembangunan Bangsa Indonesia
Presentation
•
12th Grade
34 questions
IMAN KEPADA HARI AKHIR
Presentation
•
12th Grade
26 questions
¿Es la Biblia la Palabra de Dios?
Presentation
•
12th Grade
28 questions
PKDK KD2-BAGIAN 1
Presentation
•
12th Grade
30 questions
Persamaan Elips (Geometri Analitik) Kelas E
Presentation
•
12th Grade
31 questions
Polyatomic Naming & Writing
Presentation
•
12th Grade
29 questions
PEND. ISLAM TING. 4 PEL. 14 SEMBELIHAN
Presentation
•
12th Grade
28 questions
PEND. ISLAM TING. 4 PEL 12 HINDARI AJARAN SESAT
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
STAAR Review Quiz #3
Quiz
•
8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Marshmallow Farm Quiz
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
12 questions
What makes Nebraska's government unique?
Quiz
•
4th - 5th Grade
Discover more resources for Religious Studies
20 questions
Grammar
Quiz
•
9th - 12th Grade
31 questions
Easter Trivia
Quiz
•
KG - 12th Grade
16 questions
Circles - Equations, Central & Inscribed Angles
Quiz
•
9th - 12th Grade
46 questions
Unit 4 Geosphere Test Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
30 questions
TSI Writing/Revising and Editing Practice Test
Quiz
•
12th Grade
10 questions
Climate Change and Its Impact
Interactive video
•
9th - 12th Grade
35 questions
Venn Diagrams, Theoretical, & Experimental Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade