Search Header Logo
Hidrolisis Garam

Hidrolisis Garam

Assessment

Presentation

Chemistry

11th Grade

Hard

Created by

Eka Tina Cantik

Used 16+ times

FREE Resource

16 Slides • 0 Questions

1

Hidrolisis Garam

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

Penghitungan pH Larutan Garam


Slide image

2

1.   Sifat-sifat pH Larutan Garam

Setiap garam mempunyai komponen basa (kation) dan asam (anion). Sebagian asam dan basa tergolong elektrolit kuat (asam kuat dan basa kuat) sedangkan sebagian lainnya tergolong elektrolit lemah (asam lemah dan basa lemah). Contoh asam kuat yaitu H2SO4, HCl, HNO3 HBr dan HClO4. Contoh basa kuat yaitu semua basa logam alkali tanah (Ca(OH)2, Ba(OH)2 kecuali Be(OH)2 . Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat relatif Lemah atau bahkan tidak dapat bereaksi sama sekali dengan air. Sementara itu garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah relatif kuat bereaksi dengan air .


3

2.  pH Larutan Garam

Berdasarkan asam dan basa pembentuknya jenis garam dibedakan menjadi 4 sebagai berikut :

a.   Garam dari Asam Kuat dan Basa Kuat

Garam dari asam kuat dan basa kuat misalnya garam natrium klorida (NaCl). Mengapa demikian? NaCl terdiri dari Na+ dan Cl-. Na+ merupakan pembentuk NaOH yang tergolong BASA KUAT. sedangkan Cl- merupakan pembentuk HCl yang tergolong ASAM KUAT. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak bereaksi dengan air atau tidak terhidrolisis harga H dan OH dalam air tidak berubah dengan adanya garam sehingga PH sekali tidak berubah dan sama dengan PH air murni pH = 7 larutan ini bersifat netral

4

2.  pH Larutan Garam

b.   Garam dari Asam Lemah dan Basa Kuat

Garam dari asam lemah dan basa kuat contohnya garam natrium asetat (CH3COONa). Garam dari asam lemah dan basa kuat akan mengalami hidrolisis sebagian atau hidrolisis parsial. Larutan garam ini dalam air mengakibatkan berkurangnya ion H+ dan bertambahnya ion OH- dalam air sehingga mengakibatkan larutan bersifat basa atau mempunyai pH lebih besar dari 7. Contoh lain garam ini NaCN dan Na2CO3

5

Slide image

Garam jenis ini yang terhidrolisis hanya anion dari asam lemahnya. Reaksinya sebagai berikut.

6

Slide image


7

2. Ph Larutan Garam

c. Garam dari Asam Kuat dan Basa Lemah

Garam dari asam kuat dan basa lemah contohnya garam amonium klorida (𝑁𝐻4𝐶𝑙). Garam ini terionisasi di dalam air menurut persamaan reaksi berikut : NH4Cl (aq) ⇄ NH4+(aq) + Cl-(aq). Air akan terionisasi menurut reaksi berikut.

𝐻2𝑂(l) ⇄ 𝐻+(𝑎𝑞) + 𝑂𝐻(𝑎𝑞)

Ion 𝑁𝐻+dari garam 𝑁𝐻4𝐶𝑙 berasal dari basa lemah 𝑁𝐻4𝑂𝐻 sehingga bereaksi dengan air menurut reaksi berikut.


8

2. pH Larutan Garam

𝑁𝐻4+(𝑎𝑞) + 𝐻2𝑂(ℓ) ⇄ 𝑁𝐻4𝑂𝐻(𝑎𝑞) + 𝐻+(𝑎𝑞). Ion 𝐶𝑙 dari garam 𝑁𝐻4𝐶𝑙 berasal dari asam kuat 𝐻𝐶𝑙 sehingga tidak dapat bereaksi dengan ion 𝐻+ dari air. Jadi, garam jenis ini mengalami hidrolisis sebagian atau hidrolisis parsial. Pelarutan garam ini di dalam air akan

menyebabkan berkurangnya ion (𝑂𝐻) dan bertambahnya ion (𝐻+) dalam air sehingga larutan bersifat asam atau mempunyai 𝑝𝐻 < 7. Contoh lain dari garam ini yaitu 𝐴𝑙2(𝑆𝑂4)3.

9

Slide image

Garam jenis ini yang terhidrolisis hanya kation dari basa lemahnya. Reaksinya sebagai berikut.


10

Slide image


11

2. pH Larutan Garam

d. Garam dari Asam Lemah dan Basa Lemah

Garam dari asam lemah dan basa lemah contohnya garam amonium sianida (𝑁𝐻4𝐶𝑁). 𝑁𝐻4𝐶𝑁 terionisasi di dalam air menurut reaksi berikut.

𝑁𝐻4𝐶𝑁(𝑎𝑞) ⟶ 𝑁𝐻4+(𝑎𝑞) + 𝐶𝑁(𝑎𝑞)

Air akan terionisasi menurut reaksi berikut.

𝐻2𝑂(ℓ) ⇄ 𝐻+(𝑎𝑞) + 𝑂𝐻(𝑎𝑞). Ion 𝑁𝐻4+ dari garam 𝑁𝐻4𝐶𝑁 berasal dari basa lemah 𝑁𝐻4𝑂𝐻 sehingga akan bereaksi dengan ion 𝑂𝐻− dari air menurut reaksi berikut.

𝑁𝐻4+(𝑎𝑞) + 𝐻2𝑂(ℓ) ⟶ 𝑁𝐻4𝑂𝐻(𝑎𝑞) + 𝐻+(𝑎𝑞)


12

2. pH Larutan Garam

Ion 𝐶𝑁− dari garam 𝑁𝐻4𝐶𝑁 berasal dari asam lemah 𝐻𝐶𝑁 sehingga akan bereaksi dengan ion 𝐻+ dari air menurut reaksi berikut. 𝐶𝑁−(𝑎𝑞) + 𝐻2𝑂(l) ⟶ 𝐻𝐶𝑁(𝑎𝑞) + 𝑂𝐻−(𝑎𝑞). Jadi, garam jenis ini mengalami hidrolisis total atau hidrolisis sempurna. Hidrolisis total adalah peristiwa hidrolisis dari seluruh garam, baik ion positifnya maupun ion negatifnya membentuk basa dan asamnya kembali. Harga 𝑝𝐻 larutan garam jenis ini tidak tergantung pada konsentrasi garamnya, tetapi tergantung pada harga 𝐾𝑎 dan 𝐾𝑏.

1) Jika 𝐾𝑎 = 𝐾𝑏, maka larutan garam bersifat netral atau mempunyai 𝑝𝐻 = 7

2) Jika 𝐾𝑎 > 𝐾𝑏, maka larutan garam bersifat asam

3) Jika 𝐾𝑎 < 𝐾𝑏, maka larutan garam bersifat basa

13

Slide image

d.  Garam dari Asam Lemah dan Basa Lemah

14

Slide image

d.  Garam dari Asam Lemah dan Basa Lemah

15

Slide image

d.  Garam dari Asam Lemah dan Basa Lemah

16

2. pH Larutan Garam

Derajat hidrolisis garam ( α ) yang berasal dari asam lemah dan basa lemah dirumuskan sebagai berikut.

Slide image

Hidrolisis Garam

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

Penghitungan pH Larutan Garam


Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 16

SLIDE