Search Header Logo
Pola Pikir Karya Ilmiah

Pola Pikir Karya Ilmiah

Assessment

Presentation

Other

University

Practice Problem

Medium

Created by

Randi Ramliyana

Used 57+ times

FREE Resource

34 Slides • 7 Questions

1

Pola Pikir

Karya Ilmiah

Dosen Penulisan Ilmiah

Universitas Indraprasta PGRI

2021

media

2

Apa itu Pola Pikir?

Cara menilai dan memberikan kesimpulan terhadap sesuatu berdasarkan sudut pandang tertentu.

Pola pemikiran atau cara berpikir seseorang terhadap sesuatu hal berdasarkan sudut pandang tertentu.

Pola pikir merupakan cara penilaian atau pemberian kesimpulan terhadap hasil pemikiran yang kita miliki sendiri.

3

Apa itu Berpikir Ilmiah?

Berpikir diartikan sebagai cara menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu (KBBI).

Ilmiah sebagai sesuatu yang bersifat ilmu atau secara ilmu pengetahuan (KBBI).

Berpikir Ilmiah adalah suatu proses akal budi atau penalaran yang  menggunakan pertimbangan keilmuan dalam memutuskan sesuatu.

4

Tugas utama seorang peneliti adalah aktif dalam menguji konsep dan prinsip, disertai sikap kritis, terbuka, teliti, tidak lekas puas, mampu menggunakan teori, konsep, prinsip, postulat dalam menjelaskan berbagai gejala dan memecahkan berbagai masalah yang dihadapi (Nana Sudjana)

media

5

Fill in the Blank

Apa yang dimaksud berpikir ilmiah?

6

Multiple Select

Jawaban dapat lebih dari 1!

Apa itu pola pikir?

1

Cara menilai dan memberikan kesimpulan terhadap sesuatu berdasarkan sudut pandang tertentu.

2

Cara menilai dan memberikan kesimpulan terhadap sesuatu berdasarkan hasil penelitian sebelumnya.

3

Pola pikir merupakan cara penilaian atau pemberian kesimpulan terhadap hasil pemikiran yang kita miliki sendiri.

4

Pola pemikiran atau cara berpikir seseorang terhadap sesuatu hal berdasarkan sudut pandang tertentu.

7

Logika Deduktif dan Induktif

Berpikir ilmiah merupakan penggabungan dua pola berpikir manusia, yakni pola berpikir rasional atau logika deduktif dan pola berpikir empiris atau logika induktif.

8

Pola Deduktif

Pola berpikir dengan pengambilan simpulan dari hal yang bersifat umum menjadi khusus atau pola berpikir berlangsung dari umum menuju kepada yang khusus.

media

9

Contoh

  • Dasar pemikiran utama (premis mayor/simpulan umum)

    Dasar pemikiran kedua (premis minor/simpulan khusus)

    Kesimpulan

  • Semua mahasiswa Teknik Informatika pandai mengoperasikan komputer (simpulan umum)

  • Budi adalah mahasiswa Teknik Informatika (simpulan khusus)

  • Budi pandai mengoperasikan komputer (simpulan deduktif)

10

Open Ended

Buatlah contoh penarikan kesimpulan dengan pola pikir deduktif!

11

Jenis Pola Pikir Deduktif

1. Menarik Simpulan Secara Langsung


Simpulan (konklusi) secara langsung ditarik dari satu premis, yang termasuk ke dalam bentuk penalaran ini adalah sebagai berikut.

12

Konversi

  • Adalah sejenis penarikan kesimpulan secara langsung dengan mempertukarkan term-term sebuah proposisi.


  • Contoh:

  • Beberapa mahasiswa teknik informatika adalah orang-orang yang pandai mengoperasikan komputer. (Premis)

    Kesimpulan: Beberapa orang yang pandai mengoperasikan komputer adalah mahasiswa teknik informatika.


13

Observasi

  • Adalah sejenis penarikan kesimpulan secara langsung dengan menyangkal lawan dari suatu proposisi positif.

  • Contoh:

  • Semua mahasiswa teknik informatika pandai mengoperasikan komputer. (Premis)

    Kesimpulan:

    •Tidak ada mahasiswa teknik informatika yang tidak pandai mengoperasikan komputer.

    •Tidak ada yang tidak pandai mengoperasikan komputer merupakan mahasiswa teknik informatika.



14

Kontraposisi

  • Adalah penarikan kesimpulan secara langsung melalui observasi, konversi, dan sekali lagi observasi.

    Contoh:

  • Semua mahasiswa teknik informatika pandai mengoperasikan komputer. (Premis)

    Kesimpulan:

    •Tidak ada mahasiswa teknik informatika yang tidak pandai mengoperasikan komputer. (Observasi terhadap premis)

    •Tidak ada yang tidak pandai mengoperasikan komputer merupakan mahasiswa teknik informatika. (Konversi terhadap premis)

    •Semua orang yang tidak pandai mengoperasikan komputer bukan mahasiswa teknik informatika. (Observasi lagi)

15

Jenis Pola Pikir Deduktif

2. Menarik Simpulan Secara Tidak Langsung


Penarikan simpulan secara tidak langsung memerlukan dua premis sebagai data. Premis yang pertama adalah premis yang bersifat umum (semua orang sudah mengetahuinya) dan premis yang kedua adalah premis yang bersifat khusus, yang termasuk ke dalam bentuk penalaran ini adalah sebagai berikut.

16

Silogisme Kategorial

  • Adalah silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Dua proposisi adalah premis dan satu proposisi lagi adalah kesimpulan. Untuk menghasilkan kesimpulan, diperlukan adanya term penengah sebagai penghubung antara premis mayor dan premis minor.


  • Contoh:

  • •Semua analis sistem komputer adalah lulusan Teknik Informatika. (Premis mayor

    •Bintang adalah seorang analis sistem komputer. (Premis minor)

    •Bintang adalah lulusan Teknik Informatika. (Kesimpulan)



17

SIlogisme Hipotesis

  • Adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi kondisional hipotesis. Kalau premis minornya membenarkan anteseden, kesimpulannya membenarkan konsekuen. Sebaliknya kalau premis minornya menolak anteseden, kesimpulannya juga menolak konsekuen.

18

Contoh:

  • Premis Minor yang Membenarkan Anteseden

    •Jika Anda pandai mengembangkan database atau basis data, Anda dapat bekerja sebagai admin database. (Premis mayor)

    •Anda pandai mengembangkan database atau basis data. (Premis minor)

    •Jadi, Anda dapat bekerja sebagai admin database. (Kesimpulan)

    Premis Minor yang Menolak Anteseden

    •Jika Anda pandai mengembangkan database atau basis data, Anda dapat bekerja sebagai admin database. (Premis mayor)

    •Anda tidak pandai mengembangkan database atau basis data. (Premis minor)

    Jadi, Anda tidak dapat bekerja sebagai admin database. (Kesimpulan)

19

Silogisme Alternatif

  • Adalah silogisme yang terdiri dari premis mayor berupa proposisi alternatif. Kalau premis minornya membenarkan salah satu alternatif, kesimpulannya akan menolak alternatif yang lain.

20

Contoh:

  • •Dia adalah seorang analis sistem komputer atau admin database. (Premis mayor)

    •Dia seorang analis sistem komputer. (Premis minor)

    •Dia bukan admin database. (Kesimpulan)

    Atau jika premis minornya tidak membenarkan salah satu alternatif, maka kesimpulannya tidak akan menolak alternatif yang lain.

    •Dia adalah seorang analis sistem komputer atau admin database. (Premis mayor)

    •Dia bukan seorang analis sistem komputer. (Premis minor)

    •Dia seorang admin database. (Kesimpulan)

21

Entimen

  • Adalah cara silogisme yang dipersingkat atau diperpendek. Di dalam entimem, langsung disebutkan kesimpulan dan alasannya saja tanpa mengemukakan premis-premis sebelumnya.


22

Contoh:

  • Silogisme

    •Orang yang pandai mengembangkan database atau basis data dapat bekerja sebagai admin database. (Premis mayor)

    •Binar pandai mengembangkan database atau basis data. (Premis minor)

    •Binar dapat bekerja sebagai admin database. (Kesimpulan)

  • Entimem

    •Binar dapat bekerja sebagai admin database karena pandai mengembangkan database atau basis data.

23

Pola Induktif

Pola berpikir dengan pengambilan kesimpulan dari kasus yang bersifat khusus menjadi kesimpulan yang bersifat umum atau pola berpikir yang berlangsung dari yang khusus menuju kepada yang umum.

media

24

Contoh:

  • Seorang guru mengadakan eksperimen bersama siswanya tentang pemuaian pada logam. Besi memuai setelah dipanaskan. Nikel memuai setelah dipanaskan. Tembaga memuai setelah dipanaskan. Kuningan memuai setelah dipanaskan. Baja juga memuai setelah dipanaskan.

  • Kesimpulannya adalah “semua logam bila dipanaskan akan memuai.”

25

Open Ended

Buatlah contoh penarikan kesimpulan dengan pola pikir induktif!

26

Jenis Pola Pikir Induktif

Generalisasi

  • adalah proses penalaran yang menggunakan beberapa pernyataan yang mempunyai ciri-ciri tertentu untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum.

  • Generalisasi sering kali mendahului observasi maka perlu diadakan pengetesan atau pengujian.

27

Contoh:

  • Bintang adalah seorang analis sistem komputer, dia lulusan Teknik Informatika.

  • Gagah adalah seorang analis sistem komputer, dia lulusan Teknik Informatika.

  • Kejora adalah seorang analis sistem komputer, dia lulusan Teknik Informatika.

  • Kesimpulan: Semua analis sistem komputer lulusan Teknik Informatika.

28

Analogi

  • Adalah cara bernalar dengan membandingkan dua hal yang memiliki sifat sama. Berdasarkan persamaan-persamaan itulah kita menarik sebuah kesimpulan.

29

Contoh:

  • Alam semesta berjalan dengan sangat teratur, seperti halnya mesin. Matahari, bumi, bulan, dan bintang yang berjuta-juta jumlahnya, beredar dengan teratur, seperti teraturnya roda mesin yang rumit berputar. Semua bergerak mengikuti irama tertentu. Mesin rumit itu ada penciptanya, yaitu manusia. Tidakkah alam yang mahabesar dan beredar rapi sepanjang masa ini tidak ada pula penciptanya? Penciptaan alam tentu adalah zat yang sangat maha. Manusia yang menciptakan mesin, sangat sayang akan ciptaannya. Pasti demikian pula dengan Tuhan, yang pasti akan sayang pada ciptaan-ciptaan-Nya itu.


    Dalam paragraf di atas, membandingkan antara mesin dan alam semesta. Karena mesin, ada penciptanya, yakni manusia, maka dalam paragraf di atas ditarik kesimpulan bahwa alam pasti ada pula penciptanya. Jika manusia sangat sayang pada ciptaannya, maka tentu demikian pula dengan Tuhan sebagai pencipta alam, yang pasti sangat sayang pada ciptaan-ciptaan-Nya itu.

30

Hubungan Kausal

  • Adalah cara penalaran yang diperoleh dari peristiwa-peristiwa yang memiliki pola hubungan sebab-akibat.

31

Contoh:

  • Karena sistem akuntansi pada PT X masih menggunakan cara manual, maka butuh waktu lama untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.

  • Karena PT A sudah menggunakan sistem informasi akuntansi yang memadai, maka proses pencatatan dapat dilakukan secara otomatis dan menghasilkan informasi yang cepat dan tepat.

32

Rasional dan Empiris

Rasional (rasionalisme) dan empiris (empirisme) ini menjadi tumpuan berpikir manusia. Rasionalisme mengandalkan kemampuan akal budi atau rasio atau penalaran, sedangkan empirisme mengandalkan fakta atau bukti nyata dalam pengalaman lapangan atau pengalaman empiris. 

33

Kebenaran Ilmiah

Kebenaran ilmiah adalah kebenaran yang tidak hanya didasarkan atas rasio, tetapi juga dapat dibuktikan secara empiris

34

Alur Pikir Metode Ilmiah

media

35

Alur Pikir Metode Ilmiah

Berdasarkan diagram sebelumnya dapat dilihat hubungan antara langkah berpikir ilmiah dan langkah penelitian.

Langkah berpikir ilmiah selalu dimulai dengan pengajuan masalah, yakni mengonseptualisasikan persoalan, baik yang bersumber dari teori maupun dari pengalaman empirik untuk dicarikan jawabannya melalui penelitian.

Setelah masalah dirumuskan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan penelitian, selanjutnya mengkaji secara teoritik hakikat masalah tersebut untuk menyusun jawaban sementara dari pertanyaan penelitian (hipotesis).

Tahap berikutnya mengumpulkan data di lapangan (verifikasi data) untuk memperoleh bahan/informasi pemecahan masalah. Data/informasi yang telah terkumpul lalu diolah dan dianalisis untuk menguji hipotesis. Hasil pengujian hipotesis ditarik simpulan, yakni menerima atau menolak hipotesis.

36

media

37

Kerangka Dasar Penelitian

Langkah 1A dan 1B adalah proses mengadakan identifikasi masalah. Cara 1A disebut cara deduktif dan cara 1B disebut cara induktif. Melalui kedua cara itu dapat ditemukan permasalahan penelitian lalu dirumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian (langkah 2) dengan menetapkan pula variabel-variabel penelitian.

media

38

Kerangka Dasar Penelitian

Langkah 3 adalah deduksi teori yang berkenaan dengan masalah penelitian untuk menurunkan hipotesis (langkah 4). Artinya hipotesis bersumber dari teori keilmuan atau didukung oleh khasanah ilmu pengetahuan. Langkah 5, 6 dan 7 adalah rancangan verifikasi data atau metodologi penelitian : metode, instrumen, sampel, analisis data. Langkah terakhir adalah membuat laporan penelitian

media

39

Open Ended

Sebuah sekolah negeri di Bandung memiliki sebuah perpustakaan. Di dalamnya ditemukan beberapa masalah, salah satunya buku di sana tidak tersusun secara rapi dan urut. Sebagai mahasiswa Teknik Informatika, solusi apa yang akan Anda tawarkan? Jelaskan metode apa yang akan Anda gunakan!

40

Open Ended

Sebuah sekolah negeri di Bandung memiliki sebuah perpustakaan. Di dalamnya ditemukan beberapa masalah, salah satunya buku di sana tidak tersusun secara rapi dan urut.

Setelah Anda menawarkan sebuah solusi, identifikasilah 8 masalah yang ada dalam perpustakaan tersebut!

41

Open Ended

Jika ada pertanyaan, silakan tulis di sini!

Pola Pikir

Karya Ilmiah

Dosen Penulisan Ilmiah

Universitas Indraprasta PGRI

2021

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 41

SLIDE