Search Header Logo
E-Commerce: Pasar Digital, Pasar Barang

E-Commerce: Pasar Digital, Pasar Barang

Assessment

Presentation

Social Studies, Business

University

Medium

Created by

Malinda Sembiring

Used 4+ times

FREE Resource

17 Slides • 19 Questions

1

E-Commerce: Pasar Digital, Pasar Barang

by Malinda Sembiring

2

​E-Commerce

​Amir Hartman dalam bukunya “Net-Ready” (Hartman, 2000) secara lebih terperinci lagi mendefinisikan E-Commerce sebagai “suatu jenis dari mekanisme bisnis secara elektronis yang memfokuskan diri pada transaksi bisnis berbasis individu dengan menggunakan internet sebagai medium pertukaran barang atau jasa baik antara dua buah institusi (B-to-B) maupun antar institusi dan konsumen langsung (B-to-C)”.

3

​E-Commerce

Association for Electronic Commerce secara sederhana mendifinisikan E-Commerce sebagai “mekanisme bisnis secara elektronis”. CommerceNet, sebuah konsorsium industri, memberikan definisi yang lebih lengkap, yaitu “penggunaan jejaring komputer (komputer yang saling terhubung) sebagai sarana penciptaan relasi bisnis”. Tidak puas dengan definisi tersebut, CommerceNet menambahkan bahwa di dalam E-Commerce terjadi “proses pembelian dan penjualan jasa atau produk antara dua belah pihak melalui internet atau pertukaran dan distribusi informasi antar dua pihak di dalam satu perusahaan dengan menggunakan intranet”.

4

Open Ended

E-commerce adalah ...

5

​E-Commerce

​Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari bisnis elektronik (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

6

Fill in the Blank

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari ....., di mana cakupannya lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.

7

Mengapa e-commerce berbeda?

  1. Ada dimana-mana

Dalam konsep perdagangan internasional, pasar adalah tempat fisik, seperti toko eceran, yang dikunjungi untuk melakukan transaksi bisnis. E-commerce ada dimana-mana. E-commerce memungkinkan pelanggan belanja dari komputer pribadi, di rumah, di tempat kerja, atau bahkan dari kendaraan, dengan menggunakan mobile commerce. Hasilnya disebut lokapasar (marketspace)-pasar yang diperluas melintasi batas-batas tradisional dan bukan lagi lokasi geografis yang sifatnya sementara.

8

Open Ended

Mengapa e-commerce berbeda dengan pasar tradisional pada umumnya?

9

​2. Jangkauan Global

Teknologi e-commerce memungkinkan transaksi komersial melintasi batas-batas budaya dan negara dengan kenyamanan yang lebih tinggi serta biaya yang lebih efektif, dibandingkan dengan sistem perdagangan tradisional.

10

​3. Standar Universal

Satu kelebihan yang mencolok dari teknologi e-commerce adalah standar teknik dari internet dan, oleh karenanya, standar teknik untuk melakukan e-commerce merupakan standar universal. Standar ini digunakan oleh semua negara di seluruh dunia dan memungkinkan setiap komputer terhubung dengan komputer lainnya terlepas dari jenis platfrom teknologi masing-masingnya. Sebaliknya, sebagian besar teknologi perdagangan yang tradisional berbeda dari satu negara dengan negara lainnya. Sebagai contoh, standar televisi dan radio berbeda di seluruh dunia, begitu juga dengan teknologi komputer.

Standar teknik universal dari internet dan e-commerce berpengaruh besar terhadap rendahnya biaya masuk pasar (market entry cost)-biaya yang harus dikeluarkan oleh penjual untuk membawa barangnya ke pasar. Pada saat yang bersamaan, untuk konsumen, standar universal menurangi biaya pencarian (search cost)-usaha yang dibutuhkan untuk mendapatkan barang sesuai keinginan mereka.

11

4. Kaya Manfaat

Dalam hal informasi, istilah kaya manfaat (richness) merujuk pada kompleksitas dan isi dari suatu pesan. Pasar internasional, tenaga penjualan nasional, dan toko eceran kecil memiliki sifat kaya manfaat yang cukup baik: Mereka dapat memberikan pelayanan pribadi, bertatap muka dengan menggunakan indera pendengaran dan penglihatan ketika melakukan penjualan. Sifat kaya manfaat dari pasar tradisional membuatnya sangat kuat dalam lingkungan komersial. Sebelum Web berkembang, terdapat pertukaran (trade-off) antara sifat kaya manfaat dan jangkauan: semakin besar audiens yang dapat dijangkau, pesan yang dihasilkan semakin tidak kaya manfaat. Web membuat kita dapat menghasilkan pesan yang kaya manfaat dengan teks, audio, dan audio secara serempak ke sejumlah orang besar.

12

​5. Interaktif

Tidak seperti teknologi komersial lainnya di abad ke-20, kecuali telepon, teknologi e-commerce sangat interaktif, yang berarti sangat memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara penjual dan konsumen. Televisi, misalnya, tidak dapat melontarkan pertanyaan apa pun kepada penonton atau bercakap-cakap dengan mereka, dan penjual juga tidak dapat meminta informasi konsumen diidikan ke dalam suatu formulir. Sebaliknya, semua aktivitas ini dimungkinkan oleh situs Web e-commerce. Interaktivitas memungkinkan seorang penjual online terlibat dengan pelanggan dengan cara yang sama seperti aktivitas tatap muka, tetapi dengan skala yang lebih besar dan global.

13

​6. Kepadatan Informasi

Internet dan Web sangat meningkatkan kepadatan informasi(information density)-jumlah keseluruhan dan kualitas informasi yang tersedia untuk semua peserta, pelanggan, dan penjual di padar. Teknologi e-commerce mengurangi biaya pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, dan penyampaian informasi, sementara juga sangat meningkatkan kekinian, keakuratan, dan ketepatan waktu dari informasi.

Kepadatan informasi dalampasar e-commerce membuat harga dan biaya menjadi lebih transparan. Transparasi haraga (price transparency) merujuk pada mudahnya pelanggan menjumpai berbagai variasi harga pasar: transparasi biaya (cost transparency) merujuk pada kemampuan pelanggan menemukan biaya yang sebenarnya dibayarkan oleh penjual untuk barang yang dijualnya

14

​7. Personalisasi/Penyesuaian

Teknologi e-commerce memungkinkan dilakukannya personalisasi (personalization): Pedagang dapat mengarahkan pesan pemasarannya pada orang-orang tertentu dengan menyesuaikan pesannya sesuai dengan nama, minat, dan pembelian seseorang dimasa lalu. Teknologi ini juga memungkinkan dilakukannya penyesuaian (customization)- mengubah barang atau jasa yang dijual sesuai dengan preferensi pengguna atau perilaku yang ia tunjukan sebelumnya. Berdasarkan sifat interaktif dari teknologi e-commerce, lebih banyak informasi tentang konsumen yang dapat diperoleh  di pasar pada saat terjadi pembelian. Dengan meningkatkan kepadatan informasi, kecocokan yang baik tentang pembelian di masa lalu dan perilaku konsumen dapat disimpan dan dimanfaatkan oleh para penjual online.

15

Teknologi Sosial: Generasi Pengguna Konten dan Jejaring Sosial

​Teknologi e-commerce telah berkembang menjadi sangat sosial dengan memungkinkan pengguna untuk menciptakan sesuatu sekaligus berbagai denga teman-teman (dan komunitas global yang lebih luas) dengan membentuk teks, video, musik, dan foto. Melalui pola ini, pengguna bisa menciptakan jaringan sosial baru dan memperkuat jaringan sosial yang telah dimiliki.

16

Pasar Digital dan Barang Digital di dalam Pasar Global

Pasar digital sangat fleksibel dan efisien karena mereka beroperasi dengan menurunkan biaya pencarian barang dan biaya transaksi, biaya menu (menu cost) yang lebih rendah (biaya penjual untuk mengubah harga), diskriminasi harga yang lebih tinggi, dan kemampuan untuk mengubah harga secara bersamaan sesuai dengan kondisi pasar.

Pasar digital menyediakan banyak kesempatan untuk menjual produk secara langsung kepada konsumen , dengan menggunakan perantara, seperti jaringan distribusi ritel secara online. Menghilangkan perantara/jaringan distribusi bisa mengurangi biaya pembelian secara signifikan. Disintermediasi dapat dilakukan untuk mengeliminasi masing-masing langkah di dalam jaringan distribusi.

17

Fill in the Blank

Dengan menjual produk secara langsung, atau mengurangi jumlah perantara yang ada, perusahaan bisa meningkatkan keuntungan dan sekaligus menurunkan harga jual. Pengeliminasian organisasi atau lapisan proses bisnis yang berdampak terhadap tahapan perantara di dalam rantai distribusi disebut ...

18

​Barang Digital

​Barang digital adalah barang yang bisa dikirim melalui jaringan digital. Musik, video, film, buku, majalah, dan surat kabar, semuanya bisa diunggah, disimpan, dikirim, dan dijual murni sebagai produk digital.

19

Multiple Choice

Di dalam .... ...., variasi harga dari suatu barang bergantung pada karakteristik permintaan dari konsumen atau persediaan barang yang ada di penjual.

1

biaya menu

2

pasar digital

3

dynamic pricing

4

information asymmetry

20

Tipe-tipe E-commerce

​Ada banyak cara untuk mengklasifikasikan transaksi e-commerce. Salah satunya dengan melihat sifat peserta yang terlibat dalam transaksi e-commerce. Tiga kategori utama dari e-commerce adalah bisnis ke konsumen  (B2C), bisnis ke bisnis (B2B), dan konsumen ke konsumen (C2C).

21

Multiple Choice

Melibatkan produk dan layanan secara eceran kepada pembeli perorangan. Sociolla yang menjual produk berupa makeup dan skincare adalah contoh e-commerce ...

1

B2C

2

B2B

3

C2C

4

B2G

22

Multiple Choice

Importir sparepart mesin yang menjual barangnya ke pabrik tekstil dan penjualan web hosting ke web agency merupakan contoh dari e-commerce ...

1

B2B

2

B2C

3

C2C

4

B2G

23

Multiple Choice

E-commerce yang menargetkan konsumen membeli dalam jumlah terbatas. Motivasi dan pengambilan keputusannya juga sangat personal dan berlangsung cepat. .......... banyak menggunakan media sosial untuk memuat promosi produk terbaru.

1

B2B

2

B2C

3

C2C

4

B2G

24

​Model Bisnis E-Commerce

​Model bisnis e-commerce dapat dikategorikan sebagai berikut:

  1. ​E-tailer

  2. ​Perantara transaksi

  3. ​Pencipta pasar

  4. ​Penyedia konten

  5. ​Penyedia komunitas

  6. ​Portal

  7. ​Penyedia layanan

25

Multiple Choice

Salah satu model bisnis e-commerce, di mana penjualan terjadi secara langsung tanpa melalui perantara, disebut ...

1

Penjualan offline

2

Penjualan Online

3

reverse auction

4

name your own price

26

Fill in the Blank

Suatu model bisnis, di mana pembeli menentukan harga yang mampu dibayar dan mengundang para penjual yang dapat menjual dengan harga tersebut.

27

Multiple Choice

Suatu model bisnis, di mana seorang pembeli meminta kandidat penjual untuk mengajukan penawaran harga; pemenangnya adalah mereka yang mengajukan harga terendah ...

1

reverse auction

2

name your own price

3

Affiliate marketing

4

Viral marketing

28

Fill in the Blank

Amazon dan RedEnvelope.com merupakan model bisnis .... yang menjual produk fisik langsung kepada konsumen atau pun individu bisnis.

29

Multiple Choice

ETrade.com dan Expedia dapat menghemat uang dan waktu pengguna dengan cara memproses transaksi penjualan secara online dan mendapatkan uang dari setiap transaksi yang terjadi. Model bisnis ini masuk ke kategori ...

1

e-tailer

2

perantara transaksi

3

pencipta pasar

4

penyedia konten

30

Multiple Choice

Pencipta pasar menyediakan tempat digital di mana penjual dan pembeli bisa bertemu, memasang produk, dan mengembangkan harga untuk produk-produk tersebut.

1

OLX

2

Facebook

3

Google Apps

4

Dropbox

31

Multiple Choice

Berikut merupakan penyedia konten, di mana perusahaan mendapatkan pendapatan dengan menciptakan konten digital seperti musik, berita, foto, atau video di web. Konsumen bisa membayar untuk mengakses konten atau pendapatan bisa juga didapatkan dari menual ruang iklan (advertising space).

1

ETrade.com, Expedia

2

eBay, Priceline.com

3

WSJ.com, GettyImages.com, ITunes.com

4

Yahoo, Bing, Google

32

Multiple Choice

Menyediakan tempat pertemuan online, di mana orang-orang dengan ketertarikan yang sama bisa berkomunikasi dan menemukan informasi yang bermanfaat

1

facebook, twitter, tiktok, instagram

2

Yahoo, Bing, Google

3

Google Apps, Dropbox

4

Quizizz, Zoho, Schoology

33

​Model Pendapatan E-Commerce

​E-commerce mengandalkan satu model atau kombinasi dari enam model pendapatan berikut:

  1. ​Model Pendapatan Iklan

  2. ​Model Pendapatan Penjualan

  3. ​Model Pendapatan Pelanggan

  4. ​Model Pendapatan Free/Freemium

  5. ​Model Pendapatan Biaya Transaksi

  6. ​Model Pendapatan Afiliasi

34

Multiple Choice

Sebuah situs web menghasilkan pendapatan dengan cara menarik massa atau pengunjung dalam jumlah besar yang kemudian bisa diberikan penawaran. Hal ini merupakan contoh dari model pendapatan ...

1

Model Pendapatan Iklan

2

Model Pendapatan Penjualan

3

Model Pendapatan Pelanggan

4

Model Pendapatan Free

35

Multiple Choice

Perusahaan seperti Amazon, Sociolla, Tokopedia, Lazada, dan Shopee, semuanya memiliki model pendapatan ....

1

iklan

2

penjualan

3

pelanggan

4

freemium

36

Fill in the Blank

Spotify menawarkan layanan dasar dan konten secara cuma-cuma, sambil memasang tarif premium untuk fitur yang lebih maju atau khusus, perusahaan ini menggunakan model pendapatan ....

E-Commerce: Pasar Digital, Pasar Barang

by Malinda Sembiring

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE

Discover more resources for Social Studies