Search Header Logo
Mengapa Ga Boleh Mager?

Mengapa Ga Boleh Mager?

Assessment

Presentation

Physical Ed

9th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Darul Setiawan

Used 5+ times

FREE Resource

14 Slides • 3 Questions

1

Mager, Kenapa Harus Dilawan?

Darul Setiawan, S.Pd

SMP Negeri 3 Sidoarjo

Slide image

2

Multiple Select

Saat Pandemi, lebih banyak dihabiskan untuk apa waktu luangmu?

1

Nyemil

2

Rebahan

3

Main Game

4

Olahraga

3

Gawat!

Perilaku aktif remaja usia 15-24 tahun masuk pada kategori rendah

4

Artinya, aktivitas remaja lebih banyak rebahan, jarang berolahraga, dan malas gerak (mager)


5

Munculnya generasi TikTok-er, gamer, dan drakor lover

  • Menjadi TikTok-er, gamer, atau drakor lover bukan menjadi masalah, ketika hal tersebut tidak dilakukan berlebihan

  • Masalahnya, ketiga fenomena tersebut bisa menjadi perilaku mager atau sedentari semakin menjadi-jadi

6

Sedentari adalah aktivitas yang lebih banyak duduk dan rebahan, yang dilakukan di luar waktu istirahat dan tidur, yaitu saat pengeluaran energinya sangat rendah.

Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat metabolic equivalents (MET’s) yang kurang dari 1,5 MET’s. Artinya, angka tersebut menunjukkan intensitas aktivitas fisik yang rendah. 

7

Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada tahun 2018 menunjukkan, sangat sedikit penduduk Indonesia yang melakukan olahraga lebih dari 120 menit per pekan. Yakni hanya 2,59 persen. 

Rendahnya aktivitas olahraga tersebut rupanya memiliki korelasi dengan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia

8


  • Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 menunjukkan hasil yang mencengangkan. Remaja yang berusia 15-24 tahun menjadi sasaran terpapar PT

  • Tahun 2020, WHO merilis data bahwa 80 persen remaja kurang dalam melakukan aktivitas fisik

  • Pandemi Covid-19 mengharuskan penduduk membatasi mobilitasnya, memungkinkan perilaku mager makin tinggi

9

Aktivitas kurang gerak dapat meningkatkan risiko PTM seperti stroke, jantung, diabetes, hingga kanker

Remaja idealnya dapat melakukan aktivitas fisik selama 60 menit sehari, bergantung jenis kegiatannya. Aktivitas fisiknya pun tidak hanya berkaitan olahraga, tapi juga dengan ragam kegiatan variatif.

10

Fill in the Blank

Type answer...

11

Beberapa aktivitas fisik yang bisa dilakukan remaja mulai dari kategori non-exercise activity thermogenenis (NEAT)

Misalnya, menyapu, membersihkan lantai, jalan santai, berkebun, dan memasak

12

Selain kategori aktivitas fisik tadi

  • Kalangan remaja juga harus memperhatikan asupan makanan, minuman, serta istirahat yang cukup

  • Makanan dan minuman yang kurang sehat, seperti berkadar gula tinggi, berpengawet, dan berpemanis buatan, juga berkontribusi pada baik buruknya kesehatan tubuh remaja

  • Makanan-makanan yang kaya serat, termasuk dari buah dan sayuran, perlu menjadi pola hidup dan budaya yang diikuti para remaja

13

Pola istirahat cukup, yang kerap kali luput dari perhatian para remaja masa kini

Tidak jarang, selama masa belajar di rumah, para siswa kerap tidak bisa bangun pagi karena alasan pola tidur yang tidak teratur

14

Poll

Faktor apa yang membuat banyak remaja memilih begadang dan kurang waktu tidurnya?

Main Game

Nonton Drakor

Ngopi

Sosmed

15

Setuju?

Dengan melakukan aktivitas fisik, konsumsi makanan dan minuman sehat, serta pola istirahat yang cukup, diharapkan tumbuh kembang remaja dapat optimal

16

Selain NEAT yang tidak berkaitan dengan olahraga, remaja juga dapat melakukan aktivitas olahraga dengan intensitas rendah atau low intensity steady state (LISS) movement

Durasinya antara 45-60 menit, seperti joging, jalan cepat, dan gowes santai

17

Untuk kategori high intensity interval training (HIIT) dianjurkan dengan durasi yang lebih pendek, yakni 10-30 menit

Seperti lari, lompat tali, squat jump, dan angkat beban

Mager, Kenapa Harus Dilawan?

Darul Setiawan, S.Pd

SMP Negeri 3 Sidoarjo

Slide image

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 17

SLIDE