

PROFESI KEGURUAN
Presentation
•
Education
•
University
•
Hard
FREE Resource
18 Slides • 0 Questions
1
PROFESI KEGURUAN
PERTEMUAN 1
KOSEP DASAR PROFESI KEGURUAN
by
IMAS MASRIAH
2
TUJUAN PEMBELAJARAN
Menjelaskan pengertian profesi
Menuliskan ciri-ciri suatu profesi;
Menjelaskan prinsip profesi guru berdsarakan UU Guru dan Dosen;
Menjelaskan tujuan penetapan guru sebagai jabatan profesi;
Membandingkan perbedaan dan persamaan antara jenis profesi hard profession dan soft profession;
Membedakan lima peristilahan yang berhubungan erat dengan istilah profesi;
Memberi contoh peran guru seni mengajar.
3
1. Pengertian Profesi
Bahasa Inggris disebut Profession, (suatu pekerjaan)
3 Sumber makna yaitu:
a. Makna Etimologi:
b. Makna terminologi:
c. Makna Sosiologi: Profesi
4
Pengertian profesi
1. Sanusi et al (Udin S Saud, 2009), profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian (experties) dari para anggotanya. Artinya, ia tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang yang tidak dilatih dan tidak disiapkan secara khusus untuk melakukan pekerjaan itu.
2. KBBI. profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, Kejuruan, dsb) tertentu. Secara Istilah, profesi bisa diartikan sebagai suatu bidang pekerjaan yang didasarkan pada keahlian tertentu.
3. Omstein & Levine (Sutjipto dan Raflis Kosasi, 2018) :
1) Melayani masyarakat, merupakan karier yang dilaksanakan sepanjang hayat (tidak berganti-ganti pekerjaan);
2) Memerlukan bidang ilmu dan keterampilan tertentu di luar jangkauan khalayak ramai (tidak semua orang dapat melakukannya);
3) Menggunakan hasil penelitian dan aplikasi dari teori ke praktek;
4) Memerlukan pelatihan khusus dengan waktu yang panjang;
5
5) Terkendali berdasarkan liensi baku dan atau mempunyai persyaratan masuk (untuk menduduki jabatan tersebut memerlukan izin tertentu atau ada persyaratan khusus yang ditentukan untuk dapat mendudukinya);
6) Otonomi dalam membuat keputusan tentang ruanm lingkup kerja tertentu (tidak diatur oleh orang lain);
7) Menerima tanggung jawab terhadap keputusan yang diambil dan unjuk kerja yang ditampilkan yang berhubungan dengan layanan yang diberikan (langsung bertanggung jawab terhadap apa yang diputuskannya, tidak dipindahkan ke atasan atau instansi yang lebih tinggi). Mempunyai sekumpulan unjuk kerja yang baku;
8) Mempunyai komitmen terhadap jabatan dan klien; dengan penekanan terhadap layanan yang akan diberikan.
9) Menggunakan administrator untuk memudahkan profesinya;
10) Mempunyai organisasi yang diatur oleh anggota profesi sendiri;
11) Mempunyai kode etik;
12) Mempunyai kadar kepercayaan yang tinggi dari publik dan kepercayaan diri setiap anggotanya;
13) Mempunyai satus sosial dan ekonomi yang tinggi (bila dibandingkan dengan jabatan lain)
6
Kriteria Profesi Chaedar Alwasilah (2006)
1) Mantapnya sebuah profesi memakan waktu lama dan kerja keras sehingga pengetahuan teoritis dan praktinya sama kuatnya.
2) Para anggotanya terus meningkatkan kemampuan okupasional, tidak berhenti setelah kelulusan dan peraihan sertifikat profesi.
3) Adanya komunikasi profesi dan apresiasi antaras eorang professional dengan komunitas pengguna layanan. Seorang professional mengkomunikasikan profesinya lewat perkataan dan perbuatannya. Sementara itu publik meresponnya dengan pengakuan dan apresiasinya, antara lain dalam wujud bilangan rupiah.
7
* Kesimpu;lan Profesi adalah suatu jenis pekerjaan yang menuntut kompe tensi khusus melalui proses pendidikan yang lama pada pendidikan tinggi serta mendapat pengakuan darimasyarakatdan imbalan yang dapat mencukupi kehidupannya secara wajar.
* Jenis pekerjaan seperti yang digambarkan di atas salah satunya adalah jabatan guru.
*Guru merupakan jabatan profesi yang memiliki syarat khusus secara formal. Penegasan guru sebagai jabatan profesi tertuang dalam UU Pasal 1 No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yakni sebagai berikut: guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
*Guru adalah sumber daya manusia yang sangat penting dalam pengelolaanpendidikan yang berperan dalam menyiapkan generasi masa depan.
8
Dalam pasal 7 Undang-Undang No 14 2005
profesi guru merupakan bidang pekerjaan khusus yg dilaksanakan berdasarkan prinsip sebagai berikut:
1) Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme;
2) Memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan ahlak mulia;
3) Memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas;
4) Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas;
5) Memiliki tanggung jawan atas pelaksanan tugas keprofesionalan;
6) Memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja; Universitas Pamulang FKIP Profesi Keguruan
7) Memiliki kesempatan untuk meningkatkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat;
8) Memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas keprofesional
9) Memiliki organisasi profesi yang mempunyai kewenangan mengatur hal-hal yang berkaitan dengan tugas keprofesian guru.
9
2. Pengertian Profesional
Profesional merupakan kata sifat, yang berarti sangat mampu melakukan suatu pekerjaan.
Dalam Undang-Undang RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pada pasal 1 ayat 4 dikemukakan bahwa: Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.
Dalam konteks kompetensi guru, sebagimana diungkapkan pada Bab II Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008, Jo PP No 19 tahun 2017 ditegaskan bahwa yang dimaksud profesional adalah salah satu kompetensi yang merupakan kemampuan guru dalam menguasai bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan budaya yang diampunya yang sekurang-kurangnya meliputi penguasaan:
10
sekurang-kurangnya meliputi penguasaan :
a) Materi pelajaran secara luas dan mendalam, yaitu termasuk penguasaan materi kemampuan akademik lainnya sebagai pendukung profesionalisme guru, antara lain memiliki kemampuan dalam menguasai dan mengemas materi pelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikannya. Sesuai dengan standar isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu.
b) Konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan, yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan Universitas Pamulang FKIP Profesi Keguruan 5 pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu.
11
- Profesionalitas guru sangat penting dan menentukan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Secara akademik untuk mencapai profesionalitas, guru harus memiliki kemampuan (competency) dalam bidang pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas profesinya yang meliputi penguasaan disiplin ilmu (subject matter) yang akan diajarkannya, menguasai bagaimana cara mengajarkannya (teaching methodology), dan bagaimana memahami anak didiknya (educational psychology).
- Baskoro Poedjinogroho (Depdiknas 2008) menyatakan bahwa guru profesional adalah guru yang mengenal tentang dirinya. Yaitu bahwa dirinya adalah pribadi yang dipanggil untuk mendampingi peserta didik untuk/dalam belajar.
12
​
- Udin Saefudin Saud (2012) berpendapat bahwa…guru profesional paling tidak mempunyai ciri-ciri berikut: (1) mempunyai komitmen pada proses belajar siswa; (2) menguasai secara mendalam materi pelajaran dan cara mengajarkannya; (3) mampu berpikir sistematis tentang apa yang dilakukannya dan belajar dari pengalamanya; dan (4) merupakan bagian dari masyarakat belajar dalam lingkungan profesinya yang memungkinkan mereka untuk selalu meningkatkan profesionalismenya.
- Pembuktian kerja profesional guru ditunjang oleh jiwa profesionalitas, yaitu sikap mental yang selalu mendorong dirinya untuk membuktikan sebagai guru profesional, dengan indikator sebagai berikut: 1) Ikhlas dan bangga atas profesi yang disandangnya; 2) Selalu berupaya meningkatkan kompetensi yang dibutuhkannya secara berkelanjutan; 3) Bekerja sungguh-sungguh tanpa harus ada yang mengawasi; 4) Menjaga nama baik diri dan profesinya; 5) Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan profesinya; 6) Menjadi anggota dan aktif dalam organisasi profesinya 7) Berpikir jauh untuk masa depan peserta didiknya; 8) Bersyukur atas imbalan yang diperoleh melalui profesinya.
13
3. Hakikat Profesi
* Hakikat profesi ialah merupakan layanan atau pengabdian karena panggilan hati yg dilandasi oleh keahlian tertentu. Oleh sebab itu seorang pekerja profesional selalu melakukan pelayanan atau pengabdian yang dilandasi kemampuan profesional.
Profesi pada hakikatnya adalah suatu layanan dalam pengabdian melalui suatu pekerjaan yang memerlukan pengetahuan, keterampilan, sikap pada level tinggi. * Menurut Jamil Suprihatiningrum (2012) terdapat 7 (tujuh) hal menuju status profesional,yaitu: a. Penentuan spesialisasi bidang pekerjaan;
b. Penentuan tenaga ahli yang memenuhi persyaratan;
c. Penentuan pedoman kerja sebagai landasan kerja;
d. Peningkatan kreatifitas kerja sabagai usaha untuk menciptakan sesuatu yang
lebih baik.
e. Penentuan tanggung jawab kerja;
f. Pembentukan organisasi kerja untuk mengatur tenaga kerja;
g. Memberikan pelayanan yg ketat n penilaian dari masy pengguna jasa profesi
14
Perbedaan antara :
1. Profesi: adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumberpenghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.
2. Profesional: adalah sebutan orang yang menyandang suatu profesi dan sebutan tentang penampilan seseorang dalam mewujudkan unjuk kerja sesuai dengan profesinya.
3. Profesionalisme: adalah faham atau ajaran yang menekankan bahwa segala pekerjaan harus dilakukan dengan profesional
4. Profesionalitas: adalah suatu sebutan terhadap kualitas dan derajat keahlian yang dimiliki seseorang untuk dapat melakukan tugas-tugasnya. Jadi Profesionalitas lebih menggambarkan suatu “keadaan” derajat keprofesian seseorang.
5.Profesionalisasi: adalah proses peningkatan kualifikasi dan kompetensi anggota profesi melalui pendidkan dan pelatihan untuk memelihra dan meningkatkan profesionalitas.
15
National Education Association (Sutjipto dan Raflis Kosasi, 2018) merumuskan ciri-ciri profesi guru, yaitu:
a. Jabatan yang memilki kegiatan intelektual ;
b. Jabatan yang menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus;
c. Jabatan yang memerlukan persiapan profesional yang lama;
d. Jabatan yang memrlukan latihan dalam jabatan yang
berkesinambungan;
e. Jabatan yang menjanjikan karier hidup dan keanggotaan yang
permanen;
f. Jabatan yang menentukan baku (standarnya) sendiri;
g. Jabatan yang lebih mementingkan layanan di atas keuntungan
pribadi;
h. Jabatan yang mempunyai organisasi profesi yg kuat dan terjalin erat.
16
Robert W. Richey (Ruslam Achmadi, 2018) berpendapat bahwa ciri-ciri suatu profesi adalah:
a. Lebih meningkatkan pelayanan kemanusiaan yang ideal daripada keapentingan pribadi.
b. Seseorang pekerja profesional secara relatif memerlukan waktu yang panjang untuk mempelajari konsep-konsep dan prinsi-prinsip pengetahuan khusus yang mendukung keahliannya.
c. Memiliki kualifikasi tertentu untuk memenuhi profesi tersebut serta mampu mengikuti perkembangan dalam pertumbuhan jabatan.
d. Memiliki kode etik yang mengatur keanggotaan, tingkah laku, sikap, serta cara kerja.
e. Membutuhkan suatu kegiatan intelektual yang tinggi
f. Adanya organisasi yang dapat meningkatkan standar pelayanan disiplin diri dalam profesi dan kesejahteraan anggotanya.
g. Memandang profesi sebagai suatu karier hidup dan menjadi seorang angota yang permanen.
17
4. Jenis Profesi
Zomroni (2000) membagi profesi menjadi 2 (dua), yaitu:
a. Hard Profession
adalah apabila pekerjaan tersebut menunjukkan langkahlangkah yang rinci, jelas, dan pasti. Seorang yang lulus dari pendidikan yang menyelenggarakan Hard Profession memiliki standar baku. Dia dapat bekerja secara mandiri dengan mengikuti standar baku sesuai dengan kode etik. (misalnya: dokter telah memiliki prosedur yang jelas dalam menangani pasiennya).
b. Soft Profession
dalam melaksanakan peofesinya diperlukan seni. Pekerjaan ini tidak dapat dijabarkan secara rinci dan pasti, karena dia sangat tergantung pada situasi dan kondisi pekerjaan tersebut dilaksanakan. Untuk mempertahankan profesionalitas dan meningkatkan kompetensinya diperlukan pengembangan dan pendidikan berkelanjutan sesuai kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Oleh k itu lembaga Inservice training bagi Soft Profession amat penting. Profesi yang dapat dikategorikan Soft Profession adalah Wartawan, Pengacara, Guru, dll.
18
Seni mengajar adalah sebuah kreasi dalam menciptakan suasan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Seni dalam mengajar minimal meliputi:
a) Seni berperilaku (acting) di depan kelas
b) Seni berbicara.
c) Seni meyakinkan peserta didik.
d) Seni melibatkan sisiwa.
PROFESI KEGURUAN
PERTEMUAN 1
KOSEP DASAR PROFESI KEGURUAN
by
IMAS MASRIAH
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 18
SLIDE
Similar Resources on Wayground
14 questions
TALLER DE NUEVO INGRESO_UVM
Presentation
•
University
11 questions
Vocational Curriculum
Presentation
•
University
11 questions
Dominio 4 Núcleo Temático 12
Presentation
•
University
12 questions
Estado de derecho y Cultura de la legalidad
Presentation
•
University
14 questions
Statistik I
Presentation
•
University
14 questions
Sharing Session
Presentation
•
KG
14 questions
makanan sehat
Presentation
•
KG
12 questions
Model dan Pendekatan Evaluasi Bimbingan Konseling
Presentation
•
University
Popular Resources on Wayground
6 questions
PRIDE Always and Everywhere
Presentation
•
12th Grade
20 questions
Lab Safety Quiz
Quiz
•
6th Grade
26 questions
KOR Review Kahoot Questions
Quiz
•
8th Grade
21 questions
Continents and Oceans
Quiz
•
6th Grade
12 questions
Unit Zero lesson 2 cafeteria
Presentation
•
9th - 12th Grade
20 questions
Parts of Speech
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Riddles Riddles fun Riddles
Quiz
•
6th - 12th Grade
16 questions
Subject & Predicate
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Education
10 questions
Soup, Salad, or Sandwich?
Quiz
•
1st Grade - Professio...
20 questions
Disney Trivia
Quiz
•
University
8 questions
Extracted Quiz
Quiz
•
University
23 questions
Subject Verb Agreement
Quiz
•
9th Grade - University
67 questions
Unit 3 Random Questions
Quiz
•
11th Grade - University
64 questions
USHC 4 Key Terms 22-23
Quiz
•
11th Grade - University
12 questions
This or That...
Quiz
•
1st Grade - University
25 questions
Comma CFA
Quiz
•
6th Grade - University