
FUNGI
Presentation
•
Biology
•
10th Grade
•
Hard
Rozi Sari
Used 4+ times
FREE Resource
9 Slides • 0 Questions
1
FUNGI
By Rozi Sari
2
​
Ciri-ciri Fungi (Jamur)
1. Memiliki benang halus atau yang biasa disebut hifa, dan kumpulan dari hifa disebut miselium.
Hifa tersusun dari sel-sel yang terbentuk akibat pertumbuhan spora, dan hifa tersebut bisa berupa hifa tunggal atau hifa bercabang.
Memiliki dan memproduksi spora.
Berkembang biak baik secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif).
Mengandung zat kitin, glukan, selulosa, dan mannan pada struktur tubuh jamur yang berfilamen dan dinding selnya.
3
Perbedaaan Jamur dengan Tumbuhan
Tidak memiliki klorofil, yang berarti jamur tidak berfotosintesis.
Berkembangbiak dengan spora.
Memiliki komposisi dinding sel yang berbeda dengan tumbuhan.
Tidak memiliki struktur seperti pada tumbuhan pada umumnya yaitu akar, batang, dan daun.
Tidak memiliki sistem vaskuler (pembuluh angkut) seperti tumbuhan pada umumnya.
Bersifat multiseluler atau banyak sel, sehingga tidak memiliki pembagian fungsi pada setiap bagiannya.
4
Klasifikasi Fungi
1. Zygomycota
Ciri-ciri Zygomycota:
alat reproduksinya dengan yang disebut sebagai zigosporangium.
Memiliki hifa yang tidak bersekat dan memiliki beberapa inti (koenositik).
Dingin sel yang tersusun dari kitin.
Melakukan reproduksi secara seksual dan aseksual.
Habitat yang daratan atau jamur terestrial, saprofit, yaitu jamur pelapuk atau tinggal pada inang yang sudah mati pada makanan atau pada sisa tumbuhan dan hewan, parasit pada manusia dan tumbuhan, serta bersimbiosis saling menguntungkan pada habitat lain.
Tidak mempunyai tubuh buah
Contoh zygomycota yaitu Rhizopus stolonifer (tumbuh di roti) dan Rhizophus oryzae (jamur tempe).
5
Ascomycota
Ciri-ciri Ascomycota:
Menghasilkan askospora pada reproduksi generatif (seksual)
Memiliki talus uniseluler dan multiseluler.
Memiliki hifa yang bersekat dan tiap sel hifanya memiliki satu inti.
Dinding hifa diperkuat dengan selulosa dan bersifat heterokariotik.
Reproduksi vegetatif (aseksual) dengan memperbanyak konidia, spora, tunas dan fragmentasi.
Reproduksi generatif dengan konjugasi yang digunakan untuk membentuk askospora didalam askus. Askus biasanya dibentuk dalam tubuh buah dinamakan askokarp (askoma).
Contoh ascomycota antara lain, Saccharomyces cerevisiae (ragi) dan Sarcoscypha sp.Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum sebagai antibiotik, Neurospora crassa jamur pembuat oncom, dan lain-lain.
6
Basidio juga merupakan jamur yang saprofit dan parasite, dan pada umumnya mudah dikenali karena memiliki bentuk seperti payung, namun tidak semua jenis jamur yang tergolong dalam klasifikasi ini dapat dimakan, ada beberapa yang beracun.
Some text here about the topic of discussion.
Basidiomycota
7
Ciri-ciri Basidiomycota:
Memiliki hifa yang bersekat dan berinti haploid atau hanya memiliki 1 set kromosom atau setengah jumlah set normal kromosom (set normal kromosom 2 set).
Memiliki tubuh buah, yang terdiri dari batang dan tudung dan berbentuk seperti payung.
Melakukan reproduksi secara seksual (generatif) dan aseksual (vegetatif).
Memiliki 3 macam miselium, yaitu miselium primer (berinti satu), miselium sekunder (berinti dua), dan miselium tersier (terdiri dari miselium sekunder yang membentuk jaringan teratur dan menghasilkan basidiospora).
Contoh jamur yang masuk klasifikasi basidiomycota adalah Auricularia polytricha atau jamur kuping, Volvariella volvacea atau jamur merang, yang dapat dimakan atau dikonsumsi oleh tubuh, selain itu ada Ganoderma applanatum atau jamur kayu, Puccinia arachidis jamur parasit pada tanaman kacang, Amanita muscaria jamur beracun, dan lain-lain.
8
Deuteromycota
Pada umumnya jamur ini bersifat merusak, baik terhadap tanaman, hewan dan manusia, dan pada umumnya berkembangbiak secara aseksual.
Ciri-ciri Deuteromycota:
Memiliki hifa yang bersekat dan mengandung zat kitin.
Membentuk spora dan konidia dengan reproduksi aseksual atau vegetatif.
Bersifat saprofit pada bahan organik dan bersifat parasit pada tanaman-tanaman tinggi serta perusak tanaman hias.
Dapat menyebabkan penyakit pada manusia.
Contoh jamur yang termasuk dalam jamur ini adalah Melazasia fur-fur jamur penyebab panu, Epidermophyton floccosum jamur penyebab kutu air, dan sebagainya.
9
FUNGI
By Rozi Sari
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 9
SLIDE
Similar Resources on Wayground
5 questions
PRETEST
Presentation
•
10th Grade
5 questions
Virus
Presentation
•
10th Grade
6 questions
BAHASA MELAYU T4 : BAHASA MELAYU STANDARD
Presentation
•
10th Grade
6 questions
Perkembangbiakan vegetatif dan generatif pada hewan
Presentation
•
9th Grade
7 questions
LITOSFER 1
Presentation
•
10th Grade
10 questions
Metamorfosis Hewan
Presentation
•
4th Grade
3 questions
Mengenal binatang laut
Presentation
•
KG
3 questions
Biologi
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
11 questions
Hallway & Bathroom Expectations
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
HCS SCI 03 Summer School Assessment 2
Quiz
•
3rd Grade
11 questions
Home Scope
Quiz
•
7th - 8th Grade
12 questions
2026 TAP Technology in the Classroom
Presentation
•
Professional Development
15 questions
HCS SCI 05 Summer School Assessment 2 Review
Quiz
•
5th Grade
15 questions
HCS SCI 04 Summer School Review 2
Quiz
•
4th Grade
59 questions
Geometry Unit 3 Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
FAST ELA READING SMAPLE TEST MATERIALS
Passage
•
3rd Grade