Search Header Logo
Bakteri - Pertemuan 2

Bakteri - Pertemuan 2

Assessment

Presentation

Biology

10th Grade

Easy

Created by

Shafila Sahnaz

Used 5+ times

FREE Resource

15 Slides • 12 Questions

1

Bakteri - Pertemuan 2

  • ​Klasifikasi Bakteri

  • Eval​uasi 1

By Shafila Sahnaz - 20725251014 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA - 2022

media
media

2

Klasifikasi Bakteri

Minggu lalu kalian sudah mempelajari mengenai struktur bakteri, dan telah mengerjakan latihan soal mengenai dinding sel, bakteri gram positif dan negatif, serta mengenai tipe-tipe flagella.

  • ​Apa yang dimaksud klasifikasi bakteri?

  • Mengapa harus dilakukan klasifikasi?​

  • Bagaimana klasifikasi bakteri?​

Selesaikan pembelajaran ini untuk mengetahuinya!​

by Shafila Sahnaz

3

Pengertian Klasifikasi

  • Klasifikasi adalah kategorisasi suatu kelompok makhluk hidup berdasarkan suatu persamaan ciri.

  • Klasifikasi bakteri berfungsi agar kita dapat mengenal dan mempelajari bak​teri dengan lebih mudah. Dengan mengenal dan mempelajari berbagai jenis bakteri, kita dapat mengetahui manfaat, menghindari dampak negatif, dan lebih mencintai ciptaan Tuhan

by Shafila Sahnaz

media

4

Peta Konsep Klasifikasi bakteri

by Shafila Sahnaz

media

5

1. ARCHAEbacteria vs EUbacteria

by Shafila Sahnaz

​Klasifikasi utama dari bakteri adalah dibagi menjadi archaebacteria dan eubacteria. Pembagian menjadi dua kelompok ini memperhatikan banyak faktor.

Perhatikan tabel di bawah ini untuk memahami perbedaan archaebakteria dan eubacteria menurut ​Panawala (2017) :

media

6

1. ARCHAEbacteria vs EUbacteria

by Shafila Sahnaz

​Archaebacteria

​Eubacteria

Archaebacteria disebut juga bakteri purba karena susunan molekuler yang sederhana

Eubacteria lebih kompleks disbanding Archaebacteria

Seringkali ditemukan di daerah ekstrim, seperti suhu tinggi dan lingkungan asam

Ditemukan di seluruh belahan bumi

Bentuk bulat, batang, pipih, spiral, atau kubus

Bentuk kokus, basil, vibrio, batang, benang, atau spiroseta

Dinding sel tersusun atas pseudo-peptidoglikan

Dinding sel tersusun atas peptidoglikan dan asam muramat

Memiliki intron pada DNA

Tidak memiliki intron pada DNA

Tidak mengalami glikolisis dan siklus Krebs pada metabolisme

Mengalami glikolisis dan siklus krebs pada metabolisme

7

1. ARCHAEbacteria vs EUbacteria

​Archaebacteria

Eubacteria

Memiliki 3 tipe = halofil, metanogen, termofil

Dibagi menjadi = bakteri gram positif dan negatif

Reproduksi Aseksual = pembelahan ganda, tunas dan fragmentasi

Reproduksi aseksual dilakukan dengan membentuk spora pada lingkungan yang kurang menguntungkan

RNA polimerasi tersusun atas pola subunit kompleks

RNA polimerasi tersusun atas pola subunit sederhana

Membran lipid terkait ETER, becabang, ikatan alfa, dan mengandung fofat D-gliserol

Membran lipid terkait ESTER, asam lemak rantai lurus, mengandung fosfat L-Gliserol

Contoh :

Halobacterium, Lokiarchaeum, Thermoproteus, Pyrobaculum, Thermoplasma, dan Ferroplasma

Contoh :

Mycobacteria, Bacillus, Sporohalobacter, Clostridium, dan Anaerobacter

​Lanjutan...

8

1. ARCHAEbacteria vs EUbacteria

a. Bakteri Metanogen

Bakteri metanogen adalah archaebacteria yang hidup di daerah dengan metana yang tinggi. Berikut ciri-ciri bakteri metanogen:

​> Habitatnya di rawa-rawa dan daerah yang kurang oksigen.

> Makanan diperoleh melalui pembusukan sisa-sisa tumbuhan yang mati. Proses pembusukan menghasilkan metana yang disebut juga biogas.

> Beberapa jenis bakteri metanogen dapat bersimbiosis dengan rumen herbivora yang berfungsi memfermentasi glukosa.

> Bakteri metanogen yang hidup di laut memperoleh makanan dari bahan organic yang tenggelam di laut.

> Beberapa jenis bakteri ini dapat hidup pada suhu panas.

> Bakteri metanogen hidup sebagai pengurai.

Contoh bakteri metanogen : Methanobacterium

Archaebacteria - a. Bakteri Metanogen​

media

​Rawa-rawa, daerah kurang oksigen merupakan habitat bakteri metanogen

9

1. ARCHAEbacteria vs EUbacteria

b. Bakteri Halofilik

Bakteri halofil mampi hidup di lingkungan berkadar garam tinggi. Sebagian dari bakeri halofil mampu melakukan fotosintesis katena mempunyai pigmen bakteriorhodopsin.

Contoh bakteri halofil yaitu Halobacterium.​

Archaebacteria - b. Bakteri Halofil​

Danau Hillier yang berwarna pink, disebabkan oleh banyaknya bakteri bakteri halofilik merah

media

10

1. ARCHAEbacteria vs EUbacteria

c. Bakteri Termofilik

Bakteri termofil merupakan bakteri yang mampu hidup di lingkungan bersuhu ekstrim tinggi atau ekstrim rendah.

Ciri dari bakteri termofilik ekstrim tinggi :

> habitat pada kawasan dengan suhu 60 C - 80 C

> ​koloni bateri menghasilkan lendir (cairan intermembran) yang tebal untuk melindungi dari kerusakan enzim akibat suhu yang tinggi

> contoh habitat = kawah gunung, sumber air panas​

Archaebacteria -c. Bakteri Termofil​

Sumber air panas merupakan habitat bakteri termofilik

media

11

1. ARCHAEbacteria vs EUbacteria

d. Bakteri Asidofilik

Bakteri Asidofili adalah bakteri yang mampu berkembang dalam kondisi sangat asam (biasanya pada pH 2.0 atau kurang).​

> Bakteri asidofilik memiliki membran plasma yang mengandung lipid tetraeter. Dimana tetraeter dapat membentuk lapisan yang kaku kedap ion dan proton. Membran plasma bakteri asidofilik ini siftnya lebih kuat daripada membran plasma bakteri non- asidofilik. Sehingga, proton dari lingkungan yang bersifat asam akan sulit masuk ke dalam sel bakteri tersebut.

Contoh : ​Thiobacillus ferooxidans

Archaebacteria - d. Bakteri Asidofil​

Lahan gambut dengan pH asam adalah salah satu contoh habitat bakteri asidofil

media

12

2. autotrof vs heterotrof

​Bakteri autotrof adalah bakteri yang mampu mebgubah bahan anorganik menjadi bahan organic sebagai bahan makanannya. Berdasarkan sumber energinya dibagi 2 :

1) Bakteri fotoautotrof : Bakteri yang menggunakan matahari sebagai sumber energy untuk pengubahan bahan anorganik menjaid organic. Ada 2 macam bakteri fotoautotrof.

(a) Bakteri hijau : memiliki pigmen hijau yang disebut bakterioviridin / bakterioklorofil

(b) Bakteri ungu : memiliki pigmen ungu, merah atau kuning yang disebut bakteriopurpurin.

2) Bakteri Kemoautotrof : Bakteri yang memperoleh energy dengan cara mengoksidasi senyawa kimia anorganik.

Contohnya : bakteri Nitrosomonas, Nitrobacter, bakteri sulfur, Gallionella, dan Hydrogenobacter.

​BAKTERI AUTOTROF

media

​Bakteri Nitrosomonas yang memperoleh energo dengan cara mengoksidasi ion nitrit

by Shafila Sahnaz

13

2. autotrof vs heterotrof

​Bakteri Heterotrof adalah bakteri yang memperoleh energy dari bahan organic yang berada di sekitarnya. Bakteri heterotrof terbagi menjadi 2 kelompok :

1) Bakteri heterotrof yang hidup parasit di dalam organism lain dan mendapatkan makanan dari organism yang menajdi inangnya. Bakteri kelompok ini biasanya merupakan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Contoh: Mycobacterium tuberculosis penyebab TBC

2) Bakteri heterotrof yang hidup sebagai saprofit. Bakteri ini mendapatkan makanan dengan cara membebaskan enzim yang menyerap bahan-bahan hasil reaksi enzimatis. Bakteri ini dpat merombak bahan organic menjadi bahan anorganik melalui proses fermentasi. Bakteri ini biasanya bersifat apatogen.

Contoh : Escherichia coli dan Clostridium sporageus.

​BAKTERI HETEROTROF

Escherichia coli

media

by Shafila Sahnaz

14

3. aerob vs anaerob

a. Bakteri Aerob

Bakteri aerob adalah bakteri yang memerlukan oksigen untuk memeroleh energy. Contoh : Nitrosomonas dan Nitrococcus. Kedua bakteri ini mengoksidasi ammonia menjadi nitrit.

b. Bakteri Anaerob

Bakteri anaerob adalah bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk memperoleh energy. Energi diperoleh dari perombakan senyawa organic melalui proses fermentasi. Bakteri anaerob dibedakan menjadi 1) Bakteri anaerob obligat : hanya dapat hidup jika tidak ada oksigen. Contoh : Clostridiym botulinum dan Micrococcus denitrificans.

2) Bakteri anaerob fakultatif : dapat hidup jika ada oksigen maupun tidak ada oksigen.

Contoh : Lactobacillus dan Escherichia coli.

by Shafila Sahnaz

by Shafila Sahnaz

by Shafila Sahnaz

media

​Bakteri Lactobacillus, salah satu bakteri anaerob fakultatif yang dapat ditemukan pada susu.

15

Open Ended

Question image

Latihan 2.1

Literasi Sains - Interpretasi Data

Perhatikan tabel berikut! Berdasarkan penelitian Leeuwenhoek (2012) mengenai bakteri Ignococcus dan N.equitans didapatkan parameter pertumbuhan pada kedua bakteri tersebut. Berdasarkan tabel tersebut, menurut kalian termasuk kelompok bakteri apakah Ignococcus dan N.equitans? Jelaskan alasan kalian!

16

Audio Response

Question image

Literasi Sains - Menjelaskan fenomena sains

BACALAH ARTIKEL DI BAWAH INI dan PERHATIKANLAH GAMBAR BERIKUT !

Bakteri Ignicoccus hospitalis adalah bakteri anaerobic, kemolitoautotropik obligat, yang dapat bertahan di daerah dengan suhu tinggi dan sulfur tinggi. Bakteri I. hopsitalis membentuk stuktur unik yaitu intramembrane compartment yang sangat tebal.

(klik gambar untuk memperbesar gambar) Keterangan gambar : Cy = sitoplasma; IM = membran dalam; IMC = intermembran compartment; V = vesikula; OCM = membran luar.

Pertanyaan : Mengapa struktur membran pada bakteri hipertermofilik I. hospitalis membentuk struktur intermembran compartment yang tebal?

Jawablah pertanyaan dengan merekam jawaban kalian dengan fitur rekam jawaban di bawah ini.

audio
Open Audio Recorder

17

EVALUASI 1

  • Struktur Bakteri

  • KLASIFIKASI BAKTERI​

media

Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan tepat

18

Multiple Choice

1. Dinding sel bakteri tersusun atas senyawa yang mengandung polisakarida dan protein. Senyawa ini disebut

1

Hemiselulosa

2

Kitin

3

Selulosa

4

Peptidoglikan

5

Pektin

19

Multiple Choice

Question image

2. Perhatikan gambar berikut. Bagian yang ditunjukkan oleh huruf X dan Y berturut-turut adalah...

1

Kapsul dan Pili

2

Kapsul dan Flagella

3

Dinding Sel dan Pili

4

Membran Sel dan Flagella

5

Sitoplasma dan Membran Sel

20

Multiple Choice

3. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini. Yang bukan merupakan ciri archaebacteria adalah...

1

Tidak memiliki peptidoglikan

2

Memiliki RNA polimerase sederhana

3

Membran lipid terkait ETER

4

Tidak mengalami Glikolisis dan Siklus Krebs

5

Strktur lebih sederhana dibanding Eubacteria

21

Multiple Choice

4. Klasifikasi Bakteri di bawah ini yang tepat, adalah...

1

Berdasarkan kebutuhkan oksigen dibagi menjadi autotrof dan herotrof

2

Berdasarkan kebutuhkan oksigen dibagi menjadi aerob dan anaerob

3

Berdasarkan kompleksitas penyusun dibagi menjadi gram positif dan gram negatif

4

Berdasarkan habitatnya dibagi menjadi autotrof dan heterotrof

5

Berdasarkan cara memperoleh makanan dibagi menjadi Archaebacteria dan Eubacteria

22

Multiple Choice

5. Di bawah ini yang BUKAN merupakan ciri bakteri metanogen adalah...

1

hidup di habitat rawa

2

menghasilkan biogas

3

hidup sebagai pengurai

4

dapat bersimbiosis dengan rumen herbivora

5

membutuhkan oksigen tinggi

23

Draw

6. Gambarkan macam-macam bentuk koloni bakteri!

24

Open Ended

7. Apa yang dimaksud bakteri Aerob? Sebutkan contoh nya!

25

Open Ended

Question image

8. Perhatikan gambar berikut. Apa perbedaan dari gambar A dan B?

26

Open Ended

9. Mengapa bakteri termofilik mampu hidup di daerah bersuhu ekstrim?

27

Open Ended

10. Pada saat sebelum makan, kita harus mencuci tangan menggunakan sabun / disinfektan, tidak hanya menggunakan air saja. Mengapa? (hubungkanlah dengan struktur bakteri)

Bakteri - Pertemuan 2

  • ​Klasifikasi Bakteri

  • Eval​uasi 1

By Shafila Sahnaz - 20725251014 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA - 2022

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 27

SLIDE