Search Header Logo
Pandangan Tokoh Pendidikan Dalam Negeri

Pandangan Tokoh Pendidikan Dalam Negeri

Assessment

Presentation

Education

University

Easy

Created by

Ita Romadhoni

Used 3+ times

FREE Resource

22 Slides • 6 Questions

1

Pandangan Tokoh Pendidikan Dalam Negeri

Mata Kuliah: Teori Belajar

By Ita Romadhoni

media
media
media
media

2

media

Nama lengkap : Raden Mas Soewardi Soerjaningrat

Kelahiran​ : 2 Mei 1889, Kadipaten Paku Alaman, Yogyakarta

Meninggal : ​26 April 1959, Yogyakarta

​Pendidikan : School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, Europeesche Lagere School

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Biografi

3

Open Ended

Apa yang terlintas pertama kali di pikiran anda ketika mendengar Ki Hajar Dewantara?

4

media

5

media

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Pandangan Pembelajaran

  1. Pertama, bahwa setiap anak itu istimewa. Anak (siswa) bukanlah kertas kosong. Anak mempunyai kodratnya sendiri, yang tidak bisa diubah oleh pendidik. Pendidik hanya bisa mengarahkan tumbuh kembangnya kodrat tersebut.​

6

media

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Pandangan Pembelajaran

  1. Kedua, belajar bukanlah proses memasukkan pengetahuan ke dalam diri anak. Belajar adalah proses membentuk pengetahuan, mengkonstruksikan pemahaman..​

7

media

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Pandangan Pembelajaran

  1. Ketiga, Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak. Keluarga adalah pusat pendidikan.

8

Open Ended

Bagaimanakah semboyan terkenal Ki Hajar Dewantara?

9

media

10

media

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Biografi

Nama lengkap : Raden Adjeng Kartini /Raden Ayu Kartini

Kelahiran​ : 21 April 1879, Jepara

Meninggal : ​17 September 1904, Kabupaten Rembang

11

Open Ended

Apa yang terlintas pertama kali di pikiran anda ketika mendengar RA Kartini?

12

Konsep Pendidikan R. A. Kartini

Menurut Kartini pendidikan merupakan salah satu alat yang digunakan untuk membuka pikiran masyarakat ke arah modern. Pendidikan merupakan suatu langkah menuju peradaban yang maju, dimana laki-laki dan perempuan saling bekerjasama untuk membangun sebuah bangsa.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

13

Konsep Pendidikan R. A. Kartini

Tujuan pendidikan perempuan R.A. Kartini adalah menjadikan kaum perempuan sebagai perempuan yang cakap baik serta mandiri yang sadar akan panggilan budinya, sanggup menjalankan kewajibannya dalam masyarakat. Menjadi ibu yang baik, pendidik yang bijaksana, bertanggung jawab, pengatur rumah tangga yang mampu memegang dan mengatur keuangan.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

14

Open Ended

Bagaimanakah semboyan terkenal RA Kartini?

15

media

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Biografi

Nama lengkap : Muhammad Darwis

Kelahiran​ : 1 Agustus 1868, Daerah Istimewa Yogyakarta

Meninggal : ​23 Februari 1923, Daerah Istimewa Yogyakarta

16

Multiple Choice

KH Ahmad Dahlan merupakan pendiri organisasi?

1

Nahdatul Ulama

2

Taman Siswa

3

Muhammadiyah

4

Yayasan Budi Utomo

17

Pembelajaran menurut K. H. Ahmad Dahlan

Tujuan pendidikan berupa pembentukan kepribadian serta menjadi manusia unggul. Pendidik bagi K.H. Ahmad Dahlan harus bisa memberi contoh kepada peserta didik. Peserta didik harus mempunyai ilmu yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari hari serta memiliki kemampuan..

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

18

Multiple Choice

Sistem belajar mengajar dimana santri membaca kitab yang dikaji disebut...

1

Badongan

2

Sorogan

3

Weton

4

Hapalan

19

Pembelajaran menurut K. H. Ahmad Dahlan

Kurikulum pendidikan K.H. Ahmad Dahlan bersumber dari al-Quran dan Hadis, Materi Pendidikan meliputi pengajaran al-Quran dan Hadits, membaca, menulis, menghitung, ilmu bumi. materi Al-Quran dan Hadits seperti ibadah, persamaan derajat, Akidah, Akhlak. Metode pendidikan yang dilakukan berupa metode sorogan, bandongan dan wetonan menjadi bentuk madrasah atau sekolah dengan menerapkan metode belajar secara klasikal.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

20

Metode Pembelajaran menurut K. H. Ahmad Dahlan

  1. Metode pembiasaan

    Pembiasaan adalah sesuatu yang dilakukan secara sengaja dan berulang-ulang agar sesuatu itu menjadi kebiasaan. Metode pembiasaan ini sebagaimana falsafah orang Jawa Iso amargo soko kulino artinya orang itu bisa karena terbiasa. Oleh karena itu, pembiasaan ini penting bagi peserta didik agar memiliki moral yang baik.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

21

Metode Pembelajaran menurut K. H. Ahmad Dahlan

  1. Metode keteladanan

    Keteladanan adalah pembelajaran moralitas di mana pendidik terlibat aktif dalam nilai ajaran yang disampaikan. Artinya, ketika pendidik mengajarkan peserta didik agar berperilaku baik, maka pendidik harus mencontohkan perilaku baik itu dalam kehidupan kesehariannya.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

22

Metode Pembelajaran menurut K. H. Ahmad Dahlan

  1. Metode memberi nasehat

    Abdurarahman an-nahlawi sebagaimana dikutip oleh Hery Noer Aly nasehat adalah penjelasan kebenaran dan kemaslahatan dengan tujuan menghindarkan orang yang dinasehati dari bahaya serta menunjukkannya ke jalan yang mendatangkan kebahagiaan dan manfaat.​

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

23

Metode Pembelajaran menurut K. H. Ahmad Dahlan

  1. Metode Motivasi dan Intimidasi

    Motivasi dan intimidasi dalam bahasa Arab disebut dengan uslub al-targhib wa al-tarhdib atau metode targhib dan tarhib. Metode ini sangat efektif apabila penyampaiannya menarik dan meyakinkan peserta didika.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

24

media

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Biografi

Nama lengkap : Hadratussyeikh Hasyim Asy’ari

Kelahiran​ : 14 Februari 1871, Tambakrejo, Jombang

Meninggal : 25 Juli 1947, Kabupaten Jombang

25

Pemikiran Pendidikan Menurut K.H Hasyim Asya'ri

Menurut kyai haji hasyim asy'ari menuntut ilmu adalah suatu ibadah untuk mencari Ridhlo Allah SWT. Oleh karena itu, menuntt ilmu diniatkan untuk menyebarluaskan nilai-nilai islam bukan hanya sekedar menghilangkan kebodohan. Karena dapat mengantarkan manusia dalam kehidupan dunia dan akhirat.​

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

26

Pembelajaran Menurut K.H Hasyim Asya'ri

Ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai cara; pertama dengan cara ta’allum yaitu belajar pada guru, Kyai, teman, lingkungan dan menelaah kitab-kitab yang dikarang oleh para ilmuwan; kedua dengan kekuatan gaib.

Teori ini memang menekankan pada individu-individu yang menitik beratkan pada metode penggalian ilmu pengetahuan yang bersumberkan Al-Qur’an dan Hadits dan menjurus kepada kerpasrahan diri kepada Yang Maha Tahu, Allah swt.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

27

Pembelajaran Menurut K.H Hasyim Asya'ri

Signifikasi pendidikan menurut K.H. Hasyim Asy’ari berupaya memanusiakan manusia secara utuh, sehingga manusia bisa bertaqwa kepada Allah swt, dengan benar-benar mengamalkan segala perintah Allah swt.

Menegakkan keadilan di muka bumi, beramal shaleh, dengan menyandang predikat sebagai makhluk yang paling mulia dan lebih tinggi derajatnya dari segala jenis makhluk Allah yang lainnya.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

28

Pembelajaran Menurut K.H Hasyim Asya'ri

Dalam sistem pendidikan K.H. Hasyim Asy’ari berlandaskan Al-Qur’an sebagai paradigmanya dengan berlandaskan dengan wahyu Allah swt terwujud suatu sitem pendidikan yang komperhensif meliputi tiga aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

Pandangan tokoh pendidikan dalam negeri

Pandangan Tokoh Pendidikan Dalam Negeri

Mata Kuliah: Teori Belajar

By Ita Romadhoni

media
media
media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 28

SLIDE