Search Header Logo
Berpikir Komputasional

Berpikir Komputasional

Assessment

Presentation

Computers

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

AHMAD MUZAKKI

Used 3+ times

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

media

Berfikir Komputasional

Menyelesaikan suatu permasalahan dari

suatu sudut pandang merupakan salah satu
metode

berpikir

kritis.

Computasional

thinking termasuk alat untuk memecahkan
masalah yang kompleks. Terdapat empat
fondasi berfikir komputasional yang dikenal
dalam ilmu informatika, yaitu decompotion,
pattern

recognition,

abstraktion,

dan

algoritma.

Decompotion

adalah

tentang

mengurangi masalahyang kompleks menjadi
bagian – bagian kecil sehingga lebih m udah
untuk

ditangani.

Pattern

recognition,

mencari persamaan atau pola yang terdapat
didalam permasalahan. Abstraction, fokus
pada

informasi

yang

penting

sajadan

mengabaikan

informasi

lain

yang

tidak

relevan.

Algoritma,

yaitu

menentukan

langkah demi langkah solusi untuk mengatasi
masalah

atau

prosedure

yang

harus

dilakukan untuk menyelesaikan masalah.

2

media

A. Pencarian (searching) : dalam kehidupan

sehari – hari pasti anda sering melakukan
pencarian data,

berikut ini penjelasan

mengenai fungsi dan metode pencarian
data.

1. Fungsi

pencarian

data

:

untuk

memvalidasi

(mencocokan)

data

maupun

digunakan

untuk

mencari

informasi yang di inginkan dengan cara
mencocokan informasi yang di inginkan
dengan informasi yang tersedia.

2. Metode

pencarian

data

:

Adapun

metode pencarian data adalah sebagai
berikut :

a) Pada

pencarian

internal,

semua

rekaman yang diketahui berada dalam
pengingatan

komputer,

sedangkan

dalam

pencarian

eksternal,

tidak

semua rekaman yang diketahui berada
dalam pengingat komputer, tetapi ada

sejumlah

rekaman

yang

tersimpan

dalam

penyimpanan

luar

misalnya

dalam cakram megnetis

b) Metode pencarian data juga dapat

dikelompokkan

menjadi

pencarian

statis (statisc searching) dan pencaria
dinamis

(dynamic

searching).pada

pencaria statis banyak rekaman yang
diketahui

dianggap

berubah.

Sementara pada pencarian dinamis
banyak rekaman yang diketahu bisa
berubah – ubah.

c) Berdasarkan keadaan datanya, teknik

pencarian

dikategorikan

menjadi

pencarian

sekuensial

(sequential

searching) dan pencarian biner atau
pencarian bagi dua (binary searching)

3

media

Pencarian sekuensel digunakan apabila
data dalam keadaan acak. Swbaliknya,
pencarian biner digunakan pada data yang
sudah dalam keadaan urut dan memiliki
tambahan berupa pencarian beruntun
dengan sentinel jika pencarian bertujuan
untuk menambhkan elemen baru setelah
elem terakhir larik.
A. Pencarian

linier/sekuensial

:hanya

melakukan pengulangan

dari satu

sampai dengan jumlah data.

B. Pencarian

binner

(binery

search)

:

diawali dengan mengambil posisi akhir
= N-1 kemudian dicari posisi data
tengah dengan rumus (posisi awal +
posisi akhir)/2.

C. Pencarian beruntun dengan sintinel :

jika pencarian bertujuan untuk untuk

menamnahkan

elemen

barusetelah

elemen terakhir larik, maka terdapat
senuah varian dari mode pencarian
beruntun yang bagus.

B. Pengurutan

(Sorting)

:Suatu

proses

penyusunan

kembali

kumpulkan

objekmenggunakan tata aturan tertentu.
Terdapat bebrpa teknik algoritma untuk
melakukan pengurutan seperti berikut :
1. Selection sort : untuk mengurutkan

data berdasarkan keinginan, baik dari
yang rendah maupun yang tertinggi,
sehingga data yang dihasilkan akan
lebih tersetruktur, tearur, dan sesuai
dengan kebutuhan.

4

media

a. Selection sort : Proses pengurutan

dengan

mengguna-kan

metode

selection sort secara terurut naik
diawali

dengan

mencari

data

terkecil dari data pertama sampai
data

terakhir,

kemudian

ditukar

posisinya dengan data pertama

b. Selection

sort

:dengan

metode

seleksi dilakukan dengan mencari
data

kecil

kemudia

menukarnya

dengan

data

yang

digunakan

sebagai acuan (pivot)

2. Bubble Sort : membandingkan nilai

pada

data

ke

satu

dengan

data

kedua, apabila nilai data pertama
lebih besar dari data kedua maka
tukar

posisinya,

selanjutnya

data

yang lebih besar tersebut di banding –

kan lagi dengan data ketiga, apa bila
data ketiga lebih kecil dari data
kedaua, maka tukar posisinya, dqn
begitu seterusnya hingga semua data
yang ada menjadi terurut.

3. Quick Sort :metode ini diperkenalkan

pertama kali oleh C.A.R Hoare pada
tahun 1962. metode ini digunakan
teknik menukar dua elemen dengan
jarak yang cukup besar. Algoritma
quick sort berdasarkan pada pola
divide and conquer. Berbeda dngan
merge

sort,

algoritma

ini

hanya

mengikuti langkah – langkah sebagai
berikut :

5

media

a. Divide : memilah rangkaian data

menjadi dua subrangkaian A[p...q-
1] dan A[q+1...r] di mana elemen
A[p...q-1] adalah kurang dari satau
sama dengan A[q] dan setiapsetiap
elemen

pada

A[q+1...r]

adalah

lebih besar atau sama dengan
elemen pada A[q]. A[q] disebut
sebagai elemen pivot. Perhitungan
pada elemen q merupakan salah
satu

bagian

dari

prosedure

pemisahan.

b. Conquer

:

Pada

algoritma

quicksort,

langkah

“kombinasi”

tidak dilakukan karena telah terjadi
pengurutan elemen – elemen pada
sub – array.

4. Merge Sort : biasanya digunakan

pada pengurutanberkas

C. Tumpukan (Stack) dan Antrean (Queue)

Dalam dunia informatika (komputasi),

ada

kalanya

perlu

untuk

menyimpan

suatu data/objek dalam suatu urutan –
urutan tertentu yang sewaktu – waktu
dapat diambil atau dikeluarkan kembali,
mungkin untuk diproses lebih lanjut atau
untuk tujuan – tujuan lain. Dalam hal ini,
pengguna metode stack (tumpukan) dan
queue

(antrian)

berkaitan

dengan

setruktur data dalam sebuah aplikasi,
namun bisa juga dalam kehidupan sehari
– hari. Stack dan queue merupakan fungsi
yang biasanya di implementasikan pada
program, mislanya pemrograman java
dan pemrograman phyton

6

media

1. Antrean

(Queue)

:

queue

artinya

antrean,

sebagai

salah

satu

contoh

penerapan

aplikasi

dari

pembuatan

double linked list yang sering ditemui
dalam kehidupan sehari – hari. Queue
sebagai setruktur data yang memiliki
prinsip FIFO (First In First Out) yang
artinya data yang pertama kali masuk

merupakan data yang akan keluar paling
awal. Pada queue / antrean terdapat
satu buah pintu masuk di suatu ujung
dan satu pintu keluar di ujung satunya
dimana membutuhkan variabel head
and tail. Adapun bentuk penggunaan
dasar pada queue adalah sbb :

No

Dasar Queue

Komponen

1

Karakteristik

1.Elemen antrean

2.Front (elemen terdepan antrean)

3.Tail (elemen terakhir)

4.Jumlah elemen pada antrean

5.Status antrean

2

Operasi

a.Operasi penambahan elemen (ADDQ) untuk menambahkan item pada belakang antrean

b.Operasi pengambilan atau menghapusan elemen (DELQ) untuk menghapus elemen depan dari antrean

c.Kosong untuk mendeteksi apakah pada anytrean mengandung elemen atau tidak

3

Fungsi

a.EnQueue () untuk memasukkan data ke dalam antrean dan cukup sering dipakai seseorang ketika masuk antrean

b.Dequeue () untuk emngeluarkan data ke dalam antrean (keluar dari antrean)

c.IsFull () untuk ememriksa apakah antrean penuh

d.IsEmpety () untuk memeriksa apakah antrean ksosong

e.Clear () untuk emnghapus seluruh antrean

f.Create () untuk mnciptakan dan menginisialisasiqueue

g.Tampil () untuk menampilkan nilai – nilai elemen antrean menggunakan looping dari head sampai dengan tail

7

media

2. Tumpukan (Stack) : Suatu setruktur data

ya ng penting dalam pemrograman yang
memiliki sifat LIFO (Last In First Out).
Stack termasuk list linier yang dikenal

elemen puncaknya (TOP) dan aturan
penyisipan

serta

penghapusan

elemennya

tertentu.

Operasi

operasi/fungsi stack antara lain sbb :

No

Fungsi

Deskripsi

1

Clear

Mengosongkan stack

2

IsEmpety

Mengecek apakah stack sudah kosong

3

IsFull

Mengecek apakah stack sudah penuh

4

Pop

Menghapus item teratas dari stack. Tidak perlu parameter dan mengembalikan item dan stack akan
berubah

5

Push

Menambah suatu item baru ke atas (TOP) dari stack. Perlu item dan tidak mengembalikan apapun

6

Peek

Mengintip TOP item dari stack tidak menghapusnya, tidak memerlukan parameter dan stack tidak berubah

8

media

TUGAS TULIS SOAL DAN JAWABAN DIBUKU KALIAN DAN

KIRIM MELALUI EDMODO DENGAN DI FOTO

Jawablah pertanyaan dibawah ini

1.

Apakah yang dimaksud dengan queue ?

2.

Tuliskan tentang fungsi dasar queue !

3.

Tuliskan hubungan antara stack dengan list linier yang dikenal elemen puncaknya!

4.

Sebutkan operasi – operasi/fungsi stack!

5.

Berikan contoh penggunaan stack dalam kehidupan sehari – hari!

No

Pernyataan

Pilihan

1

Salah satu syarat agar pencarian biner dapat dilakukan

a. +1

2

Prinsip dasar dari pencaria binner

b. -1

3

Jika lebih kecil, proses dilakukan kembali tetapi posisi akhir
dianggap sama dengan posisi tengah

c. Data sudah dalam keadaan urut

4

Jika lebih besar, proses dilakukan kembali tetapi posisi
awal dianggap sama dengan posisi tengah

d. Diawali dengan mengambil posisi awal 0 dan psoisi akhir = N
– 1

5

Akhir dari pencarian biner

e. Jika data ditemukan

Jodohkan pernyataan – pernyatan yang sesuai denganpilihan berdasarkan informasi dibawah ini...

media

Berfikir Komputasional

Menyelesaikan suatu permasalahan dari

suatu sudut pandang merupakan salah satu
metode

berpikir

kritis.

Computasional

thinking termasuk alat untuk memecahkan
masalah yang kompleks. Terdapat empat
fondasi berfikir komputasional yang dikenal
dalam ilmu informatika, yaitu decompotion,
pattern

recognition,

abstraktion,

dan

algoritma.

Decompotion

adalah

tentang

mengurangi masalahyang kompleks menjadi
bagian – bagian kecil sehingga lebih m udah
untuk

ditangani.

Pattern

recognition,

mencari persamaan atau pola yang terdapat
didalam permasalahan. Abstraction, fokus
pada

informasi

yang

penting

sajadan

mengabaikan

informasi

lain

yang

tidak

relevan.

Algoritma,

yaitu

menentukan

langkah demi langkah solusi untuk mengatasi
masalah

atau

prosedure

yang

harus

dilakukan untuk menyelesaikan masalah.

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE