Search Header Logo
BAB V SUMPAH PEMUDA KELAS 9

BAB V SUMPAH PEMUDA KELAS 9

Assessment

Presentation

Moral Science

8th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Arina Rahma Putri

FREE Resource

36 Slides • 0 Questions

1

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

22 Februari

2023

PPKn

2

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

C

B

A

Semangat dan Komitmen Sumpah
Pemuda bagi Bangsa dan Negara
Indonesia

Arti Penting Sumpah Pemuda
bagi Perjuangan Indonesia

Makna Sumpah Pemuda

PETA KONSEP

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

3

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Memproyeksikan nilai

dan semangat Sumpah

Pemuda tahun 1928 dalam

bingkai Bhinneka Tunggal

Ika

Melaksanakan nilai-nilai

kejuangan tokoh Sumpah

Pemuda tahun 1928

Kompetensi Dasar

3.5

4.5

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

4

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

A

Makna
Sumpah Pemuda

Kehadiran organisasi Boedi
Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908
sering dianggap sebagai Kelahiran
kaum maju yang ingin
memperluas pendidikan dan
pengajaran sehingga generasi
muda mendapat peluang yang
lebih banyak untuk memasuki
sekolah-sekolah modern.

1. Peran perjuangan Pemuda

dalam Organisasi Kepemudaan

5

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Pada tanggal 7 Maret 1915,
mereka mendirikan Tri Koro
Dharmo yang berarti TIGA

TUJUAN MULIA

Perkumpulan ini dibentu oleh

para mahasiswa STOVIA.
Pergerakannya adalah Dr.
Satiman Wirjosandjojo

Para anggota berasal dari Jawa,

Bali, dan Lombok. Dan

merupakan cikal bakal organisasi

Jong Java

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

a.

Organisasi

-

organisasi

Kepemudaan

Daerah

1) Tri Koro

Dharmo

6

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

a) Menyelenggarakan

pertalian antarmurid bumi
putera di berbagai sekolah.

b) Mengusakan peningkatan

pengetahuan umum bagi
para anggotanya.

TRI KORO DHARMO
Memiliki Asas-asa
Sebagai Berikut:

Pada kongres

pertama di Solo
tahun 1918, Tri

Koro Dharmo
berubah nama

menjadi Jong Java

dengan maksud
untuk menarik

simpati golongan dari

Sunda, Bali, dan

Madura

c)

Membangkitkan minat
dan mempertajam rasa
terhadap bahasa dan
budaya di wilayah
Indonesia.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

7

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

2) Bekerja sama dengan

perkumpulan-perkumpulan
pemuda Indonesia lainnya.

1) Memajukan rasa persatuan

dan kesatuan para
anggotanya dengan semua
golongan bangsa Indonesia.

Pada kongres tahun 1926 di

Perkumpulan Tri Koro Dharmo berubah

haluan dengan menekankan tujuan,

yaitu :

SOLO

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

3) Turut serta dalam menyebarkan dan

memperkuat paham ke-Indonesia-an.

8

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Para pemimpinnya
terdapat Mohammad

Hatta, Mohammad Yamin,

dan Nazir Pamuntjak.

Pada 9 Desember

1917,

Jong Sumatranen Bond

berdiri

Tujuan adalah :

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

a)mempererat hubungan
antarsiswa asal Sumatra

b)Mengajari para pemuda
agar menjadi pemimpin
bangsa, dan
c)

Mengembangkan
budaya Sumatra

2. Jong Sumatranen

Bond

9

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Jong

Sumatranen

Bond

Pemikiran Mohammad Yamin
menganjurkan agar penduduk
yang mendiami Nusantara ini

menggunakan bahasa Melayu
sebagai bahasa Pengantar dan

persatuan

Sebagai sebuah peringatan pada
kongres tersebut, dibuatlah medali

yang melukiskas nyiur melambai

dan kembang melati yang
merupakan perlambang ke

Indonesia-an

Sebagai kelanjutan Kongres Pemuda II, Jong

Sumatranen Bond berubah nama menjadi Pemuda

Sumatra. Selanjutnya, dilebur menjadi Indonesia Muda

bersama dengan organisasi kepemudaan lainnya.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

10

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Awal tahun 1927, para pemuda Bandung mendirikan perkumpulan Jong
Indonesia yang kemudia berubah nama menjadi Pemuda Indonesia pada

Desember 1927.

Salah satu pendiri dari perkumpulan ini adalah Soetan Sjahrir.

Usaha yang dilakukan untuk mewujudkan cita-cita antara lain :

1. Melakukan kerja sama denga perkumpulan pemuda lain,

2. Memajukan kepanduan kebangsaan Indonesia, dan

3. olahraga

Salah satu tujuan dari perkumpulan Jong Indonesia pada awal tahun 1927

adalah menyebarkan dan memperkuat cita-cita kebangsaan Indonesia bersatu.

Kehadiran Jong Java dan Jong Sumatranen Bond mendorong para pemuda
untuk membentuk organisasi daerah lainnya, seperti Jong Minahasa Jong

Batak, dan Jong Celebes.

3) Organisasi Kepemudaan Lain

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

11

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PPPI dipengaruhi
organisasi Indische

Verenegining di Belanda

yang telah berdiri

beberapa tahun sebelum

PPPI.

Pada tahun 1926 di
Jakarta, dibentuk

Perhimpunan Pelajar-

Pelajar Indonesia

(PPPI).

Tujuan adalah

:Indische

Verenegining

mengubah nama

menjadi

Perhimpunan

Indonesia (PI).

b.

Perhimpunan

Pelajar

-

Pelajar

Indonesia

dan

Perhimpunan

Indonesia

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

12

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

wilayah pergerakan,

PPPI di Indonesia

PI di luar negeri

PPPI dan PI menganut haluan politik

dan mengajak rakyat bergabung dalam

aksi masa

Aktivitasnya keduanya berkaitan dengan
nasionalisme Indonesia yang menentang

kolonialisme

haluan
politik

perbedaan

perbedaan

PPPI &

PI

PPPI
PI

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

13

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

a. Penyelenggaraan

Kongres Pemuda I

Pada tanggal 30

April-2 Mei 1926,

berlangsung rapat
besar para pemuda

yang kemudian

dikenal dengan nama
Kongres Pemuda

I, di Jakarta.

Kongres Pemuda I

diketuai oleh
Mohammad

Tabrani.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

14

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Tujuan

Kongres Pemuda I

mencapai jalan untuk
membina perkumpulan
pemuda yang tunggal

dengan membentuk sebuah

badan sentral yang

bermaksud memajukan

paham persatuan

kebangsaan dan mempererat
hubungan antarperkumpulan

pemuda kebangsaan

Mohammad

Yamin

P. Pinontoan

berbicara
tentang

“Kemungkinan

Masa Depan

Bahasa-Bahasa

dan

Kesusastraan
Indonesia”.

berceramah

mengenai

“Peran Agama-

Agama di

dalam

Pergerakan

Nasional.

Soemarto

Bahder Djohan,
Nona Adam, dan
Djaksodipoero

berbicara tetang

topik perlunya

persatuan
Indonesia

berdiskusi panel

membahas
kedudukan

wanita dalam
masyarakat
Indonesia.

Kongres Pemuda I

beberapa tokoh

yang menyampaikan

topic pembicaraan

sbb :

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

15

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Kongres Pemuda I membahas masalah persatuan sebagai agenda

utama. Dalam kongres ini diambil sebuah keputan yang sangat

besar, yaitu penetapan bahasa persatuan. Pilihan bahasa yang

diajukan adalah bahasa Jawa dan bahasa Melayu.

Beberapa organisasi yang mengikuti Kongres Pemuda I dan

beberapa pertemuan lanjutan setelahnya adalah : Jong Java, Jong
Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Roekeoen, Jong
Batak, Jong Theosofen Bond, Ambonsche Studeerenden (Jong

Ambon), Minahassasche Studeerenden (Jong Minahasa),

Indonesische Studie Club, Boedi Oetomo, dan Muhammadiyah

b. Pembahasan dalam Kongres Pemuda I

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

16

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

C

Hasil Kongres

Pemuda I

a)

Mengakui dan menerima cita-cita

persatuan Indonesia (walaupun dalam

hal ini masih tampak samar-samar);

b)

Usaha untuk menghilangkan pandangan
adat dan kedaerahan yang kolot, dan

lain-lain.

Oleh karena itu, PPPI, Pemuda Indonesia, Perhimpunan
Indonesia, dan PNI berencana menyatukan organisasi

mereka dengan tujuan mewujudkan persamaan cita-cita

persatuan Indonesia.

17

media

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

Awal perjuangan para pemuda
Indonesia memprakarsai Sumpah
pemuda 1928 adalah berdirinya Boedi
Oetomo. Pada saat itu bangsa
Indonesia Khususnya pemuda
Indonesia mulai bangkit. Akibat
berdirinya organisasi Boedi Oetomo,
memunculkan organsisasi baru seperti
Tri Koro Darmo, Jong Sumatranen
Bond, Jong Ambon, Jong Betawi, Jong
Minahasa, Sekar Rukun, dan Pemuda
Timor.

Pada tanggal 15 November 1925
diadakan Kongres Pemuda untuk
membahas panitia pelaksanaan
kesepakatan bersama. Dan pada
tanggal 30 april – 2 Mei 1926
organisasi pemuda berkumpul dan
melaksanakan rapat Kongres
Pemuda I.

SUMPAH PEMUDA adalah satu
tonggak utama dalam sejarah
pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Ikrar ini dianggap sebagai
kristalisasi semangat untuk
menegaskan cita-cita
berdirinya negara Indonesia.
Yang dimaksud dengan “Sumpah
Pemuda” adalah keputusan
Kongres Pemuda Kedua yang
diselenggarakan dua hari, yaitu
pada tanggal 27-28 Oktober
1928 di Batavia (Jakarta).

Pada saat masa penjajahan Belanda,
Portugis, perjuangan rakyat Indonesia
terus mengalami kegagalan karena
perjuangan bangsa kita pada saat
itu masih bersifat kedaerahan
serta sangat bergantung kepada
pemimpin, hal ini menjadi dasar
tercetusnya SUMPAH PEMUDA pada
tahun 1928.

Option 2

Option 3

Option 4

Option 1

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

18

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Pada tanggal 27 -

28 Oktober 1928,

diselenggarakan

Kongres Pemuda

II di Jakarta

Kongres Pemuda II

diketuai oleh
Soegondo

Djojopuspito

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

19

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

01

Pada Tahun 1927, terjadi sebuah peristiwa yang
membuat Jong Java kehilangan dominasinya
dalam gerakan pemuda, yaitu kegagalan
membentuk badan kontak.

02

Selanjutnya, garda depan untuk

mempersatukan gerakan pemuda diambil alih

oleh dua perhimpunan yang baru, PPPI dan

Jong Indonesia. Sampai tahun 1927 telah

banyak pemuda yang menyatukan diri.

a

Persiapan Kongres Pemuda II
Kemudian oleh Pehimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia
(PPPI) menggagas untuk diselenggarakan Kongres
Pemuda II yang terlaksana tgl 27-28 Oktober 1928 di
Jakarta. Atas inisiatif PPPI, kongres akan
dilaksanakan di tigas gedung yang berbeda dan
dibagi dalam tiga rapat.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

20

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Panitia Kongres Pemuda II

yang dibentuk pada bulan Juni 1928

01

02

03

04

05

06

07

Ketua
Soegondo

Djojopuspito

(PPPI)

Wakil Ketua

Djoko Marsaid

(Jong Java)

Bendahara

Amir Syarifudin
(Jong Batak)

Sekretaris

Mohammad Yamin
(Jong Sumatranen

Bond)

Pembantu I

Djohan Mohammad Tjai
(Jong Islamieten Bond)

Pembantu II

R. Katjasoengkana
(Pemuda Indonesia

Pembantu IV

Johannes Leimena
(Jong Ambon)

Pembantu III

R. C. I. Sendoek

(Jong Celebes)

STEP

STEP
STEP

STEP
STEP

STEP
STEP

08

STEP

09

STEP

Pembantu V

Mohammad Rochjani
Su’ud (Pemuda Kaum
Betawi)

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

21

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

b

Pembahasan dalam
Kongres Pemuda II

RAPAT PERTAMA

Berlangsung pada hari Sabtu,
tanggal 27 Oktober 1928, di

gedung Katholieke Jongenlingen

Bondo (KJB) di Waterlooplein
(sekarang Lapangan Banteng).

Ketua Kongres Pemuda II,

Soegondo Djojopuspito, dalam
sambutannya, berharap kongres

dapat memperkuat semangat
persatuan dalam sanubari para

pemuda.

Acara dilanjutkan dengan uraian Mohammad
Yamin tentang arti dan hubungan persatuan
dengan pemuda. Ada lima factor yang dapat

memperkuat persatuan Indonesia, yaitu :
sejarah, bahasa, hukum, adat pendidikan

dan kemauan.

RAPAT KEDUA

Berlangsung pada hari Minggu,

tanggal 28 Oktober 1928, di gedung
Oost Java Bioscoop. Dalam rapat ini
dibahas masalah pendidikan. Para
pembicara adalah Poernomowoelan

dan Sarmidi Mangoensarkoro, mereka
berpendapat bahwa anak-anak harus
mendapat pendidikan kebangsaan,

harus ada keseimbangan antara

pendidikan di sekolah dan di rumah,

serta anak harus didik secara

demokratis.

RAPAT KETIGA

Rapat ketiga sekalis rapat penutupan, berlangsung

pada hari Minggu, tanggal 28 Oktober 1928, di
gedung Indonesische Clubgebow, Jalan Kramat

Raya 106 yang merupakan milik seorang Tionghoa

bernama Sie Kong Liong (skr mjd Museum

Sumpah Pemuda).

Pada rapat ini dibahas mengenai

pentingnya nasionalisme dan

demokrasi selain gerakan

kepanduan yang disampaikan

oleh Soenario. Ramelan

menjelaskan gerakan kepanduan

tidak bisa dipisahkan dari

pergerakan nasional. Menurutnya

gerakan kepanduan sejak dini
mendidik anak-anak disiplin dan

mandiri.

27-10-1928

28-10-1928

28-10-1928

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

22

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

“KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA, MENGAKU

BERTUMPAH DARAH YANG SATU, TANAH AIR

INDONESIA”

“KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA, MENGAKU

BERBANGSA YANG SATU, BANGSA INDONESIA”

“KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA,

MENJUNJUNG BAHASA PERSATUAN, BAHASA

INDONESIA”.

2

ISI SUMPAH

PEMUDA

3

SETELAH MENETAPKAN

SUMPAH PEMUDA,

KONGRES PEMUDA II JUGA

MENETAPKAN BENDERA
MERAH PUTIH SEBAGAI
BENDERA KEBANGSAAN

INDONESIA.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

c
HASIL KONGRES
PEMUDA II

1

MENGHASILKAN

RUMUSAN

SUMPAH PEMUDA

23

media

Selanjutnya oleh Mohammad Yamin, kata Poetoesan Congress Pemoeda-

Pemoeda Indonesia di ganti dengan “Soempah Pemoeda”.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

24

media

Dalam peristiwa Kongres Pemuda II yang bersejarah tersebut, diperdengarkan lagu
kebangsaan Indonesia untuk yang pertama kali yang diciptakan oleh W. R.
Sepratman. Lagu dibawakan secara instrumentalia, dengan biola tanpa syair. Lagu
“Indonesia Raya” dipublikasikan pertama kali pada tahun 1928 dalam media cetak surat
kabar Sin Po, dengan mencantumkan teks yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu
kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, tetapi
para pemuda tetap terus menyanyikannya.

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

25

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

nasional dan

-isme

Sikap social dan
politik kelompok

suatu bangsa

yang

mempunyai
kesamaan

Kebudayaan

Bahasa

Wilayah

Tujuan dan

cita-cita

NASIONALISME

Suku

Bahasa

Daerah

Agama

Warna kulit

Rasa

Nasionalisme

Para pemuda dan
pelajar bersatu
tanpa memandang

perbedaan

Nasional = bersifat

kebangsaan.

Isme = paham,

pandangan,

ajaran/kepercayaan

Arti Penting Sumpah Pemuda bagi

Perjuangan Indonesia

B

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

26

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

03

02

01

MELALUI SUMPAH PEMUDA, PARA

PEMUDA MENGAKUI ADANYA SUATU
PERJANJIAN ATAU IKATAN SEBAGAI
SATU KESATUAN –SATU NUSA, SATU
BANGSA, DAN SATU BAHASA, YAITU

INDONESIA.

WADAH DARI PERJUANGAN ITU ADALAH

NASIONALISME DAN INDONESIA

SEBAGAI NEGARA. SELAIN ITU, BAHASA
INDONESIA DIGUNAKAN SEBAGAI ALAT

PEMERSATU SERTA WARNA BENDERA

MERAH PUTIH DIPILIH SEBAGAI

SIMBOL PERJUANGAN.

PARA PEMUDA MEMILIKI SEBUAH VISI

YANG MENDORONG PARA PEMUDA

MELAKUKAN SUATU SUMPAH BERSAMA,
SUMPAH SETIA YANG DIKENAL DENGAN

NAMA SUMPAH PEMUDA, YAITU

BERKEINGINAN UNTUK
INDONESIA MERDEKA.

SUMPAH PEMUDA

MERUPAKAN FONDASI
PENTING KEBANGKITAN
BANGSA INDONESIA DAN

MENJADI LANDASAN UTAMA
BAGI PEMBENTUKAN NEGARA

REPUBLIK INDONESIA. HAL
TERSEBUT KARENA SUMPAH

PEMUDA MENGANDUNG
SEMANGAT PERSATUAN

DALAM BINGKAI BHINNEKA

TUNGGAL IKA.

04

27

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

SUMPAH
PEMUDA

NUSA

BANGSA

dan

BAHASA

1
SEMANGAT DAN TEKAD
PERSATUAN AKHIRNYA
MENJADI KENYATAAN
SETELAH TANGGAL 31
DESEMBER 1930 DALAM
KONFERENSI PEMUDA DI
SOLO TERBENTUK
“INDONESIA MOEDA”

KEHADARIAN INDONESIA

MOEDA MERUPAKAN
PELOPOR NYATA BAGI

PERSATUAN DAN KESATUAN

BANGSA.

SUMPAH PEMUDA

MERUPAKAN MINIATURE
BHINNEKA TUNGGAL IKA.
KARENA PARA PEMUDA

DAN PELAJAR BERASAL DARI

BERBAGAI DAERAH YANG
MEMILIKI SUKU, AGAMA,

RAS, DAN GOLONGAN YANG

BERBEDA.

PUNCAK DARI SEMANGAT
PERSATUAN DI WUJUDKAN
SAAT BANGSA INDONESIA
MERAIH KEMERDEKAAN
TANGGAL 17 AGUSTUS 1945

NAMUN, MEREKA MELEBUR
MENGAKUI SATU TANAH AIR,
SATU BANGSA, DAN SATU
BAHASA, YAKNI INDONESIA.
BERBEDA-BEDA TETAPI TETAP
SATU JUA.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

28

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

04

03

02

01

Semangat dan tekad
persatuan akhirnya
menjadi kenyataan
setelah tanggal 31

Desember 1930
dalam Konferensi

Pemuda di Solo

terbentuk

“Indonesia Moeda”

Kehadarian

Indonesia Moeda

merupakan pelopor

nyata bagi

persatuan dan

kesatuan bangsa.

Indonesia Moeda
organisasi pemuda

yang merupakan
penggabungan

antara organisasi
Jong Java, Pemuda

Indonesia, dan

Jong Sumatra yang
diresmikan tanggal
31 Desember 1930.

Pembentukan
organisasi ini di

gagas oleh

organisasi Jong

Java yang di

selenggarakan di
Jl. Kramat No. 106

Batavia pada

tanggal 23 April

1929.

05

Pembentukan

organisasi

“Indonesia Moeda”

bertujuan

memperkuat rasa

perssatuan di

kalangan pemuda
dan pelajar Hindia

Belanda.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

29

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

C

Semangat dan Komitmen Sumpah Pemuda
bagi Bangsa dan Negara Indonesia

Perjuangan para pemuda dapat

dilihat dari usaha mereka menyatukan visi dan
misi menuju Indonesia merdeka. Hal tersebut

menunjukkan bahwa mereka adalah satu.
Para pemuda telah bertekad untuk bersatu

dan berjuang bersama demi tegaknya

Indonesia merdeka yang telah

lama di cita-citakan.

30

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

Naskah Sumpah Pemuda

memiliki kaitan dengan Bhinneka

Tunggal Ika, yaitu disebutkan bahwa

para pemuda bersumpah memiliki

nusa, bangsa dan bahasa yang satu.

Dimana terdapat suatu kesatuan

bersama yang tercermin dari

Sumpah Pemuda tersebut.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

31

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

SATU
NUSA

SATU

BANGSA

SATU

BAHASA

Satu bangsa bermakna

satu kesatuan suku
bangsa. Indonesia

memiliki suku bangsa yang

sangat beragam. Selain

itu, keberagaman di

Indonesia ada dalam adat

istiadat dan kebiasaan.
Perbedaan suku bansa
tidak menjadikan kita
terpecah belah, tetapi

justru menjadi alat
pemersatu bangsa.

Indonesia memiliki beragam

bahasa daerah. Meskipun
demikian, Sumpah Pemuda
menyatakan adanya suatu

bahasa yang menjadi bahasa

persatuan, yaitu bahasa

Indonesia. Penggunaan bahasa

Indonesia dapat juga

menumbuhkan semangat

nasionalisme.

Satu nusa bermakna

satu wilayah atau tanah
air. Oleh karena itu, kita

mengakui satu tanah

air, yaitu wilayah
Indonesia. Wilayah

Indonesia disebut juga

dengan istilah

nusantara. Indonesia
yang memiliki sekitar

17.000 pulau

merupakan wilayah

kepulauan yang menjadi

satu kesatuan, bukan
wilayah terpisah-pisah

01

02

03

32

media

a.Nilai kegotongroyongan, cth :
1) Melakukan kerja bakti membersihkan

lingkingan sekitar rumah.

2) Membantu orang tua atau orang lain

yang membutuhkan.

3) Membuat papan pengumuman di

lingkungan.

c.Nilai musyawarah, cth :
1) Aktif dalam pemilihan ketua kelas.
2) Ikut serta dalam pemilihan ketua RT.
3) Tidak memaksakan kehendak ketika

berdiskusi kelompok.

b.Nilai patriotisme, cth :
1) Ikut serta dalam upacara bendera.
2) Ikut serta kegiatan baris-berbaris.
3) Sigap melerai teman jika berkelahi.

d.Nilai cinta tanah air, cth :

1) Bangga menggunakan produk

dalam negeri.

2) Bangga dan suka dengan

tarian daerah.

3) Bangga dan suka dengan

makanan tradisional.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

2. Bentuk Pengamalan

Sumpah Pemuda

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

33

media

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

e.Nilai kekeluargaan, cth :
1) Ikut dalam belajar kelompok.
2) Saling menyayangi sesama anggota

keluarga.

3) Segera berdamai ketika terjadi

pertengkaran.

f.Nilai persatuan, cth :

1) Tidak suka bertengkar.
2) Tidak membeda-bedakan teman.
3) Mau bekerjasama dan tolong-

menolong dalam kegiatan positif.

g. Nilai kerukunan, cth :

1) Mau menjenguk orang sakit.
2) Saling membantu dalam kebaikan.
3) Tidak menjelek-jelekan orang lain.

h. Nilai kerja sama, cth :

1) Mengerjakan tugas bersama.

2) Membantu orang tua.
3) Membantu tetangga.

2. Bentuk Pengamalan

Sumpah Pemuda

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

34

media

i.Nilai cinta damai, cth :

1) Tidak suka membuat masalah.
2) Segera melerai teman yang

berkelahi.

3) Tidak suka membicarakan teman

secara negative.

j.Nilai tanggung jawab, cth :

1) Mengerjakan tugas sekolah.
2) Mengerjakan pekerjaan rumah.
3) Menyelesaikan segala pekerjaan

hingga tuntas.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

2. Bentuk Pengamalan

Sumpah Pemuda

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

35

media

d

e

f

a

b

c

Seluruh pemuda dan
rakyat Indonesia
memiliki rasa bangga
menjadi bangsa
Indonesia yang
dibuktikan dengan aktif
berpartisipasi mengisi
kemerdekaan dengan
kegiatan-kegiatan yang
positif.

Seluruh pemuda dan
rakyat Indonesia harus
mengutamakan
kehidupan bangsa dan
Negara di atas
kepentingan pribadi
maupun kepentingan
kelompok.

Seluruh pemuda dan
rakyat Indonesia harus
meningkatkan
kepedulian terhadap
sesame.

Seluruh pemuda dan

rakyat Indonesia

menjadikan Pancasila
sebagai dasar Negara

Indonesia dan tidak

pernah berniat untuk

mengubahnya.

Seluruh pemuda dan

rakyat Indonesia harus

mampun menjadikan

keberagaman adat dan
budaya sebagai potensi

untuk memajukan
bangsa Indonesia.

Seluruh pemuda dan

rakyat Indonesia wajib

untuk bersatu dalam

rangka berjuang

memajukan bangsa

Indonesia.

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

3. Implementasi Nilai dan Semangat Sumpah
Pemuda dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

36

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

T

U

H

K

Y

N

O

A

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

PPKn

media

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

22 Februari

2023

PPKn

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE