Search Header Logo
Pengembangan Kurikulum Pratama Widya

Pengembangan Kurikulum Pratama Widya

Assessment

Presentation

Education

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Kadek Yogiarta

Used 1+ times

FREE Resource

30 Slides • 0 Questions

1

media

Disampaikan Dalam

Pembinaan Guru Pratama Widya Pasraman se Kabupaten Konawe

Selatan oleh Seksi Bimas Hindu Kantor Kementrian Agama

Kab. Konawe Selatan
Mowila, 3 Oktober 2022

Oleh
Kadek Yogiarta
STAH BGK

2

media

Om Prano Dewi Saraswati Wajebhir Wajiniwati Dhinam Awinyawantu
Artinya :
Ya Tuhan Dalam Manifestasi Dewi Saraswati, Hyang Maha Agung dan Maha Kuasa,
Semoga Engkau Memancarkan Kekuatan Rohani, Kecerdasan Pikiran, dan
Melindungi Hamba.

3

media

Anak

yang

sedang

berumur

lima

tahun,

hendaknya diperlakukan seperti anak raja; jika
sudah

berumur

tujuh

tahun

dilatih

suka

menurut;

jika

sudah

enam

belas

tahun

diperlakukan sebagai sahabat. Kalau hendak
memberi pelajaran kepadanya, cukup dengan
gerak dan alamat. (Nitisastra, IV.20)

4

media

“Rajawat pañca warsesu daҫa
warsesu daswat,
Mitrawat sodaҫawarsa
Ityetat putraҫsanam” (Slokantara, 48)
Terjemahanya :
Sampai umur lima tahun, orang tua harus memperlakukan
anaknya sebagai raja (putra mahkota), dan dalam sepuluh
tahun berikutnya sebagaibudak (dapat disuruh atau
diperintah), dan setelah enam belas tahun ke atas harus
diperlakukan sebagai kawan) (Slokantara, 48)

5

media

1.PWP Dwitawana Saraswati (Mataiwoi)
2.PWP Dharma Kerti (Putemata)
3.PWP Dharma Widya (Jati Bali)
4.PWP Kusuma Dharma Kumala (Landono)
5.PWP Bhuana Sastra (Mowila)
6.PWP Widya Nanda (Lalembuu)
7.PWP Dharma Santi (Lapoa)

Sumber: Bimas Hindu Sultra 2022

6

media

Pembiyaaan/Operasional
PTK (Kompetensi & Kesejahteraan)
Dukungan dan Konsistensi Umat/ Lembaga

dan Pemerintah

Sarana dan Prasarana
Manajemen/Tata Kelola
Pengembangan Kurikulum
Belum adanya SOP / Junis-Juknis Yang

Lebih Bersifat Operasiol


7

media

8

media

Standar Nasional Pendikan (SNP)

1)Standar Kompetensi Lulusan
2) Standar Isi;
3)Sandar Proses
4) Standar Penilaian
5) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
6) Standar Sarana dan Prasarana;
7) Standar Pengelolaan;
8) Standar Pembiayaan;

9

media

10

media

11

media

Kurikulum secara umum dapat diartikan suatu rancangan untuk memfasilitasi peserta didik
belajar membangun pengalaman tentang diri dan lingkungannya. Kurikulum menjadi kerangka
kerja (framework) penyelenggaraan pendidikan sehingga penting kedudukannya karena
menentukan arah pengembangan yang akan dicapai pendidikan sesuai lingkup cakupannya

Kurikulum nasional menjadi cetak biru (blue print) pendidikan nasional untuk mencapai tujuan
berbangsa dan bernegara. Karenanya kurikulum nasional memuat kerangka pengembangan
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab.

UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas menegaskan bahwa kurikulum adalah seperangkat
rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan
sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan
tertentu.

Dengan demikian ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang
digunakan untuk kegiatan pembelajaran.

12

media

1. Dianggap

hanya

sebatas

dokumen/

adminstrasi sekolah saja

2. PTK hanya mengetahui tetapi tidak

memahami

3. Dalam pembuatannya sering dilakukan

dengan copy paste lembaga lain tanpa
pembahasan/pengembangan/review
dengan melibatkan fihak dan unsur terkait

4. Review setiap tahunnya hanya berganti

cover atau tahunnya saja

13

media

14

media

Peraturan Presiden Nomor 60 Tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-
Integratif

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 137 Tahun 2014 tentang
Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 146 Tahun 2014 tentang
Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 160 Tahun 2014 tentang
Pemberlakuan Kurikulum tahun 2006 dan Kurikulum tahun 2013 pasal 7

Buku Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 PAUD yang dikeluarkan oleh
direktorat pembinaan PAUD, Edisi Revisi 2018

PMA 56 Tahun 2014 dan PMA No, 10 Tahun 2022 tentang Pendidikan Kegaaman
Hindu

Kurikulum Pratama Wida Pasraman Oleh Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI Tahun
2019

15

media

Kurikulum Pratama Widya mengacu pada Standar Nasional

Pendidikan Anak Usia Dini, yang memuat tujuan, hasil belajar,
proses, konten yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak
untuk membangun pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang
diperlukan untuk mendukung kesiapananak belajar di jenjang
pendidikan yang lebih lanjut.

Kurikulum Pratama Widya memberi arah pada proses stimulasi yang

dilaksanakan secara cermat, hati-hati, sesuai dengan karakteristik
anak dan dinilai secara komprehensif dari data yang otentik. Proses
stimulasi yang tidak direncanakan tidak akan mampu mencapai
tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu, penting bagi setiap
satuan pendidikan anak usia dini memiliki dan mengembangkan
kurikulum di tingkat satuan pendidikan (KTSP).

16

media

Penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan
(KTSP) menjadi bagian dari tugas pengelola satuan
pendidikan, akan tetapi penyusunan jabaran KTSP
menjadi kurikulum operasional dalam bentuk RPP
dan RPH menjadi tugas dari pendidik. Karenanya
pengelola dan pendidik harus memahami konsep
Kurikulum

PAUD/PWP,

Struktur

Kurikulum

PWP,

Program

Pengembangan

PAUD,

Pengembangan

Muatan/Materi Kurikulum PWP dan cara penyusunan
KTSP.

17

media

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) PAUD

adalah kurikulum operasional yang dikembangkan dan
dilaksanakan sesuai dengan karakteristik satuan PAUD
(direktorat PAUD, 2015). KTSP PAUD disusun dan
dikembangkan sendiri oleh satuan PAUD sesuai dengan
karakteristik yang ada pada satuan tersebut. Karakteristik
satuan meliputi kondisi lingkungan, peserta didik,
pendidik,

sarana

prasarana,

program,

model

pembelajaran yang dilaksanakan serta hal-hal lain.

Berdasarkan hal tersebut, maka kurikulum tingkat satuan

Pendidikan (KTSP) PAUD mutlak harus dibuat sendiri oleh
satuan PAUD, karena KSTP setiap satuan satu sama lain
akan berbeda disesuaikan dengan karakteristik/ke khasan
masing -masing satuan.

18

media

19

media

• Berpusat pada peserta Didik
• Kurikulum dikembangkan secara Kontekstual
• Mencakup

semua

dimensi

kompetensi

dan

program

pengembangan

• Program

pengembangan

sebagai

dasar

pembentukan

kepribadian anak

• Memperhatikan tingkat perkembangan anak
• Mempertimbangkan cara anak belajar
• Holistik-integratif
• Belajar melalui bermain
• Memberi pengalaman belajar
• Memperhatikan dan melestarikan karakteristik sosial budayaya

20

media

21

media

22

media

23

media

24

media

25

media

26

media

27

media

28

media

Dengan demikian dapat ditarik benang merah bahwa
meskipun sudah ada kurikulum yg diterbitkan oleh Dirjen
Bimas Hindu untuk PWP secara nasional, tetapi itu hanya
akan mengisi pada bagian II dokumen I pada komponen
KTSP secara utuh, yaitu pada No. 4 Program Pengembangan
dan Muatan Pembelajaran/Struktur Kurikulum. Selebihnya
pada bagian yang lain adalah merupakan pengembangan dari
masing-masing PWP yang disusun berdasarkan kondisi
sumber lembaga daya yang dimiliki.

29

media

Paropakaranam Yesam
Jagarthi Hrdaya Satam
Nasyanti Wipadas Tesam
Sampadah Syuh Pade Pade (Cn. XVII, 15)
Terjemahannya:
Orang yang hatinya selalu memikirkan kepentingan orang
banyak, segala kesulitannya lenyap dan akan senantiasa
memperoleh keberuntungan dalam setiap langkahnya

30

media
media

Disampaikan Dalam

Pembinaan Guru Pratama Widya Pasraman se Kabupaten Konawe

Selatan oleh Seksi Bimas Hindu Kantor Kementrian Agama

Kab. Konawe Selatan
Mowila, 3 Oktober 2022

Oleh
Kadek Yogiarta
STAH BGK

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 30

SLIDE