Search Header Logo
PENCEMARAN LINGKUNGAN

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Assessment

Presentation

Science

7th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Marlia Utami

Used 29+ times

FREE Resource

14 Slides • 5 Questions

1

media

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Sumber : environment-indonesia.com

2

media

Peta Konsep

3

media

PENEBANGAN HUTAN

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

a. Memberi pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat  hutan dan dampak kerusakan hutan.

b. Penebangan dan penanaman kembali harus seimbang.

c. Reboisasi dan penghijauan untuk memperbaiki kerusakan hutan.

4

media

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Timbulnya Endapan, Koloid, dan Bahan Telarut

Endapan, koloid, dan bahan terlarut berasal dari bahan-bahan buangan industri, obat-obatan, dan pupuk pertanian. Bahan-bahan tersebut dapat menghalangi cahaya matahari masuk ke  perairan sehingga proses fotosintesis tumbuhan air terganggu. Apabila kadarnya telah mencapai tingkat tertentu, dapat mengganggu fungsi tubuh bahkan juga dapat mengakibatkan kematian.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

Eksploitasi hutan oleh manusia dilakukan dengan berbagai cara, di  antaranya dengan pembakaran hutan untuk lahan pertanian,  perkebunan, dan ladang berpindah, serta penggundulan hutan atau  penebangan liar untuk diambil kayunya. Penebangan hutan  mengakibatkan punahnya organisme yang hidup di dalamnya, suhu  lingkungan meningkat, terjadinya erosi, tanah longsor, kekeringan  ketika musim kemarau, dan banjir ketika musim hujan. Untuk itulah  perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan  kerusakan hutan yang di antaranya dengan cara sebagai berikut.

5

media

Pencemaran Air

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Perubahan pH

Tingkat keasaman (pH) optimal untuk kehidupan organisme antara 6,5–7,5. Limbah industri, rumah tangga, dan pertanian di perairan akan memengaruhi konsentrasi ion-ion hidrogen sehingga pH  air akan berubah. Mungkin di atas 7,5 atau di bawah 6,5. Hal ini akan  mengganggu kehidupan organisme  akuatik.

6

media

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Perubahan Warna, Bau, dan Rasa

​Syarat air yang dapat dimanfaatkan manusia adalah tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Dengan adanya buangan limbah industri yang terlarut dalam air maka air di perairan menjadi  berwarna, berbau, dan berasa. Sering kali limbah industri yang berwarna dan  berbau itu mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi organisme akuatik.

Selain itu, bau juga dapat menimbulkan  ketidaknyamanan bagi orang yang tinggal di sekitar perairan yang tercemar.

7

media

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Pencemaran Air

Eutrofikasi

Eutrofikasi adalah pencemaran yang disebabkan oleh peningkatan konsentrasi unsur hara di kawasan perairan. Peristiwa ini bisa terjadi karena penggunaan pupuk pertanian yang berlebihan. Eutrofikasi bisa menyebabkan terjadinya ledakan populasi (blooming) Algae dan tumbuhan air seperti eceng gondok.

Eutrofikasi dapat memengaruhi suplai oksigen di dalam air. Jika dibiarkan, situasi ini akan menyebabkan ikan dan hewan air lainnya mati kehabisan oksigen.

8

Komponen

Presentase

PENCEMARAN LINGKUNGAN

halaman
296

media

Pencemaran Tanah

9

media

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Pencemaran Udara

Rusaknya Lapisan Ozon

Lapisan ozon dapat rusak karena bereaksi dengan radikal bebas klor yang berasal dari senyawa CFC (Chlorofluorocarbon) yang banyak digunakan sebagai bahan pendingin AC, lemari es, bahan penyemprot insektisida, penyemprot parfum, penyemprot cat, dan penyemprot rambut.

10

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Pencemaran Udara

Pemanasan Global

Panas matahari yang mencapai permukaan bumi seharusnya dipantulkan ke angkasa. Namun, karena bumi diselimuti oleh gas-gas pencemar, panas matahari dipantulkan kembali ke permukaan bumi dan panas matahari terperangkap di atmosfer. Peristiwa ini mirip  dengan peristiwa di rumah kaca, sehingga  dinamakan efek rumah kaca. Hal ini berdampak pada meningkatnya suhu bumi,  yang dikenal dengan pemanasan global.

media

11

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Pencemaran Udara

Hujan Asam

Jika asam sulfit dan asam sulfat turun ke bumi bersama-sama maka akan terjadi hujan asam. Disebut hujan asam karena air hujan mempunyai pH di bawah 5,6.

media

12

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Pencemaran Udara

Pengaruh Polusi terhadap Organ Tubuh Manusia

  • Mata

    Mata menjadi berair, pedih dan penglihatan menjadi kabur akibat senyawa-senyawa tertentu dalam asap.

  • Pernapasan

    Iritasi pada hidung, tenggorokan terasa seperti terbakar, dan partikel dapat melemahkan daya tahan paru-paru terhadap infeksi.

  • Jantung

    Jantung menjadi lemah akibat sel-sel darah merah terhambat dalam menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Ini terjadi karena banyaknya CO2 dalam sel-sel darah.

  • Otak

    Melemahnya fungsi dan koordinasi motorik karena menurunnya kadar oksigen di otak.

13

media

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Sumber suara yang mengeluarkan suara di  atas 80 dB akan menganggu kesehatan manusia. Hilangnya pendengaran dimulai  pada tingkat kebisingan 80–90 dB selama delapan jam, pada tingkat 120 dB akan membuat telinga sakit, dan dapat  membunuh manusia pada tingkat 180 dB.

Pencemaran Suara

14

Setelah kalian mempelajari materi tentang PENCEMARAN LINGKUNGAN, kerjakan soal-soal berikut!

15

Multiple Choice

Berikut yang bukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan kerusakan hutan adalah ....

1

memberi pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat hutan dan dampak kerusakan hutan

2

memanfaatkan hutan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan manusia

3

penebangan dan penanaman kembali harus seimbang

4

reboisasi dan penghijauan untuk memperbaiki kerusakan hutan

16

Multiple Choice

Terjadinya efek rumah kaca disebabkan oleh ….

1

banyaknya rumah yang berkaca

2

panas matahari terperangkap oleh selubung gas pencemar yang menyelimuti bumi

3

pengunaan AC dan lemari es

4

panas matahari yang terperangkap di dalam gedung-gedung berkaca

17

Multiple Choice

Berikut yang bukan merupakan dampak negatif akibat kita membuang limbah sembarangan adalah…

1

kesuburan tanah meningkat

2

dapat menurunkan kualitas tanah

3

mengurangi keindahan lingkungan

4

berkembangnya berbagai jenis penyakit

18

Multiple Choice

Ani sedang memperhatikan kondisi sungai di dekat rumahnya, ondisi yang dia

temukan yaitu: ditumbuhi eceng gondok yang subur, terdapat berbagai jenis tanaman di

pinggiran sungai, banyak anak-anak bermain di sekitar sungai. Ani berpikir bahwa

sungai di dekat rumahnya sudah tercemar, karena pada air sungai yang telah tercemar

akan terlihat tanda-tanda ....

1

airnya jernih dan tidak berwarna

2

terdapat berbagai jenis fauna

3

ditumbuhi eceng gondok yang subur

4

airnya tidak berbau busuk

19

Multiple Choice

Suara dapat menimbulkan pencemaran jika berada pada frekuensi ≧ .... dB.

1

50

2

60

3

70

4

80

media

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Sumber : environment-indonesia.com

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 19

SLIDE