Search Header Logo
Model Teks Cerita Inspiratif

Model Teks Cerita Inspiratif

Assessment

Presentation

Other

9th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Aftie Hakimi

Used 4+ times

FREE Resource

9 Slides • 0 Questions

1

Model Teks Cerita Inspiratif

Aftie Kulsum Hakimi, S.Pd

2

media
media
media

Merupakan Karangan yang bertujuan untuk menyampaikan sebuah informasi dengan tepat mengenai suatu peristiwa.

Narasi Informatif / Ekspositoris

Merupakan sebuah karangan yang menceritakan sebuah kisah atau peristiwa yang bertujuan untuk memberikan pengalaman estetis kepada pembacanya. Biasanya menggunakan bahasa figuratif atau kiasan

Narasi Artistik

Merupakan sebuah peristiwa atau kisah dengan maksud terselubung kepada para pembaca atau pendengarnya.

Narasi Sugestif

3

Minuman Berenergi

Dengan begitu banyak tugas dan tanggung jawab saya sehari-hari maka saya memerlukan sebuah dorongan untuk mengatasi kemunduran fisik yang disebabkan oleh padatnya jadwal.

Sekarang ini banyak masyarakat yang beralih kepada  energy drink  sebagai sumber ketahanan fisik dan senjata untuk menghilangkan rasa kantuk.

Bagi saya sendiri, energy drink adalah sesuatu yang sudah biasa saya konsumsi, setidaknya dulu dua hari sekali saya mengonsumsi satu kaleng atau botol energy drink. Akan tetapi lama kelamaan saya mulai merasakan efek samping dari ketergantungan saya terhadap minuman berenergi. Penyakit seperti maag dan asam lambung datang tampa hentinya. walaupun sudah meminum berbagai macam obat, akan tetapi semuanya seakan tidak ada efeknya. Hingga akhirnya karena sudah tidak tahan lagi dengan penyakit-penyakit yang datang bergantian, saya berhenti mengkonsumsi minuman berenergi.

Banyak orang mengira Minuman berenergi sama dengan minuman bersoda. Akan tetapi produsen minuman berenergi menagatakan bahwa hal itu tidaklah benar, didalam setiap energy drink dimasukan  nutrisi-nutrisi tertentu.Minuman berenergi yang ada di pasaran saat ini paling banyak mengandung kafein dan taurin dan beberapa kandungan lainnya seperti vitamin, zat gula dan lain-lain. 

4

Akan tetapi unsur yang paling banyak ditemukan didalam minuman berenergy adalah Kafein. Kafein merupakan senyawa alkaloid pahit yang biasanya ditemukan dalam teh, kopi, dan biji cokelat. Kafein terutama berfungsi sebagai perangsang sistem saraf pusat, jantung, dan pernapasan.  Berbahayanya Kafein juga bersifat adiksi, artinya akan mengakibatkan rasa ketergantungan bagi seseorang yang mengkonsumsinya.

Zat lainnya yang perlu dicermati dari minuman berenergi adalah taurin. Sama halnya dengan kafein, taurin juga memberikan efek pada sel-sel otak. 

Namun reaksi yang ditimbulkannya berlawanan dengan kafein, yakni relaksasi. Taurin merupakan zat yang dibutuhkan untuk kelancaran metabolisme. Apabila taurin dikonsumsi secara berlebihan maka justru akan menjadikan seseorang terlalu rileks dan bahkan cenderung menjadi pelupa.

5

Anak Kenangan

Kala itu matahari belum juga jauh, ketika tembakan pertama meledakkan kesenyapan di udara, gadis itu masih juga belum tidur. Namun tubuhnya sejak tadi mendekap bantal lusuh di atas tempat tidur.

Tak lama ibunya menghambur ke kamar. Isak tangis wanita itu menyentakkan si Gadis.

"Ayahmu, Astika!"

Gadis bernama Astika itu surut dari tengkurap. Wajahnya tegang. namun, betapa sorot matanya mencoba tak ingin yakin apa yang sedang ia cemaskan.

"Itukah?" Usap Astika tersendat.

Ibunya mengangguk. Namun kedua wanita itu tak berani keluar. Berondongan tembakan kian terdengar berhamburan. Seperti terasa ada suasana gaduh kanan kiri dinding rumah. Namun, sama sekali tak terdengar teriakan atau jeritan kepanikan.

Astika seperti memiliki kekuatan untuk berani mendekat ke pintu. Rambutnya yang panjang ia sibakan ke belakang sehingga tak menghalangi pandangannya. 

"Jangan keluar, Tika!" hardik sang ibu khawatir.

6

Astika terdiam. Tangannya cuma menyentuh daun pintu. 

"Hendak mau kemana kau?" Sentuh ibunya setengah teriak.

"Ingin melihat ayah untuk yang terakhir."

"Tak usah, tidak perlu. Ayah sudah baik, sudah diurus para tetangga."

Dalam kalimat yang terakhir ini Astika tak tahan terus bersikap tegar. Ia langsung memeluk ibunya. Ia benar-benar menyadari, bahwa dirinya sedang kehilangan . Melebihi kehilangan tubuh seorang ayah yang barang kali bagian dadanya tengah terobek peluru panas. Melebihi kehilangan kenangan yang ketika kecil senantiasa diperkaya oleh kasih sayang. Astika kehilangan suasana. Suasana seorang gadis yang belum seminggu yang lalu memasuki usia ke delapan belas. Suasana sebagai anak yang masih memiliki ayah, sirna seketika.

"Ayahmu tak tertolong. Ikhlaskan saja pada-Nya"

Bagi ibunya, Astika seperti sebuah peninggalan. Ia menjadi anak kenangan satu-satunya, dan seorang gadis yang cantik.

7

Apa yang Ditanam, Itu yang Dituai

Hari itu langit sangat terik, Namun Budi tetap menarik gerobaknya. Dia susuri lorong-lorong pasar itu dengan harap ada yang membeli getuk buatan ibunya. Hari itu Budi sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya. 

Sejak pagi tadi Budi mengelilingi pasar itu, tetapi tak ada seorang pun yang membeli bahkan hanya untuk menawarnya pun tidak ada. Budi hampir putus asa, pikiran-pikiran jahat pun mulai masuk ke otaknya. Namun, Budi teringat kata-kata ibunya bahwa berbuat baik dan berdoalah agar mendapat berkah dari Allah. Lalu Budi menepis semua pikiran itu dan berdoa kepada Allah agar dia bisa mendapatkan uang untuk mengobati ayahnya.

Lalu Budi melanjutkan perjalananya. Pada saat Budi melewati kios-kios toko Budi melihat seorang pria yang sedang mengikuti seorang wanita tua. “Pasti orang itu akan berbuat yang tidak-tidak!” pikir Budi dan benar saja seketika pria itu merampas tas wanita itu. Wanita itu menjerit, dengan cepat kilat Budi menjegal pencuri itu hingga terjatuh. Tas itu pun terjatuh bersama si pencuri, lalu pencuri tersebut melarikan diri. Budi mengambil tas itu dan memberikannya kepada wanita itu.

8

“Terimakasih nak, untung ada dirimu,” kata wanita itu memuji Budi. “iya, lain kali hati-hati ya bu!” jawab Budi sambil meninggalkan wanita itu. “Hey nak tunggu, ini ada sesuatu untukmu,” kata wanita itu. “tidak usah buk, aku tadi hanya kebetulan lewat,” jawab Budi. Wanita itu merasa heran dengan kebaikan Budi, lalu tanpa sengaja dia melihat gerobak getuk Budi dan berkata “Baiklah kalau kamu tidak menginginkan uang ini, biarakan saya membeli semua getukmu”. Mendengar suara itu Budi menjadi senang dan haru akhirnya dia bisa mendapatkan uang dan membelikan obat untuk ayahnya. “Terimakasih bu!” jawab Budi kepada Wanita itu.

9

​Thank You :)

Model Teks Cerita Inspiratif

Aftie Kulsum Hakimi, S.Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 9

SLIDE