
Wali Songo
Presentation
•
Religious Studies
•
9th - 12th Grade
•
Practice Problem
•
Medium
Fazri al-ayubhy
Used 11+ times
FREE Resource
38 Slides • 16 Questions
1
Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia (Metode Dakwah Islam Oleh Wali Songo di Tanah Jawa)
2
mampu menganalisis peran tokoh ulama Islam di Indonesia (Wali Songo) dalam menyebarkan ajaran Islam;
mampu mempresentasikan paparan mengenai sejarah perjuangan dan metode dakwah Wali Songo di Indonesia yang dilakukan secara damai;
Tujuan Pembelajaran
3
mampu membiasakan sikap kesederhanaan, tekun, damai kesungguhan dalam mencari ilmu, dan semangat menghargai adat istiadat dan perbedaan keyakinan orang lain
mampu meyakini metode dakwah yang moderat, bi al-hikmah wa al-mau’idlatil hasanah adalah perintah Allah Swt.;
4
Dakwah Islam Periode Pra Wali Songo
Menurut P. Wheatley Islam masuk ke indoesia pada abad ke-7.
Menurut Fatimi pada Abad ke 10 banyak terjadi migrasi keluarga yang berasal dari Persia menuju Nusantara. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya makam Fatimah binti Maimun. keluarga yang melakukan migrasi tersebut, yaitu Keluarga Lor, Keluarga Jawani, Keluarga Syiah, Keluarga Rumai.
5
Fill in the Blanks
Type answer...
6
Hal tersebut ditunjukan dengan mulai dipeloporinya dakwah Islam oleh para wali songo dan mulai banyak berdirinya kerajaan-kerajaan Islam.
Akan tetapi menurut catatan dinasti tang. Islam baru mulai berkembang di Nusantara pada abad ke-14.
7
Sejarah Dakwah Islam Masa Wali Songo
Wali songo merupakan tokoh-tokoh masyhur/terkenal di Jawa yang berperan penting dalam upaya dakwah dan perkembangan peradaban Islam pada abad ke 14-16 M.
8
Dalam berbagai catatan para wali songo selain menjadi waliyullah mereka pun juga menjadi waliyul amri.
Gelar sunan berasal dari kata suhun-kasuhun-sinuhun yang berarti "paduka yang mulia".
Wali berasal dari bahasa arab waliyullah yang berarti orang yang mencintai dan dicintai Allah Swt. Songo berasal dari bahasa jawa yang berarti sembilan. Adapun menurut KH. Moh Adnan songo merupakan kesalahan penyebutan dari kata tsana yang berarti mulia.
9
Metode yang diguakan wali songo untuk menyebarkan ajaran Islam adalah dengan memanfaatkan budaya lokal.
Wilayah penyebaran Islam yang dilakukan wali songo meliputi wilayah jawa barat hingga ke jawa timur, yaitu: Cirebon, Demak, Kudus, Muria, Surabaya, Tuban, Gresik, Lamongan.
Wali songo menyampaikan ajaran Islam dengan lemah lembut dan cara yag unik. sosoknya merupakan teladan yang ramah kepada siapa saja sehingga ajaran Islam mudah untuk menyebar di wilayah Nusantara.
10
Dalam mengembangkan ajaran Islam di Nusantara, wali songo memulai dengan beberapa langkah strategis yaitu:
Tadrij (bertahap)
Para wali songo menyebarkan ajaran Islam melalui proses penyesuaian.
'Adamul Haraj (tidak menyakiti)
Para wali songo tidak menyebarkan ajaran Islam dengan mengusik tradisi asli masyarakat.
11
Multiple Choice
Dalam mengambangkan ajaran Islam di bumi Nusantara para wali songo memulai dengan beberapa langkah strategis, yaitu:
1) Bertahap 3) Tidak menyakiti
2) Melalui peperangan 4) Memaksa
Diantara pilihan tersebut manakah yang benar ……..
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
12
Multiple Choice
Para walisongo mengajarkan ajaran Islam di Nusantara secara bertahap, hal tersebut dikarenakan ……
Para walisongo tidakk memiliki nyali jika harus menyebarkan ajaran Islam dengan cara pemaksaan
Para walisongo memiliki metode dakwah yang penuh kelembutan dan kedamaian
Para walisongo hanya setengah hati mengajarkan ajaran Islam di Nusantara
Para walisongo tidak ingin banyak masyarakat Nusantara yang memeluk agama Islam
13
Multiple Choice
Para walisongo mengembangkan ajaran Islam di Nusantara dengan ‘adamul haraj atau tidak menyakiti. Hal tersebut dilakukan karena para wali menyadari ciri khas Nusantara yang beragam merupakan anugerah Allah Swt. Hal tersebut menunjukan bahwa para wali ingin mengembangkan ajaran Islam dengan ……
Tidak mengusik kebudayaan dan kepercayaan mereka namun memperkuatnya dengan cara yang islami
Pemaksaan agar masyarakat Nusantara dalam menjalankan ajaran Islam secara kaffah
Putus asa karena masyarakat Nusantara sulit menghilangkan kebiasaan lama mereka
Kekerasan karena sudah tidak sabar menghadapi masyarakat Nusantara yang tidak bisa melepaskan kebiasaan lamanya
14
Fill in the Blanks
Type answer...
15
Metode Dakwah Wali Songo
Ceramah
Tanya Jawab - Diskusi
Keteladanan
pendidikan
Bi'tsah dan Ekspansi (mengirimkan utusan)
Kesenian
Silaturahmi
16
17
Nama asli : Maulana Malik Ibrahim
Ayah : Maulana Jumadil Kubro
Asal : Maghribi, Afrika Utara
Wafat : 1419 M
Sunan Gresik
18
Perjalanan Dakwah Sunan Gresik
Sunan Gresik sampai di wilayah Gresik pada tahun 1404 M
Sunan Gresik Berdakwah dengan menggunakan keteladan dan keramahan dalam pergaulan. Pada saat beliau sampai di wilayah gresik agama penduduknya sudah beraneka macam. Ada yang sudah beragama Islam, Ada yang beragama Hindu-Budha, dan ada yang beragama animisme-dinamisme. Sunan Gresik pun bergaul kepada siapa saja tidak memandang apa agamanya dan menunjukan sikap keramahan dan mengayomi semuanya, sehingga Sunan Gresik banyak disukai oleh masyarakat.
19
Setelah berhasil meng islamkan masyarakat melalui pendekatan yang halus, Sunan Gresik menempuh jalan dagang untuk mendekati para bangsawan, khususnya bangsawan kerajaan majapahit
Pendekatan beliau pun berhasil dan banyak masyarakat yang berpindah ke agama Islam
Didalam kehidupan sosial masyarakat Sunan Gresik berusaha untuk menghapuskan sistem kasta dengan cara melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara yang halus tanpa menunjukan pertentangan kepada adat atau kebiasaan yang sudah ada di tengah masyarakat.
20
Aktivitas perdagangan tersebut berhasil. Sunan Gresik dapat bertemu dengan raja Majapahit di wilayah Trowulan.
Sunan Gresik pun diberikan tanah di wilayah Leran. Beliau pun mendirikan pondok pesantren di wilayah tersebut.
Di antara peninggalan-peninggalan Sunan Gresik adalah percampuran, asimilasi dan akulturasi budaya. Hal tersebut menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang fleksibel, tidak kaku dan tidak mengandung unsur paksaan bagi pemeluknya.
21
Multiple Choice
Ketika Sunan Gresik bertemu raja Majapahit, beliau disambut baik oleh sang raja. Hal tersebut dikarenakan ……
Sunan Gresik memiliki adab yang baik dalam memperkenalkan Islam, yaitu dengan cara membiasakan budi Bahasa yang ramah dan santun dan tidak menunjukan pertentangan dan perlawanan kepada ajaran dan kepercayaan penduduk pribumi
Sunan Gresik memiliki adab yang baik dalam memperkenalkan Islam, yaitu dengan cara membiasakan budi Bahasa yang ramah dan santun akan tetapi menunjukan pertentangan dan perlawanan kepada ajaran dan kepercayaan penduduk pribumi
. Sunan Gresik tidak memiliki adab yang baik dalam memperkenalkan Islam, yaitu dengan cara kasar dan tidak ramah akan tetapi tidak menunjukan pertentangan dan perlawanan kepada ajaran dan kepercayaan penduduk pribumi
Sunan Gresik memiliki adab yang baik dalam memperkenalkan Islam, yaitu dengan cara membiasakan budi Bahasa yang ramah dan santun dan termasuk kedalam golongan orang yang berada
22
Multiple Choice
Sunan Gresik mengajarkan kepada kita tentang asimilasi dan akulturasi budaya. Hal tersebut menunjukan agama Islam merupakan agama yang fleksibel, tidak kaku dan tidak mengandung unsur paksaan. Berdasarkan hal tersebut apabila di interpretasikan pada zaman sekarang maka umat Islam harus memiliki sifat ……
Keras dan tidak menerima perbedaan
Merasa paling benar dan menyalahkan ajaran agama yang lain
Bersifat angkuh dan sombong karena merasa paling benar
Humanis, ramah, damai, dan menebar kemuliaan
23
Nama Asli : Raden Rahmat
Lahir : Champa, 1401 M
WaFat : Demak, 1481 M
Ayah : Sunan Gresik
Ibu : Dewi Candrawulan
Sunan Ampel
24
Perjalanan Dakwah Sunan Ampel
Sunan Ampel datang ke pulau jawa karena diundang oleh Prabu Brawijaya, raja kerajaan Majapahit. hal tersebut bertujuan untuk mengambalikan akhlak masyarakat yang memburuk.
Raden Rahmat kemudian membangun pesantren sebagai lembaga pendidikan untuk terus mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat, sehingga Islam semakin berkembang di wilayah Ampel.
25
Sunan Ampel memiliki toleransi yang tinggi dengan tidak pernah mempermasalahkan adanya perbedaan.
Ia tidak pernah memaksanakn ajaran-ajaran lama untuk serta-merta dihapuskan. Bahkan ia justru menjadikannya sebagai sarana untuk mengenalkan Islam. Misalnya penamaan tempat ibadah dari kata ‘sanggar’ pada era Hindu Budha diganti menjahi ‘langgar’. Kata ‘shastri’ yang merujuk pada orang-orang yang membaca kitab suci agama Hindu diubah menjadi ‘santri’ yaitu orangorang yang sedang memperdalam ajaran Islam, menggunakan istilah untuk salat dengan kata sembahyang yaitu berasal dari kata ‘sembah’ dan hyang.
26
Sunan Ampel mengenalkan ajaran yang sangat berkaitan dengan kebiasaan masyarakat kala itu, yaitu ajaran Moh Limo. Moh Limo berasal dari bahasa Jawa yaitu emoh (tidak mau) dan limo (lima). Artinya ajaran yang mengajak masyarakat untuk tidak melakukan lima hal yang tercela. Kelima hal tersebut adalah: 1) Moh main yaitu tidak mau berjudi, mengundi nasib dan memasang taruhan 2) Moh ngombe yaitu tidak mau mabuk, minum-minuman keras dan mengkonsumsi arak/tuak. 3) Moh maling yaitu tidak mau mencuri dan mengambil barang yang bukan miliknya. 4) Moh madat yaitu menolak untuk merokok, menggunakan narkotika dan hal-hal lain yang memabukkan 5) Moh madon yaitu menolak untuk bermain perempuan yang bukan istrinya.
27
Multiple Choice
Apa yang menyebabkan Raden Rahmat (Sunan Ampel) dating ke wilayah Majapahit ……
Karena Sunan Ampel ingin melakukan perdagangan di wilayah kekuasaan Majapahit
Karena Sunan Ampel ingin mendalami agama Islam di wilayah Majapahit
Karena Prabu Brawijaya Raja Majapahit saat itu memanggil Sunan Ampel untuk memperbaiki keadaan masyarakat
. Karena Sunan Ampel merasa wilayah Majapahit merupakan wilayah cocok untuk mensyiarkan ajaran Islam
28
Fill in the Blanks
Type answer...
29
Nama Asli : Raden Makdum Ibrahim
Lahir : 1465 M
Wafat : 1525 M
Ayah : Sunan Ampel
Ibu : Dewi Candrawati
Sunan Bonang
30
Perjalanan Dakwah Sunan Bonang
Nama Sunan Bonang diberikan kepadanya karena salah satu media yang ia pergunakan untuk berdakwah adalah menggunakan alat musik tradisional yaitu gamelan, dan salah satu instrument musiknya bernama bonang.
Sunan Bonang mempelajari ilmu agama dari pesantren Sunan Ampel, ayahnya sendiri. Kemudian ia melanjutkan memperdalam ilmu agama Islam sampai keluar pulau Jawa bahkan sampai di Pasai.
31
Walaupun banyak yang tidak suka dengan ajaran Sunan Bonang, Sunan Bonang tidak pernahmelawan danmemilih untuk berpindah tempat tinggal.
Selain dengan alat musik tradisional, Sunan Bonang juga berdakwah melalui syair-syair. Salah satu syairnya yang masih terkenal hingga saat ini adalah syair obat hati
Sunan Bonang kemudian menjadi salah satu dari Wali Songo yang berdakwah di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Rembang, Lasem dan Tuban.
32
Multiple Choice
Sunan Bonang tidak pernah melakukan perlawanan terhadap orang-orang yang menentang ajarannya. Beliau dapat menyatu dengan aspek-aspek kehidupan bermasyarakat dengan menggunakan kepandaiannya dalam berbaur dan beradaptasi dengan masyarakat setempat. Hal tersebut sebaiknya diterapkan oleh umat muslim saat ini untuk mengajarkan ajaran Islam, yaitu dengan cara ……
Penuh kedamaian, tidak konfrontatif, penuh kelembutan dan kasih sayang serta menghindari permusuhan
Penuh kedamaian, konfrontatif, penuh kelembutan dan kasih sayang serta menghindari permusuhan
Penuh kebencian, tidak konfrontatif, penuh kelembutan dan kasih sayang serta menghindari permusuhan
Penuh kedamaian, tidak konfrontatif, penuh kekerasan serta permusuhan
33
Multiple Choice
Sunan Bonang berdakwah dengan cara menggunakan kesenian berupa permainan alat musik dan syair. Hal tersebut sama seperti yang dilakukan ……
Mamat melarang lagu-lagu keagamaan dalam bentuk apapun karena lagu adalah bid’ah
Soleh sering melantunkan sholawat dengan suara yang merdu dipadukan dengan permainan darbuka
DKM Masjid Mujtahid melarang anak muda memainkan hadroh karena beranggapan musilk bukan ajaran Islam
Topik tidak menyetujui anak muridnya melakukan latihan nasyid bertemakan Islam karena hal tersebut bukan ajaran Islam
34
Nama Asli : Raden Qosim
Lahir : 1470 M
Wafat : 1522 M
Ayah : Sunan Ampel
Sunan Drajat
35
Perjalanan Dakwah Sunan Drajat
Sunan Drajat mempelajari ilmu agama dari ayahnya dan juga dari para pedagang arab yang datang ke Nusantara.
Sunan Drajat berdakwah di wilayah Banjarwati dan Lamongan (Bukit Ndalem Dhuwur).
36
Sunan Drajat berdakwah dengan kelembutan dan menggunakan kesenian-kesenian tradisional
Ajaran Sunan Drajat, yaitu catur piwulang, yaitu Paring teken marang wong kang kalunyon lan wuto (memberikan tongkat kepada orang yang buta), Paring pangan marang wong kang kaliren (memberi makan kepada orang yang kelaparan), Paring sandhang marang wong kang kawudan (memberi pakaian kepada orang yang telanjang) Paring payung marang wong kang kodanan (memberikan payung kepada orang yang kehujanan)
cara Sunan Drajat menympaikan ajara Islam, yaitu Pengajian secara langsung di langar atau musala,Penyelenggaraan pendidikan di pesantren, Memberikan nasihat dan fatwa untuk penyelesaian sebuah masalah, Melalui kesenian tradisional yaitu melalui tembang pangkur (pangudi isine Qur’an/mendalami makna Al-Qur’an) dengan iringan gending gamelan.
37
Multiple Choice
Sunan Drajat memiliki ajaran yang bernama catur piwulang yang memiliki pesan bahwasanya umat Islam harus selalu memberikan pertolongan kepada orang yang mengalami kesulitan, tanpa melihat suku, ras, agama, dan golongan hal tersebut sesuai dengan perilaku ……
Juki Tidak meminjamkan pulpennya kepada Michele karena Michelle orang Medan
Fajar tidak mau menjenguk tetangganya yang sakit karena tetangganya yang sakit beragama Budha
Jonathan Cristi tidak mau membantu Budi menganggkat buku karena Budi seorang Muslim
Budi memberikan makanan kepada Johan saat hari raya Natal karena Johan tidak memiliki uang untuk membeli makanan
38
Nama Asli : Sayyid Ja'far Shadiq
Lahir : 1500 M
Wafat : 1550 M
Ayah : Sunan Ngudung
Ibu : Syarifah
Sunan Kudus
39
Perjalanan Dakwah Sunan Kudus
Sunan Kudus belajar ilmu agama pada ayahnya, Kiai Teingsing, dan Sunan Ampel.
metode dakwah Sunan Kudus adalah sebagai berikut: Tidak menggunakan jalan kekerasan atau radikalisme untuk mengubah masyarakat yang masih taat dengan kepercayaan lamanya. Jika ada tradisi atau kebiasaan buruk yang berkembang di masyarakat, maka selagi hal tersebut dapat dirubah, maka Sunan Kudus berusaha merubahnya dengan pelan-pelan. Mengembangkan prinsip tutwuri handayani. Tidak melakukan perlawanan dan konfrontasi langsung terhadap tindak kekerasan. Berusaha menarik simpati masyarakat agar tertarik dengan ajaran Islam.
40
Multiple Choice
Sunan Kudus memiliki salah satu metode dakwah tutwuri handayani dan tutwuri hangiseni. Mengapa Sunan Kudus menggunakan metode dakwah tersebut ……
Karena Sunan Kudus enggan berbaur dengan masyarakat biasa
Karena Sunan Kudus hanya ingin menyebarkan ajaran Islam pada kalangan bangsawan
Karena Sunan Kudus ingin menanamkan pengaruh dan perlahan meberikan nuansa ajaran Islam di tengah masyarakat
Karena Sunan Kudus senang melakukan pemaksaan dalam mengajarkan ajaran Islam
41
Multiple Choice
Pada saat hari raya Idul Adha Sunan Kudus dan pengikutnya tidak menyembelih sapi karena sapi merupakan hewan yang dianggap suci oleh umat Hindu dan diwilayah kudus masih banyak yang memeluk agama Hindu. Hal tersebut menunjukan ……
Sunan Kudus memiliki sikap toleransi
Sunan Kudus melenceng dari ajaran Islam
Sunan Kudus ingin menerapkan ajaran baru
Di wilayah Kudus tidak ada hewan sapi
42
Nama Asli : Raden Paku
Lahir : Banyuwangi, 1442 M
Wafat : 1506 M
Ayah : Maulana Ishaq
Ibu : Dewi Sekardadu
Sunan Giri
43
Perjalanan Dakwah Sunan Giri
Sunan Giri belajar ilmu agama pada Sunan Ampel dan juga di wilayah Pasai
Sunan Giri berdakwah melalui 3 bidang, yang pertama melalui pendidikan dengan membuka pesantren di perbukitan Sidomukti, Gresik. Yang kedua dengan cara politik. Yang ketiga dengan kebudayaan untuk merangkul masyarakat biasa.
44
Nama Asli : Raden Said
Lahir : Tuban, 1450 M
Wafat : 1580 M
Ayah : Arya Wilatikta
Ibu : Dewi Retno Dumilah
Sunan Kalijaga
45
Perjalanan Dakwah Sunan Kalijaga
Kalijaga berasal dari keluarga bangsawan, suatu hari beliau memberikan kritik kepada pegawai kerajaan yang korup. Setelah kejadian itu beliau justru diusir dari istana oleh ayahandanya.
Setelah diusir, Sunan Kalijaga berkelana dan bertemu Sunan Bonang. Sunan Kalijaga pun belajar imu agamakepada Sunan Bonang dan para wali yang lain
46
Selain ahli dalam hal budaya, Sunan Kalijaga juga aghli dalam bidang politik ditunjukan dengan beliau menjadi penasihat di kerajaan Demak
Setelah memperdalam ilmu agama, Sunan Kalijaga pun berdakwah dan menjadi salah satu dari walisogo
Sama seperti Sunan yang lain, Sunan Kalijaga menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang halus dan damai. Beliau menarik simpati masyarakat dengan melalui kebudayaan terutama wayang kulit.
47
Multiple Choice
Sunan Kalijaga melakukan asimilasi dan akulturasi antara ajaran Hindu-Budha dengan ajaran Islam. Contohnya adalah dalam kegiatan Maulid di Yogyakarta terdapat kegiatan Sekaten dan Grebeg Maulid. Mengapa hal tersebut dilakukan ……
Karena Sunan Kalijga masih menganut sedikit ajaran Hindu-Budha
Karena Sunan Kalijaga ingin menerapkan ajaran baru
Karena Sunan Kalijaga ingin mengumpulkan masyarakat dengan mudah dan dapat menyisipkan ajaran Islam didalamnya
Karena Sunan Kalijaga semena mena dalam menerapkan ajaran Islam
48
Multiple Choice
Sunan kalijaga melepaskan kebangsawanannya agar dapat dekat dengan masyarakat. Hal tersebut beliau lakukan agar dapat melihat permasalahan yang ada di masyarakat dan meraasakan penderitaan mereka. Hal tersebut menunjukan bahwa Sunan Kalijaga memiliki sifat ……
Rendah hati
Dengki
Takabur
Hasad
49
Nama Asli : Raden Umar Said
Lahir : Abad 15 M
Wafat : Abad 16 M
ayah : Sunan Kalijaga
Ibu : Dewi Sarah
Sunan Muria
50
Perjalanan Dakwah Sunan Muria
Sunan Muria terbiasa menggunakan keahliannya dalam bidang seni untuk berdakwah.
Sunan Muria berdakwah kepada rakyat kalangan bawah di daerah Colo.
Salah satu keberhasilan dakwah Sunan Muria sebagaimana para wali lainnya adalah kemampuannya memahami kondisi sosial masyarakat. Tradisi lama yang sebelumnya bercorak Hindu-Budha yang disesuaikan dengan ajaran Islam, kemudian tetap dilestarikan dan menjadi kekayaan budaya Nusantara dan kearifan lokal di Indonesia saat ini, sehingga tidak tercerabut dan punah begitu saja.
51
Nama Asli : Syarif Hidayatullah
Lahir : 1450 M
Ayah : Syarif Abdullah
Ibu : Nyai Rara Satang
Sunan Gunung Jati
52
Perjalanan Dakwah Sunan Guung Jati
Pada masa remajanya, Syarif Hidayatullah memperdalam ilmu agama dengan berguru kepada Syekh Tajudin al-Kubri dan Syekh Ataullahi Sadzili di Mesir, kemudian ia melanjutkan belajar ilmu tasawuf ke Baghdad. Dan pada saat berusia 27 tahun, sekitar tahun 1475 M., ia kembali ke tanah Jawa dan tinggal di Caruban di dekat wilayah Cirebon.
53
Adapun ragam metode dakwah yang dilakukan oleh Sunan Gunung Jati dalam proses Islamisasi tanah Jawa adalah sebagai berikut: Metode muidlah hasanah/nasihat-nasihat yang baik, Metode al-hikmah/menggunakan cara-cara yang bijaksana, Metode tadarruj/berjenjang, tingkatan belajar seorang murid (pesantren), Metode ta’awun yaitu saling tolong menolong dan berbagi ketugasan dalam menyebarkan agama Islam di kalangan para wali, Metode musyawarah untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan tugas dan perjuangan dakwah para wali, Pembentukan kader dai.
54
Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia (Metode Dakwah Islam Oleh Wali Songo di Tanah Jawa)
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 54
SLIDE
Similar Resources on Wayground
45 questions
PENDIDIKAN ISLAM SVM 4
Presentation
•
9th - 12th Grade
48 questions
African Empires
Presentation
•
9th - 12th Grade
46 questions
Materi Bahasa Arab
Presentation
•
9th - 12th Grade
50 questions
SOAL ULANGAN BUDIDAYA TANAMAN PANGAN
Presentation
•
KG
50 questions
WHI.10 The Early Middle Ages
Presentation
•
9th - 12th Grade
45 questions
PEMUSATAN, LETAK DAN PENYEBARAN DATA
Presentation
•
9th - 12th Grade
45 questions
OPERASI ARITMATIKA BILANGAN KOMPUTER
Presentation
•
10th - 12th Grade
45 questions
Ekonomi Bab 1.1 Konsep Kekurangan, Pilihan dan Kos Lepas
Presentation
•
9th - 12th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade
Discover more resources for Religious Studies
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Fire Prevention
Quiz
•
9th - 12th Grade
24 questions
BIOLOGY STAAR REVIEW
Quiz
•
9th Grade
50 questions
STAAR English 2 Review
Quiz
•
10th Grade
20 questions
Graphing Inequalities on a Number Line
Quiz
•
6th - 9th Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
10th Grade
30 questions
English 1 STAAR Review
Quiz
•
9th Grade