Search Header Logo
Ekosistem dan Quiz

Ekosistem dan Quiz

Assessment

Presentation

Biology

9th - 12th Grade

Hard

Created by

ika sri wahyuni

Used 1+ times

FREE Resource

57 Slides • 15 Questions

1

media

BAB 9

EKOLOGI

Sumber : acandraja, pixabay.com

2

media

Apa yang Anda ketahui tentang penerapan

biologi dalam kehidupan masa kini?

Sumber : simple.wikipedia.org

3

media

Ekosistem
Sistem dimana terdapat interaksi saling ketergantungan

antara komponen didalamnya dapat berupa makhluk
hidup maupun tidak hidup

Ekologi

Ilmu yang mempelajari hubungan saling ketergantungan
atau timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan
tak hidup

PENDAHULUAN

4

media

Komponen
Ekosistem

Biotik

Abiotik

A,artinya tidak
Bio, artinya hidup

Abiotik, artinya komponen tidak hidup,
seperti air, tanah, udara, sinar matahari,
garam mineral, suhu, kelembapan,
topografi, pH

Bio, artinya hidup

Biotik, artinya komponen hidup, seperti
mikroorganisme, tumbuhan, hewan, dan
manusia

5

media

LATIHAN SOAL

6

media

PRODUSEN
(tumbuhan

klorofil)

KONSUMEN I

(herbivor)

KONSUMEN I

(herbivor)

KONSUMEN I

(herbivor)

Sampah organik

(makhluk hidup yang mati)

Pembusukan oleh mikroba
dalam tanah menjadi humus

Mineralisasi oleh mikroba dalam

tanah menjadi bahan mineral

Bahan mineral siap

diserap oleh tumbuhan

Matahari

Panas

Panas

Panas

Keterangan:

= siklus materi/mineral

= siklus energi

Skema siklus materi dan arus energi dalam ekosistem

7

media

Interaksi antara komponen abiotik dengan komponen biotik dapat
terjadi antarspesies yang sama maupun spesies yang berbeda.

Interaksi Antar Spesies
Setiap organisme tidak dapat hidup sendiri, melainkan harus
berkelompok menempati suatu ruang tertentu dan saling
berinteraksi, baik yang bersifat positif, negatif, netral, atau
kombinasinya.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

8

media

Netralisme adalah hubungan
interaksi antar mahluk hidup
berbeda jenis yang tidak saling
mempengaruhi, meskipun mahluk
hidup tersebut berada dalam habitat
yang sama.
Contoh : interaksi antara kucing

dan ayam di kebun. Kucing dan
ayam tidak saling mempengaruhi
karena mempunyai jenis
makanan yang berbeda.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Netralisme

Sumber : jonasjovaisis, pixabay.com

9

media

Kompetisi merupakan interaksi
antarpopulasi, bila antarpopulasi
terdapat kepentingan yang sama
sehingga terjadi persaingan
untuk mendapatkan apa yang
diperlukan.

Kompetisi dapat terjadi antar
individu dalam spesies yang sama,
yaitu kompetisi intraspesifik.
Contohnya : sesama kambing

jantan berkelahi untuk
memperebutkan pasangan
kawinnya.

Sedangkan antarindividu dari dua
spesies yang berbeda yaitu
kompetisi interspesifik.
Contohnya : tanaman jagung dan
rumput yang sama-sama tumbuh
di ladang.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Kompetisi

10

media

Komensalisme merupakan hubungan antara dua atau lebih spesies
yang salah satu untung dan spesies lainnya tidak terpengaruh
dengan adanya asosiasi atau tidak dirugikan.
Contohnya anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Komensalisme

11

media

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Komensalisme

Sumber : Fgyongyver, pixabay.com

Sumber : condesign, pixabay.com

12

media

Amensalisme yaitu interaksi antara dua
spesies atau lebih yang berakibat salah
satu pihak dirugikan, sedangkan pihak
lainnya tidak terpengaruh dengan
adanya asosiasi atau tidak berakibat
apa-apa (tidak rugi atau tidak untung)

Pada banyak kasus interaksi ini
disebabkan oleh fenomena alelopati.
Alelopati adalah fenomena ketika suatu
organisme menghasilkan zat kimia yang
memengaruhi pertumbuhan,
kelangsungan hidup, dan reproduksi

organisme lain disekitarnya. Zat kimia
yang dihasilkan disebut alelokimia

Contohnya, di sekitar pohon walnut
(juglans) jarang ditumbuhi tumbuhan
lain karena tumbuhan ini menghasilkan
zat yang bersifat toksik. Pada
mikroorganisme istilah alelopati dikenal
sebagai anabiosa. Jamur Penicillium sp.
dapat menghasilkan antibiotika yang
dapat menghambat pertumbuhan
bakteri tertentu.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Amensalisme

13

media

Parasitisme adalah hubungan
merupakan hubungan antara
dua atau lebih spesies yang
berakibat salah satu pihak
dirugikan, sedangkan pihak yang
lain (parasit) beruntung.
contoh : Plasmodium

dengan manusia, Taenia
saginata dengan sapi, dan
benalu dengan pohon inang

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Parasitisme

Sumber : upload.wikimedia.org

14

media

Ulat dan Daun

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Parasitisme

Umbai cacing (Tali

putri) dengan beluntas

Benalu dengan

tumbuhan
inangnya

Nyamuk dan

Manusia

Cacing perut

dan usus
manusia

Sumber : upload.wikimedia.org

15

media

Predasi merupakan interaksi makan
memakan antar organisme.
Hubungan antara pemangsa dan
hewan yang dimangsanya sangatlah
erat, pemangsa tidak akan dapat
hidup jika tidak ada mangsa. Selain
itu, pemangsa juga berperan sebagai
pengontrol populasi mangsa.
contoh : interaksi antara kucing

dengan tikus, ular dengan katak,
harimau dengan kijang.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Predasi

Sumber : stefanie, pixabay.com

16

media

Protokooperasi yaitu
interaksi antara dua
spesies atau lebih yang
masing-masing pihak
memperoleh keuntngan,
tetapi asosiasi yang
terjadi tidak merupakan
keharusan.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Protokooperasi

Sumber : anujohanna, pixabay.com

17

media

Mutualisme adalah hubungan

antara dua organisme yang berbeda
spesies yang saling menguntungkan
kedua belah pihak.

2 jenis Mutualisme :

Fakultatif

Spesies yang dapat hidup tanpa
organisme partner
mutualismenya.

Obligatif

Hubungan yang terjadi antara
2 jenis organisme yang hanya
dapat hidup dengan
bermutualisme.
Contoh : Lichen yang merupakan
mutualisme antara jamur dan
dengan Cyanobacteria, bunga
dan lebah , burung jalak dan
kerbau, kacang tanah dan
bakteri Rhizobium.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Mutualisme

18

media

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Mutualisme

Kupu-kupu
dan Bunga

Kerbau dan

Burung
Jalak

Zebra dan

Burung
Oxpecker

Buaya dan

Burung Plover

Sumber : en.wikipedia.org

19

media

Adanya komponen abiotik dalam ekosistem dapat mempengaruhi komponen biotik,
begitu juga sebaliknya. Untuk lebih jelasnya perhatikan mekanisme fotosintesis yang
dilakukan oleh tumbuhan dibawah ini:

Cahaya

6 CO2 + 6 H2O

C6 H12 O6 + 6O2

Klorofil

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Komponen Biotik dengan Abiotik

Perhatikan komponen-komponen yang saling berinteraksi!
CO2 (Karbondioksida) ------ berasal dari udara
O2 (Oksigen) ----------------- dilepas di udara
Cahaya ------------------------ Komponen Abiotik
Tumbuhan ------------------- Komponen Biotik

20

media

Komponen Biotik
dengan Abiotik

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Sumber : id.wikipedia.org

21

media

Kemampuan hidup organisme pada kondisi lingkungan tertentu disebut
dengan rentang toleransi.

Hukum toleransi menyatakan:
“Keberadaan, kelimpahan, dan penyebaran spesies tertentu dalam suatu
ekosistem ditentukan satu atau lebih faktor fisik dan kimia lingkungan
yang masih bisa ditoleransi oleh spesies tersebut.”

Batas toleransi, yaitu batas minimum dan maksimum kondisi fisik dan
kimia lingkungan untuk bertahan hidup

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Komponen Biotik dan Abiotik

22

media

Ada kalanya suatu populasi dalam ekosistem sangat dipengaruhi oleh satu
jenis komponen biotik atau faktor pembatas. Contohnya curah hujan di
daerah gurun.

Organisme pada ekosistem akuatik juga mempunyai faktor pembatas,
yaitu suhu, cahaya matahari, oksigen terlarut, dan nutrisi.

Faktor pembatas lainnya adalah salinitas, yaitu jumlah mineral anorganik
atau garam yang terlarut dalam air.

A.

INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEM

Komponen Biotik dan Abiotik

23

media

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan
perubahan.

Dalam kehidupan sehari-hari, energi memiliki nilai penting karena
beberapa bentuk energi dapat digunakan untuk melakukan kerja—
artinya menggerakkan materi melawan gaya-gaya yang melawan,
misalnya gaya gravitasi dan gaya gesek. Dengan kata lain energi adalah
kemampuan untuk menyusun-ulang kumpulan kumpulan materi.

B. ALIRAN ENERGI

24

media

25

media

PERAN

SIFAT

TK TRANSFER ENERGI

PRODUSEN

ORGANISME

FOTOSINTETIK

TK. TROFIK I

KONSUMEN I

KONSUMEN II

KONSUMEN III

HERBIVOR

KARNIVOR I

KARNIVOR II

TK. TROFIK II

TK. TROFIK III

TK. TROFIK IV

PENGURAI

MENGURAI ZAT ORGANIK

B. ALIRAN ENERGI

Makhluk Hidup dalam Ekosistem

26

media

1.

Tingkat Trofik I (Produsen)

Organisme autotrof → Tumbuhan hijau

2.

Tingkat Trofik II (Konsumen I/Konsumen primer)

Organisme herbivora → Ulat, serangga, siput, kambing, kerbau, dll

3.

Tingkat Trofik III (Konsumen II / Konsumen sekunder)

Organisme Karnivora → Ayam, burung, harimau, singa, dll

4.

Tingkat Trofik IV (Konsumen III / Konsumen tersier)

Organisme karnivora besar → Elang, burung hantu, dll

B. ALIRAN ENERGI
Tingkatan Trofik

27

media

Rantai makanan adalah jalur pemindahan (transfer) energi dari satu
tingkat trofik berikutnya melalui peristiwa makan dan dimakan.

Berdasarkan tipe organisme (produsen) yang menjadi tingatan trofik
pertama, terdapat dua jenis rantai makanan, yaitu :
1.

Rantai makanan perumput yaitu rantai makanan yang dimulai dari
organisme produsen (tumbuhan hijau). Contoh :

Padi

belalang

katak

ular

2.

Rantai makanan Detritus yaitu rantai makanan yang dimulai dari
detritus (serpihan organisme yang sudah mati). Contoh :

Serpihan daun (sampah)

cacing tanah

itik

manusia

C.

RANTAI MAKANAN

28

media

Jaring-jaring makanan
merupakan gabungan dari
berbagai rantai makanan yang
saling berhubungan dan
kompleks.

Di dalam ekosistem, sebuah
rantai makanan saling berkaitan
dengan rantai makanan lainnya.

Semakin kompleks jaring-jaring
makanan yang terbentuk,

semakin tinggi tingkat
kestabilan suatu ekosistem.

Oleh karena itu, untuk menjaga
kestabilan ekosistem, suatu
rantai makanan tidak boleh
terputus akibat musbahnya
salah satu atau beberapa
organisme.

D. JARING-JARING MAKANAN

29

media

D. JARING-JARING MAKANAN

30

media

Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik (tingkat nutrisi atau
tingkat energi) secara berurutan menurut rantai makanan atau jaring-
jaring makanan dalam ekosistem.

Piramida ekologi berfungsi menunjukkan perbandingan diantara
tingkatan trofik yang satu dengan tingkatan trofik lainnnya pada suatu
ekosistem.

Piramida ekologi dapat dibedakan menjadi tiga tepi, yaitu piramida
jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi.

E.

PIRAMIDA EKOLOGI

31

media

Piramida jumlah merupakan
jumlah organisme yang berada di
dalam suatu daerah (areal) tertentu
yang dikelompokkan dan dihitung
berdasarkan taraf trofi.

Pada piramida jumlah, golongan
organisme yang berada pada
tingkatan lebih tinggi memiliki
jumlah organisme lebih sedikit di
bandingkan dengan tingkatan
organisme yang ada di bawahnya.

E.

PIRAMIDA EKOLOGI

Piramida Jumlah

32

media

Piramida biomassa merupakan taksiran
berat organisme yang mewakili setiap taraf
trofi dengan cara tiap-tiap individu ditimbang
dan dicatat jumlahnya dalam suatu
ekosistem.

Untuk mengukur biomassa di tiap tingkat
trofik maka berat rata-rata organisme di tiap
tingkat diukur kemudian jumlah organisme di
tiap tingkat diperkirakan.

Piramida biomassa berfungsi
menggambarkan perpaduan massa seluruh
organisme di habitat tertentu dan diukur
dalam gram.

E.

PIRAMIDA EKOLOGI

Piramida Biomassa

33

media

E.

PIRAMIDA EKOLOGI

Piramida Energi

Piramida energi menggambarkan banyaknya
energi yang tersimpan dalam 6 tahun yang
digunakan senyawa organik sebagai bahan
makanan.

Dasar penentuan piramida energi adalah
dengan cara menghitung jumlah energi tiap
satuan luas yang masuk ke tingkat trofik dalam
waktu tertentu, (misalnya per jam, per hari,
per tahun).

Piramida energi dapat memberikan gambaran
lebih akurat tentang kecepatan aliran energi
dalam ekosistem atau produktivitas pada
tingkat trofik.

34

media

E.

PIRAMIDA EKOLOGI

Piramida Energi

Kandungan energi tiap trofik sangat
ditentukan oleh tingkat trofiknya sehingga
bentuk grafiknya sesuai dengan piramida
ekologi yang sesungguhnya di lingkungan.

Energi yang mampu disimpan oleh individu
tiap trofik dinyatakan satuan kalori per m² per
satuan waktu (kal/m2/th).

35

media

Daur biogeokimia adalah peredaran unsur-unsur kimia dari lingkungan
melalui komponen biotik dan kembali lagi ke lingkungan.

Daur biogeokimia dapat dikelompokkan dalam tiga tipe, yaitu daur gas,
daur cair, dan daur padat (sedimen).

Daur gas meliputi daur karbon dan daur nitrogen.

Daur cair meliputi daur air sedangkan daur padat (sedimen) meliputi
daur fosfor dan belerang.

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

36

media

Daur Biogeokimia

Daur Gas

Daur Cair

Daur Padat

Daur Karbon

Daur Nitrogen

Daur Air

Daur Fosfor

Daur Fosfor

37

media

Unsur karbon terdapat di atmosfer dalam bentuk senyawa karbon
anorganik, yaitu karbon dioksida (CO2).

Senyawa anorganik CO2, baik di darat maupun di air akan diubah oleh
produsen menjadi senyawa karbon organik melalui proses fotosintesis,
disertai penyimpanan energi yang berasal dari dari radiasi cahaya
matahari.

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Karbon

38

media

Air

Bikarbonat

Karbonat

CO2 di atmosfer

Batuan Karbonat

Tumbuhan

Bahan Bakar Fosil

Hewan dan
tumbuhan
yang mati

Hewan

Pengurai

Larut

Berikatan
dengan
Ca2+ dan
Mg2+

Penguraian

Res-
pirasi

Foto-
sintesis

Respirasi

Pembakaran

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Karbon

39

media

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Karbon

40

media

Nitrogen merupakan unsur yang
penting dalam kehidupan, yaitu
sebagai komponen penyusun asam
nukleat (DNA dan RNA).

Sumber utama nitrogen adalah N2 di
atmosfer. Namun, sebagian besar
organisme baik tumbuhan maupun
hewan tidak dapat memanfaatkan N2
bebas di udara.

Tumbuhan menyerap nitrogen dalam
bentuk nitrat (NO3-)

Pengikatan (fiksasi) Pengikat N2 secara
biologi dilakukan oleh bakteri dan
ganggang hijau-biru.

Bakteri bebas (non-simbolik) yang dapat
mengikat N2 antara lain Azetobacter.

Bakteri simbiolik yang mampu mengikat
N2 antara lain Rhizobium leguminosarum
yang bersimbiosis dengan bintil akar
tumbuhan polong-polongan

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Nitrogen

41

media

N2 di atmosfer
Fiksasi oleh

ganggang biru

Fiksasi secara
elektrokimia

Hewan di
perairan

Ekskresi dan
pembusukan

Ekskresi dan
pembusukan

Fiksasi oleh

bakteri

Denitrifikasi
oleh bakteri
NO3 → N2

NO3

Bakteri nitrat

NO2 NO3

Bakteri nitrit

NH3 NO2

Amonifikasi oleh bakteri

NH2 → NH3

Tumbuhan

endapan

Tumbuhan
(fotosintesis)

Hewan di darat

Ekskresi dan
pembusukan

42

media

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Nitrogen

43

media

Daur air berbeda dengan daur biogeokimia lain karena sebagian besar
aliran air terjadi bukan melalui proses kimia, melainkan proses fisik. Air
mempertahankan bentuknya sebagai H2O, kecuali terjadi perubahan kimia
dalam proses fotosintesis.

Sumber air di alam, yaitu lautan, danau, rawa, waduk, dan sungai.

Di dalam tubuh makhluk hidup, air berperan sebagai pelarut, berfungsi
mentranspor zat makanan dan zat sisa metabolisme, mengatur tekanan
osmotik sel, mengatur suhu tubuh, dan media berbagai reaksi kimia di
dalam tubuh.

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Air

44

media

Titik-titik air

Tanah

Air Tanah

Awan

Laut

Sungai, danau,

waduk

Tumbuhan

Infiltrasi

Evaporasi

Presipitasi
(hujan)

Kondensasi

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Air

45

media

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Air

Sumber : id.wikipedia.org

46

media

Fosfor di alam berasal dari pelapukan
batuan mineral (batuan fosfat) dan
penguraian bahan organik (misalnya
kotoran ternak atau hewan laut) oleh
dekomposer.

Fosfor diserap oleh tumbuhan dalam
bentuk fosfat organik.

Meskipun jumlah fosfor di alam sangat
banyak , tetapi persediaannya untuk
tumbuhan sangat terbatas karena
sebagian besar terikat secara kimia oleh
unsur lain dan sukar larut di dalam air.

Itulah alasan para petani memberikan
pupuk fosfat untuk tanaman
pertaniannya. Pupuk fosfat dibuat dari
bahan baku berupa batu-batun fosfat
yang tersedia di alam.

Fosfor di dalam tubuh makhluk hidup
berfungsi untuk menyimpan dan
memindahkan energi (dalam bentuk
ATP), membentuk asam nukleat , dan
membantu proses respirasi maupun
asimilasi.

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Fosfor

47

media

Industri pupuk

fosfat

Batuan fosfat,
guano, tulang

Ikan, burung,
organisme laut

lainnya

Tumbuhan

Hewan

Fosfat
terlarut

Bakteri fosfat

Tulang-tulang

hewan

Endapan di
laut dangkal

Pemanfaatan

Endapan di
laut dalam

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Fosfor

48

media

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Fosfor

Sumber : upload.wikimedia.org

49

media

Belerang terdapat di atmosfer dalam bentuk sulfur dioksida (SO2) yang
berasal dari aktivitas vulkanis (misalnya gunung berapi), pembakaran
bahan bakar fosil, asap kendaraan bermotor, dan asap pabrik.

Belerang juga terdapat dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S) yang dilepas
dari proses pembusukan bahan organik di dalam tanah dan air yang
dilakukan oleh bakteri dan jamur pengurai.

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Belerang (Sulfur)

50

media

SO4 melalui
prespitasi

SO4 di tanah

SO4 di laut

Organisme

laut

Tumbuh-
tumbuhan

Pembakaran

sampah
Industri
Aktivitas
Vulkanik

H2S

H2S

Hewan

Batu Bara

Minyak
bumi

Denitrifikasi
oleh bakteri

S
Reduksi oleh
bakteri sulfur

SO4

Batuan Sulfit

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Belerang (Sulfur)

51

media

F.

DAUR BIOGEOKIMIA

Daur Belerang (Sulfur)

52

media

Komunitas merupakan kumpulan dari berbagai populasi yang saling
berinteraksi di dalam suatu ekosistem.

Komunitas beserta lingkungannya bersifat dinamis, artinya saling
berinteraksi sehingga menghasilkan perubahan-perubahan.

Perubahan komunitas dapat terjadi secara siklis dan non siklis.

G. DINAMIKA KOMUNITAS

53

media

Perubahan komunitas siklis terjadi pada periode tertentu, tetapi mudah
kembali ke keadaan yang hampir sama dengan keadaan sebelumnya.

Contohnya perubahan komunitas selama musim kemarau dan musim
penghujan.Pada musim penghujan, jumlah serangga dan katak lebih
banyak daripada saat musim kemarau.

G.

DINAMIKA KOMUNITAS

Perubahan Komunitas Siklis

54

media

Perubahan komunitas nonsiklis adalah perubahan yang terjadi secara
drastis dengan kondisi komunitas cenderung berubah secara permanen.

Perubahan nonsiklis terkadang hanya dapat dilihat setelah beberapa
tahun, atau bahkan hingga lebih dari satu abad.

Perubahan nonsiklis berkaitan dengan nilai sejarah, misalnya evolusi,
migrasi, dan punahnya beberapa spesies tertentu.

G.

DINAMIKA KOMUNITAS

Perubahan Komunitas Nonsiklis

55

media

Suksesi adalah proses perubahan dalam komunitas (ekosistem) yang
berlangsung secara lambat dan teratur dalam waktu yang lama, menuju ke
satu arah, dan menyebabkan pergantian suatu komunitas (ekosistem) oleh
komunitas (ekosistem) yang lain.

Berdasarkan kondisi komunitas awal pada daerah yang mengalami suksesi,
maka tipe suksesi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu suksesi
primer dan suksesi sekunder.

G.

DINAMIKA KOMUNITAS

Suksesi

56

media

Suksesi primer adalah suksesi yang

terjadi pada lahan atau wilayah
yang mula-mula tidak bervegetasi
atau lahan yang pernah
bervegetasi, tetapi mengalami
gangguan berat hingga komunitas
asal hilang secara total atau tidak
ada lagi kehidupan. Gangguan
berat tersebut antara lain letusan
gunung berapi, gempa bumi, tanah
longsor.

G.

DINAMIKA KOMUNITAS

Suksesi

Suksesi sekunder adalah suksesi yang

terjadi [pada lahan atau wilayah yang
pada awalnya telah bervegetasi
sempurna, kemudian mengalami
kerusakan, tetapi tidak sampai
menghilangkan komunitas asal secara
total. Pada suksesi primer, vegetasi dan
bakal kehidupan lainnya berasal dari luar
habitat asli. Sementara pada suksesi
sekunder, vegetasi dan bakal kehidupan
lainnya berasal dari habitatnya sendiri
dan sebagian lainnya berasal dari luar.

57

media

QUIZ

58

Multiple Choice

Berikut ini beberapa rantai makanan yang ditemukan di alam Berikut ini beberapa rantai makanan yang ditemukan di alam

(1) sisa tumbuhan → cacing tanah → burung jalak → elang

(2) mawar → kutu daun → kepik → laba-laba → burung pelatuk

(3) nektar → lebah → laba-laba → cerurut → burung hantu

(4) bangkai hewan → belatung → kodok → ular tanah

1

1 dan 2

2

2 dan 3

3

3 dan 4

4

1 dan 4

5

2 dan 3

59

Multiple Choice

Organisme penghasil makanan adalah ....

1

produsen

2

konsumen

3

dekomposer

4

karnivora

5

herbivora

60

Multiple Choice

Question image

Komonen abiotik pada ekosistem yang tampak dalam gambar adalah....

1

padi, petani, sapi, gulma

2

air, lumpur, udara, gulma (rumput liar)

3

udara, tanah, cahaya, mineral

4

padi, lumpur, siput, air

5

lumpu, batu, air

61

Multiple Choice

Hubungan antara dua makhluk hidup yang menguntungkan salah satunya dan yang lain dirugikan adalah ....

1

mutualisme

2

komensalisme

3

parasitisme

4

amensalisme

5

netral

62

Multiple Choice

Question image

Sumber energi utama ekosistem dalam gambar adalah....

1

padi

2

gulma

3

pupuk urea

4

cahaya matahari

5

cuaca

63

Multiple Choice

Organisme heterotrof memperoleh energi dengan cara berikut, kecuali …

1

Menguraikan sisa organisme lain

2

Parasit pada organisme lain

3

Memakan serpihan sisa organisme lain

4

Menyusun zat organik dari zat anorganik

5

Memakan organisme lain

64

Multiple Choice

Question image

Jika ular dibunuh secara massal, maka dalam ekosistem itu akan terjadi perubahan ….

1

populasi tikus akan bertambah dan katak berkurang

2

populasi ayam bertambah, populasi elang tidak terpengaruh

3

populasi belalang tidak terpengaruh, elang bertambah

4

populasi katak, tikus, ayam dan elang bertambah

5

populasi ulat menurun

65

Multiple Choice

Question image

Perhatikan gambar di atas ini!

Jenis interaksi yang terjadi pada gambar tersebut adalah ....

1

Kompetisi

2

Predasi

3

Simbiosis mutualisme

4

Simbiosis parasitisme

5

Simbiosis komensalisme

66

Multiple Choice

Question image

Apa yang terjadi jika populasi ayam musnah dari ekosistem tersebut?

1

populasi ular dan elang meningkat

2

populasi ulat dan belalang berkurang

3

populasi ulat dan belalang meningkat

4

populasi tikus dan katak meningkat

5

populasi tumbuhan menurun

67

Multiple Choice

Mardi adalah seorang siswa kelas 10, ditugaskan melakukan observasi di lingkungan sekitar depan kelasnya. Mardi menemukan kumpulan ikan emas di kolam, ikan emas itu disebut sebagai ....

1

Ekosistem

2

Individu

3

Bioma

4

Komunitas

5

Populasi

68

Multiple Choice

MANAKAH YANG BUKAN TERMASUK LINGKUNGAN ABIOTIK?

1

BATU

2

CACING

3

OKSIGEN

4

UNSUR HARA

5

AIR

69

Multiple Choice

Question image

Komponen abiotik pada ekosistem yang tampak dalam gambar adalah....

1

padi, petani, sapi, gulma

2

air, lumpur, udara, gulma

3

udara, tanah, cahaya, mineral

4

padi, lumpur, siput, air

5

sapi, petani, air, tanah

70

Multiple Choice

Bakteri dan jamur mendapatkan energinya dari makhluk hidup yang sudah mati, Oleh karena itu, di dalam komunitas, bakteri dan jamur berperan sebagai ....

1

produsen

2

konsumen

3

predator

4

pengurai

5

karnivor

71

Multiple Choice

Makhluk hidup dan faktor abiotik pada suatu lingkungan adalah satu kesatuan merupakan pengertian dari….

1

Ekosistem

2

Habitat

3

Populasi

4

Bioma

5

Genetika

72

Multiple Choice

Setelah terjadi bencana gunung berapi meletus, mengakibatkan musnahnya organisme dan makhluk hidup di tempat tersebut. akan tetapi, bebeapa waktu yang cukup lama, akan terbentuk kembali secara bertahap menjadi ekosistem baru. urutan tumbuhan yang mungkin tumbuh di daeah tersebut secara berurutan yaitu,

1

tumbuhan berbiji-lumut-tumbuhan paku

2

lumut-tumbuhan paku-tumbuhan berbiji

3

lumut- tumbuhan berbiji-tumbuhan paku

4

tumbuha paku- lumut- tumbuhan berbiji

5

tumbuhan paku – tumbuhan berbiji-lumut

media

BAB 9

EKOLOGI

Sumber : acandraja, pixabay.com

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 72

SLIDE