Search Header Logo
Core Values ASN Ber AKHLAK

Core Values ASN Ber AKHLAK

Assessment

Presentation

Computers

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Cak Narto

Used 3+ times

FREE Resource

29 Slides • 0 Questions

1

media

CORE VALUES

DAN

EMPLOYER BRANDING

14 APRIL 2023

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI

SEKRETARIAT JENDERAL

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

2

media

fasilitator anda

cak Narto
Widyaiswara Pusdiklat Pegawai
081288619424
caknarto038@gmail.com

3

Sumber gambar: https://id.lanccelot.com/

4

media

4

Dunia Berubah // Disrupsi Digital Tak Terelakkan

52% perusahaan
khawatir menjadi

tertinggal1)

Hanya 28% perusahaan

mampu berinovasi1)

90% CEO percaya bahwa mereka

menghadapi disrupsi dan 70% mengatakan
bahwa sangat kurang dalam beradaptasi2)

Era DISRUPSI membawa PELUANG BARU tetapi hanya menciptakan SEDIKIT PEMENANG

Saat ini, seperangkat keterampilan bisnis dan kerja baru dibutuhkan. Dimana perusahaan yang lebih besar dan lebih

matang mampu untuk menentukan kebaruan dalam aspek kepemimpinan, struktur, keragaman, teknologi yang

diperlukan untuk menghadapi era disrupsi, sementara perusahaan yang lebih kecil bahkan tidak menyadari bahwa

disrupsi sudah ada.

1) Embracing Digital Future – Vanson Bourne 2016 Research Report Commissioned by Dell Technologies
2) Rewriting The Rules of Digital Age – 2017 Deloitte Global Human Capital Trends

5

media

Dunia Berubah // Revolusi Industri ke-4 telah tiba.

ZERO

10X
5.1
JT

Biaya pembuatan
kecerdasan buatan

hampir nol3)

Teknologi tumbuh 10x

lebih kuat setiap

5 tahun4)

Hingga tahun 2020, 5,1 Juta

Pekerjaan akan hilang karena pasar

tenaga kerja yang disruptif5)

Robot dan teknologi kognitif membuat kemajuan yang stabil, terutama dalam pekerjaan dan tugas yang

mengikuti aturan dan logika standar yang telah ditetapkan.

Dalam perubahan yang semakin cepat, tugas dan pekerjaan rutin telah dilakukan oleh mesin otomatis. Sumber
Daya Manusia dengan keterampilan yang mendalam dan kreatif kini dibutuhkan lebih dari sebelumnya untuk

memastikan keberlanjutan daya saing tenaga kerja nasional.

3)Forbes Greatest Living Business Mind on Artificial Intelligence – by Michael Dell, CEO of DELL

4)Accelerating Digital Business in the Era of 4thIndustrial Revolution - Amit Midha, President of DELL EMC

5)The Future of Jobs : Employment, Skills, and Workforce Strategy for the 4thIndustrial Revolution – WEC 2016 Executive Summary

6

media

APA ITU DISRUPTION?

7

media

ITERATION

INNOVATION

DISRUPTION

Membuat hal baru yang
sama lebih baik
(doing the same thing)

Membuat hal-hal baru
(doing the new thing)

Membuat banyak hal
baru, sehingga yang
lama menjadi
ketinggalan zaman, kuno
dan tak terpakai
(doing thing differently –
so others will be
obsolete)

?

DISRUPTION

8

media

Akibatnya, tenaga kerja
berubah

Bersamaan

dengan

terobosan

teknologi

yang

dengan cepat menggeser batas antara tugas kerja
yang dilakukan oleh Manusia dan yang dilakukan
oleh Mesin dan Algoritma, Pasar Tenaga Kerja
global sedang mengalami transformasi besar.

87% Perusahaan di Indonesia
Lebih Memilih Mempekerjakan

Pegawai Tetap dengan

Keterampilan Yang Relevan

Dengan Teknologi Baru

DULU

Albert John

SEKARANG

87%

55%

Permintaan pada

Keterampilan

Teknologi meningkat
sebesar 55% pada

tahun 2030

THE FUTURE OF JOBS REPORT 2018 | WORLD ECONOMIC FORUM

2018 SKILL SHIFT AUTOMATION AND THE FUTURE OF WORKFORCE | MCKINSEY

GLOBAL INSTITUTE | 2018

9

media

Pekerjaan pun ikut
berubah

Era

Digital

bergerak

dengan

sangat

cepat

sehingga secara fundamental mengubah cara
beroperasi

sebuah

Organisasi

dan

Orang

bekerja.

60% Pekerjaan di
seluruh dunia akan

digantikan oleh

otomatisasi

(robot/kecerdasaan

buatan)

THE
N

NO
W

60%

88%

88% Perusahaan di
Indonesia sekarang

ingin

mengotomatiskan

pekerjaan

THE FUTURE OF JOBS REPORT 2018 | WORLD ECONOMIC FORUM 2018

STRATEGI KEMNAKER DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI SDM MENGHADAPI ERA

TEKNOLOGI 4.0 | GNIK 1-DAY SEMINAR | 2019

10

media

Tempat kerja juga
ikut berubah

Transformasi Digital memungkinkan Inovasi
Tempat Kerja seperti Kerja Jarak Jauh, Ruang
Kerja Bersama, dan Telekonferensi.

44% Pelaku industri
menganggap bahwa
fleksibilitas tempat

kerja adalah

pendorong terkuat
pekerjaan di masa

depan

44%

75% Pekerja Generasi
Milenial berpendapat
bahwa fleksibilitas dan
kebijakan “bekerja dari

rumah” atau “bekerja dari

jarak jauh” itu penting

75%

DELOITTE GLOBAL MILLENNIAL SURVEY 2018

THE FUTURE OF JOBS REPORT 2016 | WORLD ECONOMIC FORUM 2016

11

media
media
media
media
media

12

media

13

media

13

Siklus Antisipasi – Aksi – Refleksi
(AAR)

Pembahasan sedang berjalan di tingkat global terkait pembelajaran masa depan
yang harus dipersiapkan - OECD Learning Compass 2030

Kesejahteraan 2030

Melebihi sekadar faktor

ekonomi, seperti pekerjaan,

Pondasi Inti, Kompetensi Inti, dan
Transformatif

Mengidentifikasi pengetahuan,

keterampilan, sikap, nilai, dan
kemampuan inti yang perlu dikembangkan
agar dapat maju dan sejahtera pada tahun
2030

Perubahan dari pembangunan

pengetahuan menuju pembangunan
keterampilan, sikap, nilai, dan kompetensi
yang lebih luas

1

4

3

2

Agen siswa

Kompas

Pembelajaran

2030

Kesejahteraan

2030

Ko-agen

denganteman
sebaya, guru,

orang tua,

dan

komunitas

OECD Learning Compass 2030

Kerangka pembelajaran untuk membantu negara-negara memikirkan pembangunan kompetensi agar dapat maju dan sejahtera
pada tahun 2030

pendapatan, dan perumahan,
tetapi juga faktor kualitas hidup,
seperti keseimbangan kehidupan
kerja, pendidikan, keamanan,
kepuasan hidup, kesehatan,
keterlibatan publik, lingkungan,
dan masyarakat

Menekankan pada kebutuhan agar siswa

belajar mencari dan menemukan arah
mereka sendiri melalui cara yang
bermakna dan bertanggung jawab (agen
siswa)

Dilengkapi dengan interaksi dan

bimbingan dari teman sebaya, orang
tua, guru, masyarakat, dll.
(ko-agen)

Siswa dan Ko-agen

Pembelajaran sebagai proses

berulang, yaitu siswa terus-menerus
meningkatkan pemikiran dan sikap
bertanggung jawab untuk kesejahteraan
bersama

14

media

14

Negara-negara mengadaptasi sistem pendidikan mereka untuk memenuhi kebutuhan
perubahan agar dapat maju pada masa depan

Benchmark Sistem Pendidikan yang Berubah

Tiongkok: Model “1+x”
memungkinkan lembaga
vokasi dan perguruan tinggi
menawarkan berbagaimacam
sertifikat keterampilan

Jerman: Pelatihan ganda
pendidikan vokasi (VET)
dengan 330 program pelatihan
resmi

Singapura: Meningkatkan
sistem Institut Pendidikan
Teknis untuk mengembangkan
keterampilan berteknologi
tinggi dengan memperkuat
kerja sama industri, kerangka
keterampilan

Kanada: Pembelajaran
disesuaikan dengan
ketertarikan/kebutuhan siswa;
melibatkan pembelajaran
berbasis pengalaman melalui
proyek masyarakat di samping
meningkatkan perangkat
digital

Finlandia: Kurikulum inti
berdasarkan bekerja dan
interaksi secara kolaboratif,
aktivitas kreatif, pengalaman
emosional positif, denganguru
sebagai pengajar aktif dan
fasilitator pembelajaran.

Prasekolah

Dasar dan Menengah

Vokasi

Perguruan Tinggi

Menjamin akses universal

Pembelajaran berbasis permainan

daripada ‘bersekolah’

Perkembangan fleksibel

Pembelajaran berbasis proyek/penemuan,
interdisipliner, dan campuran (blended)

Guru memfasilitasi dan menanamkan

kesenangan belajar

Fokus pada kompetensi, keterampilan

masa depan, dan pengembangankarakter

Kepemilikan dan keterkaitan

dengan industri

seperti magang,pengembangan

kurikulum, dan pelatihan guru

Program micro-degree

Jalur fleksibel antara perguruantinggi

dan vokasi

Australia: Membuat pendidikan
anak usia dini makin mudah
diakses dan inklusif

Belanda: Tes di prasekolah
dihapus sepenuhnya dan
digantikan permainan atau
percakapan

Tiongkok:
Mengimplementasikan
kebijakan untuk mendorong
akses universal yang
menghasilkan kenaikan 50%
penerimaan siswa dalam 8
tahun; bermain/permainan
sebagai metode pedagogi
utama

Korea Selatan: Proyek Brain
Korea 21 Plus untuk perguruan
tinggi ternama; infrastruktur
penelitian yang lebih baik dan
kompetensi berbasis kreativitas

Singapura: Fokus pada
pembelajaran berbasis
pengalaman, kursus khusus
industri, perguruan tinggi
otonomi, perangkat berbasis
teknologi dan inovasi, pedagogi
fleksibel

Tiongkok: Menarik siswa
internasional, fakultas, dan
partner untuk menambah
diplomasi dan transfer
pengetahuan

Keterkaitan dengan industri (penelitian,

kurikulum, anggota fakultas)

Pembelajaran berbasis proyek,

interdisipliner (seni liberal)

Program micro-degree
Lebih banyak otonomi

Mobilitas dan kerja sama internasional

15

media

15

• Tenaga kerja Indonesia yang berpendidikan (min. pendidikan formal 12tahun)

• Masyarakat yang memiliki nilai luhur dan nasionalis serta etos kerja yang baik

• Tenaga kerja yang lebih sehat, fleksibel, dan adaptif

Pengajar dan pengajaran yang berkualitas tinggi

• Peningkatan kontribusi sains dan teknologi untuk pembangunan

• Pendidikan vokasi, kewirausahaan, dan karakter yang lebih baik

Kolaborasi yang lebih baik antara pemangku kepentingan danmasyarakat

Pengembangan
SDM dan sains
& penguasaan
teknologi

Pembangunan
ekonomi
berkelanjutan

Pembangunan
yang adil

Memperkuat
ketahanan
nasional dan
pemerintahan

Indonesia membutuhkan SDM yang terpelajar, luhur, adaptif, dan kolaboratif untuk
mencapai target pembangunan 2045 Visi Indonesia 2045 – Sumber Daya Manusia

Pilar Perkembangan

Berdaulat,

maju,

adil,

dan makmur

Input Terkait

• Kelautan, perikanan, dan pertanian yang

semakin besar; dengan peningkatan
infrastruktur dan tenaga kerja

• Meningkatnya upaya berkelanjutan

(pemakaian energi terbarukan, pengelolaan
air, dan kualitas lingkungan) lebih baik

Untuk mendukung hal tersebut:
• Peningkatan kemudahan berbisnis dan FDI
• Industri dan pengolahan SDA yang bernilai

tambah

• Ekonomi kreatif yang lebih kuat dan

pariwisata yang bertumbuh

• Demokrasi, birokrasi, pemerintahan,

penegakan hukum, pencegahan korupsi,
ketahanan, dan keamanan nasional

• Distribusi kesejahteraan dan pembangunan

yang merata

16

media

KRISIS INOVASI DI
ERA NEW NORMAL?

Sebagian BESAR Executive setuju bahwa kebutuhan
inovasi sangat penting untuk usaha mereka

Percaya krisis covid 19
akan merubah cara
kerja organisasi mereka
5 tahun yang akan
datang

Percaya krisis covid 19
akan berdampak jangka
Panjang terhadap
harapan dan kebutuhan
customer 5 tahun yad

Sebagian KECIL Executive merasa siap

Memiliki keahlian
sumber daya dan
komitmen untuk
membuat pertumbuhan
baru

Percaya pandemi
adalah moment paling
menantang selama karir
mereka

17

media

Menurut hasil survey, 5 tantangan yang paling
banyak dihadapi adalah:
1. Inovasi
2. Tuntutan digitalisasi
3. Pengembangan SDM
4. Tuntutan pelaksanaan cara kerja yang lebih

efisien

5. Membangun kemampuan kolaborasi dan

mempengaruhi

TANTANGAN
ORGANISASI

PEDULI

INOVATIF

INTEGRITAS

PROFESIONAL

JPT Madya-Utama

JPT Pratama

Administrator
Pengawas

Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021

18

media

Menurut hasil survey, 5 tantangan
yang paling banyak dihadapi adalah:
1. Berpikir Inovatif
2. Memiliki mindset berkembang
3. Memiliki etika dan integritas
4. Kemampuan kolaboratif
5. Berpikir sistemik

SIKAP PERILAKU

YANG PERLU DIMILIKI

(Soft Skill)

PEDULI

INOVATIF

INTEGRITAS

PROFESIONAL

Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021

JPT Madya-Utama

JPT Pratama

Administrator
Pengawas

19

media

Menurut hasil survey, 6 tantangan yang paling
banyak dihadapi adalah:
1. Penguasaan teknologi digital
2. Komunikasi efektif
3. Membangun Kolaborasi
4. Mengelola perubahan/ reformasi birokrasi
5. Memecahkan masalah kompleks
6. Memimpin transformasi digital

KEMAMPUAN YANG

PERLU DIMILIKI

(Hard Skill)

PEDULI

INOVATIF

INTEGRITAS

PROFESIONAL

Survey Leadership for Smart Governance, LAN, 2021

JPT Madya-Utama

JPT Pratama

Administrator
Pengawas

20

media

PENYEDERHANAN BIROKRASI

BUREAUCRACY ORGANIZATION

AGILE ORGANIZATION

21

media

Past and Future of Government

Source: PWC, 2019

22

media

Government and Public Sector Readiness Imperatives

in an Age of Disruption

Source: PWC, 2019

23

media

Profile ASN yang diharapkan


ASN merupakan asset bangsa yang turut menentukan
arah pembangunan bangsa ke depannya


Dengan jumlah sekitar 3,9 Juta orang, ASN memiliki
potensi besar untuk memberikan layanan public yang
prima dan memberikan dampak akseleratif dalam
menjalankan roda pemerintahan


Era disrupsi dan transformasi digital memaksa ASN
untuk

berubah

dalam

cara

bekerja,

mindset,

mengoptimalkan

teknologi

dalam

menjalankan

pekerjaannya


Penyediaan SMART ASN menjadi keniscayaan, ASN
yang professional dan berkelas dunia, agile, adaptive
dan memiliki Growth Mindset yang tinggi


Digital

Learning

menjadi

solusi

strategis

yang

akseleratif.

24

media

Pentingnya Satu Core Values ASN

Memudahkan proses adaptasi bagi
ASN ketika yang bersangkutan
berpindah ke instansi pemerintah lain

Core values akan memberikan
penguatan budaya kerja yang

mendorong pembentukan

karakter ASN yang profesional

Menggabungkan semua nilai-
nilai yang telah disusun oleh

instansi pemerintah dalam

satu rumusan baku yang

dapat berlaku secara umum

Mensarikan dan menyederhanakan nilai-

nilai dasar ASN sesuai dengan UU No 5

Tahun 2014 dalam satu kesamaan

persepsi yang lebih mudah dipahami dan

diterapkan oleh seluruh ASN

Menjadi unsur untuk
memperkuat peran ASN
sebagai perekat dan pemersatu
bangsa

Budaya kerja yang kuat akan
mendorong kinerja organisasi
dalam jangka panjang

25

media

Core Values "BerAKHLAK
Employer Branding Aparatur Sipil Negara (ASN) "Bangga Melayani Bangsa
Peluncuran Core Values ini bertujuan untuk menyeragamkan nilai-nilai
dasar (core values) bagi seluruh ASN di Indonesia sehingga dapat menjadi
pondasi budaya kerja ASN yang profesional.

26

media

27

media

KENDALIKAN
“QOLBU” DAN

PIKIRAN

28

media

"Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada
hari kiamat sampai ditanya (dimintai pertanggungjawaban)
tentang :
umurnya ke mana dihabiskan;
ilmunya bagaimana dia mengamalkannya;
hartanya dari mana diperolehnya dan ke mana

dibelanjakannya; serta

tubuhnya untuk apa digunakannya".
(H.R. Tirmidzi)

AKUNTABILITAS

29

media
media

CORE VALUES

DAN

EMPLOYER BRANDING

14 APRIL 2023

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI

SEKRETARIAT JENDERAL

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 29

SLIDE