Search Header Logo
CIRI CIRI MAKHLUK HIDUP

CIRI CIRI MAKHLUK HIDUP

Assessment

Presentation

•

Biology

•

11th Grade

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Nursanti nursanti

FREE Resource

87 Slides • 0 Questions

1

media

BAB 1

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Sumber : pixabay.com/congerdesign

2

media

Komitmen :
1. Hadir tepat waktu saat KBM.
2. Mengumpulkan tugas tepat waktu, apabila terlambat

maka pengurangan nilai 5 poin di bawah KKM.

3. Apabila tidak mengerjakan tugas/pr maka akan

dikeluarkan dari kelas dan wajib menyelesaikan sampai
selesai.

4. Bagi peserta didik yang menjawab pertanyaan saat KBM

berlangsung dapat poin 2 , ditambahkan ke nilai ulangan.

5. Fokus saat KBM, apabila mengganggu teman akan di

keluarkan dari kelas.

6. Wajib mengerjakan kisi-kisi di buku catatan (syarat untuk

mengikuti UH, STS, SAS)

3

media

Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan
makhluk hidup & benda tak hidup , serta
menjelaskan 8 ciri-ciri makhluk hidup.

Kompetensi Dasar :
Mengklasififikasi makhluk Hidup dan benda
berdasarkan karakteristik yang diamati.

4

media

PETA KONSEP

5

media

Mengidentifikasi benda-benda di sekitar

6

media

Ciri –Ciri Makhluk Hidup

7

media

8

media

9

media

10

media

11

media

12

media

13

media

14

media

15

media

16

media

17

media

18

media

19

media

20

media

21

media

22

media

23

media

24

media

25

media

26

media

27

media

28

media

29

media

30

media

31

media

32

media

33

media

34

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Tujuan Klasifikasi /pengelompokan : Untuk
mempermudah manusia dalam mempelajari
makhluk hidup:

Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan :
1.. Persamaan ciri yaitu anatomi (struktur bagian
tubuh dalam makhluk hidup), fisiologi( fungsi alat
tubuh), tingkah laku (perilaku), tempat hidup dan
cara hidup.

35

media

Manfaat Klasifikasi

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

✓Memudahkan mengenal makhluk hidup

Memudahkan mempelajari makhluk hidup

✓

✓

Mengetahui adanya hubungan
kekerabatan antar makhluk hidup

36

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

A. Tahapan Klasifikasi

Tahapan yang dilakukan

Linnaeus

• Identifikasi ciri-ciri makhluk

hidup

• Pengelompokan berdasarkan

persamaan yang ditemukan

• Apabila dalam satu kelompok

ditemukan perbedaan maka
individu tersebut bisa dipisahkan
dari kelompok

Sumber : pixabay.com/BubbleJuice

Sumber : pixabay.com/skeeze

Sumber : pixabay.com/Schmid

Sumber : pixabay.com/Oldiefan

37

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

38

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

39

media

Kelompokkan Tumbuhan di bawah ini !
1.

Pisang

6. Bayam

11. Kembang merak

2.

Jambu

7. Kangkung

12. Kembang kertas

3.

Mangga

8. Taoge

13. Kembang sepatu

4.

Apel

9. Wortel

14. Rumput

5.

Belimbing

10. Mawar

No

Nama

Tumbuhan

Kelompok
Sayuran

Kelompok

Buah-
Buahan

Kelompok

Bunga

1.

2.

3.

4.

5

6
…
dst

40

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

41

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

B. Urutan Takson dalam Klasifikasi

Dalam system klasifikasi, makhluk hidup

dikelompokkan dalam suatu tingkatan (takson). Dalam

takson, makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan

persamaan ciri-ciri yang umum hingga khusus.

Bila semakin sedikit persamaannya, maka semakin jauh

kekerabatannya.

Susunan

takson

42

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

43

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

44

media

45

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

46

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

B. Urutan Takson dalam Klasifikasi

Buatlah urutan takson untuk tumbuhan cempaka.

Penyelesaian:

Kingdom

: Plantae

Divisi

: Spermatophyta

Kelas

: Magnoliophyta

Ordo

: Magnoliales

Famili

: Magnoliaceae

Genus

: Michelia

Spesies

: Michelia champaca (cempaka)

Contoh

Soal

47

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

C. Kunci Identifikasi/Kunci Dikotom

Kunci determinasi merupakan petunjuk yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi

kelompok maupun jenis organisme.

Pada kunci identifikasi tercantum ciri-ciri organisme yang akan diidentifikasi yang

bersifat spesifik. Berikut contoh kunci identifikasi:

48

media

Tentukan Kunci Identifikasi/Kunci dikotom dari Hewan di bawah ini :

Hewan Pisces (Ikan mas koki ) = 1a, 2a, 3a

49

media

Tentukan Kunci Identifikasi /Kunci di kotom Hewan di bawah ini :

Hewan Aves (Burung gereja ) = 1a, 2b, 4b , 5a

50

media

Tentukan Kunci Identifikasi/Kunci dikotom dari Hewan di bawah ini :

Hewan Mamalia (Kelinci ) = 1a, 2b ,4a

51

media

Tentukan Kunci Identifikasi/Kunci dikotom dari Hewan di bawah ini :

Hewan Reptil (Komodo ) = 1a,2b,4b,5b

52

media

Tentukan Kunci Identifikasi/Kunci dikotom dari Hewan di bawah ini :

Hewan (Katak ) = 1a,2a,3b

53

media

Hewan (Cacing tanah ) = 1b

Tentukan Kunci Identifikasi/Kunci dikotom dari Hewan di bawah ini :

54

media

1. a. bertulang belakang………………….2

b. tidak bertulang belakang……………5

2. a. Pembuahaan di dalam tubuh induk….3

b. Pembuahaan di luar tubuh induk………4

3 . a. tubuh di tutupi bulu………………….Aves

b. Tubuh tidak di tutupi bulu…………..Mamalia

4. a. habitat selalu di air…………………..Pisces

b. habitat di air dan di darat……………Amphibia

5. a.Tubuh panjang dan beruas-ruas………..Annelida

b. tubuhnya berpori……………………Porifera

Kunci determinasi yang tepat untuk hewan katak adalah….
A. 1a, 2a, 4a
B. 1a,2b,4a
C. 1a,2a,4b
D. 1a,2b,4b

55

media

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

D. Metode Penamaan Ilmiah

Linnaeus menggunakan sistem binomial nomenklatur untuk membuat nama ilmiah

Aturan Sistem Binomial Nomenklatur

Terdiri dari dua kata latin

• Kata pertama menunjukkan genus, huruf pertama ditulis

dengan huruf capital

• Kata kedua merupakan petunjuk spesies yang diawali huruf

kecil

Ditulis dengan huruf miring atau digaris bawah

56

media

57

media

58

media

59

media

60

media

61

media

Sistem klasifikasi 5 kingdom yaitu :
1. Monera
2. Protista
3. Fungi
4. Plantae
5. Animalia

Menurut ROBERT H.WHITTAKER

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

62

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

1. Kingdom Monera
Ciri-ciri :

1.Bersel satu (uniseluler)
2.Tidak memiliki membran inti (prokariotik)
3.Memperoleh makanan dengan cara heterotrof misalnya membusukkan (saprofit)

dan parasit pada inang

4.Pada umumnya, organisme ini berkembang biak dengan cara aseksual yaitu membelah

diri.

Contoh : Bakteri dan ganggang biru (Cyanobacteria).

Cyanobacteria

Struktur Cyanobacteria

Sumber : commons.wikimedia.org/RNDr.JosefReischig

Sumber : commons.wikimedia.org/Kelvinsong

63

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

Jenis Bakteri yaitu :
1. Escherichia coli , hidup pada usus besar manusia
2. Lactobacillus casei , bermanfaat dalam pembuatan keju
3. Salmonella typhosa, menyebabkan penyakit tifus
4. Vibrio cholerae , menyebabkan penyakit kolera

Jenis Cyanobacteria (Ganggang biru) yaitu :
1. Anabaena azollae , ganggang biru yang dapat mengikat nitrogen dari udara bebas dan

bersimbiosis dengan sejenis paku air (Azolla pinnata)

2. Arthospira , bermanfaat sebagai suplemen makanan yang berprotein tinggi

(merk dagang Spirulina)

64

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

2. Kingdom Protista

Ciri –ciri :
1.Bersel tunggal (uniselluler) dan Bersel banyak (multiseluler)
2.Memiliki membran inti (eukariotik)
3.Memperoleh makanan dengan cara autotrof dan heterotrof

Dibedakan atas 3 bagian yaitu : Protista mirip hewan (Protozoa), Protista mirip tumbuhan

(alga atau ganggang), dan Protista mirip jamur.

Macam-macam protozoa: (a) Amoeba, (b) Euglena, dan (c) Paramecium
(a)

(b)

(c)

Sumber : commons.wikimedia.org/JosephLeidy

Sumber : commons.wikimedia.org/DavidShykind

Sumber: commons.wikimedia.org/Transparent

65

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

Protista mirip hewan (Protozoa ) dibagi atas 4 bagian berdasarkan
alat geraknya yaitu :
1. Rhizopoda (Hewan berkaki semu), bergerak dengan pseudopodia/

kaki semu.
Contoh : Amoeba proteus dan Entamoeba coli

2. Flagellata (Hewan berbulu cambuk) , bergerak dengan flagella/

bulu cambuk.
Contoh : Euglena viridis dan Trypanosoma gambiense

3. Ciliata (Hewan berbulu getar), bergerak dengan silia/bulu getar.

Contoh : Paramecium caudatum

4. Sporozoa (Hewan berspora ), tidak memiliki alat gerak dan

berkembang biak membentuk spora.
Contoh : Plasmodium malariae (Penyebab penyakit malaria)

66

media

Protista mirip Tumbuhan (Alga atau ganggang ) dibagi atas 4 bagian
berdasarkan pigmen yang dimiliki yaitu :
1. Chlorophyceae (Alga hijau), memiliki pigmen hijau/klorofil

Contoh : Spirogyra, Chlorella, dan Chlorococcum

2. Rhodophyceae (Alga merah) , memiliki pigmen merah/ fikoetrin

Contoh : Eucheuma spinosum (bahan untuk membuat agar-agar)

3. Phaeophyceae (Alga pirang), memiliki pigmen coklat kehijau-

hijauan/fukosantin, banyak mengandung asam alginat (untuk
bahan industri tekstil dan obat-obatan)
Contoh : Sargassum dan Turbinaria

4. Chrysophyceae (Alga kersik ), memiliki pigmen coklat

kuning/karoten.
Contoh : Diatom, Navicula, Cyclotella dan Pinnularia
Fosil alga di dasar laut akan membentuk lapisan tanah diatom
berguna bagi industri sebagai bahan penggosok dan bahan isolasi.

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

67

media

Protista mirip Jamur dibagi atas 2 bagian yaitu :
1. Oomycota (Jamur air), menghasilkan oospora (spora berdinding

tebal yang mampu bertahan di lingkungan yang buruk )
Contoh : Saprolegnia parasitica (parasit pada ikan dan telur ikan ),
Phytium (menyebabkan busuk pada cambah), Pythophtora
infestans (parasit menyerang tanaman kentang dan tomat )

2. Myxomycota (Jamur lendir) , bergerak seperti amoeba dan

bereproduksi dengan menghasilkan spora.Hidup pada kayu yang
sudah lapuk.
Contoh : Pysarum , Didymium dan Fuligo septica

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

68

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

3. Kingdom Fungi

Ciri-ciri :

1. Bersel satu (Uniseluler) dan bersel banyak

(Multiseluler)

2.Memiliki membran inti (eukariotik),
3.Memiliki dinding sel terbuat dari zat kitin
4.Memperoleh makanan dengan cara heterotrof yaitu

saprofit dan parasit (tidak memiliki kloroplas
sehingga tidak dapat berfotosintesis).

5.Tubuh tersusun atas benang-benang ( hifa);

kumpulan hifa (miselium), tubuh jamur( talus).

6.Berkembang biak dengan spora.

Simbiosis mutualisme antara jamur dan ganggang
membentuk lumut kerak (Lichenes). Lumut kerak
disebut juga tumbuhan perintis sebab dapat hidup

di tempat makhluk hidup lain tak bisa hidup.

Contoh: Usnea sp.

Sumber : commons.wikimedia.org/cafepampas

Sumber : commons.wikimedia.org/evitaochel

69

media

Fungi/Jamur berdasarkan reproduksinya dibagi atas 4 kelas yaitu :
1. Zygomycotina , berkembang biak dengan zigospora

Contoh : Rhyzopus oryzae (berperan dalam pembuatan tempe)

2. Ascomycotina , berkembang biak dengan askospora

Contoh : Saccharomyces cereviceae (berperan dalam pembuatan
roti dan alkohol)

3. Basidiomycotina, berkembang biak dengan basidiospora

Contoh : Volvariella volvacea (Jamur merang) dan Auricularia
auricula (Jamur kuping)

4. Deuteromycotina, belum diketahui alat perkembang biakannya.

Contoh : Epidermophyton floocosum (penyebab kutu air) dan
Malassezia furfur (penyebab panu)

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

70

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

4. Kingdom Plantae

Lumut

Ciri-ciri:

1. Bersel banyak (Multiseluler)

2. Memiliki membran inti (eukariotik)

3. Memiliki akar, batang dan daun yang

bukan sejati dan belum memiliki

berkas pembuluh.

4. Akar lumut disebut rizoid.
Rizoid berfungsi menempelkan
tubuh lumut pada substrat dan
hidup di tempat lembap.

5. Berkembang biak dengan kawin
dan tak kawin yang disebut dengan
pergiliran keturunan (metagenesis).

Tumbuhan lumut Marchantia

Tumbuhan lumut Anthoceros

Sumber : commons.wikimedia.org/BerndH

Sumber : commons.wikimedia.org/BerndH

71

media

Lumut dibagi atas 3 divisi yaitu :
1. Lumut hati, talus berbentuk pita, berdaging , atau berbentuk

lembaran pipih
Contoh : Marchantia

2. Lumut daun, memiliki bagian yg menyerupai batang dan daun,

tubuh tegak dan membentuk lapisan seperti beludru.
Contoh : Polytrichum

3. Lumut tanduk, tubuh berbentuk seperti tanduk

Contoh : Anthoceros natans

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

72

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

4. Kingdom Plantae

Tumbuhan

Paku

Ciri-ciri:

1. Bersel banyak (Multiseluler)

2. Memilki membran inti (eukariotik)

3. Memiliki akar, batang, dan daun

sejati serta memiliki berkas pembuluh

4. Pada daun dewasa terdapat bulatan
berwarna cokelat disebut sorus. Sorus
merupakan kumpulan kotak spora yang
dibungkus indusium.

5. Perkembangbiakannya secara kawin dan
tak kawin yang disebut pergiliran
keturunan (metagenesis)

Tumbuhan Paku Psilotum

Tumbuhan Paku Adiantum

Sumber : commons.wikimedia.org/Forest

Sumber : commons.wikimedia.org/Brambleshire

73

media

Tumbuhan paku dibagi atas 4 divisi yaitu :
1. Paku telanjang, tidak berdaun atau berdaun kecil

Contoh : Psilotum nudum

2. Paku ekor kuda, batang terdapat di dalam tanah, cabang beruas-

ruas, dan daun fertil (menghasilkan spora).
Contoh : Equisetum sylvaticum

3. Paku kawat, tubuh seperti rambut atau kawat dan habitat di

daerah pegunungan.
Contoh : Lycopodium cernuum

4. Paku sejati, sorus berkumpul pada ujung, tepi dan tersebar di

permukaan daun.
Contoh : Adiantum (Suplir) dan Marsilea crenata (semanggi)

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

74

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

4. Kingdom Plantae

Tumbuhan

Berbiji

Ciri – ciri :

1. Bersel banyak (Multiseluler)

2. Memiliki membran inti (eukariotik)

3. Memiliki akar, batang dan daun sejati serta memiliki berkas pembuluh.

4. Menghasilkan biji yang digunakan sebagai alat perkembangbiakannya.

Berdasarkan letak bakal bijinya, tumbuhan biji dibagi menjadi dua macam, yaitu:

a)

Tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae): letak bakal biji tidak terlindungi oleh daun
buah, tetapi menempel pada daun buah; pohon berakar tunggang, daunnya
berbentuk seperti jarum, kecil tebal, atau tipis lebar; alat kelamin jantan dan alat
kelamin betina disebut strobilus yang mengandung sporangium.

b)

Tumbuhan biji tertutup (Angiospermae): alat perkembangbiakannya berupa bunga;
akar, batang, dan daun sudah dapat dibedakan dengan jelas; susunan tulang daun
menyirip, menjari, atau sejajar; bakal biji terlindung di dalam daun buah;
mengalami pembuahan ganda.

75

media

Ciri-ciri tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae) :
1. Letak bakal biji tidak terlindungi oleh daun buah, tetapi menempel

pada daun buah.

2. Pohon berakar tunggang dan daunnya berbentuk seperti jarum,

kecil tebal atau tipis lebar.

3. Alat kelamin jantan dan alat kelamin betina disebut strobilus yang

mengandung sporangium.

4. Pembuahaan tunggal

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

76

media

Tumbuhan biji terbuka dibagi atas 4 divisi yaitu :
1. Cycadophyta, menyerupai pohon palem, memiliki sedikit cabang

dan bertulang daun menyirip.
Contoh : Cycas rumphii (pakis haji)

2. Gnetophyta, batang berkayu, bercabang, dan berdaun tunggal

Contoh : Gnetum gnemon (melinjo)

3. Coniferophyta, tumbuhan semak/pohon tajuk berbentuk kerucut,

dan berdaun jarum.
Contoh : Pinus merkusii (pinus/tusam)

4. Ginkgophyta, batang berkayu, bercabang, dan daun berbentuk

kipas.
Contoh : Ginkgo biloba (pohon rambut gadis)

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

77

media

Ciri-ciri tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) :
1. Alat perkembangbiakannya berupa bunga.
2. Akar, batang , dan daun sudah dapat dibedakan jelas.
3. Susunan tulang daun menyirip, menjari, atau sejajar.
4. Bakal biji terlindung di dalam daun buah.
5. Mengalami pembuahan ganda yang menghasilkan zigot dan

endosperma(cadangan makanan)

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

78

media

Tumbuhan biji tertutup di bagi menjadi 2 kelas, yaitu:

1. Tumbuhan biji berkeping satu (Monocotyledoneae)

Ciri-ciri :

1. Biji berkeping satu

2. Akar serabut

3. Daun berseling

4. Batang tidak bercabang

5. Tulang daun sejajar

6. Bagian Bunga berjumlah kelipatan 3

7. Biji memiliki satu daun lembaga

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

79

media

2. Tumbuhan biji berkeping dua (Dicotyledoneae)

Ciri-ciri :

1. Biji berkeping dua

2. Akar tunggang

3. Daun tersebar berhadapan

4. Tulang daun menyirip atau menjari

5. Batang bercabang

6. Bagian bunga berjumlah kelipatan 2, 4, atau 5

7. Biji memiliki dua daun lembaga

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

80

media

Tumbuhan monokotil dibagi atas beberapa suku yaitu :
1. Gramineae, rumput-rumputan

Contoh : padi, gandum, jagung dan tebu

2. Palmae, pinang-pinangan

Contoh : kelapa, kelapa sawit, dan palem

3. Liliaceae, bawang-bawangan

Contoh : bawang merah, bawang putih, dan bakung

4. Musaceae, pisang-pisangan

Contoh : pisang manila, pisang ambon, dan pisang tanduk

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

81

media

Tumbuhan dikotil dibagi atas beberapa suku yaitu :
1. Euophorbiaceae, suku getah-getahan, apabila dilukai bagian

tubuhnya akan mengeluarkan getah berwarna putih.
Contoh : Manihot utilissima (ketela pohon) dan Hevea brasiliensis
(karet)

2. Papilionaceae, memiliki mahkota bunga berbentuk kupu-kupu,

buahnya polong dan sering ditemukan bintil akar.
Contoh : Arachis hypogaea (kacang tanah) dan Vigna sinensis
(kacang panjang)

3. Solanaceae, terung-terungan , memiliki bunga berbentuk bintang

atau terompet, serta buah buni/buah kotak dengan lapisan dalam
berair atau berdaging
Contoh : Solanum lycopersicum (tomat) dan Capsicum annum
(cabai)

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

82

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

5. Kingdom Animalia

CIRI-CIRI:
1.Dapat bergerak aktif
2.Memiliki membran inti (Eukariotik)
3.Tidak memiliki dinding sel
4.Tidak dapat berfotosintesis

Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, hewan dibedakan menjadi
dua kelompok yaitu :
1. Invertebrata/Avertebrata(Hewan tidak memiliki tulang belakang)
2. Vertebrata (Hewan yang memiliki tulang belakang)

83

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

Invertebrata

Dibagi atas 8 filum yaitu :
1. Porifera (Hewan berpori) contoh : Hewan spons
2. Coelenterata (Hewan berongga)

a. Hydrozoa contoh : Hydra viridissima (hidra hijau),
b. Schypozoa contoh :Aurelia aurita (Ubur-ubur)
c. Anthozoa contoh : Tubifora musica , Fungia sp.

3. Platyhelminthes (cacing berbentuk pipih)

a. Turbellaria (berambut getar) contoh : Planaria
b. Trematoda (cacing isap ) contoh : Fasciola hepatica

(cacing hati)

c. Cestoda (cacing pita) contoh : Taenia solium

Kerjakan Terampil IPA 1.5

halaman 35

84

media

4. Nematoda /Nemathelminthes (Cacing berbentuk gilig)

Contoh : Ascaris lumbricoides (cacing perut) , Ancylostoma
duodenale (cacing tambang ) , Enterobius vermicularis
(cacing kremi)

5. Annelida (cacing berbentuk gelang )

a. Polychaeta (cacing berambut banyak) contoh : cacing

wawo dan cacing palolo

b. Oligochaeta (cacing berambut sedikit) contoh :

Lumbricus terrestriss (cacing tanah)

c. Hirudinea contoh Hirudinea (lintah) dan Haemadipsa

(pacet)

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

Invetebrata

85

media

6. Arthropoda (Hewan beruas-ruas atau berbuku-buku)

a. Crustacea contoh : Caridea ( udang), Brachyura

(kepiting),

b. Myriapoda (contoh: Diplopoda (kaki seribu), Chilopoda

( kelabang),

c. Arachnoidea contoh: Araneus diadematus (laba-laba),

Scorpiones (kalajengking),

d. Insekta contohnya Rhopalocera (kupu-kupu), Coleoptera

(kumbang), Diptera (lalat), Culicidae (nyamuk).

7. Echinodermata (hewan berkulit duri)

a. Asteriodea (bintang laut),
b. Echinoidea (landak laut),
c. Ophiuroidea (bintang ular),
d. Crinoidea (lilia laut)
e. Holothuroidea (mentimun laut).

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

Invetebrata

86

media

8. Mollusca (hewan bertubuh lunak)

a. Gastropoda/hewan berkaki di perut contoh : Achatina

fulica(bekicot/siput darat), Limnaea sp.(siput air tawar)

b. Pelecypoda/bivalvia contoh : Pinctada maxima (kerang

mutiara/tiram)

c. Cephalopoda/hewan menggunakan kepala untuk

bergerak contoh : Octopus vulgaris (Gurita) dan
Loligo sp. (cumi-cumi)

d. Scaphopoda/ hewan cangkang tajam

contoh Dentalium vulgare

e. Amphineura/hewan bentuk tubuh pipih dan kepala tidak

terlihat contoh : Chiton

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

Invetebrata

87

media

PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI

V

ertebrata

5. Kingdom Animalia

Di bagi atas 5 kelas yaitu :
1. Pisces contoh: Oreochromis mossambicus( ikan mujair) ,

Chanos chanos ( ikan bandeng) , Clarias ( ikan lele),
Crypinus carpio (ikan mas)

2. Amphibia contoh: Anura ( katak), Caudata (salamander)
3. Reptilia contoh: Crocodylidae( buaya), Lacertilia( kadal),

Chelonioidea ( penyu) , Serpentes (ular).

4. Aves contoh: Estrildidae (burung pipit), Columbidae

( merpati), Aquilinae (elang)

5. Mammalia contoh: Elephas maximus (gajah) ,Panthera leo

(singa), Pongo (orang utan) , Chiroptera (kelelawar),
Delphinidae ( lumba-lumba).

media

BAB 1

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Sumber : pixabay.com/congerdesign

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 87

SLIDE