Search Header Logo
NILAI-NILAI CERITA TEKS NOVEL SEJARAH

NILAI-NILAI CERITA TEKS NOVEL SEJARAH

Assessment

Presentation

Other

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

SUMINAH Sastra

FREE Resource

11 Slides • 2 Questions

1

media

NILAI-NILAI DALAM KARYA

SASTRA

4.3.1 Mengidentifikasi nilai-nilai dalam novel Sejarah
4.3.2 Mengaitkan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari

2

Multiple Choice

Bacalah penggalan teks berikut!

Orang menunggu dan menunggu dengan perasaan prihatin terhadap kesalamatan Wanita tua itu. Sultan Trenggono tak mengambil sesuatu tindakan terhadap ibunya. Ia makin keranjingan membangun pasukan daratnya.

(Pramudya Ananta Toor, Mangir)
Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah ....

1

sosial

2

agama

3

budaya

4

moral

5

estetika

3

media

Nilai- Nilai dalam Karya Sastra

Karya sastra (yang baik) senantiasa mengandung nilai (value). Nilai
adalah "sesuatu" yang dapat memperkaya wawasan dan/atau
meningkatkan harkat hidup. Nilai dalam karya sastra ada yang bersifat
edukatif, menambah pengetahuan, memberikan hiburan, atau dapat
memanusiakan manusia sehingga berguna bagi manusia dalam
kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, dalam karya sastra ada
sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan.
Nilai dalam karya sastra dikemas dalam wujud struktur karya sastra,
yang secara implisit terdapat dalam alur, latar, tokoh, tema, dan
amanat atau di dalam larik, rima, dan irama.

4

Multiple Choice

Bacalah kutipan cerita sejarah berikut!

     Kala itu tahun 1309, segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Pura Waktra yang tidak dijaga terlalu ketat.

Kutipan tersebut mengandung nilai ….

1

sosial

2

estetis

3

agama

4

moral

5

budaya

5

media

Macam-Macam Nilai dalam Karya Sastra

1. Nilai moral, yaitu nilai yang berkaitan dengan akhlak/budi pekerti/susila atau

baik buruk tingkah laku, yang memberikan ajaran atau nasihat berkaitan dengan etika.

2. Nilai sosial/kemasyarakatan, yaitu nilai yang berkaitan dengan norma yang

berada di dalam Masyarakat, yang berkaitan dengan tata pergaulan di lingkungan
masyarakat.

3. Nilai religius/keagamaan, yaitu nilai yang berkaitan dengan tuntunan beragama.
4. Nilai budaya, yaitu nilai yang berkaitan dengan adat istiadat, yang mengandung

hubungan mendalam pada suatu masyarakat, peradaban, atau kebudayaan.

5. Nilai pendidikan/edukasi, yaitu nilai yang berkaitan dengan pengubahan tingkah

laku dari tidak baik ke baik (pengajaran).

6. Nilai estetis/keindahan, yaitu nilai yang berkaitan dengan hal-hal yang

menarik/menyenangkan (rasa seni).

7. Nilai politis, yaitu nilai yang berkaitan dengan pemerintahan.
8. Nilai kemanusiaan, yaitu nilai yang berhubungan dengan sifat-sifat manusia.

Nilai-nilai ini ada yang bersifat ideologis, politis, ekonomis, sosiologis, budaya,
edukatif, humoris, dan sebagainya.

6

media

Nilai Moral

Contoh:

"Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari
ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhi merestui barang siapa punya kebenaran
dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabanku, kiranya?
Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak berani mendirikan keadilan. Kejahatan
selalu jadi bagian mereka yang mengingkari kebenaran maka melanggar keadilan.
Dua-duanya buruk, dua-duanya sumber keonaran di atas bumi ini...," dan ia
teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di
tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa.

Sumber: Pramoedya Ananta Toer, Mangir, Jakarta, KPG, 2000

Nilai moral dalam kutipan di atas adalah ketakutan membela kebenaran sama
buruknya dengan kejahatan karena sama-sama melanggar keadilan.

7

media

Nilai Sosial

Contoh:

Sebagian terbesar pengantar sumbangan, pria, wanita, tua, dan muda,
menolak disuruh pulang. Mereka bermaksud menyumbangkan tenaga juga.
Maka jadilah dapur raksasa pada malam itu juga. Menyusul kemudian datang
bondongan gerobak mengantarkan kayu bakar dan minyak minyakan. Dan api
pun menyala dalam berpuluh tungku.

Sumber: Pramoedya Ananta Toer, Mangir, Jakarta, KPG, 2000

Dalam kutipan di atas, nilai sosial tampak pada tindakan menyumbang dan
kesediaan untuk membantu pelaksanaan pesta perkawinan.

8

media

Nilai Religius

Kala itu tahun 1309. Segenap rakyat berkumpul di alun-alun. Semua
berdoa, apa pun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu,
Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang
tidak dijaga terlampau ketat. Segenap prajurit bersikap sangat ramah
kepada siapa pun karena memang demikian sikap keseharian mereka.
Lebih dari itu, segenap prajurit merasakan gejolak yang sama, oleh duka
mendalam atas gering yang diderita Kertarajasa Jayawardhana

Sumber: Gajahmada: Bergelut dalam Kemelut Tahta dan Angkara, Langit Kresna Hariadi

Nilai agama dalam kutipan tersebut tampak pada aktivitas rakyat dari
berbagai agama mendoakan Kertarajasa Jayawardhana yang sedang sakit.

9

media

Nilai Budaya

Dan bila orang mendarat dari pelayaran, entah dari jauh entahlah dekat, ia
akan berhenti di satu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. la akan
mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu
berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan
langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi
sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan
tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.

Sumber: Pramoedya Ananta Toer, Mangir, Jakarta, KPG, 2000

Nilai budaya dalam kutipan di atas adalah nilai budaya Timur yang mengajarkan hidup
tenang, tidak terburu-buru, segala sesuatunya harus dihubungkan dengan alam.

10

media

Mengaitkan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari

Nilai moral dalam kutipan di atas adalah ketakutan membela
kebenaran sama buruknya dengan kejahatan karena sama-sama
melanggar keadilan.

Pada masa kini nilai tersebut masih berlaku. Sering kejahatan
terjadi karena orang yang mengetahui kejahatan tersebut
tidak berani atau tidak peduli utk menegakkan kebenaran.
Berarti orang tersebut sama saja mendukung terjadinya
kejahatan

11

media

Latihan mengidentifikasi nilai-nilai dalam teks novel
Sejarah

Bacalah kutipan novel Sejarah “Pangeran Diponegoro,
Penggagas Ratu Adil” karya Remi Silado pada buku paket
halaman 68 – 71!

Temukan nilai-nilai dalam teks tersebut dan berilah
penjelasan!

12

media

No.

Nilai

Halmn./paragraf ke-

Jawaban

1

Moral

2

Budaya

3

Sosial

4

Religius

13

media

Setelah menemukan nilai-nilai, kaitkan dengan
kehidupan sehari-hari!

media

NILAI-NILAI DALAM KARYA

SASTRA

4.3.1 Mengidentifikasi nilai-nilai dalam novel Sejarah
4.3.2 Mengaitkan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE