Search Header Logo
Zonasi Ekoregion Indonesia

Zonasi Ekoregion Indonesia

Assessment

Presentation

•

Science

•

University

•

Practice Problem

•

Hard

Created by

Aziz Akbar Mukasyaf

Used 2+ times

FREE Resource

26 Slides • 0 Questions

1

media
Zonasi Ekoregion
Di Indonesia





Oleh: Aziz Akbar Mukasyaf, Ph.D.
media

2

  • Pola persebaran flora di Indonesia sama dengan pola persebaran faunanya yang berpangkal pada sejarah pembentukan daratan kepulauan Indonesia pada masa zaman es.

  • Secara geografis, wilayah Indonesia berada pada posisi yang unik. Hal ini menyebabkan kawasannya memiliki pola biogeografis atau sebaran flora dan fauna yang unik pula. Indonesia terbagi menjadi dua zona biogeografis, yaitu Indo-Malaya (Oriental) serta Australasia, bahkan berada ditengah-tengah keduanya.Dengan demikian, wilayah Indonesia merupakan daerah migrasi fauna dan flora antar kedua benua tersebut.

3

Berdasarkan hasil proses pembentukan daratan wilayah Indonesia serta hasil penelitian Wallace dan Weber, maka secara geologis, persebaran flora (begitu pula fauna) di Indonesia dibagi ke dalam 3 wilayah, yaitu:

1.Flora Dataran Sunda yang meliputi Jawa, Su-matera, Kalimantan, dan Bali. Flora di pulau-pulau tersebut berada di bawah pengaruh flora Asia ka-rena ciri-cirinya mirip dengan ciri-ciri flora benua Asia, disebut juga flora Asiatis yang didominasi oleh jenis tumbuhan berhabitus pohon dari suku Dipterocarpaceae.

2.Flora Dataran Sahul yang meliputi Papua dan pu-lau-pulau kecil di sekitarnya. Flora di pulau-pulau tersebut berada di bawah pengaruh benua Australia, biasa disebut flora Australis yang didominasi oleh jenis-jenis tumbuhan berhabitus pohon dari suku Araucariaceae dan Myrtaceae.

3.Flora Daerah Peralihan (Daerah Wallace) yang meliputi Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara yang berada di bawah pengaruh benua Asia dan Australia, yang mana jenis tumbuhan berhabitus pohonnya didominasi oleh jenis dari suku Arau-cariaceae, Myrtaceae, dan Verbenaceae

4

media

Your Logo or Name Here

3

SUNDALAND

WALLACEA

NUGINI

WEBBER LINE

5

  • Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam dan aset lingkungan. Penting untuk mengelola sumber daya ini dengan efektif agar tidak menimbulkan dampak negatif pada lingkungan.

  • Sayangnya, pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia sering kali tidak terkelola dengan baik, yang mengakibatkan degradasi lingkungan yang signifikan.

  • Hal ini terutama disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam yang tidak selaras dengan kapasitas dan keberlanjutan sumber daya tersebut yang menyebabkan degradasi lingkungan di Indonesia.

6

  • Memahami konsep "ekoregion" adalah penting sebelum terlibat dalam analisis lingkungan dan pembuatan kebijakan, seperti perencanaan tata ruang, rencana pembangunan, dan penilaian lingkungan strategis.

  • Konsep ekoregion menjadi prinsip dasar dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan (PPLH).

  • Prinsip "ekoregion" mensyaratkan pertimbangan terhadap karakteristik sumber daya alam, ekosistem, kondisi geografis, budaya lokal, dan kearifan asli dalam semua upaya PPLH.

7

Selain itu, ekoregion digunakan sebagai unit spasial dalam inventarisasi lingkungan dan analisis, memastikan koordinasi horizontal antara wilayah administrasi yang bergantung satu sama lain, seperti wilayah hulu dan hilir, dalam inisiatif PPLH. Penetapan ekoregion memungkinkan kita untuk memahami hubungan, interaksi, dan ketergantungan, serta dinamika pemanfaatan sumber daya, cadangan sumber daya, dan masalah lingkungan di dalam ekoregion.

8

  • Dalam tahap perencanaan PPLH, penentuan wilayah ekoregion dilakukan dengan mempertimbangkan kesamaan:

    (1) karakteristik bentang alam alami;

    (2) daerah aliran sungai;

    (3) iklim;

    (4) flora dan fauna asli;

    (5) faktor sosial budaya;

    (6) kondisi ekonomi;

    (7) lembaga masyarakat; dan

    (8) hasil inventarisasi lingkungan.

9

  • Namun, perlu dicatat bahwa pelaksanaan penetapan ekoregion dengan menggunakan kedelapan parameter ini cukup sulit di Indonesia karena ketersediaan data yang tidak merata di seluruh negeri.

  • Akibatnya, penetapan ekoregion yang telah dilakukan di Indonesia belum sepenuhnya mengikuti konsep dasar ekologi, yang mengasumsikan adanya hubungan erat antara iklim, ketinggian, jenis batuan, bentuk lahan, tanah, hidrologi, dan organisme.

10

  • Distribusi ekoregion divisualisasikan dalam bentuk peta ekoregion yang biasanya memberikan informasi tentang fitur geografis, termasuk geomorfologi dan morfogenesis, yang dapat menentukan batas-batas wilayah tersebut.

  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menetapkan ekoregion di berbagai pulau dan lautan di Indonesia, yaitu: (1) Sumatera, (2) Jawa, (3) Kalimantan, (4) Sulawesi, (5) Papua, (6) Bali dan Nusa Tenggara, (7) Kepulauan Maluku, dan (8) wilayah perairan Indonesia.

11

  • Batas ekoregion yang ditentukan ini bersifat indikatif dan mencakup informasi tentang karakteristik lanskap alam Indonesia.

  • Informasi ini menjadi acuan untuk melakukan inventarisasi lingkungan yang mendetail, menentukan daya dukung lingkungan, dan mengembangkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH).

12

  • Konsep ekoregion dapat dianggap sebagai perwujudan konsep ekosistem, atau sebagai ekosistem regional.

  • Dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), ekoregion didefinisikan sebagai wilayah geografis dengan kesamaan dalam iklim, tanah, air, flora dan fauna asli, serta pola interaksi manusia dengan alam yang mencerminkan integritas sistem alam dan lingkungan hidup.

13

media

Your Logo or Name Here

Bagaimana Kondisi di Indonesia ???

2

Menurut
Klasifikasi
Ekoregion Dunia

Dibuat oleh
KemenLHK

Basis :
Sebaran
Flora & Fauna

Basis : Bentanglahan

14

media

Your Logo or Name Here

•Pembagian berdasarkan bentangalam/ bentanglahan

•Pembagian wilayah ekoregion : Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : SK.8/MENLHK/SETJEN/PLA.3/1/2018

•Pembagian wilayah kepengurusan :

Ekoregion KLHK

8

Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumatera

Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa

Pusat Pengelolaan Ekoregion Kalimantan

Pusat Pengelolaan Ekoregion Sulawesi

Pusat Pengelolaan Ekoregion Bali and Nusa Tenggara

Pusat Pengelolaan Ekoregion Maluku

Pusat Pengelolaan Ekoregion Papua

15

media

Your Logo or Name Here

•Hutan daun lebar (broadleaf) lembab tropis dan subtropis
•Hutan hujan dataran rendah Kalimantan

•Hutan hujan dataran tinggi Kalimantan

•Hutan rawa gambut Kalimantan

•Hutan rawa air tawar Kalimantan Barat Daya

•Hutan hujan dataran tinggi Jawa-Bali Timur

•Hutan hujan Jawa-Bali Timur

•Hutan hujan dataran tinggi Jawa Barat

•Hutan hujan Jawa Barat

•Hutan hujan kepulauan Mentawai

•Hutan hujan dataran tinggi semenanjung Melayu/Malaysia

•Hutan rawa gambut semenanjung Melayu/Malaysia

•Hutan hujan semenanjung Melayu/Malaysia (Anambas)

•Hutan rawa air tawar Sumatera

•Hutan rawa gambut Sumatera

•Hutan Belukar Sundaland

BIOREGION SUNDALAND

4

•Hutan Konifer Tropis

•Hutan Pinus Tropis Sumatera

•Padang Rumput dan Semak Dataran Tinggi

•Padang rumput gunung dataran tinggi Kinabalu
(Kalimantan)

•Hutan Bakau

•Hutan bakau lempeng Sunda (Kalimantan,
Sumatera, Kepulauan Riau)

16

media

Your Logo or Name Here

•Hutan daun lebar (broadleaf) lembab tropis dan subtropis
•Hutan daun lebar lembab Kepulauan Laut Banda (Kepulauan Kai, Kepulauan Tanimbar)

•Hutan hujan Buru

•Hutan hujan Halmahera (Halmahera, Morotai, Kepulauan Obi, Pulau Bacan)

•Hutan hujan Seram (Seram, Pulau Ambon, Saparua)

•Hutan hujan dataran rendah Sulawesi (Sulawesi, Kepulauan Banggai, Kepulauan Sula, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud)

•Hutan hujan dataran tinggi Sulawesi

•Hutan daun lebar kering tropis dan subtropis
•Hutan musiman Nusa Tenggara (Lombok, Sumbawa, Komodo, Flores, Alor)

•Hutan musiman Sumba

•Hutan musiman Timor dan Wetar (Timor, Kepulauan Barat Daya, Kepulauan Banda, Kepulauan Babar, Kepulauan Leti)

BIOREGION WALLACEA

5

17

media

Your Logo or Name Here

•Hutan daun lebar (broadleaf) lembab tropis dan subtropis
•Hutan hujan Biak-Numfor

•Hutan hujan dataran tinggi Pegunungan Tengah

•Hutan hujan Japen

•Hutan hujan dataran rendah dan rawa air tawar Nugini Utara

•Hutan hujan dataran tinggi Nugini Utara

•Hutan rawa air tawar Nugini Selatan

•Hutan hujan dataran rendah Nugini Selatan

•Hutan hujan dataran tinggi Vogelkop

•Hutan hujan dataran rendah Vogelkop-Aru

•Padang rumput, sabana, dan semak tropis subtropis
•Sabana dan padang rumput Trans-Fly

BIOREGION NUGINI

6

•Padang rumput dan semak dataran tinggi

•Padang rumput subgunung pegunungan tinggi

•Bakau

•Hutan bakau Nugini

18

media

Your Logo or Name Here

10

19

media

Your Logo or Name Here

DESKRIPSI EKOREGION

13

​Sumberdaya Udara

​Sumberdaya Lahan

​Sumberdaya
Air

​Sumberdaya
Mineral

​Sumberdaya
Hayati

​Sumberdaya
Manusia

20

Your Logo or Name Here

11

media

21

media

Your Logo or Name Here

7

22

media

Your Logo or Name Here

12

23

media

Your Logo or Name Here

•EKOREGION LAUT adalah wilayah geografis bentang alam laut yang memiliki kesamaan ciri iklim, substrat dasar
perairan, kisaran kedalaman, flora, fauna asli, serta pola interaksi manusia dengan bentang alam yang
menggambarkan integritas sistem alam dan lingkungan hidup."

•Adapun aspek –aspek penting dalam Pendeliniasian Ekoregion laut adalah sebagai berikut:
•POTENSI EKOLOGIS
•Terumbu Karang

•Padang Lamun

•Mangrove

•POTENSI BENTANG ALAM/LAUT
•Potensi fisik bentang Laut

•Topografi, kemiringan dan geologi

•Kondisi Oseanografi

•POTENSI EKONOMI (Ekowisata )

•POTENSI SOSIAL BUDAYA
•Komposisi Penduduk

•Mata Pencaharian

•Pendidikan dan Kesehatan

•Agama dan Adat Istiadat

•Sejarah

EKOREGION LAUT INDONESIA

14

24

media

Your Logo or Name Here

EKOREGION LAUT INDONESIA

15

25

media

Your Logo or Name Here

UNCLOS (United Nations Convention
on the Law of the Sea) 1982 :

•Zona Laut Teritorial

Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957

•Zona Landas Kontinen

17 Februari 1969

•Zona Ekonomi Eksklusif

21 Maret 1980

BATAS LAUT INDONESIA

16

26

media
Thank you
pattern-tertiary
media
Zonasi Ekoregion
Di Indonesia





Oleh: Aziz Akbar Mukasyaf, Ph.D.
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE