

Kelas 12
Presentation
•
Religious Studies
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
lukas putra
FREE Resource
127 Slides • 0 Questions
1
KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KUTAI TIMUR
TAHUN 2022
PA.KRISTEN/F-12/1-RUSVIC
2
Lembar Pernyataan Keaslian
Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama
:Eko Juniardy, S.Pd
NIP
:19680612 200501 1 010
Jabatan
:Pengawas Ahli Muda Madrasah Tingkat MTs/MA
Unit Kerja
: Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur
dengan ini menyatakan "KEASLIAN" bahwa Modul Ajar PAK dan Budi Pekerti Kelas X
Semester 1 Berbasis Kurikulum Merdeka yang dibuat oleh :
Nama
:Rustina Mega Noveny, S.Th
Penulis ke-
: 1
NIP
:19801103 200501 2 007
Jabatan
:Pengawas Ahli Muda Mata Pelajaran PAK
Unit Kerja
: Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur
Nama
: Victor A. J. Pattiwael, S.Th, Gr
Penulis ke-
: 2
NIP
: 19780208 200604 1 010
Jabatan
: Guru Mata Pelajaran PAK Tingkat SMA
Unit Kerja
: SMAN 1 Sangatta Selatan
Demikian pernyataan kami buat, hal ini merupakan bagian dari kewajiban
peningkatan karir profesionalisme pengawas dan guru mata pelajaran Pendidikan
Agama Kristen dan Budi Pekerti.
Sangatta, 20 April 2022
Ketua Pokjawas KEMENAG Kutim,
Eko Juniardy
3
DAFTAR ISI
Cover Depan i
Halaman Pengesahan i
Lembar Pernyataan Keaslian iii
Prakata
iv
Daftar Isi
v
Bab I
HAM di Indonesia
6
Bab II
Bersyukur atas Talenta dan Karunia
Yang Dimiliki untuk Kepentingan Bangsa
23
Bab III
Nilai-nilai Demokrasi dan HAM
43
Bab IV
Gereja Sebagai Kesaksian yang Hidup
64
Bab V
Keadilan Sebagai Dasar Demokrasi dan HAM
83
Bab VI
Isu Etnis, Ras dan Gender di Sekitar Kita 106
Biodata Penulis
126
4
KD dan Tujuan Mapel PAK dan Budi Pekerti SMA/SMK
Semester Ganjil
Kelas XII
KD 2
Kompetensi Dasar 2:
2.1. Mensyukuri pemberian Allah dalam kehidupan multikultur.
2.2. Mengembangkan sikap dan perilaku yang menghargai multikultur.
2.3. Memahami nilai-nilai multikultur
2.4. Berperan aktif dalam menjunjung kehidupan yang multikultur.
Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah. Adapun tujuan
Pembelajaran PAK di sekolah adalah:
1. Mengenal dan mengimani Allah yang berkarya menciptakan alam semesta dan
manusia,
2. Mengimani keselamatan yang kekal dalam karya penyelamatan Yesus Kristus,
3. Mensyukuri Allah yang berkarya dalam Roh Kudus sebagai Penolong dan Pembaru
hidup manusia,
4. Mewujudkan imannya dalam perbuatan hidup setiap hari dalam interaksi dengan
sesama dan memelihara lingkungan hidup,
5. Mampu memahami hak dan kewajibannya sebagai warga gereja dan warga negara
serta cinta tanah air,
6. Membangun manusia Indonesia yang mampu menghayati imannya secara
bertanggung jawab dan berakhlak mulia serta menerapkan prinsip moderasi beragama
dalam masyarakat majemuk;
1
5
7. Membentuk peserta didik menjadi anak-anak dan remaja Kristen yang memiliki
kedewasaan berpikir, berkata-kata dan bertindak sehingga menampakkan karakter
kristiani,
8. Membentuk sikap keterbukaan dalam mewujudkan kerukunan intern dan antara umat
beragama, serta umat beragama dengan pemerintah,
9. Memiliki kesadaran dalam mengembangkan kreativitas dalam berpikir dan bertindak
berdasarkan Firman Allah, dan
10. Mewujudkan peran nyata di tengah keluarga, sekolah, gereja dan masyarakat
Indonesia yang majemuk.
2
6
CAPAIAN PEMBELAJARAN Fase F dalam KurMa
Elemen
Sub Elemen
Capaian Pembelajaran Fase F
Allah Berkarya
Allah Pencipta
Menganalisis perkembangan
kebudayaan, ilmu
pengetahuan dan teknologi,
memahami demokrasi dan
HAM sebagai anugerah Allah
Allah Pemelihara
Mensyukuri dan
mengembangkan talenta
sebagai pemberian Allah dan
menggunakan talenta yang
dimiliki untuk kepentingan
Allah Penyelamat
Menganalisis tantangan dalam
kehidupan keluarga dan
membangun komunikasi yang
baik serta mewujudkan
nilai-nilai
Allah Pembaru
Memahami bahwa Allah
membaharui memulihkan
kehidupan keluarga, gereja
dan bangsa
Manusia dan Nilai-nilai
Kristiani
Hakikat Manusia
Menjadi dewasa dan
mewujdukannya dalam
tanggung jawab, memahami
keadilan sebagai dasar
demokrasi dan HAM.
Nilai-nilai Kristiani
Memahami nilai-nilai Kristiani
dalam interaksi antar manusia
serta bersikap kritis terhadap
berbagai bentuk diskriminasi
Gereja dan Masyarakat
Majemuk
Tugas Panggilan Gereja
Menganalisis issu-issu ras,
etnis dan gender dalam rangka
mewujudkan keadilan
Masyarakat Majemuk
Melakukan transformasi sosial
dalam lingkup masyarakat
majemuk, serta berpartisipasi
aktif dalam kegiatan sosial
kemasyarakatan dalam rangka
mewujudkan moderasi
beragama
Alam dan Lingkungan Hidup
Alam Ciptaan Allah
Memahami prinsip
pemeliharaan dan pelestarian
alam dan keutuhan ciptaan
serta merancang kegiatan
yang menunjang upaya
3
7
menjaga keutuhan ciptaan.
Tanggung jawab manusia
Terhadap Alam
Memahami tanggung jawab
memelihara alam dan
mewujudkannya dalam
tindakan serta menerapkan
sikap setiap hari demi
kelestarian alam
CAPAIAN PEMBELAJARAN Fase F Per Tahun
Elemen
Sub Elemen
Capaian Pembelajaran Fase F
Allah Berkarya
Allah Pencipta
Memahami Demokrasi dan
HAM sebagai anugerah Allah
serta menjabarkan praktik
demokrasi pada konteks lokal
dan global mengacu pada
Alkitab
Allah Pemelihara
Berperan aktif dalam
mengharumkan nama bangsa
sesuai talenta yang
dianugerahkan Allah
Allah Penyelamat
Menghayati kasih Allah kepada
semua orang yang diwujudkan
dalam nilai-nilai demokrasi
dan HAM pada konteks lokal
dan global
Allah Pembaru
Memahami bahwa Allah
pengasih dan memulihkan
kehidupan bergereja dan
berbangsa
Manusia dan Nilai-nilai
Kristiani
Hakikat Manusia
Memahami keadilan sebagai
dasar Demokrasi
dan HAM.
Nilai-nilai Kristiani
Memahami makna damai
sejahtera menurut Alkitab
serta proaktif sebagai
pembawa damai sejahtera
dalam kehidupan pribadi
maupun sosial.
Gereja dan Masyarakat
Majemuk
Tugas Panggilan Gereja
Menganalisis issu-issu ras,
etnis dan gender dalam rangka
mewujudkan keadilan
Masyarakat Majemuk
Melakukan transformasi sosial
dalam lingkup masyarakat
majemuk, serta berpartisipasi
aktif dalam kegiatan sosial
4
8
kemasyarakatan dalam rangka
mewujudkan moderasi
beragama
Alam dan Lingkungan Hidup
Alam Ciptaan Allah
Memahami prinsip
pemeliharaan dan pelestarian
alam dan keutuhan ciptaan
serta merancang kegiatan
yang menunjang upaya
menjaga keutuhan ciptaan.
Tanggung jawab manusia
Terhadap Alam
Memahami tanggung jawab
memelihara alam dan
mewujudkannya dalam
tindakan serta menerapkan
sikap setiap hari demi
kelestarian alam
Bab/Pelajaran
Topik
Ayat Alkitab
I
HAM di Indonesia
Mazmur 133; 1 Raja-raja
21:1-16, Bilangan 35:9-34
II
Bersyukur Atas Talenta dan Karunia yang
Dimiliki untuk Kepentingan Bangsa
Kejadian 41:38; Matius
25:14-30; 1 Korintus 12:7-11;
Efesus 4:12
III
Nilai-nilai Demokrasi dan HAM
1 Raja-raja 3:16-28; Matius
20:1-16
IV
Gereja Sebagai Kesaksian yang Hidup
Kisah Para Rasul 5:26-42;
Matius 28:19-20
V
Keadilan sebagai Dasar Demokrasi dan
HAM
Pengkhotbah 3:17; Amsal
28:5; Matius 5:38-39
VI
Isu Ras, Etnis dasn Gender di Sekitar Kita
Kejadian 19:1-29; Ester 7:1-10;
Kisah Para Rasul 10:35; 1
Korintus 6:9-10
5
9
6
10
The Pattiwaels
Capaian Pembelajaran
Peserta didik menganalisis perkembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi,
memahami demokrasi dan HAM sebagai anugerah Allah dan menjabarkannya dalam
praktik.
Fase: Fase F
Elemen: Allah Berkarya
Sub Elemen: Allah Pencipta
Capaian Pembelajaran Per Tahun
Memahami Demokrasi dan HAM sebagai anugerah Allah serta menjabarkan praktik
demokrasi pada konteks lokal dan global mengacu pada Alkitab.
Alur Konten
Demokrasi dan HAM sebagai anugerah Allah
Alur Tujuan Pembelajaran dalam Setiap Fase
▪Memahami praktik Demokrasi dan HAM sebagai wujud iman
▪Menjelaskan cara mewujudkan hak asasi manusia di Indonesia
C. Profil Pelajar Pancasila
Ada 6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila, antara
lain:
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
2. Berkebinekaan Global.
3. Mandiri
4. Bergotong Royong
5. Bernalar kritis
6. Kreatif
●Pelajar menjadi pribadi yang mandiri :
7
11
The Pattiwaels
Menghargai diri sendiri terwujud dalam menerapkan prinsip kesetiaan, kasih dan
keadilan, serta menampilkan tindakan yang konsisten dengan apa yang dikatakan dan
dipikirkan.
●Bernalar kritis :
Mampu menganalisa dinamika kehidupan yang terjadi sebaga anugerah Allah secara
kritis tanpa memaksakan pendapat atau keinginan sendiri sebagai perwujudan pribadi
dewasa dalam keluarga Kristen yang memiliki tanggung jawab sosial kemasyarakatan
yang lebih luas.
●Kreatif :
Selalu berupaya aktif menolong orang-orang yang membutuhkan dan mencarikan
solusi terbaik untuk mendukung keberlangsungan kehidupan mereka sebagai pribadi
dewasa yang menerapkan nilai-nilai kristiani dalam hidupnya.
D. Sarana dan Prasarana
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran di Bab 1 ini antara lain:
ruang kelas, jaringan internet, laptop/notebook, printer, LMS (Learning Managament
System)dalam
Classroom/Microsoft
Teams/Moodle,buku
sumber
(referensi/suplemen).
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
F. Model Pembelajaran
Model pembelajaran berupa model reasoning and problem solving - pembelajaran tatap
muka.
II. Komponen Inti
A. Tujuan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dengan topik Hak Azasi Manusia di Indonesia diharapkan bagi
peserta didik memiliki kemampuan pengetahuan, keterampilan, sosial, dan spiritual
dalam implementasi kehidupan sehari-hari melalui tahap mengidentifikasi fakta dan
masalah,
mengeksplorasi dan merencanakan, simulasi atau eksperimen, menemukan
8
12
The Pattiwaels
jawaban bagaimana hidup melangkah bersama Allah sebagai pribadi yang bertumbuh
dengan kompetensi menganalisis perkembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan
teknologi, memahami demokrasi dan HAM sebagai anugerah Allah dan menjabarkannya
dalam praktik.
Per sub bab:
●Menjelaskan pengertian dan cakupan HAM
●Menguraikan pemahaman HAM dalam Alkitab
●Menjelaskan sejarah singkat HAM
●Menjelaskan praktik HAM di Indonesia
●Menganalisa bahan Alkitab dalam Mazmur 133 dan Kitab I Raja-Raja 21:1-16 dan
Bilangan 35:9-34 dengan pemahaman HAM.
B. Pemahaman Bermakna
Memang Alkitab tidak menulis secara eksplisit atau terang-terangan mengenai HAM,
namun Alkitab menulis mengenai Tuhan melarang umatnya untuk merampas hak
seseorang
danmerendahkan
mereka.
Ialebih
menginginkan
supaya
umatnya
memberlakukan keadilan dan kebenaran terhadap sesama, itulah ibadah yang sejati.
Melindungi hak sesama merupakan wujud ibadah kepada Allah.
C. Pertanyaan Pemantik
1. Adakah pengalaman menarik dalam minggu ini bersama keluargamu?
2. Apakah kamu seorang yang
□ Ekstrovert
□ Introvert
D. Kegiatan Pembelajaran
Langkah
Pembelajaran
Sintak Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
15’
9
13
The Pattiwaels
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana perasaanmu berada di kelas XII?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari topik HAM di Indonesia.
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Guru membagi kelompok
Inti
Membaca dan berpikir
(mengidentifikasi fakta
dan masalah)
Mengeksplorasi dan
merencanakan
(membuat
tabel/brainstroming)
Guru meminta peserta didik membuka Alkitab dan
membaca Mazmur 133 dan 1 Raja-raja 21:1-16.
Guru meminta peserta didik mengidentifikasi fakta
dari :
▪Latar belakang penulisan kitab Mazmur 133
▪Latar belakang penulusa kitab 1 Raja-raja
21:1-16
▪Fakta yang terdapat dalam Mazmur 133 dan 1
Raja-raja 21:1-16 dihubungkan dengan HAM
Guru membimbing peserta didik untuk membuat
tabel dan latar belakang kitab Mazmur 133 dan 1
Raja-raja 21:1-16
Mazmur 133
1 Raja-raja 21:1-16
110’
10
14
The Pattiwaels
Menseleksi strategi
(Simulasi/eksprimen)
Menemukan jawaban
(mengestimasi)
Refleksi dan perluasan
(Mengoreksi jawaban
dan kesimpulan)
Fakta Mazmur 133
dihubungkan dengan
HAM
Fakta 1 Raja-raja
21:1-16 dihubungkan
dengan HAM
Peserta didik diberi kesempatan berdiskusi dalalm
kelompok untuk menjawab pertanyaan yang
diberikan oleh GPAK
Guru membimbing peserta didik dalam kelompok
untuk mencari latar belakang dan fakta dari Mazmur
133 dan 1 Raja-raja 21:1-16
Menyimpulkan hasil estimasi dalam mencari
keterkaitan antara latar belakang dan fakta.
11
15
The Pattiwaels
Mengkomunikasikan
hasil
pengolahan
data,
dilakukan pengoreksian yang dibimbing guru juga
atas jawaban/pendapat kelompok lain.
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan guru
mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada kelompok dengan
kinerja yang baik dan kompak
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
15’
Pertemuan 2 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
untuk dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
▪Motivasi dengan memberikan gambaran tentang
manfaat mempelajari sub topik: Menjelaskan
15’
12
16
The Pattiwaels
sejarah singkat HAM, Menjelaskan praktik HAM di
Indonesia
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Guru membagi kelompok
Inti
Membaca dan berpikir
(mengidentifikasi fakta
dan masalah)
Mengeksplorasi dan
merencanakan
(membuat
tabel/brainstroming)
Menseleksi strategi
(Simulasi/eksprimen)
Menemukan jawaban
(mengestimasi)
Refleksi dan perluasan
(Mengoreksi jawaban
dan kesimpulan)
Guru meminta peserta didik membuka Buku Siswa
pada bagian Sejarah singkat HAM dan Praktik HAM di
Indonesia.
Guru membimbing peserta didik untuk membuat
tabel yang berhubungan hal-hal menarik yang
ditemukan pada sejarah singkat HAM dan praktik
HAM di Indonesia
Hal-hal Menarik
Sejarah singkat HAM
Praktik HAM di Indonesia
Peserta didik dalam kelompoknya masing-masing
memaparkan laporan hasil diskusinya.
Menyimpulkan hasil estimasi dalam diskusi kelompok
Mengkomunikasikan
hasil
pengolahan
data,
dilakukan pengoreksian yang dibimbing guru juga
atas jawaban/pendapat kelompok lain.
110’
13
17
The Pattiwaels
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan guru
mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran pada ayat Bilangan 35:9-34
Mengagendakan
pekerjaan
rumah
dengan
menuliskan pengalaman tentang peran Tuhan dalam
kehidupan
bersama
keluarga
yang
pernah
dirasakan/dialami.
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada kelompok dengan
kinerja yang baik dan kompak
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
15’
E. Asesmen
a. Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
No
Pertanyaan
Pertanyaan
Ya
Tidak
1
Apakah anda memiliki pemikiran benar
mengenai HAM di Indonesia?
2
Apakah anda pernah mengalami di mana
pemikiran Anda mengalami kebingungan
mengenai HAM?
3
Apakah anda dapat menjelaskan nilai-nilai
kristiani yang anda pegang selama ini
mendukung HAM?
b. Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
❖ Asesmen melalui pengamatan dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran
berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi, refleksi
tertulis dan saat menyajikan hasil kerja kelompok.
14
18
The Pattiwaels
❖Asesmen selama proses mengidentifikasi ciri bertumbuh menjadi dewasa dalam
segala aspek perkembangan secara berkelompok.
Pedoman Penilaian Presentasi Kelompok
NoNama
Kelompok
Penggunaan
Bahasa
(1-5)
Kejelasan
Menyampaikan
(1-5)
Komunikatif
(1-5)
Kebenaran
Konsep
(1-5)
NILAI
1
2
3
4
Keterangan:
Skor 1
: sangat kurang
Skor 2
: kurang
Skor 3
: cukup baik
Skor 4
: baik
Skor 5
: sangat baik
Nilai
: skor perolehan/skor maksimal (25) x 100%
III. Lampiran
A. Lembar Kerja Peserta Didik
15
19
The Pattiwaels
16
20
The Pattiwaels
17
21
The Pattiwaels
18
22
The Pattiwaels
19
23
The Pattiwaels
B. Materi Ajar
HAM di Indonesia
Bahan Alkitab: Mazmur 133; 1 Raja-raja 21:1-16, Bilangan 35:9-34.
Pembahasan
mengenai
HakAsasi
Manusia
(selanjutnya
disingkat
HAM)
merupakan topik yang amat penting karena menyangkut hak paling mendasar
yang diberikan Allah bagi manusia. Misalnya, hak untuk hidup dan dihargai
sebagai manusia makhluk mulia ciptaan Allah.
Setiap remaja Kristen menyadari bahwa dirinya terpanggil untuk turut serta
mewujudkan HAM sebagai orang Kristen yang telah ditebus dan diselamatkan
oleh Yesus Kristus.
Hak Asasi Manusia adalah hak paling mendasar yang dimiliki oleh manusia dan
tidak dapat diambil oleh orang lain bahkan oleh negara sekali pun. Hak untuk
hidup adalah salah satu bentuk hak paling mendasar yang diberikan Tuhan pada
manusia.
Hak-hak asasi mencakup berikut. (1) Hak warga negara, yang mencakup hak untuk
hidup dan merasa aman, untuk memiliki privasi, untuk berkeluarga, hak milik
pribadi, menyatakan pendapat dengan bebas, memeluk dan melaksanakan
agama/kepercayaan, dan berkumpul dengan damai.
(2) Hak-hak politik,
mencakup hak untuk berserikat, membentuk partai politik, ikut serta memilih dan
dipilih
dalam
pemilihan
umum,
menduduki
jabatan
pemerintahan,
dan
sebagainya. (3) Hak-hak ekonomi dan sosial, mencakup hak untuk bebas dari
kemiskinan, hak untuk diterima dalam masyarakat dan bangsa-bangsa, dan hak
untuk menentukan nasib sendiri.
Alkitab tidak menggunakan istilah HAM namun Alkitab menulis tentang manusia
sebagai makhluk mulia ciptaan Allah yang bermartabat. Allah menciptakan
manusia dan menganugerahinya kehidupan itulah hak paling mendasar yang
diberikan Allah bagi manusia. Sebagai makhluk mulia ciptaan Allah, manusia
memiliki hak untuk diterima dan dihargai dimanapun ia hidup. Implikasi dari
20
24
The Pattiwaels
prinsip ini adalah semua manusia dari berbagai latar belakang memiliki hak untuk
diterima, dihargai dan menjalani kehidupan yang telah dianugerahkan Allah
baginya.
Kesadaran akan HAM berawal dari lahirnya magna charta pada tahun 1215 di
Inggris. Sebuah piagam yang dikeluarkan di Inggris guna membatasi monarki
kekuasaan absolut sejak masa raja John. Magna charta dianggap sebagai lambang
perjuangan hak-hak asasi manusia. Menyusul lahirnya Bill of rights di inggris pada
tahun 1689, yaitu undang-undang yang dicetuskan dan diterima oleh parlemen
Inggris yang isinya mengatur tentang kebebasan memilih dan mengeluarkan
pendapat. UU ini dipercaya mendorong lahirnya negara-negara demokrasi,
persamaan hak asasi, dan kebebasan. Pada perkembangan kemudian, di Amerika
lahir Declaration of Independent (deklarasi kemerdekaan) yang mempertegas
bahwa kemerdekaan itu ialah hak sejak manusia lahir, sehingga tidak logis apabila
setelah lahir ia terbelenggu
Indonesia dibentuk sebagai sebuah negara yang demokratis. Hak asasi manusia
diakui seperti yang tersirat dalam rumusan Pancasila. Sila kedua, “Kemanusiaan
yang adil dan beradab” dan sila kelima “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia” sebenarnya sudah mencakup ayat-ayat yang berkaitan dengan hak
asasi manusia yang tertulis dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.
Meskipun Alkitab tidak berbicara tentang hak asasi manusia secara eksplisit,
tetapi kita dapat menemukan di sana-sini konsep-konsep yang merujuk kepada
hak asasi manusia. Dalam Bilangan 35:9-34 Allah memberikan perintah kepada
Musa untuk membangun “kota-kota perlindungan” agar orang yang tidak sengaja
menyebabkan kematian orang lain tidak dibalas dengan dibunuh. Ia dapat
melarikan diri ke kota-kota perlindungan. Adapun jumlah kotanya cukup banyak,
yaitu enam kota, tiga di kota sebelah barat sungai Yordan, dan tiga lagi di sebelah
timurnya. Kota-kota itu adalah Kadesh, Sikhem dan Hebron di sebelah barat,
sedangkan Golan, Ramot di Gilead, dan Bezer di sebelah timur.
21
25
The Pattiwaels
C. Bahan Bacaan Guru dan Bahan Bacaan Siswa
Bahan Bacaan Guru:
-Alkitab dalam Mazmur 133; 1 Raja-raja 21:1-16, Bilangan 35:9-34.
-Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
-Sumber literasi digital berhubungan dengan Keluarga
Bahan Bacaan Peserta Didik:
-Alkitab dalam Mazmur 133; 1 Raja-raja 21:1-16, Bilangan 35:9-34
-Buku Siswa Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
-Sumber literasi cetak/digital lainnya
D. Glosarium
Hak Azasi Manusia, hak hidup, hak diterima, hak pengakuan, kemerdekaan
E. Daftar Pustaka
ALKITAB
Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
22
26
The Pattiwaels
23
27
The Pattiwaels
Capaian Pembelajaran
Memahami bahwa Allah terus berkarya dan pemeliharaan-Nya dalam perjalanan dan
pertumbuhan seorang remaja Kristen dalam memberdayagunakan talenta dan karunia
Fase: Fase F
Elemen: Allah Berkarya
Sub Elemen: Allah Pemelihara
Capaian Pembelajaran Per Tahun
Memahami pemeliharaan Allah bagi pelajar/remaja Kristen dalam pengembangan
talenta dan karunia yang diberdayakan bagi banyak orang.
Alur Konten
●Talenta Yang Diberdayakan
●Karunia Yang Diberdayakan
Alur Tujuan Pembelajaran dalam Setiap Fase
• Memahami pengertian talenta dan karunia dalam Alkitab
• Memahami pengertian dan talenta dalam kehidupan sehari-hari
• Mengidentifkasi peran talenta dan karunia dalam hidup bersosialisasi.
• Menemukan pelajaran moral dari kisah-kisah orang yang memiliki talenta bagi
kepentingan bangsa
C. Profil Pelajar Pancasila
Ada 6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila, antara
lain:
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
2. Berkebinekaan Global.
3. Mandiri
4. Bergotong Royong
5. Bernalar kritis
6. Kreatif
24
28
The Pattiwaels
●Pelajar menjadi pribadi yang mandiri :
Menghargai diri sendiri terwujud dalam menerapkan prinsip kesetiaan, kasih dan
keadilan, serta menampilkan tindakan yang konsisten dengan apa yang dikatakan dan
dipikirkan.
●Bernalar kritis :
Mampu menganalisa dinamika kehidupan yang terjadi sebaga anugerah Allah secara
kritis tanpa memaksakan pendapat atau keinginan sendiri sebagai perwujudan remaja
Kristen yang mampu mengembangkan talenta dan karunia berdaya guna bagi orang
lain dan kemuliaan Tuhan.
●Kreatif:
Selalu berupaya aktif menolong orang-orang yang membutuhkan dan mencarikan
solusi terbaik untuk mendukung keberlangsungan kehidupan mereka sebagai pribadi
dewasa yang menerapkan nilai-nilai kristiani dalam hidupnya.
D. Sarana dan Prasarana
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran di Bab 1 ini antara lain:
ruang kelas, jaringan internet, laptop/notebook, printer, LMS (Learning Managament
System)dalam
Classroom/Microsoft
Teams/Moodle,buku
sumber
(referensi/suplemen).
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
F. Model Pembelajaran
Model pembelajaran KIP (Pembelajaran Kreatif, Inovatif, dan Produktif).
25
29
The Pattiwaels
II. Komponen Inti
A. Tujuan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dengan topik Bersyukur Atas Talenta dan Karunia Yang Dimiliki
untuk Kepentingan Bangsa, diharapkan bagi peserta didik memiliki kemampuan
pengetahuan,
keterampilan, sosial, dan spiritual dalam implementasi kehidupan
sehari-hari melalui tahap orientasi,
eksplorasi, intrepretasi, kreasi dan implementasi
bagaimana
hidup
melangkah
bersama
Allah
sebagai
pribadi
yang
bertumbuh
memberdayagunakan talenta dan karunia bagi kepentingan orang lain di sekitarnya dan
bagi kemuliaan Tuhan.
Per sub bab:
• Memahami pengertian talenta dan karunia dalam Alkitab
• Memahami pengertian dan talenta dalam kehidupan sehari-hari
• Mengidentifkasi peran talenta dan karunia dalam hidup bersosialisasi.
• Menemukan pelajaran moral dari kisah-kisah orang yang memiliki talenta bagi
kepentingan bangsa
B. Pemahaman Bermakna
Hidup melangkah bersama Allah sebagai pribadi yang bertumbuh memberdayagunakan
talenta dan karunia bagi kepentingan orang lain di sekitarnya dan bagi kemuliaan Tuhan,
merupakan bagian dari implikasi HAM dalam dalam mengaktualiasi diri sebagai manusia
yang bermartabat.
C. Pertanyaan Pemantik
1. Adakah pengalaman menarik dalam minggu ini berhubungan dengan hobimu?
2. Pernahkah kamu menginstropeksi dirimu akan talenta dan karunia yang ada dalam
keseharianmu?
3. Adakah tokoh di Alkitab yang pernah Anda pelajari menjadi contoh bagaimana
pemeliharaan Allah dalam kehidupan kesehariannya?
26
30
The Pattiwaels
D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian
dan berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan
siswa dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana kondisimu dalam
mempersiapkan pbm PAK pada hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik
dengan tema yang akan dibahas pada
pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan
dengan materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
▪Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari topik Bersyukur Atas Talenta dan
Karunia Yang Dimiliki untuk Kepentingan
Bangsa Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati
tujuan, materi, waktu, langkah, hasil akhir
yang diharapkan dari peserta didik, tugas
dan langkah pembelajaran.
15’
Inti
Eksplorasi
Interpretasi
▪Menyimak penjelasan guru tentang Bersyukur
Atas Talenta dan Karunia Yang Dimiliki untuk
Kepentingan Bangsa
▪Membaca sumber bahan.
(melalui ceramah, studi pustaka dan literasi)
-Guru meminta pesdik membaca dalam
Kejadian 41:38; Matius 25:14-30
105’
27
31
The Pattiwaels
Kreasi
Implementasi
-Guru membagikan link YouTube dalam
https://www.youtube.com/watch?v=HUh8
_h6RAVA
Mengemukakan pendapat tentang konsep,
tujuan,Bersyukur Atas Talenta dan Karunia
Yang Dimiliki untuk Kepentingan Bangsa
(melalui diskusi dengan peserta didik yang
berani mengemukakan pendapatnya, guru
mengamati sikap, tanggapan, kesungguhan
dan analisis pesdik terhadap bacaan dalam
Kejadian 41:38; Matius 25:14-30, link video
yang dibagikan)
▪Peserta didik mengembangkan kreativitas
berfikirnya dengan membuat analisis tentang
penggalian pengertian talenta dalam Kejadian
41:38; Matius 25:14-30
▪Peserta didik melakukan praktik atau
demonstrasi gagasan yang sesuai dengan
talenta yang dimilikinya.
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan
guru mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Mengagendakan
pekerjaan
rumah
dengan
menuliskan bagaimana talenta yang dimiliki
dan daya guna talentanya
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya
diri dalam menyampaikan hasil kreativitas
berpikirnya
15’
28
32
The Pattiwaels
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
Pertemuan 2 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana perasaan, kondisi setelah
mengerjakan pekerjaan rumah, penugasan di
minggu lalu?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari sub topik peran talenta dan karunia
dalam hidup bersosialisasi dan pelajaran moral dari
kisah-kisah orang yang memiliki talenta bagi
kepentingan bangsa
▪Pemberian acuan
15’
29
33
The Pattiwaels
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati tujuan,
materi, waktu, langkah, hasil akhir yang
diharapkan dari peserta didik, tugas dan
langkah pembelajaran.
Inti
Eksplorasi
Interpretasi
Kreasi
Implementasi
Menyimak penjelasan guru tentang peran talenta
dan karunia dalam hidup bersosialisasi dan
pelajaran moral dari kisah-kisah orang yang
memiliki talenta bagi kepentingan bangsa
▪Membaca sumber bahan.
(melalui ceramah, studi pustaka dan literasi baik
konten bahan ajar ataupun digital)
Guru meminta pesdik membaca dalam Lukas
19:12-19; 1 Korintus 12:7-11
-Guru meminta pesdik membuka dan
mendengarkan pemaparan FT mengenai
Timotius dalam:
https://www.youtube.com/watch?v=uihQQJ5M
6j4
Mengemukakan pendapat tentang konsep, tujuan,
dan fungsi talenta dan karunia dalam hidup
bersosialisasi dan pelajaran moral dari kisah-kisah
orang yang memiliki talenta bagi kepentingan
bangsa (melalui diskusi dengan peserta didik yang
berani mengemukakan pendapatnya, guru
mengamati sikap, tanggapan, kesungguhan dan
analisis pesdik terhadap bacaan dalam Lukas
19:12-19; 1 Korintus 12:7-11, link video yang
dibagikan)
Peserta didik mengembangkan kreativitas
berfikirnya dengan membuat analisis tentang
penggalian talenta dan karunia dalam Lukas
19:12-19; 1 Korintus 12:7-11
105’
30
34
The Pattiwaels
▪Peserta didik melakukan praktik atau demonstrasi
gagasan yang sesuai dengan karakteristik talenta
dan karunia yang dimilikinya.
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan guru
mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Mengagendakan pekerjaan rumah dengan
menuliskan hal-hal menarik dalam video:
https://www.youtube.com/watch?v=7vZp-xIPpPI
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya diri
dalam menyampaikan hasil kreativitas berpikirnya
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
15’
E. Asesmen
a. Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
No
Pertanyaan
Pertanyaan
Ya
Tidak
1
Apakah anda pernah membaca kisah talenta
dan karunia dalam Alkitab?
2
Apakah anda pernah
membaca/mendengarkan FT dalam tulisan
Paulus kepada Timotius yang berhubungan
sikap hidup seorang anak muda?
31
35
The Pattiwaels
3
Apakah anda dapat menjelaskan pelajaran
moral dari kisah-kisah orang yang memiliki
talenta bagi kepentingan bangsa?
b. Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
❖ Asesmen melalui pengamatan dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran
berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi, refleksi
tertulis dan saat menyajikan hasil kerja kelompok.
❖Asesmen selama proses mengidentifikasi sikap, tanggapan, kesungguhan dan
analisis pesdik terhadap bacaan Alkitab dan video yang disajikan.
Prosedur Penilaian
Hasil Belajar yang Diukur
Jenis Asesmen dan Alat Ukur
Sistem Penilaian
Waktu
Kognitif
1. Konsep talenta dan
karunia dalam
bacaan Alkitab
2. Tujuan talenta dan
karunia dalam
kehidupan sosial
3. Fungsi talenta dan
karunia bagi
kepentingan bangsa
Penilaian Formatif
Penilaian Acuan
30’
Afektif dan Psikomotorik
Sikap terhadap bagaimana
peran keluarganya dalam:
proses
sosialisasi
dan
edukasi.
▪Tugas Mandiri
▪Penilaian portofolio
analisis
mengidentifikasi
sikap, tanggapan,
kesungguhan dan
analisis pesdik
terhadap bacaan
Alkitab dan video
yang disajikan
Penilaian Acuan
30’
Pedoman Penilaian Resume
32
36
The Pattiwaels
No
Elemen
Skor
maksimal
Penilaian
Diri
Teman
Kelompok
Guru
I
Identitas Resume
1. Judul resume
5
2. Keperluan ditulisnya
resume
2
3. Nama penulis
2
4. Tempat penulisan
resume
1
II
Bagian teks utama resume
5. Topik-topik bahasan
pada bagian inti
●Relevan dengan topik
yang dipaparkan
15
●Berisi poin-poin penting
yang relevan dengan
topik yang dipaparkan
20
●Beragam konsep
dieksplor dari berbagai
sumber (literasi
cetak/digital)
15
●Menyajikan konsep dari
hasil eksplorasi yang
relevan
15
●Gambar/foto/diagram
yang disajikan dalam
resume
10
●Memunculkan
pertanyaan-pertanyaan
penting dalam resume
15
Jumlah skor maksimal
100
Korektor:
Diri sendiri
: (nama siswa)
Teman sejawat
: (pilih salah satu)
Guru PAK
: (nama guru PAK)
33
37
The Pattiwaels
Pedoman Penilaian Menemukan Hal-Hak Menarik yang disaksikan melalui link
https://www.youtube.com/watch?v=7vZp-xIPpPI
Catatan: Untuk menampilkan terjemahkan atur di setting yang bergambar roda.
NoAspek yang Dinilai
Hasil Penilaian
Skor
Maksimal
SB
BCB
KSK
1Kejelasan penulisan tokoh
12
2Kesesuaian alur cerita dengan yang
dituliskan
12
3Kejelasan plot
12
4Pengembangan konflik
14
5Memberikan tanda prolog pada bagian
adegan
14
6Kejelasan tema
12
7Kejelasan latar
12
8Ketepatan dialog yang dirangkum
12
JUMLAH
100
Pedoman Penilaian Portofolio : Menuliskan Karangan Deskriptif “Talenta yang dimiliki dan
Daya Guna Talentanya”
Kompetensi
Periode
Aspek yang Dinilai
Ket.
Tata
Bahasa
(1-5)
Kosakata
(1-5)
Gagasan
(1-5)
Sistematika
(1-5)
Karangan Deskriptif
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Dst
Keterangan
1: Sangat Kurang
4: Baik
2: Kurang
5: Sangat Baik
3: Cukup Baik
Nilai : skor perolehan/skor maksimal (20) x 100%
34
38
The Pattiwaels
Refleksi untuk Siswa
Nama Peserta Didik:
Kelas:
No
Pertanyaan Refleksi
Jawaban
1
Dari pemaparan dan pembahasan materi
di Bab 2 ini, bagian manakah yang paling
sukar untuk dipelajari?
2
Apakah ada wawasan dan informasi baru
yang anda terima dari materi di Bab 2 ini?
Ceritakan hal-hal menariknya!
3
Apakah pembelajaran di Bab 2 ini
membuatmu berusaha untuk menggali
kebenaran Firman Tuhan?
4
Seberapa besar usahamu dalam
mempelajari Firman Tuhan dalam bab ini?
□ Tidak tertarik
□ Cukup tertarik
□ Tertarik
□ Sangat tertarik
c. Asesmen sesudah proses pembelajaran (sumatif, pada Bab 1 dan Bab
2), dengan bentuk soal uraian.
1) Dalam Bilangan 35:9-34, teks ini bercerita mengenai kota-kota perlindungan.
Jelaskan pendapatmu mengenai sisi HAM dalam cerita tersebut!
2) Jelaskan peran pengertian :
a. Talenta
b. Karunia
Dari pembelajaran yang Anda dapatkan dalam bab 2!
Kriteria Jawaban soal 1
Skor
Peserta didik menjawab 6 jawaban dengan jelas, tepat dan
benar sesuai dengan materi yang disampaikan dan dapat
menghubungkan dengan kondisinya saat ini.
25
Peserta didik menjawab 4-5 jawaban dengan jelas, tepat dan
benar sesuai dengan materi yang disampaikan, dan dapat
menghubungkan dengan kondisinya saat ini.
20
Peserta didik menjawab 1-3 jawaban dengan jelas, tepat dan
benar sesuai dengan materi yang di sampaikan dan dapat
menghubungkan dengan kondisinya saat ini.
5
Tidak ada jawaban yang dijawab dengan jelas, tepat dan
benar
sesuai
dengan
materi
yang
disampikan
dan
hubungannya dengan kondisinya saat ini.
0
35
39
The Pattiwaels
Kriteria Jawaban soal 2
Skor
Peserta didik menjawab 3 jawaban dengan jelas, tepat dan
benar sesuai dengan materi yang disampaikan dan dapat
menghubungkan dengan kondisinya saat ini.
25
Peserta didik menjawab 2 jawaban dengan jelas, tepat dan
benar sesuai dengan materi yang disampaikan, dan dapat
menghubungkan dengan kondisinya saat ini.
15
Peserta didik menjawab 1 jawaban dengan jelas, tepat dan
benar sesuai dengan materi yang di sampaikan dan dapat
menghubungkan dengan kondisinya saat ini.
10
Tidak ada jawaban yang dijawab dengan jelas, tepat dan
benar
sesuai
dengan
materi
yang
disampikan
dan
hubungannya dengan kondisinya saat ini.
0
III. Lampiran
A. Lembar Kerja Peserta Didik
36
40
The Pattiwaels
37
41
The Pattiwaels
38
42
The Pattiwaels
39
43
The Pattiwaels
40
44
The Pattiwaels
B. Materi Ajar
Bersyukur Atas Talenta dan Karunia Yang Dimiliki untuk Kepentingan Bangsa
Bahan Alkitab: Kejadian 41:38; Matius 25:14-30; Lukas 19:12-19; 1 Korintus 12:7-11;
Efesus 4:12
❖ Bentuk pemeliharaan Tuhan juga didapatkan dalam kehidupan orang percaya
ketika ia dapat mengenali talenta dan karunia yang diberikan Allah kepadanya.
❖ Perbedaan antara karunia roh dan talenta: (1) Talenta adalah hasil dari genetik
dan/atau latihan, sedangkan karunia roh adalah hasil dari kuasa Roh Kudus. (2)
Talenta dapat dimiliki oleh siapa saja, Kristen atau bukan Kristen, sedangkan
karunia roh hanya dimiliki oleh orang-orang Kristen. (3) Walaupun talenta dan
karunia roh seharusnya digunakan bagi kemuliaan Kristus dan untuk melayani
orang lain, karunia roh berfokus pada karya ini sementara talenta bisa saja
digunakan untuk sesuatu yang sama sekali tanpa tujuan rohani.
❖ Dengan membaca bahan Alkitab, analisa literasi dan kesehariannya, peserta didik
mampu menganalisa :
a. Talenta hasil dari genetik dan latihan
b. Talenta bisa saja digunakan pada hal tanpa tujuan rohani
c. Talenta yang dimiliki dalam keseharian
❖ Pesan moral dari kisah-kisah orang yang memiliki talenta dalam bidang musik,
olahraga, tari (disajikan oleh GPAK dan BG) akan memotivasi peserta didik
mengenali dan mengembangkan talentanya berkembang
❖ Dengan membaca bahan Alkitab, analisa literasi dan kesehariannya, peserta didik
mampu menganalisa dan memahami:
a. Karunia hasil dari kuasa Roh Kudus
b. Karunia roh hanya dimiliki oleh orang-orang Kristen
c. Karunia dipergunakan bagi kemuliaan Kristus
41
45
The Pattiwaels
C. Bahan Bacaan Guru dan Bahan Bacaan Siswa
- Bahan Bacaan Guru dalam Kejadian 41:38; Matius 25:14-30; Lukas 19:12-19; 1
Korintus 12:7-11; Efesus 4:12
-Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022
-Buku Psikologi Praktis Anak, Remaja dan Keluarga
-Buku Model Pendidikan Karakter
-Sumber literasi digital berhubungan dengan talenta dan karunia
Bahan Bacaan Peserta Didik:
-Alkitab dalam Kejadian 41:38; Matius 25:14-30; Lukas 19:12-19; 1 Korintus
12:7-11; Eesus 4:12
-Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022
-Sumber literasi cetak/digital lainnya
D. Glosarium
Pemeliharaan Allah, talenta, karunia, manusia bermartabat, nilai moral, berdaya guna.
E. Daftar Pustaka
ALKITAB
Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti XII Tahun 2022
https://www.gotquestions.org/Indonesia/perbedaan-talenta-karunia-roh.html
https://www.youtube.com/watch?v=HUh8_h6RAVA
https://www.youtube.com/watch?v=uihQQJ5M6j4
https://www.youtube.com/watch?v=7vZp-xIPpPI
42
46
The Pattiwaels
43
47
The Pattiwaels
Capaian Pembelajaran
Menganalisis tantangan dalam kehidupan keluarga dan membangun komunikasi yang
baik serta mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.
Fase: Fase F
Elemen: Allah Berkarya
Sub Elemen: Allah Penyelamat
Capaian Pembelajaran Per Tahun
Menghayati kasih Allah kepada semua orang yang diwujudkan dalam nilai-nilai demokrasi
dan HAM pada konteks lokal dan global.
Alur Konten
●Nilai-nilai demokrasi pada konteks lokal dan global
●HAM pada konteks lokal dan global
●Penjelasan Bahan Alkitab dalam: 1 Raja-raja 3:16-26; Mazmur 20:1-16
Alur Tujuan Pembelajaran dalam Setiap Fase
▪Menjelaskan nilai-nilai demokrasi pada konteks lokal dan global
▪Menjelaskan HAM pada konteks lokal dan global
▪Memahami dan memaknai pembaruan Allah dalam kehidupan pribadi yang
mempraktekkan nilai-nilai demokrasi dan HAM
▪Menemukan pesan Alkitab tentang nilai-nilai demokrasi dan HAM
44
48
The Pattiwaels
C. Profil Pelajar Pancasila
Ada 6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila, antara
lain:
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
2. Berkebinekaan Global.
3. Mandiri
4. Bergotong Royong
5. Bernalar kritis
6. Kreatif
●Pelajar menjadi pribadi yang mandiri :
Menghargai diri sendiri terwujud dalam menerapkan prinsip berakar, bertumbuh, dan
berbuah di dalam Kristus .
●Bernalar kritis :
Mampu menganalisa dinamika kehidupan yang terjadi sebaga anugerah Allah secara
kritis tanpa memaksakan pendapat atau keinginan sendiri sebagai perwujudan pribadi
dewasa dalam keluarga Kristen yang bertumbuh.
●Kreatif :
Selalu berupaya aktif menolong orang-orang yang membutuhkan dan mencarikan
solusi terbaik untuk mendukung keberlangsungan kehidupan mereka sebagai pribadi
dewasa yang menerapkan nilai-nilai demokrasi dan HAM dalam kehidupannya.
D. Sarana dan Prasarana
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran di Bab 3 ini antara lain:
ruang kelas, jaringan internet, laptop/notebook, printer, LMS (Learning Managament
System)dalam
Classroom/Microsoft
Teams/Moodle,buku
sumber
(referensi/suplemen).
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
45
49
The Pattiwaels
F. Model Pembelajaran
Model pembelajaran KIP (Pembelajaran Kreatif, Inovatif, dan Produktif).
II. Komponen Inti
A. Tujuan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dengan topik Nilai-nilai Demokrasi dan HAM, diharapkan bagi
peserta didik memiliki kemampuan pengetahuan, keterampilan, sosial, dan spiritual
dalam implementasi kehidupan sehari-hari melalui tahap orientasi,
eksplorasi,
intrepretasi, kreasi dan implementasi bagaimana hidup melangkah bersama Allah sebagai
pribadi yang bertumbuh dalam pemeliharaan Kristus, melalui pengenalan nilai-nilai
demokrasi dan HAM secara lokal dan global.
Per sub bab:
▪Menjelaskan nilai-nilai demokrasi pada konteks lokal dan global
▪Menjelaskan HAM pada konteks lokal dan global
▪Memahami dan memaknai pembaruan Allah dalam kehidupan pribadi yang
mempraktekkan nilai-nilai demokrasi dan HAM
▪Menemukan pesan Alkitab tentang nilai-nilai demokrasi dan HAM
B. Pemahaman Bermakna
Keluarga Kristen merupakan pusat dan tujuan dari perjanjian Allah, yakni untuk menjadi
saksi bagi dunia. Dengan memahami pemeliharaan Allah sebagai manusia yang
bermartabat, peserta didik dapat meresapi nilai-nilai demokrasi dan HAM pada
kehidupan modern ini, menemukan pesan Alkitab di dalamnya untuk bagaimana bersikap
sebagai pengikut Kristus dalam mempraktekan nilai-nilai tersebut dalam kesehariannya.
C. Pertanyaan Pemantik
1. Adakah pengalaman menarik dalam minggu ini bersama teman sekelasmu?
2. Pernahkah kamu mengalami hal-hal yang menyulitkan selama proses pembelajaran
berhubungan hak dan kewajiban.
46
50
The Pattiwaels
D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana kondisimu dalam mempersiapkan
pbm PAK pada hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari topik Nilai-nilai Demokrasi dan HAM
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati tujuan,
materi, waktu, langkah, hasil akhir yang
diharapkan dari peserta didik, tugas dan
langkah pembelajaran.
15’
Inti
Eksplorasi
▪Menyimak penjelasan guru tentang Nilai-Nilai
Demokrasi
▪Membaca sumber bahan.
(melalui ceramah, studi pustaka dan literasi)
-Guru meminta pesdik membaca 1 Raja-raja
3:16-26; Mazmur 20:1-16
-Guru membagikan link YouTube dalam
https://www.youtube.com/watch?v=oCvITs2cg4
I
-Guru membagikan link bacaan pada
https://www.idntimes.com/hype/entertainmen
105’
47
51
The Pattiwaels
Interpretasi
Kreasi
Implementasi
t/amanda-putri/demokrasi-pada-kartun-sponge
bob-squarepants-c1c2
▪Mengemukakan pendapat tentang konsep, tujuan,
dan fungsi Nilai-nilai Demokrasi
(melalui diskusi dengan peserta didik yang berani
mengemukakan pendapatnya, guru mengamati
sikap, tanggapan, kesungguhan dan analisis pesdik
terhadap bacaan dalam 1 Raja-raja 3:16-26; link
video, dan bacaan yang dibagikan)
▪Peserta didik mengembangkan kreativitas
berfikirnya dengan membuat analisis tentang
penggalian tentang perumpamaan tentang pokok
anggur dalam 1 Raja-raja 3:16-26; bahan literasi
dengan nilai-nilai demokrasi
▪Peserta didik melakukan praktik atau demonstrasi
gagasan yang sesuai dengan nilai-nilai demokrasi
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan guru
mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
15’
48
52
The Pattiwaels
Mengagendakan
pekerjaan
rumah
dengan
menuliskan hal-hal menarik melalui 5W+1H dalam
memahami Matius 20:1-16.
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya diri
dalam menyampaikan hasil kreativitas berpikirnya
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
Pertemuan 2 (3 x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana perasaan, kondisi setelah
mengerjakan pekerjaan rumah, penugasan di
minggu lalu?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
15’
49
53
The Pattiwaels
▪Motivasi
▪Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari sub topik Nilai-nilai HAM dalam
Konteks Lokal dan Global
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati tujuan,
materi, peserta didik, tugas dan langkah
pembelajaran.
Inti
Eksplorasi
Interpretasi
Kreasi
Implementasi
▪Menyimak penjelasan guru tentang Nilai-nilai HAM
dalam Konteks Lokal dan Global
▪Membaca sumber bahan.
(melalui ceramah, studi pustaka dan literasi baik
konten bahan ajar ataupun digital)
-Guru meminta pesdik membaca buku paket
pada bagian Nilai-nilai HAM dalam Konteks
Lokal dan Global
-Guru meminta pesdik dalam kelompok
(perwakilan) membuka HP dan mendownoad
aplikasi Anchor/Spotify (podcast)
▪Mengemukakan pendapat tentang konsep, tujuan,
nilai-nilai HAM dalam konteks lokal dan global
dihubungkan dengan kondisi peserta didik.
(melalui diskusi dengan peserta didik yang berani
mengemukakan pendapatnya, guru mengamati
sikap, tanggapan, kesungguhan dan analisis pesdik
terhadap bacaan yang dia terima di buku paket,
dapat menganalisa kondisi dan pemikirannya)
▪Peserta didik mengembangkan kreativitas
berfikirnya dengan membuat analisis tentang
penggalian nilai-nilai HAM dalam konteks lokal dan
global, menyusun dalam naskah podcast dan
mengupload ke dalam link GC/Microsoft Teams
yang dimiliki guru.
105’
50
54
The Pattiwaels
▪Peserta didik melakukan praktik atau demonstrasi
gagasan yang sesuai dengan nilai-nilai HAM dalam
konteks lokal dan global
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan guru
mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya diri
dalam menyampaikan hasil kreativitas berpikirnya
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
15’
E. Asesmen
a. Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
No
Pertanyaan
Pertanyaan
Ya
Tidak
1
Apakah anda pernah membaca kisah
mengenai Hikmat Salomo dalam memberi
keputusan?
2
Apakah anda pernah
membaca/mendengarkan FT yang bercerita
tentang nilai-nilai HAM?
b. Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
❖ Asesmen melalui pengamatan dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran
berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi, refleksi
tertulis dan saat menyajikan hasil kerja kelompok.
❖Asesmen selama proses mengidentifikasi nilai-nilai HAM dalam konteks lokal dan
global secara berkelompok.
51
55
The Pattiwaels
Prosedur Penilaian
Hasil Belajar yang Diukur
Jenis Asesmen dan Alat Ukur
Sistem Penilaian
Waktu
Kognitif
1. Konsep nilai-nilai
HAM dalam 1 Raja-raja
3:16-28; Matius
20:1-16.
2. Tujuan nilai-nilai
HAM dalam 1 Raja-raja
3:16-28; Matius
20:1-16.
3. Fungsi nilai-nilai
HAM dalam 1 Raja-raja
3:16-28; Matius
20:1-16.
Penilaian Formatif
Penilaian Acuan
30’
Afektif dan Psikomotorik
Sikap terhadap bagaimana
peran keluarganya dalam:
proses
sosialisasi
dan
edukasi.
▪Tugas Mandiri
▪Penilaian portofolio
analisis analisis
tentang penggalian
hal-hal menarik
melalui 5W+1H
dalam memahami
Matius 20:1-16..
Penilaian Acuan
30’
Pedoman Penilaian Resume
No
Elemen
Skor
maksimal
Penilaian
Diri
Teman
Kelompok
Guru
I
Identitas Resume
1. Judul resume
5
2. Keperluan ditulisnya
resume
2
3. Nama penulis
2
4. Tempat penulisan
resume
1
II
Bagian teks utama resume
5. Topik-topik bahasan
pada bagian inti
52
56
The Pattiwaels
●Relevan dengan topik
yang dipaparkan
15
●Berisi poin-poin penting
yang relevan dengan
topik yang dipaparkan
20
●Beragam konsep
dieksplor dari berbagai
sumber (literasi
cetak/digital)
15
●Menyajikan konsep dari
hasil eksplorasi yang
relevan
15
●Gambar/foto/diagram
yang disajikan dalam
resume
10
●Memunculkan
pertanyaan-pertanyaan
penting dalam resume
15
Jumlah skor maksimal
100
Korektor:
Diri sendiri
: (nama siswa)
Teman sejawat
: (pilih salah satu)
Guru PAK
: (nama guru PAK)
Refleksi untuk Siswa
Nama Peserta Didik:
Kelas:
No
Pertanyaan Refleksi
Jawaban
1
Dari pemaparan dan pembahasan materi
di Bab 3 ini, bagian manakah yang paling
sukar untuk dipelajari?
2
Apakah ada wawasan dan informasi baru
yang anda terima dari materi di Bab 3 ini?
Ceritakan hal-hal menariknya!
53
57
The Pattiwaels
3
Apakah pembelajaran di Bab 3 ini
membuatmu berusaha untuk menggali
kebenaran Firman Tuhan?
4
Seberapa besar usahamu dalam
mempelajari Firman Tuhan dalam bab ini?
□ Tidak tertarik
□ Cukup tertarik
□ Tertarik
□ Sangat tertarik
III. Lampiran
A. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
54
58
The Pattiwaels
55
59
The Pattiwaels
56
60
The Pattiwaels
57
61
The Pattiwaels
58
62
The Pattiwaels
59
63
The Pattiwaels
B. Materi Ajar
Nilai-nilai Demokrasi dan HAM
Bahan Alkitab: Matius 20:1-16; 1 Raja-raja 3:16-28;
▪Melansir dari https://www.coe.int/en/web/compass/democracy bahwa
demokrasi:
Apa itu Demokrasi?
"Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat"
Abraham Lincoln
Kata demokrasi berasal dari kata Yunani "demos", yang berarti rakyat, dan "kratos" yang berarti
kekuasaan; sehingga demokrasi dapat dianggap sebagai "kekuatan rakyat": cara memerintah yang
tergantung pada kehendak rakyat.
Ada begitu banyak model pemerintahan demokratis yang berbeda di seluruh dunia sehingga
terkadang lebih mudah untuk memahami gagasan demokrasi dalam hal apa yang sebenarnya
bukan. Jadi, demokrasi bukanlah otokrasi atau kediktatoran, di mana satu orang memerintah; dan
itu bukan oligarki, di mana sebagian kecil masyarakat berkuasa. Dipahami dengan benar,
demokrasi seharusnya tidak menjadi "kekuasaan mayoritas", jika itu berarti kepentingan minoritas
diabaikan sepenuhnya. Demokrasi, setidak-tidaknya secara teori, adalah pemerintahan atas nama
seluruh rakyat, menurut "kehendak" mereka.
Ide demokrasi memperoleh kekuatan moralnya – dan daya tarik populernya – dari dua prinsip
utama:
1. Otonomi individu: Gagasan bahwa tidak seorang pun harus tunduk pada aturan yang telah
dipaksakan oleh orang lain. Orang harus bisa mengendalikan hidupnya sendiri (dalam nalar).
2. Kesetaraan: Gagasan bahwa setiap orang harus memiliki kesempatan yang sama untuk
mempengaruhi keputusan yang mempengaruhi orang-orang dalam masyarakat.
▪Perumpamaan orang-orang upahan di kebun anggur adalah
sebuah perumpamaan yang diajarkan oleh Yesus kepada murid-muridnya. Kisah
ini tercantum di dalam Matius 20:1-16. Perumpamaan ini menceritakan
tentang kerajaan Sorga, keadilan, dan iri hati
(https://id.wikipedia.org/wiki/Perumpamaan_orang-orang_upahan_di_kebun_an
ggur)
▪Terdapat pengertian mengenai demokrasi yang dianggap paling popular, yaitu
pengertian
demokrasi
dariAbraham
Liconln
(Winarno,
2010:
92)yang
menyatakan bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan
untuk rakyat (government of people, by the people, and for the people).
Pengertian pemerintahan dari rakyat, suatu pemerintahan yang sah adalah
60
64
The Pattiwaels
pemerintahan yang mendapatkan pengakuan dan dukungan mayoritas rakyat
melalui demokrasi, pemilihan umum.
▪Demokrasi yang berkembang di Indonesia adalah demokrasi Pancasila. Winarno
(2007: 102) mengungkapkan bahwa pancasila adalah ideologi nasional, yaitu
seperangkat nilai yang dianggap baik, sesuai, adil, dan menguntungkan bangsa.
Pancasila menjadi cita-cita masyarakat, sehingga dijadikan pedoman dalam
membuat keputusan. Selain itu, pancasila menjadi alat pemersatu yang mampu
menjadi sumber nilai bagi penyelesaian konflik yang dihadapi masyarakat.
Nilai-nilai dalam setiap sila pada pancasila memuat nilai demokrasi, sehingga
dijadikan sumber untuk menjalankan demokrasi di Indonesia.
▪Demokrasi tidak memperbolehkan terjadinya penindasan baik yang bersifat
perorangan maupun kelompok. Nilai demokrasi mengajarkan individu untuk saling
menghormati satu sama lain. Merujuk pendapat Zamroni (2001: 32) yang
menyebutkan nilai demokrasi yaitu:
a) toleransi
b) kebebasan mengemukakan pendapat
c) menghormati perbedaan pendapat
d) memahami keanekaragaman dalam masyarakat
e) terbuka dalam komunikasi
f) menjunjung nilai dan martabat kemanusiaan
g) percaya diri atau tidak menggantungkan pada orang lain
h) saling mengharga
i) mampu mengekang diri
j) kebersamaan
k) keseimbangan.
▪Kitab Kejadian pasal 1:26-30 menulis tentang penciptaan manusia sebagai
makhluk bermartabat. Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah.
Menurut John Stott, dalam bukunya Isu-Isu Global Menantang Kepemimpinan
Kristiani, martabat makhluk manusia diutarakan dalam tiga kalimat beruntun
61
65
The Pattiwaels
dalam Kitab Kejadian 1:27,28. Pertama, Allah menciptakan manusia menurut
“gambar-Nya”, Kedua, “laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka”. Ketiga,
Allah memberkati mereka lalu berfirman kepada mereka…”Penuhilah bumi dan
taklukkanlah itu”. Martabat manusia dikemukakan dalam tiga hubungan yang unik
yang ditegakkan sejak penciptaan.
▪Dalam 3 hubungan yang unik tersebut, antara lain:
1. Hubungan manusia dengan Allah. Menurut Stott, manusia yang diciptakan
menurut gambar Ilahi mencakup kualitas-kualitas rasional, moral dan spiritual.
2. Hubungan antarmanusia. Allah menciptakan manusia sebagai makhluk sosial,
sehingga Ia juga memberkati relasi antarmanusia termasuk hal-hal yang
berkaitan dengan akibat dari relasi atau hubungan itu.
3. Hubungan manusia dengan bumi dan makhluk lainnya. Manusia diciptakan
untuk mengolah bumi, berkuasa atas makhluk-makhluk lainnya.
▪Ketaatan, kasih, dan keadilan selalu menjadi terminologi penting dalam sejarah
hubungan antara manusia dengan Tuhan Allah Sang Pencipta. Jika manusia
melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap sesamanya, maka Allah akan
menegur dan menuntut pertobatan dari manusia dan jika manusia tidak bertobat,
maka akan datang hukuman. Sebaliknya jika manusia sadar akan kejahatannya,
memohon ampun dan bertobat, maka akan terhindar dari hukuman.
C. Bahan Bacaan Guru dan Bahan Bacaan Siswa
- Bahan Bacaan Guru dalam Matius 20:1-16; 1 Raja-raja 3:16-28
- Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022
-Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
-Buku Model Pendidikan Karakter
-Sumber literasi digital berhubungan dengan Keluarga
- Bahan Bacaan Peserta Didik: 1 Raja-raja 3:16-28; Matius 20:1-16
- Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XI Tahun 2017
- Sumber literasi cetak/digital lainnya.
62
66
The Pattiwaels
D. Glosarium
Nilai, demokrasi, HAM, pemeliharaan Allah.
E. Daftar Pustaka
ALKITAB
Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022
Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
http://eprints.uny.ac.id/14228/2/BAB%20II.pdf
https://www.coe.int/en/web/compass/democracy
http://law.uok.edu.in/Files/5ce6c765-c013-446c-b6ac-b9de496f8751/Custom/Democr
acy.pdf
63
67
The Pattiwaels
64
68
The Pattiwaels
Capaian Pembelajaran
Memahami bahwa Allah membaharui memulihkan kehidupan keluarga, gereja dan
bangsa.
Fase: Fase F
Elemen: Allah Berkarya
Sub Elemen: Allah Pembaru
Capaian Pembelajaran Per Tahun
Memahami bahwa Allah pengasih dan memulihkan kehidupan bergereja dan berbangsa
Alur Konten
▪Allah pengasih memulihkan kehidupan bergereja
▪Allah memulihkan kehidupan berbangsa dan bernegara
Alur Tujuan Pembelajaran dalam Setiap Fase
✞Menganalisis secara kritis masalah kehidupan bergereja pada saat ini.
✞Memaknai kehidupan gereja berdasarkan Kisah Para Rasul 5:26-42; Matius 28:19-20.
✞Menghayati dan memaknai bahwa Allah pengasih memulihkan kehidupan bergereja,
berbangsa dan bernegara.
C. Profil Pelajar Pancasila
Ada 6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila, antara
lain:
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
2. Berkebinekaan Global.
3. Mandiri
4. Bergotong Royong
5. Bernalar kritis
6. Kreatif
65
69
The Pattiwaels
●Pelajar menjadi pribadi yang mandiri :
Menghargai diri sendiri terwujud dalam menerapkan pribadi mandiri
●Bernalar kritis :
Mampu menganalisa dinamika kehidupan yang terjadi sebaga anugerah Allah secara
kritis tanpa memaksakan pendapat atau keinginan sendiri
●Kreatif :
Selalu berupaya aktif menolong orang-orang yang membutuhkan dan mencarikan
solusi terbaik untuk mendukung keberlangsungan kehidupan mereka sebagai pribadi
dewasa yang menerapkan nilai-nilai kristiani dan kesaksiannya sebagai gereja Tuhan.
D. Sarana dan Prasarana
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran di Bab 3 ini antara lain:
ruang kelas, jaringan internet, laptop/notebook, printer, LMS (Learning Managament
System)dalam
Classroom/Microsoft
Teams/Moodle,buku
sumber
(referensi/suplemen).
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
F. Model Pembelajaran
Model pembelajaran Project Based Learning dan Flipped Classroom.
66
70
The Pattiwaels
II. Komponen Inti
A. Tujuan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dengan topik Gereja Sebagai Kesaksian yang Hidup, diharapkan
bagi peserta didik memiliki kemampuan pengetahuan, keterampilan, sosial, dan spiritual
dalam
implementasi
kehidupan
sehari-hari
melalui
tahap
pertanyaan
esensial,
perencanaan,
jadwal, monitoring, penilaian dan mengevaluasi bagaimana hidup
melangkah bersama Allah sebagai pribadi yang bermartabat dalam menyampaikan
kesaksian hidupnya.
Per sub bab:
✞Menganalisis secara kritis masalah kehidupan bergereja pada saat ini.
✞Memaknai kehidupan gereja berdasarkan Kisah Para Rasul 5:26-42; Matius 28:19-20.
✞Menghayati dan memaknai bahwa Allah pengasih memulihkan kehidupan bergereja,
berbangsa dan bernegara.
B. Pemahaman Bermakna
Dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus memanggil para murid dan mempersiapkan mereka
selama tiga tahun untuk mengutus mereka sebagai saksi dalam memberitakan kabar baik.
Perintah ini berlaku bagi siapa saya yang meresponi akan karya keselamatan Kristus
dalam hidupnya.
Orang percaya adalah ekklesia (1 Petrus 2:9), orang percaya adalah
kuriake (1 Korintus 12:27; Efesus 4:12).
C. Pertanyaan Pemantik
1. Adakah pengalaman menarik dalam hidupmu ketika bersaksi mengenai Kristus?
2. Adakah Anda terlibat dalam pelayanan yang ada di gereja?
3. Adakah orang lain yang pernah mengejek akan iman kepercayaanmu kepada Kristus?
67
71
The Pattiwaels
D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian
dan berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan
siswa dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana kondisimu dalam
mempersiapkan pbm PAK pada hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik
dengan tema yang akan dibahas pada
pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan
dengan materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari topik Gereja Sebagai Kesaksian
yang Hidup
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati
tujuan, materi, waktu, langkah, hasil akhir
yang diharapkan dari peserta didik, tugas
dan langkah pembelajaran.
15’
Inti
Pertanyaan
Esensial
Merencanakan
proyek/mengor
ganisasikan
pesdik
Membuka pelajaran dengan suatu pertanyaan
menantang : Apakah remaja Kristen dapat
bersaksi mengenai Injil kepada orang di luar
Kristen?
✔ Perencanaan dilakukan secara kolaboratif
antara pendidik dengan peserta didik. Dengan
demikian peserta didik diharapakan akan
merasa memiliki atas proyek tersebut.
105’
68
72
The Pattiwaels
Menyusun
jadwal aktvitas
Memonitor
kegiatan proyek
Penilaian
Evaluasi
✔ Perencanaan berisi tentang aturan main,
pemilihan aktivitas yang dapat mendukung
dalam menjawab pertanyaan esensial dengan
mengintegrasikan berbagai subjek yang
mendukung, serta menginformasikan alat dan
bahan yang dapat dimanfaatkan untuk
menyelesaikan proyek
✔ Membagi ke dalam kelompok
✔ Proyek yang dilakukan oleh peserta didik adalah
proyek yang membutuhkan waktu yang lama
dalam pengerjaannya, sehingga pendidik
meminta peserta didik untuk menyelesaikan
proyeknya secara berkelompok di luar jam
sekolah (diberi waktu 2 minggu)
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan
guru mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Mengagendakan
pekerjaan
rumah
dengan
menggali Matius 28:19-20; Kisah Para Rasul
5:26-42; dengan konsep 5W+1H.
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya
diri dalam menyampaikan hasil kreativitas
berpikirnya
15’
69
73
The Pattiwaels
Guru memberikan bahan belajar berupa
link video dalam
https://www.youtube.com/watch?v=-TSud8pzcl
c yang dipelajari di rumah dan akan
dibahas pada pertemuan sendiri.
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
Pertemuan ke-2 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian
dan berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan
siswa dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana kondisimu dalam
mempersiapkan pbm PAK pada hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik
dengan tema yang akan dibahas pada
pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan
dengan materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
▪Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari sub topik Menghayati dan
memaknai bahwa Allah pengasih memulihkan
kehidupan bergereja, berbangsa dan
bernegara
▪Pemberian acuan
15’
70
74
The Pattiwaels
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati
tujuan, materi, waktu, langkah, hasil akhir
yang diharapkan dari peserta didik, tugas
dan langkah pembelajaran.
Inti
Mengingat
Materi
Mengerti Materi
Mengaplikasikan
Mengevaluasi
Mengerjakan
tugas berbasis
proyek
Guru memberikan kesempatan kepada pesdik
untuk mengingat kembali video yang dibagikan
pada pertemuan sebelumnya
Guru memberikan kesempatan kepada pesdik
untuk menggali isi video:
Menggunakan konsep 5W+1H
Mengkonfimasi/mengkaitkan dengan
kehidupan bergereja, berbangsa dan bernegara.
Guru mendampingi pesdik dalam kelompok
untuk berdiskusi berhubungan dengam temuan
mereka yang berhubungan dengan aspek-aspek
karakter bangsa
Dengan bimbingan yang dilakukan oleh guru
seperti mengobservasi atau mengawasi
kegiatan belajar pesdik dan juga memberikan
feedback atas pekerjaan yang telah dikerjakan
pesdik sebagai bahan perbaikan dan kemajuan
belajar pesdik.
Kemudian dilanjutkan dengan mengevaluasi
(evaluating)
Mengerjakan tugas berbasis proyek tertentu
sebagai kegiatan setelah kelas berakhir
(creating). Untuk mengecek pemahaman
105’
71
75
The Pattiwaels
pesdik selama pelajaran yang diberikan oleh
guru
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan
guru mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya
diri dalam menyampaikan hasil kreativitas
berpikirnya
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
15’
E. Asesmen
a. Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
No
Pertanyaan
Pertanyaan
Ya
Tidak
1
Apakah pernah bersaksi mengenai Kristus?
2
Apakah anda terlibat dalam pelayanan yang
ada di gereja
b. Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
❖ Asesmen melalui pengamatan dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran
berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi, refleksi
tertulis dan saat menyajikan hasil kerja kelompok.
❖Asesmen selama proses mengidentifikasi ciri bertumbuh menjadi dewasa dalam
segala aspek perkembangan secara berkelompok.
72
76
The Pattiwaels
Prosedur Penilaian
Penilaian Proyek
NoIndikator yang Diamati
Deskriptor
Hasil Penilaian
(1-5)
Keterangan
1Perancangan
(Menentukan proyek)
Apakah judul sudah
memunculkan ciri khas dari
sesuatu yang hendak
diinformasikan?
2Merancang
langkah-langkah proyek
dari awal sampai akhir
Apakah kegiatan sudah
direncakan dengan matang?
3Menyusun jadwal
pelaksanaan proyek
Apakah waktu memulainya
proyek sudah ditentukan?
4Menentuka kapan
batas waktu proyek
Apakah proyek berakhir pada
waktu yang telah
ditentukan?
5Deskripsi
Langkah-langkah yang
telah dilakukan
Apakah semua
langkah-langkah sudah tepat
dilakukan?
6Pelaporan
Catatan:
1
: sangat kurang
2
: kurang
3
: cukup baik
4
: baik
5
: sangat baik
Nilai
: skor perolehan/skor maksimal (30) x 100%
Pedoman Penilaian Resume
No
Elemen
Skor
maksimal
Penilaian
Diri
Teman
Kelompok
Guru
I
Identitas Resume
1. Judul resume
5
2. Keperluan ditulisnya
resume
2
3. Nama penulis
2
4. Tempat penulisan
resume
1
II
Bagian teks utama resume
5. Topik-topik bahasan
pada bagian inti
●Relevan dengan topik
yang dipaparkan
15
73
77
The Pattiwaels
●Berisi poin-poin penting
yang relevan dengan
topik yang dipaparkan
20
●Beragam konsep
dieksplor dari berbagai
sumber (literasi
cetak/digital)
15
●Menyajikan konsep dari
hasil eksplorasi yang
relevan
15
●Gambar/foto/diagram
yang disajikan dalam
resume
10
●Memunculkan
pertanyaan-pertanyaan
penting dalam resume
15
Jumlah skor maksimal
100
Korektor:
Diri sendiri
: (nama siswa)
Teman sejawat
: (pilih salah satu)
Guru PAK
: (nama guru PAK)
Refleksi untuk Siswa
Nama Peserta Didik:
Kelas:
No
Pertanyaan Refleksi
Jawaban
1
Dari pemaparan dan pembahasan
materi di Bab 4 ini, bagian manakah
yang paling sukar untuk dipelajari?
2
Apakah ada wawasan dan informasi
baru yang anda terima dari materi di
Bab 4 ini? Ceritakan hal-hal
menariknya!
3
Apakah pembelajaran di Bab 4 ini
membuatmu berusaha untuk menggali
memiliki karakter yang kuat dalam
keluarga Kristen?
74
78
The Pattiwaels
4
Seberapa besar usahamu dalam
mempelajari Firman Tuhan dalam bab
ini?
□ Tidak tertarik
□ Cukup tertarik
□ Tertarik
□ Sangat tertarik
c. Asesmen sesudah proses pembelajaran (sumatif, pada Bab 3 dan Bab
4), dengan membuat video
▪Buatlah video pendek/kreatif yang memuat hal-hal menarik yang kamu pelajari
dari Bab 3 atau Bab 4
▪Uploalah videomu pada ke dalam LMS melalui link yang gurumu bagikan baik di
Moodle/Gooogle Classroom/Microsoft Teams.
Penilaian Video Pendek/Kreatif
NoIndikator yang Diamati
Deskriptor
Hasil Penilaian
(1-5)
Keterangan
1Gaya dan Organisasi
Konten dalam video tersusun
dan mengalir. Ada hubungan
timbal balik yang logis dan
efektif antar "adegan",
gangguan atau noise sebisa
mungkin sedikit /
diminimalisir.
2Kreativitas
Penggunaan sudut kamera,
efek suara/musik
3Konten
Subyek dalam video
dikenalkan/dijelaskan
sehingga audiens dengan
mudah memahami
4Kualitas
Suara/musik stabil, keras
5Ejaan/tata bahasa
Kesalahan dalam ejaan
diminimalisir, tata bahasa
baik
Sumber :
https://www.kompasiana.com/giettairna3802/5c782cfaaeebe1471c147ec6/kriteria-dalam-penilaian-sebuah-vid
eo
Catatan:
1
: sangat kurang
2
: kurang
3
: cukup baik
4
: baik
5
: sangat baik
Nilai
: skor perolehan/skor maksimal (25) x 100%
75
79
The Pattiwaels
III. Lampiran
A. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
76
80
The Pattiwaels
77
81
The Pattiwaels
78
82
The Pattiwaels
79
83
The Pattiwaels
80
84
The Pattiwaels
B. Materi Ajar
Gereja Sebagai Kesaksian yang Hidup
Bahan Alkitab: Matius 28:18-20; Kisah Para Rasul 5:26-42
✞Gereja ditebus, dikasihi, dipelihara dan dirawat oleh Yesus Kristus.
Konsep
Perjanjian Baru tentang gereja difokuskan kepada gereja universal dan gereja
lokal.
✞Hubungan antar gereja dengan zaman ini, dibuktikan dalam pemaparan Alkitab:
1. Dalam Matius 16:18, Tuhan melakukan sesuatu yang belum pernah
dilakukan.
2. Dalama Efesus 1:20, gereja baru dapat berfungsi setelah kebangkitan
Kristus, dan Dialah sebagai kepala.
3. Dalama Efesus 4:7-12; gereja baru dapat sungguh-sungguh
beroperasi
dengan berfungsinya karunia-karunia rohani setelah kenaikan Kristus ke
surga.
✞Gereja berdiri pada hari raya Pentakosta, sebagai tindak lanjut Amanat Agung dari
Tuhan Yesus Kristus sebelum naik ke surga (Matius 28:18-20).
✞Gereja berkembang di seluruh dunia dari berbagai denominasi (organisasi gereja),
dengan memiliki sifat-sifat: kudus dan am.
✞Tugas panggilan gereja dirumuskan dalam tritugas gereja:
a. Bersaksi (tugas gereja untuk hidup sesuai dengan identitas Tuhan)
b. Bersekutu (tugas gereja untuk hidup bersama sebagai orang-orang yang
dikumpulkan oleh Tuhan Yesus).
c.Melayani (tugas gereja untuk tolong-menolong dengan sesama)
✞Remaja Kristen adalah gereja yang bersaksi memberitakan kabar baik tentang
Kristus melalui perkataan, perbuatan dan sikap. Merujuk pada kitab-kitab pada
Perjanjian Baru, dalam kanon Alkitan tulisan-tulisan tersebut ditulis oleh saksi
81
85
The Pattiwaels
mata yakni orang-orang yan menerima langsung ajaran Yesus, yakni para
murid-murid.
✞Setiap remaja Kristen dipanggil menjadi garam dan terang dunia (Matius 5:13-16).
Dalam perjalanan hidupnya sebagai orang percaya, gereja Tuhan melihat
bagaimana Allah yang maha pengasih terus memelihara kehidupan berbangsa dan
bernegara.
C. Bahan Bacaan Guru dan Bahan Bacaan Siswa
Bahan Bacaan Guru dalam:
- Matius 28:18-20; Kisah Para Rasul 5:26-42
- Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 12 Tahun 2022
-Tuhan Sahabat Sejati IX
-Sahabat Sejati 3
-Sumber literasi digital berhubungan dengan Keluarga
Bahan Bacaan Peserta Didik dalam:
- Matius 28:18-20; Kisah Para Rasul 5:26-42
- Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 12 Tahun 2020
- Sumber literasi cetak/digital lainnya
D. Glosarium
Gereja, kesaksian, pemeliharaan Allah, gereja universal, gereja lokal
E. Daftar Pustaka
ALKITAB
Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 12 Tahun 2022
Tuhan Sahabat Sejati IX
Sahabat Sejati 3
Teologi Dasar 2
Literatur cetak dan digital
82
86
The Pattiwaels
83
87
The Pattiwaels
Capaian Pembelajaran
Menjadi dewasa dan mewujdukannya dalam tanggung jawab, memahami keadilan
sebagai dasar demokrasi dan HAM
Fase: Fase F
Elemen: Manusia dan Nilai-nilai Kristiani
Sub Elemen: Hakikat Manusia
Capaian Pembelajaran Per Tahun
Memahami keadilan sebagai dasar Demokrasi
Alur Konten
Keadilan sebagai dasar Demokrasi dan HAM
Alur Tujuan Pembelajaran dalam Setiap Fase
Mengidentifkasi permasalahan keadilan dalam demokrasi dan HAM
Mengidentifkasi cara orang beriman terpanggil mewujudkan keadilan
Memahami beberapa prinsip mendasar yang dapat menghubungkan keadilan,
demokrasi dalam bingkai hidup orang beriman
C. Profil Pelajar Pancasila
Ada 6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila, antara
lain:
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
2. Berkebinekaan Global.
3. Mandiri
4. Bergotong Royong
5. Bernalar kritis
6. Kreatif
84
88
The Pattiwaels
●Pelajar menjadi pribadi yang mandiri :
Menghargai diri sendiri terwujud dalam penerapan pewarta kabar gembira.
●Bernalar kritis :
Mampu menganalisa dinamika kehidupan yang berhubungan keadilan sebagai
anugerah Allah secara kritis tanpa memaksakan pendapat atau keinginan sendiri
sebagai perwujudan pribadi dewasa dalam keluarga Kristen yang bertumbuh
memahami bahwa keadilan sebagai dasar demokrasi dan HAM.
●Kreatif :
Selalu berupaya aktif menolong orang-orang yang membutuhkan dan mencarikan
solusi terbaik untuk mendukung keberlangsungan kehidupan mereka sebagai pribadi
dewasa yang menerapkan nilai-nilai kristiani dalam hidupnya.
D. Sarana dan Prasarana
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran di Bab 3 ini antara lain:
ruang kelas, jaringan internet, laptop/notebook, printer, LMS (Learning Managament
System)dalam
Classroom/Microsoft
Teams/Moodle,buku
sumber
(referensi/suplemen).
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
F. Model Pembelajaran
Model pembelajaran KIP (Pembelajaran Kreatif, Inovatif, dan Produktif).
85
89
The Pattiwaels
II. Komponen Inti
A. Tujuan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dengan topik Keadilan Sebagai Dasar Demokrasi dan HAM,
diharapkan bagi peserta didik memiliki kemampuan pengetahuan, keterampilan, sosial,
dan spiritual dalam implementasi kehidupan sehari-hari melalui tahap orientasi,
eksplorasi, intrepretasi, kreasi dan implementasi bagaimana hidup melangkah bersama
Allah sebagai pribadi yang bertumbuh dengan berada dalam ajaran Tuhan Yesus Kristus,
selaku orang muda yang perlu memahami bahwa keadilan sebagai dasar demokrasi dan
HAM.
Per sub bab:
Mengidentifkasi permasalahan keadilan dalam demokrasi dan HAM
Mengidentifkasi cara orang beriman terpanggil mewujudkan keadilan
Memahami beberapa prinsip mendasar yang dapat menghubungkan keadilan,
demokrasi dalam bingkai hidup orang beriman
B. Pemahaman Bermakna
Ayat Firman Tuhan dalam Matius 5:38-39 dapat ditemukan dalam Keluaran 21:24; Imamat
24:20, dan Ulangan 19:21. Dalam konteksnya ayat itu adalah tentang tugas dan sikap
seorang Hakim dalam mengambil keputusan, bahwa mereka harus menegakkan keadilan
dan jangan merasa sayang terhadap yang berbuat yang kejahatan.
Allah menyatakan diri sebagai yang adil, Allah yang berada di pihak mereka yang benar,
mereka yang tertindas dan hak-haknya dirampas, mereka yang miskin, janda anak yatim
piatu. Dalam pengertian ini, Allah yang adil itu adalah Allah yang “membebaskan”. Jadi,
pengertian adil tidak hanya ditujukan pada perwujudan hukum yang benar namun pada
“pembebasan” atau kemerdekaan. Allah yang adil itu adalah Allah yang membebaskan.
Melalui tindakan yang adil, maka shalom Allah dinyatakan dan diwujudkan. Dengan
demikian, keadilan juga mengandung makna memperbaiki atau merestorasi apa yang
telah rusak menjadi normal kembali.
86
90
The Pattiwaels
C. Pertanyaan Pemantik
1. Adakah pengalaman menarik selama masa remajamu berhubungan hak-hakmu yang
diperlakukan tidak adil?
2. Apakah dalam perspektif iman Kristen mengenal istilah keadilan?
D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana kondisi dan perasaan setelah
menyelesaikan asesmen sumatif?”
“Bagaimana kondisimu dalam mempersiapkan
pbm PAK pada hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari topik Keadilan Sebagai Dasar
Demokrasi dan HAM
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati tujuan,
materi, waktu, langkah, hasil akhir yang
diharapkan dari peserta didik, tugas dan
langkah pembelajaran.
15’
Inti
Eksplorasi
▪Menyimak penjelasan guru tentang Keadilan
Sebagai Dasar Demokrasi dan HAM
105’
87
91
The Pattiwaels
Interpretasi
Kreasi
Implementasi
▪Membaca sumber bahan.
(melalui ceramah, studi pustaka dan literasi)
-Guru meminta pesdik membaca Pengkhotbah
3:17; Amsal 28:5 dan Matius 5:38-39.
-Guru membagikan link bacaan dalam
https://www.kompasiana.com/togarsianturi/55
121af5813311c353bc60d8/ketika-hukum-keadil
an-menjadi-hukum-balas-dendam#:~:text=Mati
us%205%3A38%2D39%20ITB,berilah%20juga%2
0kepadanya%20pipi%20kirimu.
▪Mengemukakan pendapat tentang konsep, tujuan,
dan fungsi keadilan sebagai dasar demokrasi dan
HAM.
(melalui diskusi dengan peserta didik yang berani
mengemukakan pendapatnya, guru mengamati
sikap, tanggapan, kesungguhan dan analisis pesdik
terhadap bacaan bahan Alkitab dan link bacaan)
▪Peserta didik mengembangkan kreativitas
berpikirnya dengan membuat analisis tentang
penggalian tentang cara orang beriman terpanggil
mewujudkan keadila serta memahami beberapa
prinsip mendasar yang dapat menghubungkan
keadilan, demokrasi dalam bingkai hidup orang
beriman
▪Peserta didik melakukan praktik atau demonstrasi
gagasan yang sesuai dengan karakteristik iman
Kristen`
Penutup
Peserta didik:
15’
88
92
The Pattiwaels
Pesdik membuat resume dengan bimbingan guru
mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Mengagendakan
pekerjaan
rumah
dengan
melakukan wawancara dengan 2 orang teman di
kelas
berhubungan
dengan
makna
keadilan
menurut
Alkitab
dan
mengaitkannya
dengan
realitas yang ada.
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya diri
dalam menyampaikan hasil kreativitas berpikirnya
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
Pertemuan (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak
Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Bagaimana pengalaman mewawancarai teman
sekelasmu?”
“Bagaimana kondisimu dalam mempersiapkan
pbm PAK pada hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
15’
89
93
The Pattiwaels
▪Motivasi
▪Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari sub topik Keluarga sebagai “Prinsip
mendasar yang dapat menghubungkan keadilan,
demokrasi dalam bingkai hidup orang beriman”
Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Mengkomunikasikan dan menyepakati tujuan,
materi, waktu, langkah, hasil akhir yang
diharapkan dari peserta didik, tugas dan
langkah pembelajaran.
Inti
Eksplorasi
Interpretasi
Kreasi
▪Menyimak penjelasan guru tentang sub topik
Prinsip mendasar yang dapat menghubungkan
keadilan, demokrasi dalam bingkai hidup orang
beriman.
▪Membaca sumber bahan.
(melalui ceramah, studi pustaka dan literasi)
-Guru meminta pesdik mengingat pembelajaran
tentang Salomo pada pembelajaran
sebelumnya.
-Guru membagikan bacaan dari sumber literasi
digital dalam
https://kompaspedia.kompas.id/baca/data/foto
/munir-pejuang-hak-asasi-manusia
▪Mengemukakan pendapat tentang konsep, tujuan,
dan fungsi Prinsip mendasar yang dapat
menghubungkan keadilan, demokrasi dalam
bingkai hidup orang beriman.
(melalui diskusi dengan peserta didik yang berani
mengemukakan pendapatnya, guru mengamati
105’
90
94
The Pattiwaels
Implementasi
sikap, tanggapan, kesungguhan dan analisis pesdik
terhadap bacaan dalam bahan Alkitab dan link yang
dibagikan)
▪Memaparkan hasil wawancara, guru memilih
secara acak pesdik yang menyajikan hasil
wawancaranya.
▪Peserta didik mengembangkan kreativitas
berpikirnya dengan membuat analisis tentang
penggalian nilai-nilai yang menghubungkan
keadilan, demokrasi dan HAM melalui penggalian
literasi.
▪Peserta didik melakukan praktik atau demonstrasi
gagasan yang sesuai dengan karakteristik iman
Kristen`
Penutup
Peserta didik:
Pesdik membuat resume dengan bimbingan guru
mengenai poin-poin yang muncul selama
pembelajaran
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan kepada pesdik yang
berkinerja baik pada hari ini dan memberikan
motivai bagi pesdik yang masih kurang percaya diri
dalam menyampaikan hasil kreativitas berpikirnya
Guru memberikan penugasan kepada pesdik untuk
dapat membuat tabel analisis tentang penggalian
nilai-nilai yang menghubungkan keadilan,
demokrasi dan HAM melalui penggalian literasi.
15’
91
95
The Pattiwaels
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
E. Asesmen
a. Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
No
Pertanyaan
Pertanyaan
Ya
Tidak
1
Adakah pengalaman menarik selama masa
remajamu berhubungan perlakuan hak-hak
yang kamu terima?
2
Apakah anda pernah memiliki pemikiran ke
depan akan perjalanan kehidupan kristiani
yang lebih baik dalam memujudkan keadilan
dan kebenaran dalam hidup?
b. Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
❖ Asesmen melalui pengamatan dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran
berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi, refleksi
tertulis dan saat menyajikan hasil kerja kelompok.
❖Asesmen selama proses mengidentifikasi nilai-nilai yang menghubungkann
keadilan, demokrasi dan HAM.
Prosedur Penilaian P1/P2
Hasil Belajar yang Diukur
Jenis Asesmen dan Alat Ukur
Sistem Penilaian
Waktu
Kognitif
1. Konsep keadilan
dalam perspektif
Kristen
2. Tujuan keadilan dan
kebenaran dalam
perspekti Kristen
3. Fungsi nilai-nilai
yang menghubungkan
keadilan, demokrasi
dan HAM dalam
perspektif Kristen
Penilaian Formatif
Penilaian Acuan
30’
92
96
The Pattiwaels
Afektif dan Psikomotorik
Sikap terhadap bagaimana
peran keluarganya dalam:
proses
sosialisasi
dan
edukasi.
▪Tugas Mandiri
▪Penilaian portofolio
analisis analisis tentang
penggalian tentang
nilai-nilai yang
merendahkan nilai-nilai
keadilan, kebenaran,
demokrasi dan HAM
Penilaian portofolio
membuat tabel nilai-nilai
yang terhubung dalam
keadilan, kebenaran,
demokrasi dan HAM.
Penilaian Acuan
30’
Pedoman Penilaian Resume
No
Elemen
Skor
maksimal
Penilaian
Diri
Teman
Kelompok
Guru
I
Identitas Resume
1. Judul resume
5
2. Keperluan ditulisnya
resume
2
3. Nama penulis
2
4. Tempat penulisan
resume
1
II
Bagian teks utama resume
5. Topik-topik bahasan
pada bagian inti
●Relevan dengan topik
yang dipaparkan
15
●Berisi poin-poin penting
yang relevan dengan
topik yang dipaparkan
20
●Beragam konsep
dieksplor dari berbagai
sumber (literasi
cetak/digital)
15
93
97
The Pattiwaels
●Menyajikan konsep dari
hasil eksplorasi yang
relevan
15
●Gambar/foto/diagram
yang disajikan dalam
resume
10
●Memunculkan
pertanyaan-pertanyaan
penting dalam resume
15
Jumlah skor maksimal
100
Korektor:
Diri sendiri
: (nama siswa)
Teman sejawat
: (pilih salah satu)
Guru PAK
: (nama guru PAK)
Refleksi untuk Siswa
Nama Peserta Didik:
Kelas:
No
Pertanyaan Refleksi
Jawaban
1
Dari pemaparan dan pembahasan
materi di Bab 5 ini, bagian manakah
yang paling sukar untuk dipelajari?
2
Apakah ada wawasan dan informasi
baru yang anda terima dari materi di
Bab 5 ini? Ceritakan hal-hal
menariknya!
3
Apakah pembelajaran di Bab 5 ini
membuatmu berusaha untuk menggali
kebenaran Firman Tuhan?
4
Seberapa besar usahamu dalam
mempelajari Firman Tuhan dalam bab
ini?
□ Tidak tertarik
□ Cukup tertarik
□ Tertarik
□ Sangat tertarik
94
98
The Pattiwaels
III. LAMPIRAN
A. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
95
99
The Pattiwaels
96
100
The Pattiwaels
97
101
The Pattiwaels
98
102
The Pattiwaels
99
103
The Pattiwaels
100
104
The Pattiwaels
101
105
The Pattiwaels
B. Materi Ajar
Keadilan Sebagai Dasar Demokrasi dan HAM
Bahan Alkitab: Amsal 28:5; Pengkhotbah 3:17; Matius 5:38-39
Keadilan berasal dari kata adil, menurut Kamus Bahasa Indonesia adil adalah
tidak sewenang-wenang, tidak memihak, tidak berat sebelah. Adil terutama
mengandung arti bahwa suatu keputusan dan tindakan didasarkan atas norma-norma
objektif. Keadilan pada dasarnya adalah suatu konsep yang relatif, setiap orang tidak
sama, adil menurut yang satu belum tentu adil bagi yang lainnya, ketika seseorang
menegaskan bahwa ia melakukan suatu keadilan, hal itu tentunya harus relevan
dengan ketertiban umum dimana suatu skala keadilan diakui.
Keadilan Menurut Filsuf:
a. Teori Keadilan Aristoteles Aristoteles dalam karyanya yang berjudul Etika
Nichomachea menjelaskan pemikiran pemikirannya tentang keadilan. Bagi
Aristoteles, keutamaan, yaitu ketaatan terhadap hukum (hukum polis pada waktu
itu, tertulis dan tidak tertulis) adalah keadilan. Dengan kata lain keadilan adalah
keutamaan dan ini bersifat umum.
b. Teori Keadilan John Rawls Menurut John Rawls, keadilan adalah fairness (justice as
fairness). Pendapat John Rawls ini berakar pada teori kontrak sosial Locke dan
Rousseau serta ajaran deontologi dari Imanuel Kant. Beberapa pendapatnya
mengenai keadilan adalah sebagai berikut:
1) Keadilan ini juga merupakan suatu hasil dari pilihan yang adil
2) Keadilan sebagai fairness menghasilkan keadilan prosedural murni.
c. Teori Keadilan Thomas Hobbes Menurut Thomas Hobbes keadilan ialah suatu
perbuatan dapat dikatakan adil apabila telah didasarkan pada perjanjian yang telah
disepakati.
Keadilan menurut ALKITAB. Merujuk pendapat Baker, dalam Perjanjian Lama ada
dua kata yang menggambarkan pengertian mengenai “adil” yaitu: “tsedeq” dan
“mishpat”, Dalam Perjanjian Baru keadilan disebut dengan kata: dikaiosyne. Dalam
arti tidak berdiri sendiri namun berkaitan dengan kebenaran dan hukum. Artinya,
102
106
The Pattiwaels
keadilan itu tidak terlepas dari kebenaran dan penerapan hukum yang benar, yang
sesuai. Misalnya, hukuman terhadap seseorang ditetapkan berdasarkan kebenaran
yang ada.
Terutama dalam kaitannya dengan mereka yang miskin, tertindas, dan tersingkir
dari kehidupan masyarakat. Allah menyatakan diri sebagai yang adil, Allah yang
berada di pihak mereka yang benar, mereka yang tertindas dan hak-haknya dirampas,
mereka yang miskin, janda anak yatim piatu. Dalam pengertian ini, Allah yang adil itu
adalah Allah yang “membebaskan”. Jadi, pengertian adil tidak hanya ditujukan pada
perwujudan hukum yang benar namun pada “pembebasan” atau kemerdekaan. Allah
yang adil itu adalah Allah yang membebaskan. Melalui tindakan yang adil, maka
shalom
Allah
dinyatakan
dandiwujudkan.
Dengan
demikian,
keadilan
juga
mengandung makna memperbaiki atau merestorasi apa yang telah rusak menjadi
normal kembali. Keadilan memiliki makna yang luas dan dalam, keadilan merupakan
➢ Ibadah yang berkenan kepada Allah (Kitab Amos 5; 21-27, dan Yeremia 9:24).
➢ Allah itu adil. Ayat-ayat berikut: Mazmur 145:17: “Tuhan itu adil dalam
segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatanNya. Zefanya
3:5:“Tetapi Tuhan adil di tengah-tengah-Nya, tidak berbuat kelaliman. Pagi
demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu
fajar. Tetapi oranglalim tidak kenal malu!”.
Beberapa prinsip mendasar yang dapat menghubungkan keadilan, demokrasi,
dan HAM adalah sebagai berikut:
1. Pengakuan terhadap kesetaraan mengandung makna bahwa semua orang sama
harkat dan martabatnya. Kesetaraan akan mendorong lahirnya kerjasama yang erat
antar warga masyarakat dan mempunyai itikad baik secara fungsional dan
profesional. Prinsip inilah yang membedakan demokrasi dengan sistem-sistem yang
lain. Melalui kesetaraan ini, semua orang sama di hadapan hukum. Semua orang
berhak memperoleh apa yang menjadi haknya.
2. Kemerdekaan dan kebebasan (freedom). Prinsip inilah yang seringkali menjadi
momok bagi demokrasi sendiri. Banyak orang cenderung menyalahgunakan
kekuasaan sebagai alat untuk menindas sesama serta merampas kemerdekaan dan
103
107
The Pattiwaels
hak-hak asasinya. Berbeda dengan Salomo yang dipimpin oleh hikmat Allah
sehingga ia memimpin dengan adil dan bijaksana.
3. Ketiga, prinsip kesadaran terhadap adanya kemajemukan dalam masyarakat.
Penghargaan
terhadap
keberagaman
menjadi
penopang
bagi
terwujudnya
keadilan, demokrasi, dan HAM. Pada masa kini pergerakan manusia dari berbagai
belahan dunia amat tinggi sehingga dalam satu negara hidup berbagai bangsa,
suku bangsa, budaya maupun agama. Keberagaman ini dapat melahirkan konflik,
namun potensi konflik dan perpecahan dapat diminimalisir oleh adanya kesadaran
terhadap keberagaman manusia. Selain itu, terpeliharanya keberagaman juga
dapat dilakukan dengan memberikan penghargaan terhadap sesama manusia
sebagai makhluk mulia ciptaan Allah.
4. Prinsip kebebasan menyatakan pendapat dan penegakan HAM. Jadi, keadilan akan
menopang kebebasan tiap orang untuk memilih pemimpin yang baik dan benar
serta mengemukakan pendapat demi kesejahteraan bersama.
5. Integritas. Kesesuaian antara kata dengan perbuatan, antara cara dengan
pencapaian pencapaian . Cara yang benar jujur dan adil akan menghasilkan buah
yang baik. Tujuan yang baik tentu ditempuh dengan caracara yang baik dan
rasional. Implikasinya adalah politik yang mengandalkan moral dan hati nurani.
6. Demokrasi dan HAM akan menjamin pemenuhan keadilan sosial bagiseluruh rakyat
Indonesia.
7. Demikian pula sebaliknya, keadilan merupakan kunci utama dalam mewujudkan
demokrasi dan HAM.
C. Bahan Bacaan Guru dan Bahan Bacaan Siswa
- Bahan Bacaan Guru: Alkitab dalam Amsal 28:5; Pengkhotbah 3:17; Matius
5:38-39
- Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti XII Tahun 2022
-Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
-Sumber literasi digital berhubungan dengan Keluarga
- Bahan Bacaan Peserta Didik: Amsal 28:5; Pengkhotbah 3:17; Matius 5:38-39
- Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
-Sumber literasi cetak/digital lainnya
104
108
The Pattiwaels
D. Glosarium
Keadilan, demokrasi, HAM
E. Daftar Pustaka
ALKITAB
Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti XII Tahun 2022
Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
https://kompaspedia.kompas.id/baca/data/foto/munir-pejuang-hak-asasi-manusia
https://www.kompasiana.com/togarsianturi/55121af5813311c353bc60d8/ketika-
hukum-keadilan-menjadi-hukum-balas-dendam#:~:text=Matius%205%3A38%2D39%2
0ITB,berilah%20juga%20kepadanya%20pipi%20kirimu
file:///C:/Users/Victor/Downloads/396234-1626529637.pdf
105
109
The Pattiwaels
106
110
The Pattiwaels
Capaian Pembelajaran
Menganalisis issu-issu ras, etnis dan gender dalam rangka mewujudkan keadilan
Fase: Fase F
Elemen: Gereja dan Masyarakat Majemuk
Sub Elemen: Tugas Panggilan Gereja
Capaian Pembelajaran Per Tahun
Memahami isu multikultur di Indonesia sebagai pemberian Allah serta merancang
kegiatan multikultur
Alur Konten
* Mutlkikulturalisme di Indonesia
* Anugerah Allah dalam multikulturalisme
Alur Tujuan Pembelajaran dalam Setiap Fase
Mendeskripsikan ras, etnis dan gender
Menganalisis kaitan antara ras, etnis dan gender dengan sikap diskriminasi yang masih
ada dalam masyarakat.
C. Profil Pelajar Pancasila
Ada 6 dimensi dalam Profil Pelajar Pancasila,
antara lain:
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
2. Berkebinekaan Global.
3. Mandiri
4. Bergotong Royong
5. Bernalar kritis
6. Kreatif
107
111
The Pattiwaels
Pelajar menjadi pribadi yang mandiri
:
Menghargai diri sendiri terwujud dalam sikap pelajar yang bertanggung jawab atas proses
belajar pada bagian ini, dapat meregulasi diri.
Bernalar kritis :
Mampu menganalisa kenyataan hidup sebagai remaja Kristen yang memperoleh informasi
dan gagasan dalam pembelajaran di bab ini, sehingga dapat merefleksi pemikiran dan
bagaimana proses menghadapi isu ras dan etnis di sekitarnya.
Kreatif :
Selalu berupaya aktif menolong dan menghasilkan sesuatu bagi orang-orang yang
membutuhkan,
dapat
mencari
solusi
terbaik
(orisinal,
bermakna,
bermanfaat dan
berdampak) ketika menghadapi berbagai dinamika kehidupan sebagai pribadi dewasa yang
memahami isu multikultur di Indonesia sebagai pemberian Allah serta merancang kegiatan
multikultur.
D. Sarana dan Prasarana
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran di Bab 6 ini antara lain:
ruang kelas, jaringan internet, laptop/notebook, printer, LMS (Learning Managament
System) dalam Google Classroom/Microsoft Teams/Moodle, lembar LKPD, buku sumber
(referensi/suplemen).
E. Target Peserta Didik
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
F. Model Pembelajaran
Model pembelajaran berupa model PBM (Pembelajaran Berbasis Masalah) atau PBL
(Problem Based Learning) - pembelajaran tatap muka.
108
112
The Pattiwaels
II. Komponen Inti
A. Tujuan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dengan topik Isu Ras dan Etnis di Sekitar Kita, diharapkan bagi
peserta didik memiliki kemampuan pengetahuan, keterampilan, sosial, dan spiritual
dalam implementasi kehidupan sehari-hari melalui tahap orientasi siswa pada masalah,
pengorganisasian untuk belajar, pengalaman individual/kelompok, pengembangan dan
penyajian hasil karya, analisis dan proses pemecahan masalah bagaimana menjadi pribadi
yang merefleksi pemikiran dan proses penerapan bagaimana proses menghadapi isu ras
dan etnis di sekitarnya.
Per sub bab:
Mendeskripsikan ras, etnis dan gender
Menganalisis kaitan antara ras, etnis dan gender dengan sikap diskriminasi yang masih
ada dalam masyarakat.
B. Pemahaman Bermakna
Remaja mengalami perkembangan yang seringkali tidak bersesuaian dengan pendapat
dan harapan orang tua dan lingkungan. Oleh karena itu, rupanya perlu ada pemahaman
tentang perkembangan masa remaja sehingga dapat menghindari konfik yang seharusnya
tidak terjadi. Remaja juga melihat di sekitarnya ada isu ras dan etnis juga sikap diskrimasi
yang masih ada dalam masyarakat.
C. Pertanyaan Pemantik
1. Adakah peristiwa atau berita yang Anda dapatkan/baca berhubungan dengam sikap
diskriminasi yang masih ada dalam masyarakat?
2. Bagaimana caramu menghadapi peristiwa tersebut?
109
113
The Pattiwaels
D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajaran
Sintak Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Pengalaman menarik apa dalam kelas Anda
sebelum masuk pada pbm PAK di hari ini?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari Isu Ras, Etnis dan Gender di Sekitar
Kita.
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
15’
Inti
Orientasi siswa pada
masalah
Mengorganisasi
peserta didik pada
masalah
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menyiapkan gawai mereka yang akan digunakan
sebagai sarana pembelajaran.
Guru membagikan link yang dapat dibaca oleh siswa
di
https://jabarekspres.com/berita/2022/06/20/terbukt
i-diskriminasi-ras-dan-gender-google-didenda-rp17-tr
iliun-lebih/
(Pesdik menggali informasi mengenai berita
tersebut. Bagaimana solusi terhadap kasus dan
kondisi tersebut? )
110’
110
114
The Pattiwaels
Membimbing
pengalaman
individual/kelompok
Mengembangkan dan
menyajikan hasil
karya
Menganalisa proses
pemecahan masalah
Mengevaluasi proses
pemecahan masalah
Guru memastikan peserta didik memahami tugasnya,
dan mencari data.
Guru memantau keterlibatan peserta didik dalam
pengumpulan data/ bahan selama proses
penyelidikan, peserta didik mencari data
referensi/sumber.
Guru membimbing peserta didik membuat laporan
sehingga dapat diprensentasikan dengan baik, peserta
didik dapat menghasilkan solusi dari penyelidikan
referensi dan sumber
Guru membimbing peserta didik untuk melakukan
presentasi, peserta didik yang belum mendapat giliran
dapat memberikan apresiasi kepada temannya yang
melakukan presentasi, peserta didik merangkum
sesuai dengan masukan/pendapat dari peserta didik
lainnya
Penutup
Peserta didik:
Pesdik mengagendakan dalam pekerjaan rumah
mengenai pengertian: ras, gender, etnis dan
multikultur (sumber dari BS dapat digunakan atau
sumber literasi cetak atau digital lainnya).
Cara orang tua meminimalisasi konflik dengan anak
melalui pemahaman 4 aspek:
No
Aspek
Pengertian
1Ras
2Gender
3Etnis
4Multikultur
Guru:
15’
111
115
The Pattiwaels
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memerikan penugasan menggali pada Ester 7:1-10
menggunakan konsep 5W+1H. Isu apa yang ada
dalam teks Alkitab tersebut?
Memberikan penghargaan peserta didik akan
pembelajaran yang dilaksanakan
Mengagendakan materi yang akan dibahas pada
pertemuan berikut pada sub topik Anugerah Allah
dalam Multikulturalisme
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
Kegiatan 2 (3 JP x 45’)
Langkah
Pembelajar
an
Sintak Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi
Waktu
Pendahulu
an
▪Orientasi
-Mengajak siswa untuk menaikkan pujian dan
berdoa
-Memeriksa kehadiran siswa
-Menyiapkan fisik dan psikis akan kesiapan siswa
dengan pertanyaan:
“Bagaimana kabar hari ini?”
“Pengalaman menarik apa saja yang dialami saat
mengerjakan penugasan ?”
▪Apersepsi
-Mengkaitkan pengalaman peserta didik dengan
tema yang akan dibahas pada pertemuan ini.
-Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi yang akan disajikan.
▪Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari sub topik Anugerah Allah dalam
Multikulturalisme.
15’
112
116
The Pattiwaels
▪Pemberian acuan
-Menyampaikan cakupan materi dan tujuan
pembelajaran
-Guru membagi kelompok
Inti
Orientasi siswa pada
masalah
Mengorganisasi
peserta didik pada
masalah
Membimbing
pengalaman
individual/kelompok
Mengembangkan
dan menyajikan hasil
karya
Guru meminta siswa membuka link pada :
https://sains.kompas.com/read/2018/09/15/190900
423/keberagaman-gender-di-indonesia?page=all
Guru meminta peserta didik untuk membaca artikel
tersebut
Guru meminta 1 s.d 3 peserta didik berpendapat
mengenai artikel tersebut tersebut.
Guru memberikan kesempatan pesdik masuk pada
kelompok yang sudah dibagikan dan mengemukakan
jawaban tugas mandiri, berdiskusi dengan hasil yang
ada.
Guru memastikan bahwa peserta didik dapat
menggali/mencari data
Guru memantau keterlibatan setiap anggota
kelompok dalam berdisuksi dan mencari
data/menggali data
Guru membimbing kelompok untuk dapat
menghasilkan laporan sehingga dapat
dipresentasikan, peserta didik mencari solusi dari
permasalahan yang diajukan
Guru membimbing kelompok untuk dapat melakukan
presentasi, kelompok lain dapat memberikan
apresiasi dan mencatat setiap masukan dan
pendapat yang diberikan oleh kelompok lain,
110’
Penutup
Peserta didik:
15’
113
117
The Pattiwaels
Pesdik mengagendakan resume terhadap
pokok-pokok materi yang dipelajari.
Guru:
Memeriksa pekerjaan pesdik secara langsung
Memberikan penghargaan peserta didik akan
pembelajaran yang dilaksanakan
Mengagendakan asesmen sumatif pada pertemuan
minggu depan dan persiapan PAS Ganjil/SAS (Sumatif
Akhir Semester)
Menutup kegiatan pembelajaran pada hari ini
dengan pujian syukur dan doa.
E. Asesmen
a. Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
No
Pertanyaan
Pertanyaan
Ya
Tidak
1
Apakah anda memiliki pemikiran benar
mengenai keanekaragaman gender,
etnis dan ras di dunia?
2
Apakah anda pernah merasakan putus
asa di saat ada diskriminiasi yang
berhubungan dengan ras, etnis Anda?
3
Apakah anda dapat menjelaskan
tanggung jawab Anda bila menghadapi
kondisi demikian?
b. Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
❖ Asesmen
melalui
pengamatan
dilakukan
oleh
guru
selama
proses
pembelajaran berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan
diskusi, presentasi, refleksi tertulis dan saat menyajikan hasil kerja
kelompok.
❖Asesmen selama proses mengidentifikasi ciri bertumbuh menjadi dewasa
dalam segala aspek perkembangan secara berkelompok.
114
118
The Pattiwaels
Pedoman Penilaian Menyajikan Hasil Kerja Kelompok
No
Aspek yang dinilai
Indikator
kemampuan
Skor
maksima
l
Paraf
Guru
1
Penguasaan
materi
saat
mempresentasikan
hasil kelompok
2
Sikap saat kelompok
presentasi
3
Kemampuan kelompok
merespon pertanyaan
atau pendapat
kelompok lain
Pedoman Penilaian Resume
No
Elemen
Skor
maksimal
Penilaian
Diri
Teman
Kelompok
Guru
I
Identitas Resume
1. Judul resume
5
2. Keperluan ditulisnya
resume
2
3. Nama penulis
2
4. Tempat penulisan
resume
1
II
Bagian teks utama resume
5. Topik-topik bahasan
pada bagian inti
●Relevan dengan topik
yang dipaparkan
15
●Berisi poin-poin penting
yang relevan dengan
topik yang dipaparkan
20
●Beragam konsep
dieksplor dari berbagai
sumber (literasi
cetak/digital)
15
●Menyajikan konsep dari
hasil eksplorasi yang
relevan
15
115
119
The Pattiwaels
●Gambar/foto/diagram
yang disajikan dalam
resume
10
●Memunculkan
pertanyaan-pertanyaan
penting dalam resume
15
Jumlah skor maksimal
100
Korektor:
Diri sendiri
: (nama siswa)
Teman sejawat
: (pilih salah satu)
Guru PAK
: (nama guru PAK)
Refleksi untuk Siswa
Nama Peserta Didik:
Kelas:
No
Pertanyaan Refleksi
Jawaban
1
Dari pemaparan dan pembahasan
materi di Bab 6 ini, bagian manakah
yang paling sukar untuk dipelajari?
2
Apakah ada wawasan dan informasi
baru yang anda terima dari materi di
Bab 6 ini? Ceritakan hal-hal
menariknya!
3
Apakah pembelajaran di Bab 6 ini
membuatmu berusaha untuk menggali
kebenaran Firman Tuhan?
4
Seberapa besar usahamu dalam
mempelajari Firman Tuhan dalam bab
ini?
□ Tidak tertarik
□ Cukup tertarik
□ Tertarik
□ Sangat tertarik
116
120
The Pattiwaels
c. Asesmen sesudah proses pembelajaran (sumatif, pada Bab 5 dan Bab
6), dengan membuat video
▪Buatlah video pendek/kreatif yang memuat hal-hal menarik yang kamu pelajari
dari Bab 5 atau Bab 6
▪Uploadlah videomu pada ke dalam LMS melalui link yang gurumu bagikan baik di
Moodle/Gooogle Classroom/Microsoft Teams.
Penilaian Video Pendek/Kreatif
NoIndikator yang Diamati
Deskriptor
Hasil Penilaian
(1-5)
Keterangan
1Gaya dan Organisasi
Konten dalam video tersusun
dan mengalir. Ada hubungan
timbal balik yang logis dan
efektif antar "adegan",
gangguan atau noise sebisa
mungkin sedikit /
diminimalisir.
2Kreativitas
Penggunaan sudut kamera,
efek suara/musik
3Konten
Subyek dalam video
dikenalkan/dijelaskan
sehingga audiens dengan
mudah memahami
4Kualitas
Suara/musik stabil, keras
5Ejaan/tata bahasa
Kesalahan dalam ejaan
diminimalisir, tata bahasa
baik
Sumber :
https://www.kompasiana.com/giettairna3802/5c782cfaaeebe1471c147ec6/kriteria-dalam-penilaian-sebuah-vid
eo
Catatan:
1
: sangat kurang
2
: kurang
3
: cukup baik
4
: baik
5
: sangat baik
Nilai
: skor perolehan/skor maksimal (25) x 100%
III. Lampiran
A. Lembar Kerja Peserta Didik
117
121
The Pattiwaels
118
122
The Pattiwaels
119
123
The Pattiwaels
120
124
The Pattiwaels
121
125
The Pattiwaels
122
126
The Pattiwaels
B. Materi Ajar
Isu Ras, Etnis dan Gender di Sekitar Kita
Bahan Alkitab: Kejadian 19:1-29; Ester 7:1-10; Kisah Para Rasul 10:35;
1 Korintus 6:9-10
✞ Pelajaran ini akan membahas mengenai analisa isu ras, etnis dan gender di sekitar
kita.
✞ Disekeliling
kitaadabegitu
banyak
keberagaman
yang
tampak mata.
Keberagaman
itumelahirkan
berbagai
dampak
dalam
kehidupan
sosial
kemasyarakatan
bahkan dalam kehidupan beragama. Ada berbagai suku,
kebangsaan, budaya, agama, kelas sosial, keberagaman gaya hidup dan cara
pandang, itulah multikulturalisme.
✞Tradisi keberagamaan gender di Indonesia yang kaya dan unik telah berkurang
karena kolonialisme. Kolonialisme mendefinisikan ulang konsep gender dan
seksualitas menurut agama dan nilai-nilai modern. Agama modern sangat
menekankan heteroseksualitas dalam pernikahan. Seks dianggap sebagai masalah
moral, sehingga seks yang terjadi di luar pernikahan atau antara pasangan
non-heteroseksual adalah tindakan yang tidak bermoral.
✞Dalam masyarakat multikultural orang hidup berdampingan satu sama lain dalam
suasana toleransi dan menghargai berbagai perbedaan yang ada, menyangkut
adat, kebiasaan, kesenian, pakaian adat, musik, dan tari. Tidak ada satu kelompok
masyarakat pun yang tersubordinasi atau direndahkan. Semua perbedaan
memperoleh
tempat
dalam
masyarakat
multikultur.
Orangorang
saling
beradaptasi dan belajar dari berbagai perbedaan yang ada, mereka bertumbuh
bersama dan berubah bersama menjadi lebih baik dalam rangka memperjuangkan
kebersamaan, keadilan dan pemerataan di berbagai bidang.
✞Tuhan menciptakan manusia dalam kepelbagaian supaya dapat saling mengisi dan
melengkapi satu dengan yang lain. Dalam diri manusia juga dianugerahi kebaikan
dan kemampuan untuk beradaptasi dalam kaitannya dengan alam dan lingkungan
hidup terutama dengan sesamanya. Manusia juga diciptakan sebagai makhluk
mulia yang memiliki harkat dan martabat. Di era modern sekarang ini, masyarakat
123
127
The Pattiwaels
dunia memiliki kesadaran multikultur yang jauh lebih baik, bahkan pemenuhan
hak setiap orang untuk diterima dan dihargai. Hak untuk memperoleh keadilan,
demokrasi dan HAM telah menjadi kewajiban yang harus dipenuhi baik oleh
negara terhadap warganya maupun oleh sesama warga negara termasuk warga
gereja.
✞Pembahasan teks Alkitab membawa peserta didik menganalisa, bertindak kritis
dan alkitabiah menyikapi isu ras, etnis, gender yang ada di sekitarnya.
C. Bahan Bacaan Guru dan Bahan Bacaan Siswa
-Bahan Bacaan Guru: Alkitab dalam Kejadian 19:1-29; Ester 7:1-10; Kisah Para
Rasul
10:35; 1 Korintus 6:9-10
- Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
- Buku Rajawali: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022.
-Sumber literasi digital berhubungan dengan Keluarga
- Bahan Bacaan Peserta Didik: Kejadian 19:1-29; Ester 7:1-10; Kisah Para Rasul
10:35; 1 Korintus 6:9-10
- Buku Siswa Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
- Buku Rajawali: PAK dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022
-Sumber literasi cetak/digital lainnya
https://sains.kompas.com/read/2018/09/15/190900423/keberagaman-gender-di
-indonesia?page=all
https://jabarekspres.com/berita/2022/06/20/terbukti-diskriminasi-ras-dan-gend
er-google-didenda-rp17-triliun-lebih/
D. Glosarium
Isu sosial, ras, gender, etnik, multikultural
E. Daftar Pustaka
ALKITAB
Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2017
Buku Rajawali: PAK dan Budi Pekerti Kelas XII Tahun 2022.
124
KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KUTAI TIMUR
TAHUN 2022
PA.KRISTEN/F-12/1-RUSVIC
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 127
SLIDE
Similar Resources on Wayground
120 questions
reaksi kimia dan hukum dasar kimia
Lesson
•
10th Grade
113 questions
Pengantar Pendidikan
Lesson
•
University
113 questions
Manajemen Keuangan Penddidikan1
Lesson
•
University
112 questions
P&B 1. Maintenance Concept
Lesson
•
KG - University
132 questions
PERMINTAAN, PENAWARAN DAN HARGA KESEIMBANGAN
Lesson
•
9th - 12th Grade
112 questions
Matrix
Lesson
•
12th Grade
128 questions
Pelaporan dan Pencatatan Insiden
Lesson
•
Professional Development
113 questions
Presentasi Tanpa Judul
Lesson
•
University - Professi...
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Religious Studies
15 questions
Making Inferences
Quiz
•
7th - 12th Grade
23 questions
TSI Math Vocabulary
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
-AR -ER -IR present tense
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
SSS/SAS
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Predicting Products
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Presidents Day challenge
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade
20 questions
Banking
Quiz
•
9th - 12th Grade