Search Header Logo
KEBEKERJAAN

KEBEKERJAAN

Assessment

Presentation

Life Project

9th - 12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Candra C2O

FREE Resource

106 Slides • 0 Questions

1

media

2

media
media

3

media

Budaya Kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) merupakan suatu metode penataan dan
pemeliharaan wilayah kerja secara intensif. Budaya tersebut sangat baik diterapkan di semua
bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Bagi dunia pendidikan, terlebih lagi dunia
pendidikan menengah kejuruan (SMK), penerapan 5R sangat berperan untuk membentuk siswa
supaya memiliki kesiapan secara mental dan karakater ketika memasuki dunia kerja.
Apabila kita refleksikan secara lebih mendalam, maka sejatinya budaya 5R adalah budaya yang
“memanusiakan manusia”. Mengapa demikian? Komponen di dalam 5R sebenarnya adalah hal-hal
memang sudah diatur dalam norma agama dan berbagai norma sosial lainnya. Namun, untuk
menumbuhkan budaya 5R supaya menyatu dalam kehidupan manusia bukanlah hal yang mudah.
Upaya sosialisasi yang ditindaklanjuti dengan upaya internalisasi perlu dilakukan supaya 5R
menjadi karakter yang muncul dalam sikap dan tindakan. Di dunia pendidikan (dalam hal ini dunia
pendidikan menengah kejuruan), salah satu upaya sosialisasi sekaligus internalisasi tersebut
diwujudkan melalui program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Dengan mengusung
tema kebekerjaan, diharapkan sosialisasi sekaligus internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam
komponen 5R benar-benar mampu membentuk karakter para peserta didik.

ASESMEN AWAL

4

media

Dimensi Profil
Pelajar Pancasila
Elemen

Subelemen
Target Pencapaian
di Akhir Fase E
Asesmen

Beriman,
Bertakwa Kepada
Tuhan Yang Maha
Esa, dan Berahlak
Mulia

Akhlak pribadi

Integritas

Menyadari bahwa aturan
agama dan sosial
merupakan aturan yang
baik dan menjadi bagian
dari diri sehingga bisa
menerapkannya secara
bijak dan kontekstual.

Pada saat peserta didik melakukan kegiatan
sebagai berikut.

Mengaitkan konsep 5R dengan norma
agama dan norma sosial
Mengidentifikasi manfaat 5R dalam
kehidupan sehari-hari.
Mengeksplorasi permasalahan 5 R di
sekolah.
Menentukan solusi dan aksi nyata terkait
permasalahan 5R di sekolah.

Pemetaan dimensi, elemen, dan subelemen
Profil Pelajar Pancasila yang berkaitan

5

media

Dimensi Profil
Pelajar Pancasila
Elemen

Subelemen
Target Pencapaian
di Akhir Fase E
Asesmen

Gotong Royong

Kolaborasi

Kerja sama

Membangun tim dan mengelola
kerjasama untuk mencapai tujuan
bersama sesuai dengan target yang
sudah ditentukan.

Pada saat peserta didik melakukan kegiatan
sebagai berikut.

Melakukan kegiatan kelompok untuk
menganalisis dan menarik kesimpulan
tentang kebermanfaatan 5R.
Melakukan kegiatan kelompok untuk
eksplorasi permasalahan penerapan 5R di
sekolah dan menemukan solusinya serta
menentukan bagaimana langkah aksi
nyata untuk berbagi solusi.

Bernalar kritis

Memperoleh
dan
memproses
informasi dan
gagasan

Mengidentifikasi,
mengklarifikasi,
dan mengolah
informasi dan
gagasan

Secara kritis mengklarifikasi serta
menganalisis gagasan dan informasi
yang kompleks dan abstrak dari
berbagai sumber. Memprioritaskan
suatu gagasan yang paling relevan dari
hasil klarifikasi dan analisis.

Kreatif

Menghasilkan
karya dan
tindakan yang
orisinal

Mengeksplorasi dan mengekspresikan
pikiran dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau tindakan, serta
mengevaluasinya dan
mempertimbangkan dampak dan
risikonya bagi diri dan lingkungannya

Pada saat peserta didik melakukan kegiatan
sebagai berikut.

Mempresentasikan hasil kegiatan
kelompok.
Memvisualisasikan hasil kegiatan
kelompok dalam bentuk graphic
organizer.
Merancang dan melaksanakan kegiatan
kampanye aksi nyata.

6

media

RUBRIK UMUM PENCAPAIAN KOMPETENSI
(Rubrik ini digunakan untuk pengisian rapor P5)

Dimensi: Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia

Elemen

Subelemen
Mulai Berkembang
(MB)

Sedang Berkembang
(SB)

Berkembang Sesuai
Harapan
(BSH)

Sangat Berkembang
(SAB)

Akhlak
pribadi

Integritas

Berani dankonsisten
menyampaikan
kebenaran atau fakta
serta memahami
konsekuensi-
konsekuensinya untuk
diri sendiri.

Berani dan konsisten
menyampaikan
kebenaran atau fakta
serta memahami
konsekuensi-
konsekuensinya
untuk diri sendiri dan
orang lain.

Menyadari bahwa
aturan agama dan
sosial merupakan
aturan yang baik dan
menjadi bagian dari
diri sehingga bisa
menerapkannya
secara bijak dan
kontekstual.

Membagikan praktik baik
penerapan 5R secara
kontekstual di lingkungan
sekolah.

7

media

Dimensi: Gotong Royong

Elemen

Subelemen
Mulai Berkembang
(MB)

Sedang Berkembang
(SB)

Berkembang Sesuai
Harapan
(BSH)

Sangat Berkembang
(SAB)

Kolaborasi

Kerja sama

Menunjukkan
ekspektasi (harapan)
positif kepada orang
lain dalam rangka
mencapai tujuan
kelompok di
lingkungan sekitar
(sekolah dan rumah).

Menyelaraskan
tindakan sendiri dengan
tindakan orang lain
untuk melaksanakan
kegiatan dan
mencapai tujuan
kelompok di lingkungan
sekitar, serta memberi
semangat kepada
orang lain untuk
bekerja efektif dan
mencapai tujuan
bersama.

Membangun tim dan
mengelola kerjasama
untuk mencapai tujuan
bersama sesuai dengan
target yang sudah
ditentukan.

Memimpin tim dan mengelola
kerjasama di dalam tim
tersebut untuk mencapai
tujuan bersama sesuai
dengan target yang sudah
ditentukan.

8

media

Dimensi: Bernalar Kritis

Elemen

Subelemen
Mulai Berkembang
(MB)

Sedang Berkembang
(SB)

Berkembang Sesuai
Harapan
(BSH)

Sangat Berkembang
(SAB)

Memperoleh
dan
memproses
informasi dan
gagasan

Mengidentifikasi,
mengklarifikasi,
dan mengolah
informasi dan
gagasan

Mengumpulkan,
mengklasifikasikan,
membandingkan,
dan memilih
informasi dari
berbagai sumber,
serta memperjelas
informasi dengan
bimbingan orang
dewasa.

Mengidentifikasi,
mengklarifikasi, dan
menganalisis
informasi yang
relevan serta
memprioritaskan
beberapa gagasan
tertentu.

Secara kritis
mengklarifikasi serta
menganalisis gagasan
dan informasi yang
kompleks dan abstrak
dari berbagai sumber.
Memprioritaskan suatu
gagasan yang paling
relevan dari hasil
klarifikasi dan analisis.

Menyebarluaskan
gagasan yang paling
relevan dari hasil
klarifikasi dan analisis.

9

media

Dimensi: Kreatif

Elemen
Mulai Berkembang
(MB)

Sedang Berkembang
(SB)

Berkembang Sesuai
Harapan
(BSH)

Sangat Berkembang
(SAB)

Menghasilkan
karya dan
tindakan yang
orisinal

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya
sesuai dengan minat dan
kesukaannya dalam
bentuk karya dan/atau
tindakan serta
mengapresiasi dan
mengkritisi karya dan
tindakan yang dihasilkan.

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan
pikiran dan/atau
perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau
tindakan, serta
mengevaluasinya dan
mempertimbangkan
dampaknya bagi orang
lain.

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya
dalam bentuk karya
dan/atau tindakan, serta
mengevaluasinya dan
mempertimbangkan
dampak dan risikonya
bagi diri dan
lingkungannya.

Menyebarluaskan dengan
berbagai strategi hasil eksplorasi
dan ekspresi pikiran dan/atau
perasaannya dalam bentuk karya
dan/atau tindakan.

10

media

INDIKATOR PENCAPAIAN
TARGET FASE E

No.

Indikator

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

Dimensi
Elemen
Subelemen

: Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia
: Akhlak pribadi
: Integritas

11

media

No.

Indikator

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik yang
dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Dimensi
Elemen
Subelemen

: Gotong Royong
: Kolaborasi
: Kerja Sama

12

media

No.

Indikator

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan
fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi dan analisis.

Dimensi
Elemen
Subelemen

: Bernalar Kritis
: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
: Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan

13

media

No.

Indikator

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di
sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak
diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak
diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan
lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Dimensi
Elemen
: Kreatif
: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal.

14

media

MB
(Mulai Berkembang)
Jika 1 dan 2 sesuai kategori

SB
(Sudah Berkembang)
Jika 1 sampai 4 sesuai kategori

BSH
(Berkembang Sesuai Harapan)
Jika 1 sampai 6 sesuai kategori

SAB
(Sangat Berkembang)
Jika 1 sampai 7 sesuai kategori

Keterangan :
Kategori pada Indikator Pencapaian Subelemen

15

media
media
media

FIND

TEMUKAN
5R : Apa, Bagaimana,
dan Manfaatnya?

IMAGINE

BAYANGKAN
Bercermin Diri :
Sekolahku yang dulu ....

DO

LAKUKAN
Perbaiki Diri :
Sekolahku yang sekarang !

SHARE
BAGIKAN
Kampanye
AKsi Nyata

ALUR PROJEK

Peserta didik secara
kolaboratif menggali konsep
5R berikut penerapan dan
manfaatnya dari narasumber

Peserta didik secara mengidentifikasi
bercermin diri mengenai
permasalahan yang berkaitan dengan
penerapan 5R dalam kehidupannya di
rumah dan di sekolah. Permasalah
yang ditemukan menjadi bahan kajian
untuk merrumuskan berbagai
alternatif solusi.

Pada tahap ini, peserta mengubah
gagasan dan ide-ide solutif yang
dirumuskan pada tahap imagine,
yang pada awalnya masih bersifat
abstrak diubah menjadi sebuah
aksi nyata.

Pada tahap ini, ide-ide/gagasan
solutif yang sudah diubah menjadi
aksi nyata dibagikan/disebarluaskan
supaya siswa lain menjadi tergugah
untuk melakukan hal yang sama,
sehingga pada akhirnya akan
membawa perubahan positif.

16

media

TAHAPAN
PELAKSANAAN PROJEK

17

media

TAHAPAN PELAKSANAAN PROJEK

A. TAHAP TEMUKAN (FIND) : 24 JP

1A. Dialog
interaktif
dengan
narasumber

1B. Diseminasi
dengan
metode
jigsaw.

2. Mengisi KWL
Chart tentang 5R

3. Eksplorasi konsep 5R
dan memvisualisasikannya
ke dalam bentuk graphic
organizer.

4. Presentasi graphic
organizer dan Ikrar
komitmen bersama.

Di luar jam projek

8 JP

4 JP

8 JP

4 JP

Total Alokasi Waktu : 88 JP

Catatan :
Apabila di sekolah Bapak dan Ibu memungkinkan untuk mengumpulkan seluruh siswa dalam satu waktu dan satu tempat, maka tidak
perlu ada aktivitas 1A (tahap ini bisa dimasukkan dalam aktivitas 1B dengan alokasi waktu 6 jam pelajaran).

18

media

B. TAHAP BAYANGKAN (IMAGINE) : 24 JP

5. Bercermin diri :
Inilah sekolahku.

6. Sekolahku berbenah diri :
Solusi atas permasalahan penerapan
5R di lingkungan sekolah.

7. Presentasi temuan dan hasil diskusi
mengenai alternatif solusi
permasalahan penerapan 5R di
lingkungan sekolah.

8 JP

8 JP

8 JP

C. TAHAP LAKUKAN (DO) : 16 JP

8. Penetapan ide/gagasan solusitif yang akan dijadikan
sebagai rujukan aksi nyata kelompok.

9. Membuat tampilan visual bertema
“Sekolahku Kini Berbenah Diri.”

8 JP

8 JP

19

media
media

B. TAHAP BAGIKAN (SHARE) : 24 JP

10. Kampanye Aksi Nyata

11. Refleksi, evaluasi, dan perumusan rencana tindak lanjut
pelaksanaan projek.

16 JP

8 JP

SEKILAS INFO

Alur (sequence) dalam projek ini adalah menggunakan pola design thinking ala Kiran Bir Sethi (Pendiri Sekolah
Riverside, di Ahmedabad, India) yang dikenal dengan Design for Change. Design of Change adalah sebuah desain proses
berpikir yang telah disederhanakan, akrab, dan dapat dengan mudah diterapkan oleh anak-anak, bahkan oleh anak
berusia lima tahun. Desain proses berfikir tersebut menggunakan siklus FIDS (Find – Imagine – Do – Share). Melalui
proses FIDS ini diharapkan akan membangkitkan kesadaran bahwa setiap manusia, termasuk siswa, bahwa mereka
mampu membawa perubahan positif sekecil apapun.

20

media

PELAKSANAAN
PROJEK

21

media
media

Di dalam lampiran umum modul projek ini disajikan beberapa macam ice breaking

sebagai referensi bagi fasilitator untuk memantik semangat peserta didik ketika

membangun ruang kolaborasi di kelas. Fasilitator bisa menambahkan atau

mengembangkan sendiri ice breaking yang ada sesuai dengan situasi dan kondisi

peserta didik. Lampiran umum bisa dilihat pada bagian akhir modul projek ini.

Asesmen formatif dilaksanakan pada setiap kegiatan. Asesmen formatif dilaksanakan

sesuai dengan dimensi/elemen/subelemen yang terkait dengan kegiatan projek. Hasil

asesmen formatif pada setiap kegiatan direkapitulasi untuk dijadikan sebagai rujukan

pengisian rapot P5.

SEKILAS MENGENAI ASESMEN DAN ICE BREAKING DI DALAM MODUL PROJEK INI.

22

media
media

TEMUKAN
(FIND)

~ Alokasi Waktu : 24 JP ~

23

media

PERSIAPAN

TUJUAN

KEGIATAN 1A
DIALOG INTERAKTIF
DENGAN NARASUMBER

Tahap ini merupakan tahapan pra projek karena dilaksanakan di luar perhitungan jam projek.
Di dalam siklus FIDS, tahapan ini merupakan tahap Temukan/Find (proses menemukan), yang merupakan bagian dari
kegiatan untuk mengeksplorasi topik tentang 5R dari berbagai sumber. Pada tahap ini 5-6 siswa yang menjadi perwakilan
kelas menggali penerapan dan manfaat 5 R dari praktisi DU/DI (Dunia Usaha/Dunia Industri).
Alasan dilakukannya tahap pra projek adalah karena Di sekolah kami tidak memungkinkan jika semua siswa
dikumpulkan dalam satu tempat dan satu waktu, karena jumlah siswa yang cukup banyak. Oleh karena itu, maka
diambil langkah hanya perwakilan siswa dari masing-masing kelas X. Selanjutnya, perwakilan siswa tersebut yang akan
melakukan diseminasi/pengimbasan ke kelas masing-masing.
Apabila di sekolah Bapak dan Ibu memungkinkan untuk mengumpulkan seluruh siswa dalam satu waktu dan satu
tempat, maka tahap pra projek ini bisa dimasukkan dalam tahap pertama projek (tidak perlu ada tahap diseminasi)
dengan alokasi waktu 8 jam pelajaran.

Perwakilan peserta didik dari setiap kelas, yaitu sebanyak 5-6 peserta didik.
Proyektor, layar, dan laptop.
Narasumber yang menguasai konsep dan praktik 5R.

24

media

PELAKSANAAN

Perwakilan peserta didik berkumpul di aula sekolah.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berdoa bersama.
Kepala sekolah memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan P5.
Koordinator fasilitator P5 memberikan pengarahan mengenai pelaksanaan kegiatan sekaligus memberikan penekanan
bahwa perwakilan peserta didik yang mengikuti kegiatan ini selanjutkan akan melakukan diseminasi/pengimbasan
kepada rekan-rekan mereka di kelas masing-masing.
Narasumber dari DU/DI melakukan dialog interaktif dengan peserta didik tentang 5R, kebermanfaatannya, dan
bagaimana penerapannya dalam kehidupan. Dialog interaktif antara perwakilan peserta didik dengan narasumber untuk
mengeksplorasi secara lebih mendalam tentang konsep tentang 5R. Beberapa contoh pertanyaan pemantik yang bisa
digunakan sebagai bahan dalam diskusi, antara lain sebagai berikut.
a. Apa saja yang akan terjadi jika 5R tidak diterapkan dengan baik?
b. Apakah 5R hanya penting untuk dunia kerja saja?
c. Apa tantangan mewujudkan 5R di dunia kerja?

Penarikan kesimpulan berdasarkan hasil pemaparan narasumber
dan jalannya dialog interaktif.

Penutupan

25

media
media
media

CATATAN

Graphic organizer adalah suatu tampilan visual yang berupa
garis-garis, panah-panah, lingkaran, atau bentuk grafis lainnya
yang saling terhubung yang menggambarkan hubungan antar
ide/gagasan/pengetahuan pokok. Graphic organizer akan sangat
membantu peserta didik dalam mengorganisasikan pikiran,
pengetahuan dan ide mereka. Dalam istilah sehari-hari, graphic
organizer disebut juga peta kognitif, peta konsep, diagram konsep,
peta cerita, dan diagram cerita.

SEKILAS INFO

Peserta didik membuat graphic organizer dari proses dialog interaktif. Hasil graphic organizer akan dijadikan sebagai
materi diseminasi di kelas masing-masing.
Selain praktisi DU/DI, pihak yang bisa diundang sebagai narasumber dialog interaktif adalah para alumni yang sudah
bekerja di DU/DI dan dipandang mampu menjadi teladan atau bisa juga orang tua siswa yang menjadi praktisi DU/DI.

26

media

KEGIATAN 1B
DISEMINASI DENGAN
METODE JIGSAW

PERSIAPAN

CATATAN

Graphic organizer hasil karya
perwakilan kelompok
Salinan materi tentang 5R dari
narasumber DU/DI (jika ada).
Lembar observasi kegiatan kelompok
Alat tulis yang diperlukan.

Supaya metode jigsaw berjalan dengan
baik, maka peserta didik yang menjadi
perwakilan kelas/tim ahli harus benar-
benar dipilih sosok yang memiliki
kemampuan menyimak dan berbicara di
depan umum.

PELAKSANAAN

Kegiatan pada tahap ini adalah kegiatan diseminasi/pengimbasan dengan
menggunakan metode jigsaw (tim ahli). Perwakilan siswa yang mengikuti dialog
interaktif dengan DU/DI menjadi tim ahli bagi rekan-rekan di kelasnya.
Pada kegiatan ini kelas sudah terbagi menjadi beberapa kelompok. Jumlah
kelompok sama dengan jumlah perwakilan peserta didik yang mengikuti dialog
interaktif.
Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi
bersemangat, fasilitator meminta setiap kelompok membuat yel-yel kelompok.
Yel-yel ini menjadi ciri khas masing-masing kelompok dan akan selalu
digunakan ketika kelompok akan memulai presentasi (lampiran umum)
Perwakilan siswa yang menjadi tim ahli menjadi narasumber di setiap
kelompok. Masing-masing kelompok memformulasikan materi tentang 5R yang
diperoleh dari tim ahli. Graphic organizer hasil karya tim ahli menjadi rujukan
untuk menyusun formulasi materi.
Masing-masing kelompok mempresentasikan formulasi materi di depan kelas.
Kelompok yang lain memberikan koreksi, tambahan, dan masukan. Sebelum
presentasi, setiap kelompok membawakan yel-yelnya dengan semangat.
Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 1
kegiatan 1B).
Peserta didik membuat kesimpulan dan penguatan mengenai konsep 5R.

27

media

LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

28

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

29

media

KEGIATAN 2
MENGISI KWL CHART

PERSIAPAN

CATATAN

Lembar KWL Chart tentang 5R.
Alat tulis yang diperlukan.
Papan tulis dan spidol.
Lembar observasi kegiatan kelompok.

Apabila tidak memungkinkan untuk pengadaan
lembar KWL Chart sebanyak siswa, peserta didik
bisa menuliskan KWL di buku catatan khusus P5
atau di selembar kertas. Atau bisa juga form
tersebut diubah ke dalam bentuk GoogleForm atau
aplikasi lain, kemudian dibagikan ke peserta didik
untuk diisi.

PELAKSANAAN

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat,
fasilitator memberikan ice breaking (lampiran umum).
Beberapa peserta didik diminta untuk mengulas kembali materi tentang 5R yang
diperoleh dari hasil hasil diseminasi pada pertemuan sebelumnya.
Kegiatan pada tahap ini adalah mengisi KWL Chart tentang 5R dan mendiskusikan
hasil pengisian KWL Chart. Fasilitator menjelaskan secara sekilas mengenai fungsi
KWL Chart dalam kegiatan ini, yaitu untuk membantu peserta didik memahami
informasi baru tentang 5R dengan cara menggali pemahaman peserta didik sebelum
mendapat pengetahuan tentang 5R, menggali apa saja yang ingin peserta didik
ketahui tentang 5R, dan menggali apa yang harus dipelajari peserta didik jika ingin
memahami dan mempraktikkan 5R secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mengisi lembar KWL Chart. Contoh lembar KWL Chart terdapat pada
lampiran 1 kegiatan 2.
Beberapa peserta didik diminta untuk mempresentasikan hasil pengisian KWL Chart.
Peserta didik yang lain memberikan tanggapan. Dengan demikian, dalam tahapan
kegiatan ini terjadi diskusi interaktif antarpeserta didik.
Peserta didik bersama bersama-sama membuat kesimpulan dan penguatan.
Kesimpulan dan penguatan diarahkan untuk menggugah kemampuan dan kemauan
peserta didik untuk mempraktikkan 5 R dalam kehidupan keseharian mereka.
Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 2 kegiatan 2).

30

media

LAMPIRAN

KNOW

WANT TO KNOW

LEARN

Sebelum mendapat materi tentang 5R, apa saja
yang saya ketahui tentang 5R?
Saya ingin tahu lebih mendalam tentang 5R.
Oleh karena itu, apa saja yang ingin saya
ketahui tentang 5 R (tentang penerapan dan
kebermanfaatannya dalam kehidupan)?

Supaya saya bisa memahami dan
mempraktikkan 5R secara nyata, apa saja
yang harus saya pelajari tentang penerapan
dan kebermanfaatan 5R dalam kehidupan
saya?

LAMPIRAN 1
KWL CHART

Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

31

media

LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

32

media

No
.
Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik
yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

33

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan
fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi dan analisis.

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

34

media

KEGIATAN 3
MEMBUAT GRAPHIC
ORGANIZER 5R

PERSIAPAN

CATATAN

Alat tulis yang diperlukan.
Karton, gunting, lem, dan kertas aneka warna untuk membuat graphic organizer (jika situasi dan kondisi peserta
didik/sekolah tidak memungkinkan menggunakan Canva atau media berbasis teknologi lainnya).
Lembar observasi kegiatan kelompok.

Apabila situasi dan kondisi sekolah dan/atau peserta didik tidak memungkinkan menggunakan Canva atau media berbasis
teknologi yang lain, maka graphic organizer bisa dibuat dengan menggunakan karton.
Pada saat wawancara, peserta didik bisa menggunakan alat bantu berupa perekam suara ataupun perekam video. Namun
jika tidak ada, cukup menggunakan bantuan catatan tertulis yang dilakukan oleh dua peserta didik atau lebih supaya
semua informasi dari narasumber bisa tercatat dengan baik.

35

media

PELAKSANAAN

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat, fasilitator memberikan ice breaking(lampiran umum).
Kegiatan pada tahap ini adalah peserta didik secara berkelompok mencari informasi tentang 5R dari berbagai sumber. Informasi yang digali mencakup hal-
hal sebagai berikut.
a. Apakah 5R?
b. Mengapa 5R penting?
c. Kebermanfaatan penerapan 5 R bagi diri pribadi siswa dan bagi sekolah, serta
d. Kesesuaian 5R dengan norma agama dan norma yang lain (aturan sosial, tata tertib sekolah, norma kesopanan, dan sebagainya).

Upaya untuk menggali informasi dilakukan melalui tiga cara, yaitu sebagai berikut.
a. Informasi dari sumber pustaka (buku), baik buku fisik maupun buku elektronik.
b. Informasi dari internet. Fasilitator memberikan beberapa contoh referensi mengenai 5R. Selanjutnya, peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi
secara lebih mendalam contoh referensi tersebut.
c. Informasi dari hasil wawancara. Adapun pihak yang bisa menjadi narasumber wawancara, antara lain kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua
jurusan, guru jurusan, guru BK, pimpinan/staf manajemen mutu/ISO (jika ada), guru mata pelajaran, staf TU (Tata Usaha), komite sekolah, tokoh
masyarakat, dan orang tua siswa.
d. Informasi yang harus diperoleh dari hasil wawancara adalah seberapa pentingnya 5R, manfaat 5R, cara menerapkan 5R, kesesuaian 5R dengan aturan
sekolah, kesesuaian 5R dengan norma sosial dan norma agama, serta tantangan dalam mewujudkan 5R. Peserta didik diminta untuk mengembangkan
pertanyaan-pertanyaan kritis yang berhubungan dengan hal tersebut.
e. Hasil wawancara dicatat dalam lembar laporan kegiatan wawancara. Contoh laporan kegiatan wawancara dapat dilihat pada lampiran 1 kegiatan 3.
Beberapa tips sederhana untuk melakukan wawancara dapat dilihat di lampiran 2 kegiatan 3. Peserta didik bisa mengembangkan sendiri laporan
wawancara.

Setelah menghimpun informasi dari sumber pustaka, dari internet, dan dari wawancara, peserta didik secara berkelompok menggunakan daya nalar kritis
dan kreatifnya memvisualisasikan berbagai informasi tersebut ke dalam bentuk graphic organizer menggunakan Canva, PowerPoint, atau karton
(disesuaikan dengan kondisi). Contoh graphic organizer sederhana dapat dilihat dalam lampiran 3 kegiatan 3. Fasilitator juga dapat memberikan contoh-
contoh graphic organizer yang menarik dan kreatif sebagai gambaran bagi peserta didik.
Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 4 kegiatan 3).

36

media

LAMPIRAN

No.

Pertanyaan

Jawaban Narasumber

Lampiran 1
Contoh Laporan Kegiatan Wawancara
: .......................................................
: .......................................................
: .......................................................
: .......................................................
: .......................................................

Tanggal
Waktu
Tempat
Narasumber
Jabatan

37

media

Lampiran 2
Tips Melakukan Wawancara

Langkah-langkah
Mempersiapkan Wawancara yang Efektif

Menentukan topik wawancara
Mempelajari masalah yang terkait dengan topik
wawancara
Menentukan narasumber
Menghubungi narasumber
Menyusun daftar pertanyaan
Mempersiapkan diri dan alat-alat yang dibutuhkan
untuk wawancara
Melakukan wawancara sesuai panduan
Menjaga alur wawancara

Tips Berkomunikasi Ketika Wawancara

Mempertahankan kontak mata dengan baik yang
menunjukkan ketulusan.
Menunjukkan antusiasme dan ketertarikan dengan
ekspresi, postur tubuh, dan senyum ramah.
Menyesuaikan energi dan suasana hati dengan
narasumber.
Hindari menyela jawaban narasumber
sebagai wujud menghargai lawan bicara.

Sumber :
https://www.gramedia.com/literasi/langkah-mempersiapkan-wawancara/

38

media

Lampiran 3
Contoh Graphic Organizer

39

media

LAMPIRAN 4
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

40

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan
topik yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

41

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

42

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

43

media

KEGIATAN 4
PRESENTASI GRAPHIC
ORGANIZER & IKRAR
KOMITMEN BERSAMA

PELAKSANAAN

CATATAN

Teks ikrar komitmen bersama
Proyektor dan laptop untuk mempresentasikan graphic organizer yang dibuat dengan Canva, PowerPoint, atau media berbasis
teknologi lainnya.
Papan tulis atau tembok kelas atau media lainnya untuk memajang graphic organizer hasil karya kelompok (jika peserta didik
membuat graphic organizer dengan media karton).
Lembar observasi kegiatan kelompok.

Ikrar komitmen bersama bisa dilakukan di masing-masing kelas dengan dipimpin oleh fasilitator atau bisa juga dilaksanakan
oleh seluruh peserta didik di lapangan upacara dengan dipimpin oleh kepala sekolah.
Beberapa rekomendasi pelaksanaan kegiatan refleksi diri peserta didik.
a. Melalui dialog interaktif dengan peserta didik. Peserta didik mengemukakan secara lisan jawaban dari pertanyaan
refleksi diri.
b. Melalui penggunaan post-it aneka warna. Peserta didik menuliskan jawaban dari pertanyaan refleksi di kertas post-it
yang berbeda warna, kemudian di tempel di papan tulis.

44

media

PERSIAPAN

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat, fasilitator memberikan ice breaking
(lampiran umum).
Kegiatan pada tahap ini adalah presentasi dan diskusi mengenai graphic organizer yang dibuat oleh masing-masing
kelompok. Masing-masing kelompok untuk mempresentasikan dan/atau memajang graphic organizer hasil karya mereka.
Susunan acara presentasi adalah sebagai berikut.
a. Pembukaan dan perkenalan anggota kelompok.
b. Yel-yel kelompok.
c. Penyampaian materi.
d. Diskusi (tanggapan, masukan, dan saran dari kelompok lain).
e. Kesimpulan dan penutup.

Peserta didik bersama dengan fasilitator bersama-sama membuat kesimpulan dan penguatan.
Fasilitator mengingatkan kepada peserta didik bahwa graphic organizer yang telah dibuat kelak akan dijadikan media
kampanye aksi nyata di tahap akhir projek.
Tahap ini diakhiri dengan mengucapkan ikrar komitmen bersama untuk melaksanakan seluruh tahapan projek dengan
sebaik-baiknya. Ikrar ini sangat penting untuk memupuk rasa tanggung jawab bersama dan rasa memiliki terhadap projek
yang sedang dijalankan. Contoh ikrar bersama terdapat dalam lampiran 1 kegiatan 4.
Setelah pengucapan ikrar, peserta didik melakukan refleksi diri. Peserta didik mengemukakan perasaan mereka tentang :
a. Apa saja yang mereka peroleh dari kegiatan pertama sampai saat ini?
b. Apa kesan mereka terhadap pelaksanaan kegiatan dari kegiatan pertama sampai saat ini?
c. Apa yang harus diperbaiki dari diri peserta didik selama mengikuti kegiatan dari kegiatan pertama sampai saat ini?
d. Apa manfaat yang dirasakan peserta setelah mengikuti kegiatan dari tahap pertama sampai saat ini?
Jawaban dari peserta didik terhadap pertanyaan refleksi diri di atas kemudian diulas bersama.

Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 2 kegiatan 4).

45

media

IKRAR KOMITMEN BERSAMA

Kami, seluruh peserta didik SMK 1
Perguruan “Cikini” berikrar untuk
melaksanakan seluruh rangkaian projek
penguatan profil pelajar Pancasila dengan
sebaik-baiknya.
Ikrar ini adalah bentuk tanggung jawab dan
kesadaran dalam hati serta tindakan kami
bahwa projek ini bertujuan untuk
meningkatkan kualitas diri dan lingkungan
kami supaya menjadi lebih baik di mata
sesama serta di hadapan
Tuhan Yang Maha Esa.

LAMPIRAN

Lampiran 1
Contoh Ikrar Komitmen Bersama

(Teks ikrar bisa diubah sesuai dengan konteks di mana projek dilakukan)

46

media

LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

47

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan
topik yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

48

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

49

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

50

media

TAHAP BAYANGKAN
(IMAGINE)

~ Alokasi Waktu : 24 JP ~

51

media

KEGIATAN 5
BERCERMIN DIRI :
INILAH SEKOLAHKU

PERSIAPAN

PELAKSANAAN

Lembar temuan masalah (untuk diisi kelompok).
Alat tulis.
Kamera (untuk dokumentasi foto dan video).
Lembar observasi kegiatan kelompok.

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat, fasilitator memberikan ice breaking(lampiran umum).
Pada kegiatan ini peserta didik secara berkelompok melakukan identifikasi permasalahan terkait 5R di lingkungan sekolah. Permasalahan yang ditemukan
akan menjadi pemantik ide/gagasan solutif yang akan dirumuskan oleh setiap kelompok.
Setiap kelompok mengamati seluruh lingkungan sekolah untuk menemukan permasalahan yang terkait penerapan 5R. Hal-hal yang diamati berupa
lingkungan fisik (gedung sekolah, kamar mandi siswa, lapangan, dan sebagainya) dan lingkungan nonfisik (sikap, perilaku, kejadian, aturan sekolah, dan
sebagainya).
Seluruh temuan masalah ditulis di dalam lembar temuan masalah dengan dilengkapi dokumentasi, baik berupa foto dan/atau video (lampiran 1 kegiatan 5).
Setelah seluruh masalah teridentifikasi, setiap kelompok mempresentasikan hasil temuannya. Peserta didik yang lain memberikan masukan dan tanggapan
terkait hasil identifikasi masalah tersebut.
Peserta didik bersama bersama-sama membuat kesimpulan dan penguatan.
Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 2 kegiatan 5).

52

media

LAMPIRAN
Lampiran 1
LEMBAR TEMUAN MASALAH
Anggota kelompok
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

LOKASI : DI SEKOLAH

KOMPONEN 5R

DESKRIPSI TEMUAN MASALAH

RINGKAS
Contoh :
Penggaris, penghapus papan tulis, spidol selalu berserakan (tidak pada tempatnya)

RAPI
Contoh :
Bangku di kelas saya selalu berantakan, Banyak siswa yang tidak rapi berseragam

RESIK
Contoh :
Banyak coretan di dinding kamar mandi sekolah

RAWAT
Contoh :
Tanaman hias di halaman sekolah tidak terawat

RAJIN
Contoh :
Tingkat keterlambatan siswa di hari Senin cukup tinggi dibanding hari yang lain

53

media

LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

54

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan
topik yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

55

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan
fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi dan analisis.

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

56

media
media

KEGIATAN 6
PERUMUSAN GAGASAN
SOLUTIF KELOMPOK

PERSIAPAN

PELAKSANAAN

Lembar hasil temuan masalah yang sudah diisi masing-masing kelompok.
Lembar rumusan ide/gagasan solutif kelompok.
Alat tulis yang diperlukan.
Lembar observasi kegiatan kelompok.

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat, fasilitator memberikan ice breaking (lampiran
umum).
Pada kegiatan ini masing-masing kelompok merumuskan berbagai ide/gagasan yang akan dijadikan sebagai solusi dari hasil temuan
masalah penerapan 5R di sekolah. Berdasarkan hasil temuan masalah yang diperoleh dalam kegiatan sebelumnya, masing-masing
kelompok berdiskusi merumuskan berbagai alternatif ide/gagasan solutif.
(Karena berupa alternatif, maka ide/gagasan solutif yang dirumuskan boleh lebih dari satu).

Peserta didik dapat berdiskusi dengan fasilitator dan teman lain mengenai berbagai ide/gagasan yang dirumuskan.
Kumpulan rumusan ide/gagasan solutif ditulis dalam lembar berjudul “Ide/Gagasan Solutif Kelompok Kami” (lampiran 1 kegiatan 6).
Pada akhir aktivitas, fasilitator menjelaskan bahwa pada tahap berikutnya setiap kelompok akan melakukan presentasi dan diskusi hasil
rumusan ide/gagasan solutif. Oleh karena itu, setiap kelompok harus mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mempersiapkan yel-yel
kelompok yang pernah dibuat pada aktivitas sebelumnya.
Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 2 kegiatan 6).

57

media

LAMPIRAN

Lampiran 1
IDE/GAGASAN SOLUTIF KELOMPOK KAMI
Anggota kelompok
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

LOKASI : DI SEKOLAH

KOMPONEN 5R

DESKRIPSI TEMUAN MASALAH

ALTERNATIF IDE/GAGASAN SOLUTIF

RINGKAS

1.....
2.....
dan seterusnya

RAPI

1.....
2.....
dan seterusnya

RESIK

1.....
2.....
dan seterusnya

RAWAT

1.....
2.....
dan seterusnya

RAJIN

1.....
2.....
dan seterusnya

58

media

LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

59

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik
yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

60

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

61

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

62

media

KEGIATAN 7
PRESENTASI GAGASAN SOLUTIF

PERSIAPAN

PELAKSANAAN

Lembar hasil ide/gagasan kelompok
Lembar observasi kegiatan kelompok.
Alat tulis yang diperlukan

Pada kegiatan ini masing-masing kelompok melakukan presentasi dan diskusi mengenai rumusan alternatif ide/gagasan solutif.
Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil rumusan alternatif ide/gagasan solutifnya mengenai permasalahan
penerapan 5R di lingkungan sekolah. Susunan acara presentasi adalah sebagai berikut.
a. Pembukaan dan perkenalan anggota kelompok.
b. Yel-yel kelompok.
c. Penyampaian materi.
d. Diskusi (tanggapan, masukan, dan saran dari kelompok lain).
e. Kesimpulan dan penutup.

Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 1 kegiatan 7).

63

media

LAMPIRAN 1
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

LAMPIRAN

64

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik
yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

65

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

66

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

67

media

TAHAP
LAKUKAN (DO)
~ Alokasi waktu : 16 JP ~

68

media

KEGIATAN 8
PENETAPAN IDE/GAGASAN SOLUTIF

PERSIAPAN

Lembar ide/gagasan solutif kelompok

yang sudah diisi pada kegiatan

sebelumnya.

Alat tulis yang diperlukan.

Lembar observasi kegiatan kelompok.

PELAKSANAAN

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat,
fasilitator memberikan ice breaking (lampiran umum).
Pada kegiatan ini peserta didik secara berkelompok menggunakan daya nalar kritis dan
kreatifitasnya menetapkan apa saja yang menjadi ide/gagasan solutif kelompok.
Penetapan ide/gagasan solutif bersumber dari berbagai alternatif gagasan dan ide-ide
solutif yang sudah dirumuskan pada tahap Imagine (yang masih bersifat abstrak/belum
berwujud tindakan), yang dianalisis secara kolaboratif serta dipilih ide/gagasan solutif
yang akan dijadikan sebagai prioritas rujukan aksi nyata kelompok.
Rumusan penetapan ide/gagasan solutif ditulis di dalam lembar “Aksi Nyata Kami”
(lampiran1 kegiatan 8). Rumusan solusi dari masing-masing kelompok inilah yang
kemudian menjadi rujukan aksi nyata kelompok. Ide solutif masing-masing yang
ditetapkan kelompok bisa berwujud banyak hal, seperti usulan program kegiatan, usulan
SOP (Standar Operasional Prosedur), himbauan dengan berbagai media (spanduk,
kalender, kaos, dan sebagainya), dan berbagai ide kreatif lainnya.
Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil penetapan ide/gagasan
solutifnya mengenai permasalahan penerapan 5R di lingkungan sekolah.
Susunan acara presentasi adalah sebagai berikut.
a. Pembukaan dan perkenalan anggota kelompok.
b. Yel-yel kelompok.
c. Penyampaian usulan aksi nyata kelompok.
d. Diskusi (tanggapan, masukan, dan saran dari kelompok lain).
e. Kesimpulan dan penutup.

Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 2 kegiatan 8).

69

media

LAMPIRAN

Lampiran 1
AKSI NYATA KAMI
Anggota kelompok
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

No.

Masalah

Solusi
Langkah Aksi/
Kegiatan yang dilakukan

Pihak-pihak yang
Terlibat dalam Aksi

Tips Supaya
Selalu Konsisten

Contoh:
Sebagian besar
siswa tidak rapi
ketika memakai
seragam

Memasang spanduk
himbauan
berseragam rapi
(disertai foto)
Sidak ke setiap kelas
Teguran dan
penindakan langsung

Guru/wali
kelas/kesiswaan
melakukan sidak ke
kelas
Pemberian apresiasi
kepada siswa/i yang
selalu berpenampilan
rapi (setiap semester)

Wali kelas
Guru BK
Bidang kesiswaan
Siswa
Orang tua siswa

Program tersebut dijadikan
sebagai program wajib di
sekolah

......

......

......

......

......

70

media

LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

71

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik
yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

72

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

73

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

74

media

KEGIATAN 9
MEMBUAT TAMPILAN VISUAL BERTEMA
“SEKOLAHKU KINI BERBENAH DIRI.”

PERSIAPAN

CATATAN

Lembar “Aksi Nyata Kami” yang sudah diisi.
Kertas karton, kertas aneka warna, gunting, lem, dan bahan-bahan lain yang diperlukan untuk membuat tampilan visual.
Alat tulis yang diperlukan.
Lembar observasi kegiatan kelompok.

Tampilan visual yang dimaksud adalah tampilan berupa gambar/foto yang disertai keterangan singkat mengenai kondisi sekolah
ketika berbenah diri. Tampilan visual harus kreatif, informatif, dan komunikatif. Salah satu contoh tampilan visual adalah majalah
dinding.
Peserta didik bisa juga memanfaatkan teknologi untuk membuat tampilan visual yang kreatif, menarik, dan komunikatif.
Beberapa rekomendasi pelaksanaan kegiatan refleksi diri peserta didik.
a. Melalui dialog interaktif dengan peserta didik. Peserta didik mengemukakan secara lisan jawaban dari pertanyaan refleksi diri.
b. Melalui penggunaan post-it aneka warna. Peserta didik menuliskan jawaban dari pertanyaan refleksi di kertas post-it yang
berbeda warna, kemudian di tempel di papan tulis.

75

media

PELAKSANAAN

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat, fasilitator memberikan ice breaking
(lampiran umum).
Pada kegiatan ini peserta didik secara berkelompok menggunakan daya nalar kritis dan kreatifitasnya untuk memvisualisasikan
ide/gagasan yang telah ditetapkan ke dalam media tampilan visual yang diberi tema “Sekolahku Kini Berbenah Diri.”
Isi tampilan visual setidaknya memuat hal-hal sebagai berikut.
a. Memuat hal-hal yang tertulis di dalam lembar Aksi Nyata Kami dengan dilengkapi dokumentasi, deskripsi, dan hiasan yang
menarik.
b. Dampak positif yang akan terwujud apabila dilakukan pembenahan.
c. Kebermanfaatan pembenahan bagi peserta didik dan bagi sekolah.
d. Kesesuaian langkah-langkah pembenahan dengan norma agama dan norma sosial.
e. Harus memperhatikan unsur informatif, komunikatif, dan kreatif.

Tampilan visual yang telah selesai kemudian dipajang di dinding kelas untuk dipresentasikan. Pada saat presentasi, peserta didik
saling memberi tanggapan terkait isi tampilan visual.
Setelah presentasi, peserta didik melakukan refleksi diri. Peserta didik mengemukakan perasaan mereka tentang :
a. Apa saja yang mereka peroleh dari kegiatan pertama sampai saat ini?
b. Apa kesan mereka terhadap pelaksanaan kegiatan dari kegiatan pertama sampai saat ini?
c. Apa yang harus diperbaiki dari diri peserta didik selama mengikuti kegiatan dari kegiatan pertama sampai saat ini?
d. Apa manfaat yang dirasakan peserta setelah mengikuti kegiatan dari tahap pertama sampai saat ini?
Jawaban dari peserta didik terhadap pertanyaan refleksi diri di atas kemudian diulas bersama.

Pelaksanaan kegiatan kelompok diobservasi oleh fasilitator (lampiran 1 kegiatan 9).

76

media

LAMPIRAN 1
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

LAMPIRAN

77

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik
yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

78

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

79

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

80

media
media
media
media

TAHAP
BAGIKAN (SHARE)
~ ALOKASI WAKTU : 24 JP ~

81

media

PERSIAPAN

CATATAN

Kampanye Aksi Nyata
KEGIATAN 10

Alternatif lokasi kampanye aksi nyata
Susunan acara kampanye aksi nyata
Buku kesan pesan pengunjung.
Lembar observasi kegiatan kelompok.

Alternatif kegiatan aksi nyata yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

Kampanye berupa orasi pada saat upacara bendera
Memajang hasil karya peserta didik dalam area publik di sekolah.
Kampanye aksi nyata secara daring di media sosial.
Kombinasi ketiga kegiatan di atas.
Kegiatan lain sesuai dengan situasi dan kondisi peserta didik serta sekolah.

82

media

PELAKSANAAN

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat, fasilitator memberikan ice breaking (lampiran umum).
Kegiatan pada tahap ini adalah kampanye aksi nyata. Pada tahap ini ide-ide/gagasan solutif yang sudah diubah menjadi rancangan aksi nyata oleh masing-
masing kelompok kemudian dibagikan/disebarluaskan supaya peserta didik lain menjadi tergugah untuk melakukan hal yang sama, sehingga pada akhirnya
akan membawa perubahan positif.
Langkah-langkah untuk pelaksanaan kampanye aksi nyata terdiri atas persiapan dan pelaksanaan. Seluruh peserta didik terlibat dalam proses tersebut.
a. Persiapan kampanye.
1) Pembagian stan kelas dan menghias stan kelas.
2) Masing-masing kelompok di setiap kelas mempersiapkan materi kampanye. Berbagai hasil karya peserta didik yang dihasilkan selama projek ini
dipajang supaya bisa disaksikan oleh seluruh warga sekolah serta masyarakat umum.
3) Setiap kelas menunjuk satu perwakilan kelompok untuk mempresentasikan kampanye aksi nyata mewakili kelasnya.
4) Menyusun daftar undangan, antara lain pimpinan sekolah, komite sekolah, perwakilan DU/DI, dewan guru, perwakilan orang tua peserta didik, tokoh
pemerintahan, tokoh masyarakat, seluruh peserta didik, dan sebagainya (daftar undangan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah).
b. Pelaksanaan kampanye
Susunan Acara :
1) Pembukaan oleh Kepala Sekolah.
2) Sambutan-sambutan
3) Presentasi kampanye aksi nyata perwakilan peserta didik (perkenalan yel-yel presentasi)
4) Penutup
5) Kampanye aksi nyata (kunjungan ke stan kelas)
c. Stan Kegiatan Aksi Nyata
1) Lokasi yang dapat dijadikan stan kampanye aksi nyata, antara lain lapangan sekolah, halaman sekolah, aula sekolah, di dalam masing-masing kelas,
atau tempat lain yang memungkinkan.
2) Di dalam stan, semua hasil karya peserta didik yang dibuat selama pelaksanaan projek dipajang untuk diperlihatkan kepada pengunjung.
3) Masing-masing kelompok harus menjaga stan kelas dan menjawab pertanyaan yang dari pengunjung.
4) Pengunjung diminta untuk mengisi buku kesan dan pesan yang diletakkan di pintu (lampiran 1 kegiatan 9).
(Apabila memungkinkan, kesan dan pesan pengunjung bisa Google Form atau aplikasi lain dengan link yang di-scan menggunakan barcode yang
ditempel di stan kampanye aksi nyata, sehingga bisa diakses dengan mudah oleh pengunjung).
d. Kegiatan peserta didik diobservasi oleh fasilitator (lampiran 2 kegiatan 9).

83

media

NO.

NAMA

ASAL INSTANSI/SEKOLAH/KELAS

KESAN

PESAN

TANDA TANGAN

LAMPIRAN

LAMPIRAN 1
KESAN PESAN PENGUNJUNG
ACARA
HARI/TANGGAL
TEMPAT

: ______________________
: ______________________
: Stan Kelas ____________

Catatan :
Form ini bisa diubah menjadi Google Form atau aplikasi lain,
kemudian link dibuat dalam bentuk barcode dan ditempel di
stan sehingga bisa diakses dengan mudah oleh pengunjung.

84

media

LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

85

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik
yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

86

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

87

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

88

media
media

Evaluasi & Refleksi
KEGIATAN 11

PERSIAPAN

PELAKSANAAN

Lembar evaluasi
pelaksanaan projek
Lembar evaluasi kegiatan
kelompok.

Supaya projek berlangsung menyenangkan dan peserta didik menjadi bersemangat, setiap kelompok
menampikan yel-yel masing.
Pada kegiatan ini, setiap peserta didik melakukan refleksi dan evaluasi terhadap keseluruhan
pelaksanaan projek.
Peserta didik bersama dengan fasilitator melakukan refleksi diri. Peserta didik mengemukakan
perasaan mereka tentang :
a. Apa saja yang mereka peroleh dari kegiatan pertama sampai saat ini?
b. Apa kesan mereka terhadap pelaksanaan kegiatan dari kegiatan pertama sampai saat ini?
c. Apa yang harus diperbaiki dari diri peserta didik selama mengikuti kegiatan dari kegiatan
pertama sampai saat ini?
d. Apa manfaat yang dirasakan peserta setelah mengikuti kegiatan dari tahap pertama sampai saat
ini?

Beberapa rekomendasi pelaksanaan kegiatan refleksi diri peserta didik adalah sebagai berikut.
a. Melalui dialog interaktif dengan peserta didik. Peserta didik mengemukakan secara lisan
jawaban dari pertanyaan refleksi diri.
b. Melalui penggunaan post-it aneka warna. Peserta didik menuliskan jawaban dari pertanyaan
refleksi di kertas post-it yang berbeda warna, kemudian di tempel di papan tulis.

Untuk tahap evaluasi pelaksanan projek, setiap peserta didik diminta untuk menuliskan di dalam
lembar evaluasi mengenai hal yang harus diperbaiki dan kelebihan yang mereka rasakan selama
pelaksanaan projek serta langkah tindak lanjut apa yang harus dilakukan untuk menguatkan
keberlanjutan projek ini (lampiran 1 kegiatan 10).
Peserta didik bersama dengan fasilitator mengulas dan menyimpulkan hasil evaluasi dan refleksi.
Kegiatan peserta didik diobservasi oleh fasilitator (lampiran 2 kegiatan 10).

89

media

LAMPIRAN
LAMPIRAN 1

EVALUASI PELAKSANAAN PROJEK

Nama Peserta Didik
Kelas
Hari/tanggal

: ______________________
: ______________________
: ______________________

Silakan tulis hal-hal yang harus diperbaiki dan kelebihan yang kalian rasakan selama pelaksanaan projek serta tindak lanjut apa yang
kalian usulkan untuk mengatasi kekurangan dan menguatkan kelebihan tersebut.

HAL-HAL YANG HARUS
DIPERBAIKI
KELEBIHAN
RENCANA
TINDAK LANJUT

90

media

LAMPIRAN 2
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN KELOMPOK
(Diisi oleh fasilitator)
Nama peserta didik
Kelas
Hari/tanggal

: ____________
: ____________
: ____________

Subelemen : Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

2.

Mampu menyampaikan secara tertulis berbagai akibat/konsekuensi untuk diri sendiri jika 5R tidak diterapkan dengan baik.

3.

Mampu menyampaikan secara lisan berbagai fakta tentang permasalahan 5R di sekolah.

4.

Mampu menyampaikan lisan berbagai akibat/konsekuensi untuk orang lain dan lembaga sekolah jika 5R tidak diterapkan
dengan baik.

5.

Mampu mengaitkan konsep 5R dengan norma agama, tata tertib sekolah, dan norma sosial.

6.

Menerapkan 5R di lingkungan sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik penerapan 5R di lingkungan sekolah.

91

media

No.

Indikator

Ya

Tidak
Tindak
Lanjut

1.

Bersedia untuk menjadi anggota dalam kelompok kelas.

2.

Selalu mengikuti/hadir pada setiap kegiatan kelompok.

3.

Menunjukkan semangat dan antusias dalam kegiatan kelompok.

4.

Berani menyampaikan pendapat dalam kegiatan diskusi kelompok.

5.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bekerja sama dalam kegiatan kelompok.

6.

Mengajak teman-teman dalam kelompok untuk bersama-sama menarik kesimpulan yang relevan dengan topik
yang dibahas.

7.

Bersedia secara sukarela menjadi pemimpin kelompok.

Subelemen : Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)

92

media

Subelemen : Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan bantuan fasilitator.

2.

Menyampaikan secara tertulis hasil eksplorasi tentang permasalahan penerapan 5R di sekolah dengan
bantuan fasilitator.

3.

Merumuskan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

4.

Mempresentasikan rumusan gagasan alternatif yang dijadikan sebagai solusi dari permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

5.

Merumusan suatu gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan penerapan 5R di
sekolah.

6.

Mempresentasikan rumusan gagasan prioritas dari alternatif gagasan tentang permasalahan
penerapan 5R di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan prioritas yang relevan dengan hasil klarifikasi
dan analisis.

93

media
media

No.

Indikator

Ya

Tidak

Tindak Lanjut

1.

Mengeksplorasi berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

2.

Mempresentasikan graphic organizer tentang berbagai permasalahan penerapan 5R di sekolah.

3.

Mengeksplorasi dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik
di sekolah dan memvisualisasikan dalam bentuk graphic organizer.

4.

Mempresentasikan graphic organizer tentang dampak yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

5.

Merumuskan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah apabila 5R
tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

6.

Mempresentasikan gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah dan lembaga sekolah
apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

7.

Membuat media berbagi praktik baik tentang gagasan solutif terhadap dampak/resiko yang akan terjadi pada warga sekolah
dan lembaga sekolah apabila 5R tidak diterapkan dengan baik di sekolah.

Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Apabila terdapat temuan peserta didik yang tidak sesuai
kategori, maka perlu dilakukan tindak lanjut.
Tindak lanjut bisa berupa pertemuan klasikal, pertemuan
kelompok, dialog dengan siswa yang tidak sesuai kategori,
atau mengulang kembali aktifitas yang terkait.

Keterangan :
MB
SB
BSH
SAB

: Jika 1 - 2 sesuai kategori
: Jika 1 - 4 sesuai kategori
: Jika 1 - 6 sesuai kategori
: Jika 1 - 7 sesuai kategori

94

media

REKAPITULASI
ASESMEN
FORMATIF

95

media

Nama Siswa

Kegiatan 1

Kegiatan 2

Kegiatan 3

Kegiatan 4

Kegiatan 5

Kegiatan 6

Kegiatan 7

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

Nama Siswa

Kegiatan 8

Kegiatan 9

Kegiatan 10

Kegiatan 11

NILAI AKHIR

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

SE 1

SE 2

SE 3

E 4

REKAPITULASI ASESMEN FORMATIF

SE 1 (Subelemen 1)
SE 2 (Subelemen 2)
SE 3 (Subelemen 3)
E 4 (Elemen 4)

: Integritas (Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak Mulia)
: Kerja Sama (Dimensi Gotong Royong)
: Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan (Dimensi Bernalar Kritis)
: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal (Dimensi Kreatif)

Keterangan :

TIDAK DILAKUKAN ASESMEN FORMATIF

DILAKUKAN ASESMEN FORMATIF

Catatan :
Nilai Akhir rekap asesmen formatif dipergunakan untuk menentukan nilai sumatif.

96

media

LAMPIRAN UMUM
~ ANEKA ICE BREAKING ~

Beberapa macam ice breaking berikut ini bisa
dijadikan sebagai referensi bagi fasilitator untuk
memantik semangat peserta didik ketika membangun
ruang kolaborasi di kelas.
Fasilitator bisa menambahkan atau mengembangkan
sendiri ice breaking yang ada sesuai dengan situasi
dan kondisi peserta didik.

97

media

Yel-yel adalah sorakan sekumpulan orang untuk mendorong
semangat serta menjadi ciri khas suatu kelompok dan merupakan
sarana menuangkan ide dan kreativitas kelompok tersebut.
Manfaat yel-yel, antara lain melatih kepercayaan diri,
mengasah

kreativitas,

sebagai

media

untuk

berkarya,
meningkatkan semangat, dan mempererat solidaritas dalam
kelompok.
Berikan waktu pada setiap kelompok untuk membuat yel-yel
kreatif mereka. Yel-yel tidak hanya berbentuk sorakan pemberi
semangat saja. Namun, akan sangat menarik apabila dipadukan
dengan gerakan dan nyanyian kreatif.
Setelah selesai membuat yel-yel, masing-masing kelompok
diminta mempresentasikan yel-yel kreatif mereka secara
bergantian.

YEL - YEL
Lampiran 1A

98

media
media
media

KATA BERKAIT
Lampiran 1B

Ice breaking berjudul KATA BERKAIT bertujuan untuk
melatih berfikir kritis dengan cara yang sangat
sederhana.
Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

Fasilitator memberikan satu kata, kemudian peserta didik secara
bergiliran harus melanjutkan kata tersebut dengan kata yang masih
berhubungan/berkait.

Sebagai contoh, fasilitator memberikan kata MEMBACA. Peserta didik
secara bergiliran harus melanjutkan kata tersebut. Misalnya
dilanjutkan dengan kata BUKU. Peserta didik pada giliran
selanjutnya melanjutkan kata BUKU, misalnya kata CERITA. Demikian
seterusnya sampai seluruh peserta didik mendapat giliran.

99

media
media

Fasilitator menunjukkan sebuah gambar atau benda, misalnya gambar uang.
Pada tahap pertama, masing-masing peserta didik diminta menyebutkan satu
kata tentang gambar atau benda tersebut (uang). Kata yang disebutkan tidak
boleh ada yang sama dan bebas, sesuai dengan daya imajinasi masing-masing
peserta didik tentang gambar atau benda tersebut.
Pada tahap selanjutnya, peserta didik diminta menyebutkan dua kata tentang
uang, dilanjutkan tiga kata tentang uang, dan selanjutnya satu kalimat utuh
tentang uang. Kata dan kalimat yang disebutkan tidak boleh ada yang sama dan
bebas, sesuai dengan daya imajinasi masing-masing peserta didik tentang
gambar atau benda tersebut.
Gambar atau benda bisa diganti sesuai dengan situasi dan kondisi.

KOMUNIKATA
Lampiran 1C

Ice breaking berjudul KOMUNIKATA bertujuan untuk melatih berfikir
kritis dengan cara menyusun kata dan kalimat yang bervariasi dari
sebuah gambar yang sama.
Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

100

media
media

Peserta didik bisa dalam posisi duduk atau berdiri dan
diusahakan dalam formasi lingkaran.
Fasilitator meminta peserta didik untuk berhitung satu per
satu.
Selanjutnya, fasilitator menyebutkan bahwa yang menjadi misteri
adalah angka 3. Oleh karena itu, setiap kelipatan 3 diganti
dengan tepuk.
Fasilator meminta peserta didik untuk berhitung dan setiap
kelipatan 3 diganti dengan tepuk. Apabila ada yang salah, maka
diminta untuk maju ke tengah lingkaran.
Angka misteri bisa diubah-ubah, supaya permainan lebih menarik
dan peserta didik menjadi lebih fokus.

TEPUK MISTERI
Lampiran 1D
Ice breaking berjudul TEPUK MISTERI
bertujuan untuk melatih fokus/konsentrasi.
Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

101

media
media
media
media

Peserta didik bisa dalam posisi berdiri dalam formasi lingkaran.
Fasilitator mempersiapkan sebuah cerita pendek. Untuk hal-hal yang harus
dilakukan oleh peserta didik, harus didahului dengan kalian “Sang Raja
memerintahkan.” Supaya Ice breaking menarik, fasilitator membuat beberapa jebakan
perintah yang tidak didahului dengan kalimat “Sang Raja memerintahkan.”
Peserta didik diminta untuk melakukan perintah dari fasilitator, dengan catatan
di awal perintah terdapat kalimat “Sang Raja memerintahkan”

TITAH SANG RAJA
Lampiran 1E
Ice breaking berjudul TITAH SANG RAJA bertujuan untuk
melatih kemampuan menyimak dan konsentrasi pada sebuah
instruksi.
Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

CONTOH :

Di pagi yang cerah, Sang Raja menerima kedatangan Perdana Menteri. Sang Raja berkata
dalam hari, “tak biasanya perdana Menteri menghadap sepagi ini.” Kepada perdana Menteri,
Sang Raja memerintahkan untuk duduk. (peserta didik duduk).
Fasilitator mengajak semuanya tepuk tangan, “ayo tepuk tangan semua!!!” (jika ada yang
tepuk tangan, maka harus dihukum, karena perintah tepuk tangan tidak didahului kalimat
“Sang Raja memerintahkan”).

102

media
media

Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

Fasilitator menyiapkan sebuah cerita. Di dalam cerita tersebut ada kata jambu,
mangga, dan nanas.
Setiap fasilitator menyebutkan kata jambu maka peserta didik wajib tepuk
tangan sekali sebanyak 1 kali, jika kata mangga maka wajib tepuk tangan 2
kali, dan wajib tepuk tangan sebanyak 3 kali untuk kata nanas.
Bila ada peserta yang tidak mengikuti instruksi maka dapat diberi hukuman yang
sebelumnya sudah disepakati.
Kata kunci yang digunakan bisa diganti-ganti sesuai situasi dan kondisi.
Selain itu, tepuk tangan juga bisa diganti dengan aktivitas lain. Misalnya,
jika mendengar kata jambu maka peserta didik memegang hidung, jika mendengar
kata mangga maka peserta didik memegang telinga, dan memegang kepala jika
mendengan kata nanas.

JAMBU-MANGGA-NANAS
Lampiran 1F
Ice breaking berjudul JAMBU-MANGGA-NANAS
bertujuan untuk melatih kemampuan menyimak
dan konsentrasi pada sebuah instruksi.

103

media
media
media
media

Ice breaking berjudul SIAPAKAH DIA? bertujuan untuk mengasah sejauh mana
pengenalan terhadap teman.
Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

Fasilitator menyiapkan kertas kecil dengan ukuran lebih kurang 10 x 10 cm
dan dibagikan kepada seluruh peserta didik.
Masing-masing peserta didik diminta untuk menuliskan fakta unik, aneh,
dan tidak terduga tentang diri mereka pada kertas tersebut.
Kemudian, masukkan potongan kertas ke dalam wadah dan dikocok/diacak.
Salah satu peserta didik diminta untuk mengambil salah satu kertas dan
membacakan isinya, lalu tebak siapa yang menuliskannya.
Lakukan secara bergantian dengan peserta didik lain.

SIAPAKAH DIA?
Lampiran 1G

104

media

Ice breaking berjudul CERMIN AJAIB bertujuan untuk melatih
ketepatan dan kecepatan gerak.
Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

Peserta didik dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok
bayangan dan kelompok objek yang terdiri dari 3-5 orang.
Fasilitator memanggil 1 orang pada tiap kelompok yang akan
menjadi bayangan dan juga menjadi objek pada cermin. Mereka
berdua berdiri berhadap-hadapan seperti sedang berada di depan
cermin.
Fasilitator akan memberikan sebuah pesan kepada kelompok objek
dalam sebuah kertas yang berisi suatu aktivitas sehari-hari
(kelompok bayangan tidak boleh mengetahui isi pesannya).
Sebagi contoh, fasilitator akan memberikan pesan yaitu ‘Minum
Kopi Pahit” maka kelompok objek harus memperagakan orang yang
sedang minum kopi pahit lengkap ekspresi yang dikeluarkan.
Anggota kelompok bayangan yang sudah ditunjuk harus mengikuti
gerakan dari kelompok objek dan harus menebak aktivitas apa
yang sedang diperagakan.
Lakukan secara bergantian dengan anggota kelompok yang lain.

CERMIN AJAIB
Lampiran 1H

105

media

Langkah kegiatannya adalah sebagai berikut.

Fasilitator menyiapkan selembar kertas kecil. Atau bisa juga dipersiapkan sendiri oleh
peserta didik.
Peserta didik dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok JIKA dan kelompok MAKA
(atau bisa juga menggunakan nama lain).
Peserta didik yang ada dalam kelompok JIKA diminta untuk menulis dalam kertas kecil
tersebut : Jika aku menjadi … (diisi sesuai imanjinasi peserta didik).
Peserta didik yang ada dalam kelompok MAKA diminta untuk menulis dalam kertas kecil
tersebut : Maka aku akan … (diisi sesuai imanjinasi peserta didik).
Fasilitator meminta satu orang dari kelompok JIKA dan MAKA (ditunjuk secara acak) untuk
membacakan isi tulisan di kertasnya. Langkah kegiatan ini dilakukan beberapa kali
secara bergantian.
Yang menjadi pemenang adalah yang memiliki kesesuaian antara JIKA dan MAKA.
Perlu dicatat bahwa tujuan kegiatan ini bukanlah untuk mencari pemenang, namun lebih
bertujuan untuk membuat suasana menjadi lebih menyenangkan.

JIKA - MAKA
Lampiran 1I
Ice breaking berjudul JIKA-MAKA
bertujuan untuk melatih imajinasi
dan membuat suasana menjadi
menyenangkan

106

media
media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 106

SLIDE