

BOLOGI X MERDEKA
Presentation
•
Biology
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Anita J
FREE Resource
57 Slides • 0 Questions
1
IPA Biologi
UNTUK SMA/MA KELAS X
Bab 4
Komponen Ekosistem
dan Interaksinya
2
Pendahuluan
Ekosistem merupakan suatu sistem di mana terjadi
hubungan (interaksi) saling ketergantungan antara
komponen-komponen di dalamnya, baik yang berupa makhluk
hidup
maupun yang tidak hidup. Setiap komponen ekosistem
memiliki makna khusus bagi komponen lainnya. Hubungan
saling ketergantungan antara komponen ekosistem sangat
terorganisir. Hubungan tersebut berlangsung secara dinamis
sehingga terjadilah keseimbangan lingkungan.
3
Temukan dan tuliskan beberapa
pertanyaan atau permasalahan
terkait dengan ekosistem tersebut.
Selanjutnya, diskusikan dengan
teman dan guru untuk
memprediksi jawabannya.
4
A
F
E
D
C
B
Daftar Isi
Komponen
Ekosistem
Piramida
Ekologi
Interaksi
Antarkomponen
Ekosistem
Produktivitas
Aliran Energi
Daur
Biogeokimia
5
Komponen Ekosistem
Semua ekosistem, baik ekosistem daratan
(terestrial) maupun ekosistem perairan
(akuatik) tersusun dari komponen-
komponen.
6
Berdasarkan struktur dasar ekosistem,
komponen ekosistem dapat dibedakan
menjadi dua macam, yaitu komponen abiotik
dan komponen biotik.
Komponen Abiotik
Komponen Biotik
7
Komponen Abiotik
Komponen abiotik adalah komponen
fisik dan kimiawi yang terdapat pada
suatu ekosistem sebagai medium atau
substrat untuk berlangsungnya suatu
kehidupan.
1
8
Sinar Matahari
Air
Udara
Suhu
Topografi
Garam Mineral
Tanah
Kelembapan
pH
Komponen Abiotik
1
9
Sekumpulan gas
pembentuk lapisan
atmosfer yang
menyelimuti bumi.
Udara
Mengandung berbagai
jenis unsur atau
senyawa kimia dalam
jumlah yang
bervariasi.
Air
Terbentuk karena proses
pelapukan batuan dan
pembusukan senyawa
organik dan sintesis
pembentukan
mineral.
Tanah
Komponen Abiotik
1
10
Diperlukan untuk menjaga
keseimbangan asam dan
basa, mengatur kerja
alat-alat tubuh, dan untuk
proses metabolisme.
Garam
Mineral
Dimanfaatkan tumbuhan
untuk proses fotosintesis
dan diubah menjadi energi
potensial dalam bentuk
Karbohidrat.
Sinar
Matahari
Faktor pembatas bagi
kehidupan dan
memengaruhi
keanekaragaman
hayati di suatu
ekosistem.
Suhu
Komponen Abiotik
1
11
Dipengaruhi oleh
intensitas sinar
matahari, angin, dan
curah hujan.
Kelembapan
Dipengaruhi oleh curah
hujan, penggunaan
pupuk, aktivitas akar
tanaman, dan penguraian
mineral tanah.
pH
Keadaan naik turun
atau tinggi rendahnya
permukaan bumi.
Topografi
Komponen Abiotik
1
12
Komponen biotik meliputi seluruh makhluk
hidup di bumi. Komponen tersebut, antara lain
bakteri, jamur, ganggang, lumut, tumbuhan paku,
tumbuhan tingkat tinggi, hewan Invertebrata, dan
hewan Vertebrata termasuk manusia.
Komponen
Autotrof
Komponen
Heterotrof
Komponen Biotik
2
13
Organisme autotrof adalah organisme uniseluler ataupun
multiseluler yang memiliki klorofil sehingga dapat melakukan proses
fotosintesis. Dari hasil fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen
(O2). Organisme autotrof merupakan produsen utama dalam ekosistem.
Tumbuhan lumut
Tumbuhan paku
Tumbuhan berbiji
Ganggang
Fitoplankton
Komponen Autotrof
14
Organisme heterotrof adalah
organisme yang dalam hidupnya
selalu memanfaatkan bahan
organik yang disediakan oleh
organisme lain sebagai bahan
makanannya.
Komponen Heterotrof
Konsumen primer (I)
Konsumen sekunder (II)
Konsumen tersier (III)
15
Dekomposer adalah
mikroorganisme yang
menguraikan zat
organik sisa tumbuhan
atau hewan (detritus),
seperti selulosa atau
kitin, menjadi zat yang
lebih sederhana.
Detritivor hidup
dengan cara
memakan serpihan
tumbuhan atau
hewan yang sudah
mati.
16
Produsen
(tumbuhan berklorofil)
Konsumen I
(herbivor)
Konsumen II
(karnivor kecil)
Konsumen III
(karnivor besar)
Energi yang dilepas ke lingkungan dalam bentuk panas
Sampah organik
(tumbuhan dan hewan yang mati)
Pembusukan oleh mikroorganisme dalam
tanah menjadi humus
Mineralisasi oleh mikroorganisme dalam
tanah menjadi bahan mineral
Bahan mineral siap
diserap oleh tumbuhan
Skema Siklus Materi dan Arus Energi Dalam Ekosistem
Keterangan:
= siklus materi/mineral
= siklus energi
17
Interaksi Antarkomponen
Ekosistem
B
Di dalam suatu ekosistem, terjadi interaksi antara satu
komponen biotik dan komponen biotik lainnya serta
antara komponen biotik dan komponen abiotik.
Interaksi Antarkomponen
18
Bentuk interaksi antarkomponen biotik dapat terjadi
antarspesies yang sama ataupun spesies yang
berbeda. Interaksi antara komponen abiotik dan
komponen biotik mengakibatkan terjadinya aliran
energi dan daur biogeokimia.
19
Tipe Interaksi Antarspesies
Terdiri atas delapan tipe, yaitu sebagai berikut.
Netralisme
Kompetisi
Komensalisme
Protokooperasi
Mutualisme
Amensalisme
Parasitisme
Predasi
20
Interaksi antara dua atau lebih
spesies yang masing-masing tidak
terpengaruh oleh adanya asosiasi.
Dalam hal ini, tidak ada yang
diuntungkan ataupun yang dirugikan.
Netralisme terjadi antara spesies
yang memiliki kebutuhan yang
berbeda.
Gajah dan burung
pemakan bangkai
yang tinggal di
ekosistem padang
rumput
Netralisme
21
Interaksi antara dua atau lebih spesies yang saling menghalangi.
Hal ini terjadi karena masing-masing spesies memiliki kebutuhan
yang sama. Spesies bersaing memperebutkan sesuatu yang
diperlukan untuk hidupnya, misalnya ruang (tempat), makanan,
air, sinar matahari, udara, dan pasangan kawin. Persaingan dapat
mengakibatkan organisme atau spesies yang kalah bersaing akan
mati, tersingkir, atau berpindah ke tempat lain.
Kompetisi
22
Kompetisi Intraspesifik
●Persaingan yang
●terjadi antara organisme atau
individu-individu dari spesies
yang sama.
Kompetisi Interspesifik
●Persaingan yang
●terjadi antara organisme
atau individu yang berbeda
spesies.
Sapi dan kambing saling
berkompetisi dalam
memperebutkan makanan
berupa rumput.
Kompetisi
23
Komensalisme, yaitu interaksi antara dua
atau lebih spesies yang salah satu pihak
untung, sedangkan pihak lain tidak
terpengaruh oleh adanya asosiasi atau tidak
dirugikan.
Komensalisme
Ikan remora
menempel pada ikan hiu
untuk mendapatkan
perlindungan.
24
Amensalisme, yaitu interaksi antara dua spesies atau
lebih yang berakibat salah satu pihak dirugikan,
sedangkan pihak yang lainnya tidak terpengaruh
oleh adanya asosiasi atau tidak berakibat apa-apa
(tidak rugi dan tidak untung).
Amensalisme
25
Pada banyak kasus, interaksi ini disebabkan oleh
fenomena alelopati. Alelopati adalah fenomena
ketika suatu organisme menghasilkan zat kimia yang
memengaruhi pertumbuhan, kelangsungan hidup,
dan reproduksi organisme lain di sekitarnya.
Amensalisme
Nerium oleander
menghasilkan racun
oleandrin yang mematikan
bagi manusia.
26
Parasitisme, yaitu interaksi antara dua spesies atau lebih
yang berakibat salah satu pihak dirugikan, sedangkan pihak
yang lain (parasit) beruntung. Parasit memperoleh makanan
dari tubuh inang. Jika tubuh inang mati, parasit akan mencari
inang baru atau ikut mati.
Parasitisme
Endoparasit
Ektoparasit
27
Parasit internal
Parasit eksternal
Cacing Ancylostoma caninum
melekat di mukosa usus.
Tali putri (Cuscuta sp.) yang hidup
menumpang pada tanaman lain.
Endoparasit
Ektoparasit
Parasitisme
28
Predasi, yaitu interaksi makan dan memakan
antarorganisme. Pada umumnya, tubuh
predator berukuran lebih besar daripada
mangsa (prey). Populasi pemangsa ditentukan
oleh ketersediaan mangsa, sebaliknya populasi
mangsa ditentukan oleh besar kecilnya
populasi predator.
Predasi
Belalang sembah
memangsa seekor
lebah
29
Protokooperasi, yaitu interaksi antara
dua spesies atau lebih yang
masing-masing pihak memperoleh
keuntungan, tetapi asosiasi yang
terjadi tidak merupakan
keharusan.
Protokooperasi
Burung jalak
memakan kutu pada
tubuh kerbau.
30
Mutualisme, yaitu interaksi antara dua
spesies atau lebih yang masing-masing
pihak memperoleh keuntungan dan saling
membutuhkan sehingga asosiasi tersebut
merupakan keharusan.
Mutualisme
Liken merupakan
mutualisme antara
jamur dan ganggang
hijau-biru.
31
C
Aliran Energi
Dalam sistem ekologi, suatu organisme merupakan
komponen pengubah energi. Aliran energi dan siklus
materi dalam ekosistem terjadi melalui rantai makanan
dan jaring-jaring makanan.
32
Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja. Sifat energi
di ekosistem sesuai dengan hukum termodinamika. Menurut
hukum termodinamika, energi tidak dapat diciptakan dan tidak
dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk energi
ke bentuk energi lain. Energi cahaya dapat diubah oleh
tumbuhan hijau menjadi energi potensial dalam bentuk
karbohidrat melalui proses fotosintesis, kemudian diubah oleh
hewan dan manusia menjadi energi panas dan energi gerak.
33
Jalur pemindahan (transfer) energi dari satu tingkat trofik ke
tingkat trofik berikutnya melalui peristiwa makan dan
dimakan. Herbivor mendapatkan energi dari memakan
tanaman. Saat herbivor dimangsa karnivor, energi tersebut
akan berpindah, dan seterusnya. Semakin pendek rantai
makanan, semakin besar energi yang dapat disimpan oleh
organisme di ujung rantai makanan.
Rantai Makanan
34
Rantai Makanan
Produsen
Tingkat
Trofik I
Energi Panas
Konsumen
Primer
Tingkat
Trofik II
Konsumen
Sekunder
Tingkat
Trofik III
Konsumen
Tersier
Tingkat
Trofik IV
Dekomposer
35
Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari
berbagai rantai makanan yang saling berhubungan dan
kompleks. Di dalam suatu ekosistem, sebuah rantai makanan
saling berkaitan dengan rantai makanan lainnya. Semakin
kompleks jaring-jaring makanan yang terbentuk, semakin
tinggi tingkat kestabilan suatu ekosistem. Oleh karena itu,
untuk menjaga kestabilan ekosistem, suatu rantai makanan
tidak boleh terputus akibat musnahnya salah satu atau
beberapa organisme.
Jaring-Jaring Makanan
36
Jaring-Jaring Makanan
Produsen
Konsumen I
Konsumen IV
Konsumen I
Konsumen I
Konsumen II
Konsumen II dan III
Dekomposer
Konsumen II
37
D
Piramida Ekologi
Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik
(tingkat nutrisi atau tingkat energi) secara berurutan
menurut rantai makanan atau jaring-jaring makanan
dalam ekosistem.
38
Piramida Ekologi
Piramida Jumlah
Piramida yang
menunjukkan jumlah
organisme pada tiap
tingkatan trofik.
Piramida Biomassa
Piramida yang
menggambarkan berat atau
massa kering total organisme
hidup dari masing-masing
tingkat trofiknya pada suatu
ekosistem dalam kurun
waktu tertentu.
Piramida Energi
Piramida yang
menggambarkan
terjadinya penurunan
energi pada tiap tahap
tingkatan trofik.
39
Piramida yang
menunjukkan jumlah
organisme pada tiap
tingkatan trofik.
Piramida Ekologi
Karnivor
besar
Karnivor kecil
Herbivor
Produsen
Piramida jumlah dalam suatu ekosistem
Piramida Jumlah
40
Karnivor
besar
Karnivor kecil
Herbivor
Produsen
Perbandingan piramida
biomassa pada
(a)
ekosistem daratan dan
(b)
ekosistem perairan.
Piramida Biomassa
Piramida yang
menggambarkan berat
atau massa kering total
organisme hidup dari
masing-masing tingkat
trofiknya pada suatu
ekosistem dalam kurun
waktu tertentu.
a
Karnivor besar
Karnivor kecil
Herbivor
Produsen
b
Piramida Ekologi
41
Piramida Ekologi
Karnivor
besar
Karnivor kecil
Herbivor
Produsen
Piramida energi
Piramida Energi
Piramida yang
menggambarkan
terjadinya penurunan
energi pada tiap tahap
tingkatan trofik.
0,1 unit energi
1 unit energi
10 unit energi
100 unit energi
42
Piramida Ekologi
Piramida Energi
• Tidak dipengaruhi oleh ukuran organisme dan
kecepatan metabolisme organisme.
• Menunjukkan efisiensi ekologi atau produktivitas
ekosistem.
• Memberikan gambaran berkaitan dengan sifat
fungsional komunitas suatu ekosistem.
Dianggap paling
merupakan piramida
terbaik
Piramida yang
menggambarkan
terjadinya penurunan
energi pada tiap tahap
tingkatan trofik.
43
E
Produktivitas
Hasil aktivitas metabolisme organisme
berupa pertumbuhan, penambahan, dan
penimbunan biomassa dalam periode
waktu tertentu.
44
Produktivitas
Produktivitas adalah hasil aktivitas
metabolisme organisme berupa
pertumbuhan, penambahan, dan
penimbunan biomassa dalam periode
waktu tertentu.
Produktivitas
Primer
Produktivitas
Sekunder
45
Produktivitas Primer
Kecepatan pengubahan energi radiasi matahari melalui
aktivitas fotosintesis dan kemosintesis oleh produsen menjadi
energi kimia dalam bentuk bahan organik.
Produktivitas primer bersih
adalah produktivitas primer
kotor dikurangi respirasi.
Produktivitas primer kotor
adalah jumlah total materi
organik atau karbon organik
yang dihasilkan dalam proses
fotosintesis.
46
Produktivitas Sekunder
Kecepatan penyimpanan energi oleh organisme tingkat
konsumen. Organisme tingkat konsumen (heterotrof)
mengambil bahan organik dari organisme autotrof dan
mengasimilasikannya ke dalam jaringan tubuhnya.
Peningkatan biomassa pada heterotrof merupakan laju
asimilasi.
47
F
Daur Biogeokimia
Peredaran unsur-unsur kimia dari lingkungan
melalui komponen biotik dan kembali lagi ke
lingkungan. Proses tersebut terjadi secara
berulang-ulang dan tak terbatas
48
Daur biogeokimia dapat dikelompokkan dalam
tiga tipe, yaitu daur gas, daur cair, dan daur padat
(sedimen). Daur gas meliputi daur karbon dan
daur nitrogen. Daur cair meliputi
daur air, sedangkan daur padat (sedimen)
meliputi daur fosfor dan belerang.
49
Daur Karbon
Bahan bakar fosil
Air
Karbon dioksida (CO2) di atmosfer
Bikarbonat
Karbonat
Batuan bikarbonat
Tumbuhan
Hewan
Hewan dan tumbuhan yang mati
Pengurai
Larut
Berikatan
dengan Ca2+
Mg2+
Penguraian
Respirasi
Fotosintesis
Dimakan
Pembakaran
Respirasi
50
Daur Nitrogen
Fiksasi oleh
ganggang biru
Hewan di perairan
Ekskresi dan
pembusukan
N2 di atmosfer
Fiksasi oleh bakteri
Denitrifikasi oleh bakteri
NO3 N2
Nitrat (NO3)
Tumbuhan endapan
Fiksasi secara
elektrokimia
Tumbuhan
(fotosintesis)
Hewan di darat
Bakteri nitrit
NH3 NO2
Amonifikasi oleh bakteri
NH2 NH3
Bakteri nitrat
NO2 NO3
51
Titik-titik air
Tanah
Air tanah
Sungai,
danau, waduk
Tumbuhan
Awan
Laut
Presipitasi
(hujan)
Infiltrasi
perkolasi
Kondensasi
Evaporasi
Transpirasi
Presipitasi
(hujan)
Evaporasi
Daur Air
52
Daur Fosfor
Industri pupuk
fosfat
Batuan fosfat,
guano, tulang
Ikan, burung,
organisme laut
lainnya
Tumbuhan
Fosfat terlarut
Endapan di laut
dalam
Bakteri fosfat
Hewan
Tulang-tulang
hewan
Endapan di laut
dangkal
Pemanfaatan
Daur Fosfor
53
SO4 di atmosfer
SO4 melalui presipitasi
(hujan asam)
SO4
2–
di tanah
Organisme laut
Minyak bumi
SO2 di atmosfer
SO4
2–
di laut
H2S
Tumbuh-tumbuhan
Hewan
S
Oksidasi oleh
bakteri
Batu bara
Batuan sulfit
Pembakaran sampah
Industri,
kendaraan
bermotor
Aktivitas
vulkanik
SO4
H2S di tanah
Reduksi oleh
bakteri
Berikatan
O2, uap air
Berikatan O2
Oksidasi
Daur Sulfur
54
Glosarium
•Alelopati adalah fenomena ketika suatu organisme menghasilkan zat kimia yang
memengaruhi pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan reproduksi organisme lain di
sekitarnya.
•Amensalisme adalah interaksi antara dua spesies atau lebih yang berakibat salah satu
pihak dirugikan, sedangkan pihak yang lainnya tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi
(tidak rugi dan tidak untung).
•Amonifikasi adalah penguraian protein menjadi asam amino dan amonia.
•Bioma adalah ekosistemdarat meliputi area yang sangat luas, dipengaruhi oleh iklim.
•Dekomposer adalah mikroorganisme yang menguraikan zat organik sisa tumbuhan atau
hewan (detritus), seperti selulosa atau kitin menjadi zat yang lebih sederhana.
•Denitrifikasi adalah pengubahan nitrat menjadi gas nitrogen (N2) yang akan dibebaskan
kembali ke udara.
55
Glosarium
•Detritivor adalah organisme yang hidup dengan cara memakan serpihan tumbuhan atau
hewan yang sudah mati, contohnya cacing tanah dan keluwing.
•Ekosistem adalah tingkatan organisasi kehidupan mencakup organisme dengan
lingkungan abiotiknya yang saling memengaruhi atau terjadi interaksi.
•Evaporasi adalah penguapan air ke udara.
•Komensalisme adalah interaksi antara dua spesies atau lebih spesies yang salah satu
pihak untung, sedangkan pihak lain tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi atau tidak
dirugikan.
•Kompetisi adalah interaksi antara dua atau lenih spesies yang saling menghalangi.
•Komunitas klimaks adalah komunitas akhir suksesi yang homeostasis dalam
keseimbangan lingkungan yang dinamis.
•Komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi yang saling berinteraksi dalam
suatu ekosistem.
56
Glosarium
•Mutualisme adalah interaksi antara dua spesies atau lebih yang masing-masing pihak
memperoleh keuntungan dan saling membutuhkan sehingga asosiasi tersebut
merupakan keharusan.
•Parasit adalah organisme yang hidup di luar atau di dalam tubuh inang yang masih
hidup.
•Perkolasi adalah peristiwa air bergerak ke bawah akibat pengaruh gravitasi bumi.
•Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik ( tingkat nutrisi atau tingkat energi)
secara berurutan menurut rantai makanan atau jaring-jaring makanan dalam ekosistem.
•Predasi adalah interaksi antara organisme pemangsa (predator) dengan organisme yang
dimangsa (prey).
•Suksesi adalah proses perubahan komunitas yang berlangsung secara lambat dan
teratur dalam waktu yang lama, menuju ke satu arah hingga terbentuk komunitas yang
lebih kompleks.
57
Selamat
Belajar!
Sumber gambar:
www.shutterstock.com
www.freepik.com
IPA Biologi
UNTUK SMA/MA KELAS X
Bab 4
Komponen Ekosistem
dan Interaksinya
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 57
SLIDE
Similar Resources on Wayground
54 questions
materi 1 PMM
Lesson
•
10th Grade
50 questions
Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
Lesson
•
10th Grade
51 questions
Praaksara
Lesson
•
10th Grade
53 questions
7.0 PENYESUAIAN TUMBUHAN PADA HABITAT
Lesson
•
11th Grade
54 questions
Dakwah Rasulullah SAW di Makkah (1)
Lesson
•
10th Grade
50 questions
Langkah langkah penelitian sejarah
Lesson
•
10th Grade
49 questions
SYUÁBUL IMAN
Lesson
•
10th Grade
50 questions
7.4 SISTEM PENDIDIKAN KEBANGSAAN
Lesson
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
8 questions
Spartan Way - Classroom Responsible
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
Boundaries & Healthy Relationships
Lesson
•
6th - 8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
3 questions
Integrity and Your Health
Lesson
•
6th - 8th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
9 questions
FOREST Perception
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Biology
18 questions
Mendelian Genetics
Quiz
•
10th - 12th Grade
21 questions
Cell Cycle and mitosis
Quiz
•
9th - 10th Grade
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade
10 questions
Exploring Food Webs and Energy Pyramids
Interactive video
•
6th - 10th Grade
55 questions
Category2 SPRING 2026 - STAAR 2.0
Quiz
•
9th - 10th Grade
72 questions
#Category 4 - STAAR 2.0
Quiz
•
9th - 10th Grade
73 questions
#Category 1 - STAAR 2.0
Quiz
•
9th - 10th Grade
16 questions
Punnett Square
Quiz
•
7th - 10th Grade