Search Header Logo
KOLOID

KOLOID

Assessment

Presentation

Other

10th Grade

Hard

Created by

Nur Inayah

Used 1+ times

FREE Resource

46 Slides • 0 Questions

1

media

SISTEM
KOLOID

2

media
media

Sistem Koloid, Emulsi dan
Suspensi

3

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

4

media

KD dan IPK

KD

IPK

3.9. Mengevaluasi sistem
koloid

3.9.1. Menjelaskan perbedaan antara sistem
koloid, larutan sejati, dan suspensi.
3.9.2. Menjelaskan macam-macam koloid dan
contohnya.
3.9.3. Menjelaskan sifat- sifat koloid.
3.9.4. Menjelaskan tipe - tipe emulsi
3.9.5. Menjelaskan macam-macam dan sifat
emulsi.
3.9.6. Menjelaskan sifat- sifat suspensi

4.9. Melakukan percobaan
untuk membuktikan sistem
koloid di bidang pariwisata

5

media

Tujuan pembelajaran

Menjelaskan perbedaan antara

sistem koloid, larutan sejati, dan
suspensi dengan santun.

Menjelaskan macam-macam

koloid dengan jujur

Memberikan contoh koloid dalam

kehidupan sehari-hari dengan
penuh tanggung jawab

6

media

Tujuan Pembelajaran
⦿ Menjelaskan sifat-sifat koloid dengan

santun

⦿ Menjelaskan tipe- tipe emulsi dengan

teliti

⦿ Menjelaskan macam-macam emulsi

⦿ Menjelaskan sifat emulsi dengan penuh

tanggung jawab.

⦿ Menjelaskan sifat-sifat suspensi dengan

penuh tanggung jawab

7

media
media

Tugas Mandiri

⦿ Carilah perbedaan

antara larutan sejati,
sistem koloid dan
suspensi

8

media

Larutan

Koloid

Suspensi

Macam-m

acam

Sifat-sif

at

Pembuatan

CAMPURAN

9

media

Pengertian

⦿ Suatu campuran yang keadaannya

terletak di antara larutan dan suspensi

⦿ Ukuran partikel berkisar antara 1 nm –

100 nm (10-7 cm – 10-5 cm)

10

media

Macam-macam koloid
berdasarkan fasenya

EMULSI

EG

Aerosol

Cair

EC

Emulsi

EP
Gel

11

media

Macam-macam koloid

SOL

SG

Aerosol
Padat

Sol Cair

SOL

Sol

Padat

12

media

Macam-macam koloid

BUSA

Busa
Cair
Buih

Busa
Padat

13

media

Fase

terdispersi
Fase pendispersi

Nama

Contoh

Padat

Gas

Cair

Padat

Aerosol padat
Sol

Sol padat

Asap (smoke), debu di udara

Sol emas, sol belerang, tinta, cat
Gelas berwarna, intan hitam

Cair

Gas
Cair
Padat

Aerosol cair
Emulsi
Emulsi padat

Kabut (fog), awan
Susu, santan, minyak ikan
Keju, mutiara

Gas

Cair
Padat

Buih
Buih padat

Buih sabun, krim kocok
Karet busa, batu apung,styrofoam

14

media

Macam-macam koloid
Berdasarkan kemampuan menyerap
air

⦿ Koloid Hidrofil: sistem koloid yang

fase terdispersinya suka menarik
medium pendispersinya.

⦿ Koloid Hidrofob: sistem koloid yang

fase terdispersinya tidak suka
menarik medium pendispersinya

15

media
media

Sifat-sifat koloid

1. Efek
Tyndall

2.Gera

k

Brown
3.

Adsorpsi

4.

Koagulasi

7. Koloid
Pelindung

6.

Dialisis


5.

Elektro
foresis

16

media
media
media

Sifat-sifat Koloid

⦿ Efek Tyndall: penghamburan cahaya

oleh partikel koloid.

17

media
media

Sifat-sifat Koloid

⦿ Gerak Brown: gerak

acak, gerak yang
tidak beraturan dari
partikel koloid yang
menyebabkan
koloid tetap stabil,
homogen dan tidak
mengendap

18

media
media

Sifat-sifat Koloid

⦿ Adsorpsi:

penyerapan
terhadap
partikel atau ion
atau senyawa
yang lain sehingga
partikel koloid
bermuatan.

19

media
media

Sifat-sifat Koloid

⦿ Koagulasi:

⦿ penggumpa

lan partikel
koloid
sehingga
membentuk
endapan

20

media
media

Sifat-sifat Koloid

⦿ Elektroforesis:

gerakan
partikel koloid
karena
pengaruh
medan listrik

21

media
media

Sifat-sifat koloid
Dialisis: proses
menghilangkan
muatan koloid
dengan cara
memasukkan
koloid kedalam
membran
semipermiabel

22

media
media

Sifat-sifat Koloid

⦿ Koloid Pelindung :

Koloid yang dapat
melindungi koloid lain
agar tidak
mengalami koagulasi,
akan membungkus
partikel zat
terdispersi sehingga
tidak dapat lagi
mengelompok

23

media

Pemanfaatan Koloid

⦿ 1. Efek Tyndall

⦿ Pada bioskop yang sorot lampunya

lebih jelas, kap lampu yang terbuat dari
koloid sehingga dapat menghamburkan
cahaya.

⦿ 2. Sifat Elektroforesis

⦿ Yang digunakan untuk identifikasi DNA

serta korban pelaku kejahatan

24

media

Pemanfaatan Koloid

⦿ 3. Sifat adsorpsi
⦿ 3a. Pemutihan gula tebu
⦿ Warna merah gula tebu diadsorpsi oleh tanah

diatom

⦿ 3b. Penjernihan air
⦿ Dilakukan dengan menambahkan air dengan

Tawas atau alumunium sulfat

⦿ Karbon aktif untuk pencemaran yang sangat

tinggi, tambahkan dengan pasir sebagai
penyaring, kaporit sebagai desingektan, kapur
tohor menaikkan nilai pH akibat penggunaan
tawas

25

media

Pemanfaatan Koloid

⦿ 3. Sifat adsorpsi

⦿ 3c. Norit : tablet yang terbuat dari

karbon aktif.

⦿ 3d. Deodoran: mengandung adsorben

al-stearat yang mengadsorpsi keringat.

⦿ 3e. Penghilang bau kulkas: karbon aktif.

26

media

Pemanfaatan Koloid

⦿ 4. Sifat Koagulasi

⦿ 4a. Penggumpalan karet

⦿ 4b. Penjernihan air

⦿ 4c. Pembuangan asap pabrik

⦿ Sebelum dibuang ke cerobong, asap

dialirkan menuju logam bermuatan
tegangan tinggi (20-75 kV) (Pesawat
Cottrell)

27

media

Pemanfaatan Koloid

⦿ 4. Sifat Koagulasi

⦿ 4d. Pembentukan delta di muara sungai.

28

media

Pemanfaatan Koloid

⦿ 5. Koloid pelindung

⦿ 5a. Zat-zat pengemulsi misalnya sabun

⦿ 5b. Air susu dilindungi oleh kasein.

⦿ 5c. Mentega dilindungi oleh lesitin.

⦿ 5d. Es krim dilindungi oleh gelatin.

⦿ 5e. Tinta dan cat dilindungi oleh minyak

silikon.

29

media
media

Pemanfaatan Koloid

⦿ 6. Dialisis

⦿ Hemodialisis: ginjal

digantikan oleh
mesin dialisator.

30

media
media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara

Dispersi

⦿ Partikel kasar –>

Partikel Koloid

⦿ Cara dispersi ini

dapat dilakukan
dengan cara kimia
atau cara mekanik

a.

Dengan cara
Mekanik(dispersi
langsung)

31

media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara Dispersi
b. Peptisasi

Peptisasi adalah cara pembuatan
koloid dengan menggunakan zat
kimia (zat elektrolit) untuk
memecah partikel besar (kasar)
menjadi partikel koloid.

32

media
media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara Dispersi
⦿ Busur Bredig

Busur Bredig ialah alat
pemecah zat padatan
(logam) menjadi
partikel koloid dengan
menggunakan arus
listrik tegangan tinggi.

33

media
media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara Dispersi
⦿ Homogenisasi:
⦿ Pembuatan susu kental

manis yang bebas kasein
dilakukan dengan
mencampurkan serbuk
susu skim ke dalam air di
dalam mesin
homogenisasi shg
partikel-partikel susu
akan berubah menjadi
seukuran partikel koloid.

34

media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara

Dispersi

⦿ Homogenisasi:

⦿ Emulsi obat pada

pabrik

35

media
media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara kondensasi

⦿ Partikel halus –> Partikel Koloid

⦿ Cara ini dapat dilakukan dengan cara

kimia

a.

Reaksi Redoks: perubahan biloks

36

media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara kondensasi

a.

Reaksi Redoks: perubahan biloks
b.Pembuatan sol emas dari larutan
AuCl3 dengan larutan encer formalin
(HCHO).
Persamaan reaksinya:
2 AuCl3(aq) + 3 HCHO (aq) + 3H2O (l) 2 Au (s) +
6HCl (aq) + 3 HCOOH (aq)

37

media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara kondensasi

⦿ Reaksi Hidrolisis

⦿ Sol Fe(OH)3 dapat dibuat dengan hidrolisis larutan

FeCl3 dengan memanaskan larutan FeCl3 atau
reaksi hidrolisis garam Fe dalam air mendidih akan
mengionisasi membentuk ion OH– dan H+. Ion-ion
OH– akan bereaksi dengan besi(III) klorida
membentuk besi(III) hidroksida.

⦿ Persamaan reaksinya sebagai berikut:
FeCl3 (aq) + 3 H2O (l) Fe(OH)3(s) + 3 HCl ( aq)

38

media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara kondensasi
⦿ Dekomposisi Rangkap

– Sol As2S3 dibuat dengan gaya mengalirkan H2S
dengan perlahan-lahan melalui larutan As2S3 dingin
sampai terbentuk sol As2S3 yang berwarna kuning
terang;
As2S3 (aq) + 3 H2S(g) As2O3 (koloid) + 3H2O(l)
(Koloid As2S3 bermuatan negatif karena
permukaannya menyerap ion S2-)
– Sol AgCl dibuat dengan mencampurkan larutan
AgNO3 encer dan larutan HCl encer;
AgNO3 (ag) + HCl(aq) AgCl (koloid) + HNO3 (aq)

39

media

Pembuatan Koloid

⦿ Dengan Cara kondensasi

⦿ Selain dengan cara-cara kimia seperti di

atas, koloid juga dapat terjadi dengan
penggantian pelarut.

Contoh :

⦿ Apabila larutan jenuh kalsium asetat

dicampur dengan alkohol, maka akan
terbentuk suatu koloid berupa gel.

40

media

Emulsi

⦿ Emulsi adalah campuran antara

partikel-partikel suatu zat cair (fase
terdispersi) dengan zat cair lainnya (fase
pendispersi).

⦿ Emulsi tersusun atas tiga komponen

utama, yaitu:

Fase terdispersi

Fase pendispersi

Emulgator

41

media

Tipe-tipe Emulsi

Emulsi tipe O/W (Oil in Water) atau M/A

(minyak dalam air)

⦿ Emulsi jenis ini banyak diaplikasikan dalam

pembuatan sediaan parentral, oral, dan
topikal seperti lotion, krim, salep, dan gel.

⦿ Jenis emulsi o/w mudah dicuci dan tidak

terasa lengket saat digunakan di kulit
sehingga memberikan kesan ringan.

42

media
media

Tipe-tipe Emulsi

Emulsi tipe W/O (Water in Oil) atau A/M

(air dalam minyak

43

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Contoh aplikasi tipe-tipe emulsi

Tipe minyak dalam air atau oil in water
(o/w)
susu
lateks
Mayonaise
Es krim

santan
lotion
Salad dressing
cat

44

media

This presentation uses a free template provided by FPPT.com
www.free-power-point-templates.com

Contoh aplikasi tipe-tipe emulsi

Tipe air dalam minyak atau water in oil
(w/o)
mentega
shortening
cream
Selai kacang
semir

margarin
lipstik
Coklat batangan
Sabun padat

45

media

Evaluasi

46

media

MATUR NUWUN

media

SISTEM
KOLOID

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 46

SLIDE