Search Header Logo
Materi Dharmayatra

Materi Dharmayatra

Assessment

Presentation

Religious Studies

9th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Sunarsih Sunarsih

FREE Resource

12 Slides • 0 Questions

1

media

2

media

Pengertian Dharmayatra

adalah tempat yang
berhubungan dengan
kebenaran (Dhamma).
Dharmayatra sering
diartikan mengunjungi
tempat suci yang
berhubungan dengan
kehidupan Buddha atau
berziarah ketempat suci.

3

media

Mahaparinibana sutta: Buddha

menjelaskan tempat-tempat
dharmayatra kepada Ananda

“Ananda, ada empat tempat bagi orang berbakti untuk berziarah, untuk menyatakan
sujudnya dengan perasaan hormat. Di manakah keempat tempat itu? Ananda, tempat

Tathagata dilahirkan adalah tempat bagi seorang berbakti seharusnya berziarah,

menyatakan sujudnya dengan perasaan hormat. Tempat Tathagata mencapai

Penerangan Sempurna yang tiada taranya adalah tempat bagi seorang berbakti
seharusnya beziarah, menyatakan sujudnya dengan perasaan khidmat. Tempat

Tathagata memutarkan Roda Dharma untuk pertama kali adalah tempat bagi seorang
berbakti seharusnya berziarah menyatakan sujudnya dengan perasaan hormat. Tempat

Tathagata meninggal Parinibbana, adalah tempat bagi seorang berbakti berziarah

menyatakan sujudnya dengan perasaan hormat. Mereka berziarah ke tempat-tempat
itu, apakah mereka itu para bhikkhu, bhikkhuni, upasaka-upasika merenungkan: “Di

sinilah Tathagata dilahirkan. Di sinilah tempat Tathagata mencapai Penerangan

Sempurna. Di sinilah Tathagata memutarkan Roda Dharma yang pertama. Di sinilah

Tathagata meninggal Parinibbana”. Maha Parinibbana Sutta Itulah empat tempat
dharmayatra bagi umat Buddha yang diberitahukan oleh Buddha kepada Bhikkhu
Ananda. Hal itu disampaikan Buddha menjelang beliau Parinibbana atau meniggal
dunia. Empat tempat dharmayatra itu adalah Lumbini, Buddhagaya, Benares, dan

Kusinara

4

media

Taman Lumbini sekarang
dikenal dengan sebutan

Rummindei Nepal

Sekitar 2.500 tahun silam, telah

terjadi suatu peristiwa mahabesar
yang menggetarkan jagat raya, yaitu

lahirnya seorang bakal Buddha

Bodhisattva. Peristiwa itu terjadi saat
bulan purnama di bulan Waisak pada
tahun 623 SM. Bakal Buddha adalah

putra Raja Suddhodana dari suku

Sakya. Lumbini saat ini dilestarikan

sebagai salah satu tempat ziarah umat

Buddha.

5

media

Buddhagaya atau Bodhgaya adalah
tempat Petapa Gotama mencapai
Penerangan Sempurna. Bodhgaya
berada di pinggir Sungai Neranjara

yang sekarang telah kering

Petapa Gotama mencapai

Penerangan Sempurna di tempat

tersebut, Hutan Gaya akhirnya

populer dengan nama Bodhgaya atau
Buddhagaya. Sekarang di Bodhgaya

terdapat sebuah vihara bernama

Vihara Mahabodhi, yang menjulang

setinggi 52 meter. Vihara ini

merupakan vihara terbesar di India.

6

media

Taman Rusa

Isipatana, Benares
sekarang dikenal dengan
nama Kota Sarnath

Pada tahun 588 SM (Budhis
Era) Tathagata memutar roda
Dharma pertama kali kepada
lima pertapa dikenal dengan
Dhammacakkhapavatana
Sutta. Menjelaskan 3 hal: 1) 2
jalan ekstrem, 2) Empat
Kebenaran mulia, 3) Delapan
unsur jalan kebenaran.

7

media

Kusinara sekarang dikenal
dengan nama Kushinagar

Tempat ziarah keempat untuk

seluruh umat Buddha

mengingatkan kepada dunia

bahwa di tempat inilah

Buddha mencapai Parinibbana

pada tahun 543 SM

8

media

Rajagaha

Rajagaha adalah ibu kota Kerajaan Magadha yang diperintah oleh Raja
Bimbisara. Kerajaan Magadha telah runtuh, namun tidak menyurutkan

niat kita untuk mengunjunginya. Di sini masih terdapat bukit yang
bernama Gijjhaguta atau Puncak Burung Nazar. Di puncak bukit ini,
Buddha sering tinggal. Di dekat bukit ini, terdapat Goa Satapani, yaitu

tempat sidang Sangha Pertama Bhikkhu Ananda mengulang Sutta

Pitaka dengan dihadiri oleh 500 orang bhikkhu Arahat dipimpin oleh

bhikkhu Maha Kassapa Thera

9

media

Savatthi

Savatthi adalah ibu kota Kerajaan Kosala. Di

tempat ini, terdapat Vihara Jetavana yang
didirikan oleh Anathapindika. Di Vihara ini

terdapat Gandhakuti. Selain tempat

tersebut, masih banyak tempat di India
seperti Nalanda, Vesali, Sankisa adalah
tempat dimana Buddha turun dari Surga
Tavatimsa setelah mengajar Dharma di

alam tersebut

10

media

Tujuan Melaksanakan

Dharmayatra

Bertujuan untuk

melestarikan nilai-nilai

Dharma melalui peninggalan

sejarah. Ber-dharmayatra
akan bermanfaat untuk
meningkatkan keyakinan
saddha pada Buddha dan

ajaran-Nya

11

media

Manfaat Melaksanakan Dharmayatra

Dalam Mahaparinibbana

Sutta , Buddha menyatakan

bahwa: ”Siapa pun juga dalam

perjalanan ziarah tersebut

meninggal dunia dengan hati

penuh keyakinan, orang
tersebut setelah badan

jasmaninya hancur setelah

mati, akan bertumimbal lahir

di alam-alam sorga yang

bahagia.”

12

media

TERIMA KASIH

NAMO BUDDHAYA

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 12

SLIDE