Search Header Logo
Bahan Berbahaya dan Beracun

Bahan Berbahaya dan Beracun

Assessment

Presentation

Science

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

AGUSTINA SUSANTI

Used 47+ times

FREE Resource

8 Slides • 0 Questions

1

Materi Ajar Kelas X APHP
Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025
Guru Mapel: Agustina Dewi Susanti, S.Si, Gr.

Bahan Berbahaya dan Beracun

media

2

Pengertian Bahan Berbahaya dan Beracun

Bahan Berbahaya

Merupakan bahan yang dapat menimbulkan bahaya seperti kebakaran, ledakan, atau kerusakan pada lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Contoh bahan berbahaya termasuk bahan mudah terbakar, bahan beracun, dan bahan reaktif.

3

Pengertian Bahan Berbahaya dan Beracun

​Bahan Beracun

Merupakan bahan yang dapat menyebabkan kerusakan kesehatan atau kematian apabila terpapar dalam jumlah tertentu. Bahan beracun dapat menyebabkan berbagai efek kesehatan, mulai dari iritasi ringan hingga kerusakan organ yang parah.

4

media
  • Bahan Korosif: Bahan yang dapat merusak atau menghancurkan jaringan hidup atau material lain. Contoh: asam sulfat, natrium hidroksida.

  • Bahan Mudah Terbakar: Bahan yang mudah terbakar dan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Contoh: bensin, etanol.

  • Bahan Beracun: Bahan yang dapat menyebabkan efek kesehatan berbahaya. Biasanya, bahan ini dilabeli dengan simbol tengkorak dan tulang silang. Contoh: pestisida, merkuri.

  • Bahan Reaktif: Bahan yang dapat bereaksi secara kuat dengan zat lain, seperti reaksi eksotermik atau pembentukan gas berbahaya. Contoh: natrium, klorin.

Klasifikasi Bahan Berbahaya dan Beracun

5

media
  • Simbol Tengkorak dan Tulang Silang: Menunjukkan bahan beracun atau mematikan.

  • Simbol Api: Menunjukkan bahan mudah terbakar.

  • Simbol Korosi: Menunjukkan bahan yang korosif.

  • Simbol Lingkaran dengan Garis-garis: Menunjukkan bahan berbahaya jika terpapar udara atau kelembapan.

Simbol dan Label Bahan Berbahaya

6

media
  • Pengenalan dan Penyimpanan: Selalu kenali jenis bahan yang digunakan dan ikuti petunjuk penyimpanan yang disarankan pada label. Simpan bahan berbahaya di tempat yang aman dan jauh dari sumber panas atau kelembapan.

  • Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD): Gunakan alat pelindung seperti masker, sarung tangan, dan kacamata pelindung saat bekerja dengan bahan berbahaya.

Langkah-Langkah Pencegahan dan Penanganan

7

media
  • Penanganan dan Pembuangan: Hindari kontak langsung dengan bahan berbahaya. Jika terjadi tumpahan, segera bersihkan dengan cara yang benar dan buang limbah sesuai prosedur yang berlaku.

  • Pelatihan: Pastikan semua orang yang terlibat dalam penggunaan bahan berbahaya mendapatkan pelatihan tentang cara menangani bahan tersebut dengan aman.

Langkah-Langkah Pencegahan dan Penanganan

8

media
  • Kontak Kulit: Bilas area yang terkena dengan air mengalir dan sabun. Jika iritasi berlanjut, cari bantuan medis.

  • Kontak Mata: Bilas mata dengan air bersih selama beberapa menit dan cari bantuan medis segera.

  • Inhalasi: Pindahkan korban ke area terbuka dengan udara segar dan cari bantuan medis jika gejala berlanjut.

  • Tertelan: Jangan memaksakan muntah. Segera cari bantuan medis.

Tindakan Pertolongan Pertama
Jika terjadi kecelakaan atau paparan bahan berbahaya, segera lakukan tindakan pertolongan pertama:

media

Materi Ajar Kelas X APHP
Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025
Guru Mapel: Agustina Dewi Susanti, S.Si, Gr.

Bahan Berbahaya dan Beracun

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE