Search Header Logo
SAD DARSANA

SAD DARSANA

Assessment

Presentation

Moral Science

11th Grade

Practice Problem

Easy

Created by

Ida Dewi

Used 46+ times

FREE Resource

15 Slides • 17 Questions

1

SAD DARSANA

media

Oleh: Ida Ayu Trilaksmi Dewi,S.Ag

2

media

Guru Pendidikan Agama Hindu

Dayu Tri

3

Poll

Apakah anak-anak tahu tentang Darsana?

Ya

Tidak

4

Pengertian Darsana

Kata Darsana berasal dari akar kata drś yang bermakna "melihat", menjadi kata darśana yang berarti "penglihatan" atau "pandangan". Dalam ajaran filsafat hindu, Darśana berarti pandangan tentang kebenaran.
Sad Darśana berarti Enam pandangan tentang kebenaran, yang mana merupakan dasar dari 
Filsafat Hindu.

5

Hubungan Veda dengan Darśana

Veda merupakan sabda Brahman, wahyu Tuhan yang menjadi sumber ajaran dan peganggan hidup agama Hindu, sedangkan Darśana pandangan para maharsi tentang kebenaran dan kemutlakan ajaran Veda dan alam semesta

Darsana dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu Astika (Kelompok mengakui kebenran Weda) Nastika (Kelompok yang tidak mengakui kebenaran weda)

Terdapat enam cabang filsafat yang mengakui weda yang disebut Ṣaḍ Darśana (Nyāyā, Sāṁkya, Yoga, Mīmāmsā, Waisesika, dan Wedānta)

Tiga cabang filsafat yang menentang Weda yaitu Jaina, Carwaka dan Buddha

6

BAGIAN SAD DARSANA

SAMKHYA (Maharsi Kapila)

YOGA (Maharsi Patanjali)

MIMAMSA (Maharsi Jaimini)

NYAYA (Maharsi Aksapada Gotama)

VAISESIKA (Maharsi Kanada)

VEDANTA (Maharsi Vyasa/Badarayana/Krisnadwipayana)

7

Match

Jodohkan!!

Nyaya Darsana

SAMKHYA

YOGA

MIMAMSA

VAISESIKA

Maharsi Aksapada Gotama

Maharsi Kapila

Maharsi Patanjali

Maharsi Jaimini

Maharsi Kanada

8

Drag and Drop

Darsana dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu
Kelompok mengakui kebenran Weda) dan
(Kelompok yang tidak mengakui kebenaran weda)
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Astika
Nastika
Carwaka
Jaina

9

Multiple Select

Sebutkan yang termasuk dalam kelompok Nastika Darsana! Pilihlah lebih dari satu jawaban yang benar!

1

Jaina

2

Carwaka

3

Nyaya

4

Waisesika

5

Mimamsa

10

NYAYA DARSANA

Nyaya Darsana merupakan ajaran yang mengedepankan mengenai bagaimana hakikan Brahman bisa dibuktikan dengan ilmu logika. Nyaya menilai segala sesuatu dapat dibuktikan secara logika atau rasional

​Nyaya mengemukakan ada 16 pokok pembicaraan (padartha) : PRAMANA, PRAMEYA, SAMSAYA , PRAYOJANA, DRSTANTA , SIDDHANTA , AWAYA , TARKA, NIRNAYA, JALPA, WITANDA, HETWABHASA, CHALA, JATI, NIGRAHASTHANA

11

Pramana: Strategi untuk mendapatkan pengetahuan yang benar. Terdapat empat Pramana yaitu : Pratyaksa pramana( pengamatan langsung) Anumana Pramana( Penyimpulan) Sabda Pramana (Mendengarkan Kesaksian para ahli) Upamana Pramana (Perbandingan)

Prameya: obyek yg berhubungan dengan pengetahuan yang benar. Buddhi (pengamatan) Manas (pikiran) Pravrrti (aktivitas) Dosa (Perbuatan yang tidak baik) Pratyabhawa (tentang kelahiran kembali) phala (buah perbuatan) duhka (penderitaan) apavarga (bebas dari penderitaan)

12

Multiple Select

Yang termasuk kedalam padharta dalam nyaya Darsana

1

Pramana

2

Prameya

3

Drvya

4

Guna

5

Samanya

13

Multiple Choice

salah satu padharta dalam Nyaya Darsana adalah Pramana (Catur Pramana) salah satunya adalah strategi untuk mendapatkan pengetahuan yang benar dengan cara pengamatan langsung yang disebut dengan

1

Pratyaksa pramana

2

Anumana Pramana

3

Sabda pramana

4

Upamana Pramana

14

Drag and Drop

Strategi untuk mendapatkan pengetahuan yang benar melalui pengamatan langsung
Strategi untuk mendapatkan pengetahuan yang benar melalui penyimpulan​
Strategi untuk mendapatkan pengetahuan yang benar melalui mendengarkan kesaksian para ahli​
Strategi untuk mendapatkan pengetahuan yang benar melalui perbandingan​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Pratyaksa pramana
Anumana pramana
Sabda pramana
Upamana pramana
Catur pramana
Pravrrti

15

WAISESIKA DARSANA
Pandangan tentang terlepasnya jiwa individu dari awidya (Kebodohan)

Tujuh padharta dalam Vaisesika Darsana adalah:
Substansi (Drvya)
Kualitas (Guna)
Aktivitas (Karma)
Sifat Umum (Samanya)
Ketidakadaan (Abhava)
Pelekatan (Samavaya)
Keistimewaan (Visesa)

16

Multiple Select

Pada bagian Sad Darsana yang kedua ini adalah Vaisesika Darsana oleh Maharsi Kanada,dimana ajaran filsafat tentang terlepasnya jiwa dari kebodohan/kegelapan (Awidya),dibawah ini yang termasuk padharta dalam Vaisesika Darsana adalah ..

1

Pramana

2

Prameya

3

Samsaya

4

Drvya

5

Guna

17

Drag and Drop

Padharta dalam Waisesika darsana adalah aktivitas yang disebut
Kualitas​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Karma
Guna
Pramana
Prameya

18

SAMKHYA DARSANA

“Tentang jiwa,dan adanya substansi utama yaitu Purusa dan Prakerti”
Teori Sebab dan akibat (Satkarya Vada)

Akibat itu benar-benar tidak ada didalam sebab material,maka tidak ada upaya sebesar apapun dari pelaku yang mengadakannya.

Prakerti dan Guna

Salah satu penyebab paling halus dari alam semesta (kebendaan)

Purusa

 Substansi utama kedua dari aliran Samkhya ialah keberadaan sang jiwa harus diterima oleh semuanya. Menurut Samkhya jiwa itu nyata namun tidak dapat dibuktikan dengan cara apapun.

19

Multiple Choice

Pada Aliran Samkhya Darsana aliran yang mengakui tentang jiwa diaman ada dua substansi yang utama yaitu Purusa dan Prakerti Pokok ajaran dalam Samkhya Darsana tentang unsur kejiwaan adalah...

1

Purusa

2

Prakerti

3

Guna

4

Pramana

5

Prameya

20

Multiple Choice

Aliran Samkhya Darsana adalah aliran yang menekankan bahwa didalam jiwa terdapat dua sustansi utama yaitu Purusa dan Prakerti. Aliran samkhya apabila dikaitkan dalam pembuatan suatu projek prakarya maka unsur prakerti tersebut adalah alat dan bahan yang diperlukan dalam membuat suatu prakarya,sementara unsur purusa dalam proyek tersebut adalah...

1

Ide/Kreatifitas

2

Jiwa

3

Prakerti

4

Bahan

5

Buddhi

21

YOGA DARSANA (Maharsi Patanjali)

Yoga adalah salah satu aliran Darsana yang bertujuan untuk melengkapi kekurangan dan menyembuhkan penyakit jasmani dan rohani, memelihara kesehatan dn melimpahkan kebahagiaan.
Yoga Darsana terdiri dari empat bagian yaitu:
1. Samādhi Pāda, memuat penjelasan tentang sifat dan tujuan Samādhi.
2. Sādhanā Pāda, menjelaskan tentang cara pencapaian tujuan ini.
3. Wibhùti Pāda, memberikan uraian tentang aspek kekuatan gaib dan bathiniah yang dapat dicapai melalui pelaksanaan Yoga.
4. Kaiwalya Pāda, menggambarkan sifat dari pembebasan/ kelepasan tersebut

22

media

Tahapan pelaksanaan Yoga (Astangga Yoga):
1) Yama, (larangan)

2) Niyama (ketaatan),

3) Āsana (sikap badan)

4) Prāṇāyāma (pengendalian nafas),

5) Pratyāhāra (penarikan indriya),

6) Dhāraṇa (konsentrasi),

7) Dhyāna (meditasi), dan

8) Samādhi (keadaan supra Sadar).

23

Drag and Drop

Salah satu aliran Darsana yang bertujuan untuk menyembuhkan penyakit jasmani dan rohani melimpahkan kebahagiaan​ ​ adalah
Ajaran Yoga Darsana menurut Maharsi Patanjali terdiri atas empat bagian yaitu salah satunya menjelaskan tentang sifat,tujuan dan bentuk ajaran Yoga yang disebut​
serta tahapan pelaksanaan Yoga disebut dengan​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Yoga Darsana
Samadhipada
Astangga Yoga
Nyaya Darsana
Shadanapada

24

Drag and Drop

Tahapan dalam melaksanakan Yoga adalah​
Tahapan dalam mengatur sikap badan adalah​
Pengendalian / pengaturan pernafasan adalah​
Tahapan dalam mengendalikan panca indra disebut​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Astangga Yoga
Asana
Pranayama
Pratyahara
Dharana
Yama

25

Dalam sistem Mīmāmsā mengenal dua jenis pengetahuan yaitu,

immediate dan mediate.
Immediate adalah pengetahuan yang terjadi secara

tiba-tiba, langsung dan tak terpisahkan. Sedangkan mediate ialah pengetahuan

yang diperoleh melalui perantara.

Pokok pembicaraan di dalam Mīmāmsā ialah peneguhan kewibawaan

kitab Weda dan pembuktian bahwa kitab Weda membicarakan upacara-upacara

keagamaan

Mimamsa Darsana (Maharsi Jaimini)

26

Sumber pengetahuan kebenaran (pramāṇa)

menurut Mīmāmsā adalah sebagai berikut:

1) Pratyakṣa : pengamatan langsung

2) Anumāna : dengan penyimpilan

3) Upamāṇa : mengadakan perbandingan

4) Śabda : kesaksian kitab suci atau orang bijak

5) Arthāpatti : penyimpulan dari keadaan

6) An-upalabdhi : pengamatan ketidak adaan
Jadi secara singkat dapat dikatakan bahwa isi pokok ajaran Jaimini adalah “Laksanakanlah upacara kurban dan

nikmati hasilnya di Surga”

27

Drag and Drop

Pokok pembicaraan mengenai peneguhan kewibawaan

kitab Weda dan pembuktian bahwa kitab Weda membicarakan upacara-upacara

keagamaan terdapat dalam aliran filsafat​
Aliran filsafat ini diprakarsai oleh ​
Dalam sistem Mīmāmsā mengenal dua jenis pengetahuan salah satunya yaitu pengetahuan yang terjadi secara

tiba-tiba, langsung dan tak terpisahkan adalah​
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Mimamsa Darsana
Immediate
Maharsi  Jaimini
Mediate
Maharsi Vyasa

28

Multiple Choice

Sumber pengetahuan kebenaran (pramāṇa)

menurut Mīmāmsā adalah salah satunya pengamatan ketidak adaan objek jadi suatu cara pembuktian bahwa objek yang dimaksudkan benar-benar tidak ada yang disebut dengan

1

Anupalabdhi

2

Arthapatti

3

Sabda

4

Upamana

5

Pratyaksa

29

Wedanta Darsana (Maharsi Vyasa)

istilah Wedānta berasal dari kata Weda-anta, artinya bagian terakhir

dari Weda atau inti sari atau akhir dari Weda, yaitu ajaran- ajaran yang terkandung dalam Kitab Upaniṣad.
Sistem filsafat Wedānta juga disebut Uttara Mīmāmsā kata” Wedānta”

berarti” akhir dari Weda. Sumber ajarannya adalah kitab Upaniṣad.
sifat ajarannya adalah absolutisme dan teisme.

Absolutisme maksudnya adalah aliran yang meyakini bahwa Tuhan Yang Maha Esa adalah mutlak dan tidak berpribadi (Impersonal God), sedangkan teisme mengajarkan Tuhan yang berpribadi (Personal God)

30

Pada zaman weda program pelajaran yang disampaikan oleh para maha rsi. Upanisad juga merupakan pelajaran terakhir.

Upanisad hasil karya terakhir dari zaman weda

Tiga faktor penyebab upanisad disebut wedanta

Upanisad adalah merupakan kumpulan syair-syairyang terakhir dari zaman weda

31

Drag and Drop

Filsafat Wedanta Darsana didirikan oleh ​
Kitab wedanta ajarannya disamakan dengan kitab​
Sistem filsafat Wedānta juga disebut Uttara Mīmāmsā kata” Wedānta”

berarti” akhir dari Weda. sifat ajarannya adalah​ ​
aliran yang meyakini bahwa Tuhan Yang Maha Esa adalah mutlak dan tidak berpribadi (Impersonal God),
Drag these tiles and drop them in the correct blank above
Maharsi  Vyasa
Upanisad
Absoluteisme
Maharsi jamini
Teisme

32

Multiple Choice

Sistem filsafat Wedānta juga disebut Uttara Mīmāmsā kata” Wedānta”

berarti” akhir dari Weda. Sumber ajarannya adalah kitab Upaniṣad.
sifat ajarannya adalah aliran yang meyakini bahwa Tuhan yang berpribadi yang disebut dengan

1

Absoluteisme

2

Teisme

3

Immediate

4

Mediate

SAD DARSANA

media

Oleh: Ida Ayu Trilaksmi Dewi,S.Ag

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 32

SLIDE