
Materi Perpangkatan
Presentation
•
Mathematics
•
10th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Wa Umi
FREE Resource
23 Slides • 0 Questions
1
BARISAN DAN DERET BILANGAN
Penyusun: Waumi, S.Pd.,MM
Kode:
Jenjang: SMA
T/P:
A. Kompetensi yang diharapkan
1. Menentukan suku ke-n barisan aritmatika dan barisan geometri
2. Menentukan jumlah n suku pertama deret aritmatika dan deret geometri
3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret
B. Indikator
1. Menjelaskan pengertian barisan aritmetika
2. Menentukan rumus suku ke-n barisan aritmetika
3. Menjelaskan pengertian barisan geometri
4. Menentukan rumus suku ke-n barisan aritmetika
5.
6. jumlah n suku pertama deret aritmetika
7. Menghitung nilai suku ke n dan jumlah n suku yang pertama deret aritmetika
8. Menjelaskan pengertian deret geometri
9. Menentukan rumus suku ke-n dan julmlah n suku yang pertama deret geometri
10. Menentukan sifat-sifat deret aritmetika dan deret geometri
11. Menggunakan sifat-sifat deret aritmetika dan geometri untuk menyelesaikan
masalah
Barisan Aritmetika dan deret aritmetika
1. Barisan Aritmetika
Barisan aritmetika sering juga disebut barisan hitung adalah barisan bilangan
yang setiap sukunya diperoleh dari suku sebelumnya dengan menambah atau
mengurangi dengan suatu bilangan tetap. Bilangan tetap tersebut dinamakan
pembeda, (biasanya disimbolkan dengan b). Jadi pembeda merupakan selisih
antara
2
dua suku yang berturutan. Suku pertama barisan aritmetika ditulis u1,
sedangkan suku ke-n dari suatu barisan bilangan aritmetika dituliskan sebagai un.
Contoh:
1) Barisan aritmetika : 3, 7, 11, 15,...
Suku pertamanya u1 = 3. Selisih antara dua suku yang berturutan
adalah 7 -3 = 11-7 = 15-11 = 4. Jadi pembedanya adalah 4.
2) Barisan bilangan: 26, 23, 19, 16,...
Suku pertamanya u1 = 26. Selisih antara dua suku yang berturutan adalah 23 -
26 = 19-23 = 16-19 = -3. Jadi pembedanya adalah -3.
2. Rumus suku ke-n dari barisan aritmetika
Untuk menentukan suku ke-n suatu barisan bilangan aritmetika dimana n relatif
besar tentunya akan sulit jika kita harus menuliskan seluruh anggota barisan bilangan
tersebut. Untuk itu diperlukan cara untuk menentukan suku ke-n dari suatu barisan
bilangan aritmetika dengan n sembarang bilangan asli.
Misal suku pertama suatu barisan aritmetika adalah a dengan pembeda b, maka barisan
aritmetika tersebut dapat dituliskan sebagai berikut :
a, a + b, a + b + b, a + b + b + b,
….
atau dapat dituliskan
a, a + b, a + 2b , a + 3b, …
Dari barisan di atas, jika suku-1 ditulis u1, suku ke-2 ditulis u2,….dst maka
diperoleh
3
un = a + ( n – 1) b
barisan u1, u2 , u3...
Selisih antara dua suku yang berturutan
Sehingga dapat dibuat tabel berikut:
u2u1u3u2 .... b
u1
u2
u3
u 4
u5
...
un
a
a + b
a + 2b
a +3b
a +5b
…
?
a+(1-1)b
a+(2-1)b
a+(3-1)b
a+(4-1)b
a+(6-1)b
...
a + (n-1)b
Jadi rumus suku ke-n dari barisan aritmetika adalah:
atau
4
Keterangan :
un = suku ke-n
u1 = suku pertama a = suku pertama b
= pembeda Contoh :
1. Tentukan suku ke-21 dari barisan aritmetika : 17, 15, 13, 11,…
Penyelesaian:
Diketahui a = 17, b = -2, dan n = 21, maka U21= 17 + (21-1)(-2) = -23
2. Diketahui suku ke-1 dari barisan aritmetika adalah 6 dan suku kelimanya
18, tentukan pembedanya.
Penyelesaian:
Diketahui a = 6, dan U5= 18
Un = a + ( n –
1) b U5 = 6 + (5
– 1) b
18= 6 + 4b
4b = 12
b = 3
Jadi pembedanya adalah 3.
Barisan aritmetika yang bilangan-bilangannya semakin besar nilainya disebut
barisan aritmetika naik, sedangkan barisan aritmetika yang bilangan-bilangannya
semakin kecil nilainya disebut barisan aritmetika turun. Pembeda pada barisan
aritmetika naik bernilai positif, sedangkan pembeda pada barisan aritmetika turun
adalah negatif.
Contoh:
1) 2, 5, 8, 11, 14,….. , pembedanya adalah 3 (positif), jadi barisan tersebut
merupakan barisan naik.
2) 45, 43, 41, 39,….., pembedanya adalah -2 (negatif), jadi barisan tersebut
merupakan barisan turun.
un = u1 + (n – 1) b
5
3. Suku sisipan
Misalkan diberikan dua bilangan p dan q, kemudian disisipkan k buah bilangan
diantara kedua bilangan tersebut sehingga membentuk barisan aritmetika dengan
beda b sebagai berikut:
p, (p + b), (p +2b), ..., (p+kb), q
maka beda b dari barisan tersebut dapat ditentukan sebagai berikut:
b un un 1 q ( p kb)
b q p
kb kb b
q p b(k
1) q p
b q p
k 1
Jadi beda barisan aritmetika yang terbentuk adalah b q p .
k 1
Soal Latihan
1. Suku pertama barisan aritmetika adalah 34 dan suku ke-6 adalah 19, tentukan
suku ke-23.
2. Suku pertama barisan aritmetika adalah –54 dan suku ke-4 adalah –42,
tentukan suku ke-34
3. Pada suatu barisan aritmetika suku ke-1 adalah 15 dan suku ke-6 adalah
30, tentukan suku ke-42
4. Suku keempat suatu deret aritmetika adalah 9 dan jumlah suku keenam
dan kedelapan adalah 30. Tentukan suku ke 20
5. ni memiliki tabungan awal Rp 100.000,00. Setiap hari ia menambah
tabungannya sebesar Rp 2000,00.
a. Berapa besar tabungan Ani setelah 20 hari?
b. Berapa besar tabungan ani setelah 1 tahun?
c. Setelah berapa lama tabungan Ani menjadi 1 juta?
3. Deret Aritmetika
Perhatikan barisan aritmetika 3,
5, 7, 9, ….
Dari barisan aritmetika tersebut dapat dibuat suatu deret aritmetika :
Sn= 3 + 5 + 7 + 9 +….
Dengan demikian jika diketahui suatu barisan bilangan aritmetika : u1, u2,, u3,, … un
maka dapat dibuat suatu deret aritmetika:
Sn= u1 + u2 + u3 +….+ un
6
Bagaimanakah cara menentukan rumus Sn?
Perhatikan bahwa
u1 = a,
u2= a
+ b
u3,=
a+2b
………….
un = a + (n-1)b
Maka diperoleh
Sn= a + (a + b) + (a + 2b) + (a + 3b) + ….+.(a + (n-1)b)
Sn= (a + (n-1)b) + (a + (n-2)b) +
….+ a
7
8
Sn = n (2a + (n – 1 )b)
2
atau
Rumus di atas menyatakan jumlah n suku pertama dari deret aritmetika.
Untuk setiap deret aritmetika berlaku :
dimana (un = suku ke n dari deret aritmetika)
Pada suatu deret aritmetika, jika pembeda barisan positif maka deret yang
terbentuk disebut deret aritmetika naik dan jika pembeda barisan negatif maka deret
yang terbentuk disebut deret aritmetika turun.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh-contoh berikut :
Contoh :
1. Diketahui deret aritmetika 3 + 7 + 11 + 15 + ……
a. Tentukan suku ke –34
Sn = n(a + un)
Sn – Sn – 1
= un
9
2
b. Selidiki apakah deret tersebut termasuk deret naik atau deret turun!
Penyelesaian:
a. Diketahui deret 3 + 7 + 11 + 15 + …… berarti a = 3 dan b = 4
Suku ke-34 adalah u34 3 (34 1)4 = 3 + 33.4 = 135.
b. Sn n(2a (n 1)b)
2
S16 16 (2.3 (16 1)4)
= 8(6 60)
= 8 (66)
= 528.
c. Karena pembedanya b = 4 positif, maka termasuk deret naik.
2. Diketahui deret aritmetika 48 + 45 + 42 + 39 + ……
a. Tentukan suku ke –26
10
b. Selidiki apakah deret tersebut termasuk deret naik atau deret turun!
Penyelesaian:
a. Diketahui deret 48 + 45 + 42 + 39 + ……berarti a = 48 dan b = -3
11
2
2
Suku ke-34 adalah u26 48 (26 1)(3) = 48 + (25).(-3) = -27.
b. Sn
S18
n(2a (n 1)b)
18 (96 (18 1)(3))
= 9(96 51)
= 9 (45)
= 405.
12
Soal Latihan
1. Diketahui deret aritmetika sebagai
berikut : (k + 25 ) + (k + 19) +(k + 13)+
…
a. Tentukan pembeda pada deret tersebut !
b. Tentukan suku ke – 8 dan ke – 16 pada deret tersebut !
c. Hitung jumlah enam suku pertama pada deret tersebut !
2. Pada tanggal 1 Maret Desta diberi hadiah dua manik-manik oleh kakaknya. Hari
berikutnya diberi 4 manik-manik. Setiap hari yang berturutan Desta diberi manik-
manik dengan jumlah bertambah 2.
a. Berapa banyaknya manik-manik yang diterima Desta pada tanggal 31 Maret ?
b. Berapa jumlah manik-manik yang dimiliki Desta sampai dengan tanggal 31 Maret
?
3. Pak Hardi membeli beras 320 kg untuk persediaan di tokonya. Hari pertama terjual
5 kg beras, hari kedua terjual 10 kg. Setiap hari yang berturutan terjual 5 kg lebih
besar dari pada hari sebelumnya. Dalam berapa hari beras pak Hardi habis terjual ?
4. Pak Harun bekerja di sebuah perusahaan swasta yang memberikan bonus akhir
tahun pada karyawannya sebesar 10 % gaji untuk tahun pertama. Akhir tahun kedua
karyawan berhak menerima bonus 2 kali lipat bonus tahun pertama. Akhir
tahun ketiga menerima bonus tiga kali lipat bonus tahun pertama dan seterusnya. Jika
gaji pak Harun pada tahun 2005 adalah 1 juta perbulan, maka :
a. Berapakah bonus yang diterima pak Harun akhir tahun 2008 ?
b. Berapakah bonus yang diterima pak Harun pada akhir tahun 2010 ?
c. Berapakah banyaknya bonus yang akan diterima pak Harun selama 10 tahun ?
2. Barisan Geometri
Barisan geometri atau barisan ukur adalah barisan bilangan yang tiap sukunya
diperoleh dari suku sebelumnya dengan mengalikan dengan suatu bilangan
tetap yang tidak sama dengan nol. Bilangan tetap tersebut dinamakan pembanding
atau rasio, (biasanya disimbolkan dengan p).
Pada barisan geometri berlaku:
suku ke 2 suku ke 3 ....
suku ke n
p
13
dalam hal ini p disebut pembanding.
Untuk menentukan suku ke-n pada barisan geometri, maka harus ditentukan
hubungan antara masing-masing suku dengan bentuk bilangan berpangkat. Untuk lebih
jelasnya, perhatikan contoh berikut :
Diketahui barisan geometri: 9, 27, 81, 243 …
Maka
u1 = 9 = 9 x 31-1
u2 = 27 = 9x 32-1
u3 = 81 = 9 x 33-1
u4 = 243 = 9 x 34-1
……………….dst
Jadi, un = 9 x 3n-1
Perhatikan bahwa, jika a adalah suku pertama dan p adalah pembanding, maka
barisan geometri dapat ditulis sebagai: a, ap, ap2, ap3, …
Dari barisan di atas, jika suku-1 ditulis u1, suku ke-2 ditulis u1,….dst diperoleh barisan
u1, u2 , u3........
14
Soal Latihan
1. Dalam kejuaraan basket tingkat nasional putaran pertama diikuti oleh 128 team.
Putaran kedua diikuti oleh 64 team dan putaran berikutnya 32 team, 16 team dan
seterusnya. Tuliskan aturan untuk menjelaskan barisan bilangan tersebut dan
carilah tiga suku berikutnya!
2. Tentukan pembanding dan suku ke-24 dari barisan geometri
berikut. a. 64, 16, 4, 1,….
b. 2, 6, 18, 54,….
c. 81, 27, 9, 3,….
d. 78, -36, 18, -9, ….
e. 2, -4, 8, -16, …
3. Tentukan pembanding dan suku ke-10 dari barisan geometri jika diketahui.
a. suku pertama 8 dan suku ke-6 adalah1
4
b. suku pertama 3 dan suku ke-5 adalah 243
c. suku ke-3 adalah 12 dan suku ke-6 adalah 96
e. suku ke-4 adalah 16 dan suku ke-6 adalah 64
4. Diketahui barisan geometri suku pertamanya 3 dan suku ketiganya -
81.Tentukan suku ke-22 barisan tersebut.
5. Pada suatubarisan geometri diketahui suku ke-19 adalah 13, sedangkansuku
ke-21 adaalah 117. Tentukan dua nilai yang mungkin dari suku ke-20.
2. Deret Bilangan
Secara umum, deret diartikan sebagai jumlah dari suku-suku suatu barisan bilangan
15
16
u1 , u2 , u3 ,..., un , maka secara matematis dapat dituliskan :
Beberapa pengertian tentang deret
Deret berhingga adalah deret yang banyaknya suku berhingga, atau disebut jumlah n
suku pertama dari barisan berhingga. Deret berhingga dinyatakan dengan Sn.
Contoh :
Barisan 2, 4, 6, 8, 10 adalah barisan hingga yang terdiri dari 5 suku. Maka, deret
S1= 2,
S2 = 2 + 4 = 6
S3 = 2 + 4 + 6 = 12
S4= 2 + 4 + 6 + 8 = 20 dan
S5= 2 + 4 + 6 + 8 + 10 = 30
disebut deret hingga dari barisan 2, 4, 6, 8, 10 .
Deret tak berhingga adalah deret yang diperoleh dari suatu barisan tak hingga, atau
disebut jumlah sampai tak hingga suku-suku barisan tak hingga. Deret tak hingga
dinotasikan dengan S.
2. Deret Geometri
Perhatikan barisan geometri 2, 4, 8, 16,….Jika suku-suku dari barisan
geometri tersebut dijumlahkan
maka akan
diperoleh deret geometri. Jadi
2 + 4 + 8 + 16
+……dalah deret geometri.
Secara umum dapat dikatakan bahwa, jika diketahui n suku yang pertama dari
suatu barisan geometri, maka jumlah n suku yang pertama diartikan sebagai deret
geometri.
Jika
a, ap, ap2 , ap3 , …., apn-1 adalah barisan geometri , maka
Sn= a + ap + ap2 + ap3 + ….+ apn-1 adalah deret
geometri Jumlah n suku yang pertama barisan geometri
Sn = u1 + u2 + u3 + …+ un
17
Bagaimanakah cara untuk menentukan jumlah n suku pertama deret
geometri? Perhatikan bahwa:
Un
= a, ap, ap2 , ap3 , …., apn-1
Sn
= a + ap + ap2 + ap3 + ….+ apn-1
p Sn
= ap + ap2 + ap3 + ….+ apn-1 + apn
Sn(1 –p) = a – apn
-
a apn
18
21
sehingga diperoleh :
Rumus tersebut berlaku untuk 0 < p < 1. Sedangkan untuk p yang lain berlaku
Contoh :
1. Diketahui deret aritmetika 2 + 6 + 18 + 54 + ……
a. Tentukan pembanding deret tersebut
b. Tentukan suku ke-21 dari deret tersebut
c. Tentukan jumlah 9 suku pertama suku pertama dari deret tersebut
Penyelesaian:
a. Pembanding deret tersebut adalah: 3
b. Diketahui deret 2 + 6 + 18 + 54 + ……berarti a = 2 dan p = 3
Suku ke-21 adalah u 2.3211= 2.320.
Sn
n
= a
p
19
n
Soal Latihan
1. Diketahui deret berikut : 3 + 9 + 27 + 81 + …
a. Tentukan suku ke – 8 pada deret tersebut !
b. Tentukan jumlah 8 suku yang pertama pada deret
tersebut !
2. Bakteri berkembang biak dengan membelah diri
setiap 30 menit. Jika banyaknya bakteri adalah 200,
hitung banyaknya bakteri yang akan tumbuh setelah
12 jam dan setelah 24 jam !
E.Rangkuman
1. Barisan Bilangan
(1) Barisan aritmetika a, a + b, a + 2b , a + 3b,
…
Rumus suku ke-n barisan aritmetika
adalah un = a + ( n – 1) b , dengan a
adalah
suku pertama, b adalah pembeda.
(2) Barisan geometri : a, ap, ap2, ap3,…
Rumus susku ke-n barisan geometri adalah
a adalah suku pertama, p adalah pembanding.
II. Deret Bilangan
(1) Dari barisan bilangan aritmetika u1 , u2 , u3 ,...un
bilangan u1 u2 u3 ...... un .
dapat dibentuk deret
20
Berati dari barisan aritmetika a, a + b, a + 2b , a + 3b, …, a +(n-1)b
diperoleh deret aritmetika a+( a + b) +( a + 2b) + ( a + 3b)+ … a +(n-1)bn
21
22
23
BARISAN DAN DERET BILANGAN
Penyusun: Waumi, S.Pd.,MM
Kode:
Jenjang: SMA
T/P:
A. Kompetensi yang diharapkan
1. Menentukan suku ke-n barisan aritmatika dan barisan geometri
2. Menentukan jumlah n suku pertama deret aritmatika dan deret geometri
3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret
B. Indikator
1. Menjelaskan pengertian barisan aritmetika
2. Menentukan rumus suku ke-n barisan aritmetika
3. Menjelaskan pengertian barisan geometri
4. Menentukan rumus suku ke-n barisan aritmetika
5.
6. jumlah n suku pertama deret aritmetika
7. Menghitung nilai suku ke n dan jumlah n suku yang pertama deret aritmetika
8. Menjelaskan pengertian deret geometri
9. Menentukan rumus suku ke-n dan julmlah n suku yang pertama deret geometri
10. Menentukan sifat-sifat deret aritmetika dan deret geometri
11. Menggunakan sifat-sifat deret aritmetika dan geometri untuk menyelesaikan
masalah
Barisan Aritmetika dan deret aritmetika
1. Barisan Aritmetika
Barisan aritmetika sering juga disebut barisan hitung adalah barisan bilangan
yang setiap sukunya diperoleh dari suku sebelumnya dengan menambah atau
mengurangi dengan suatu bilangan tetap. Bilangan tetap tersebut dinamakan
pembeda, (biasanya disimbolkan dengan b). Jadi pembeda merupakan selisih
antara
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 23
SLIDE
Similar Resources on Wayground
19 questions
PRESENTASI MODE KERTAS
Presentation
•
KG
17 questions
AP Barisan Aritmatika
Presentation
•
10th Grade
17 questions
Sistem Peredaran Darah
Presentation
•
10th Grade
15 questions
Deret Aritmetika
Presentation
•
10th Grade
18 questions
Sistem Pertidaksamaan Linear & Kuadrat
Presentation
•
10th Grade
20 questions
POLINOMIAL (MAT MINAT KELAS XI)
Presentation
•
11th Grade
19 questions
FUNGSI LINIER
Presentation
•
10th Grade
18 questions
MPLS 2025
Presentation
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade
Discover more resources for Mathematics
6 questions
9.2 Log Properties Intro
Quiz
•
10th Grade
15 questions
Exponential Growth and Decay Word Problems Practice
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Converting Between Exponential And Logarithmic Form
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Algebra 1 Vocabulary
Quiz
•
9th - 12th Grade
4 questions
Set It Up: Algebra I EOC Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
Intro solving quads by graphing/factoring
Presentation
•
9th - 12th Grade
17 questions
Intro To Dilations
Quiz
•
8th - 12th Grade
47 questions
CCG Review Day Probability/Counting Procedures
Quiz
•
9th - 12th Grade