Search Header Logo
OPTIMALISASI KOMBEL_A3 DAN A4

OPTIMALISASI KOMBEL_A3 DAN A4

Assessment

Presentation

Professional Development

Professional Development

Practice Problem

Medium

Created by

H Gatot Susilo

Used 3+ times

FREE Resource

72 Slides • 9 Questions

1

media

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,

RISET, DAN TEKNOLOGI

BALAI BESAR GURU PENGGERAK

PROVINSI JAWA TENGAH

OPTIMALISASI KOMUNITAS

BELAJAR

4 JP_A3_
KOMBEL DALAM
SEKOLAH
13.15-14.45

2

media

4 JP_A3_
KOMBEL DALAM
SEKOLAH
13.15-14.45

media

IDENTITAS
NAMA : HERU GATOT SUSILO,S.Pd

INSTANSI : SMP NEGERI 2 TOROH

3

media

It's Ice Breaker time..

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

4

media

Tujuan Sesi

1. Memahami pentingnya kaitan antara

belajar, berbagi, dan berkolaborasi

2. Mengetahui fokus dan jenis

komunitas belajar

3. Mengetahui penerapan komunitas belajar dalam sekolah

4. Mengetahui komunitas belajar Guru

antar sekolah, Kepala Sekolah, dan
Pengawas Sekolah

5. Mengetahui peran pemangku

kepentingan dalam optimalisasi kombel

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5

media

Semangat

Belajar,

Berbagi, dan
Berkolaborasi

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

6

media

(Diskusi Berpasangan)

2. Apa yang membuat Ibu/Bapak belajar

10’
Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

1. Ceritakan pengalaman Ibu/Bapak saat belajar suatu hal secara terus
menerus/ berkelanjutan.

7

media

Belajar sepanjang hayat agar …

1. Mendorong Inovasi
2. meningkatkan pengembangan diri secara pribadi dan profesional

3. Menyesuaikan IPTEK
4. Kontribusi terhadap pembangunan masyarakat melalui partisipasi sosial dan pemecahan masalah kolektif

5. Kontribusi terhadap kualitas pendidikan dengan meningkatnya kualitas pembelajaran.

Alasan mengapa kita
perlu belajar
sepanjang hayat.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

8

media

Ibu /Bapak akan mendapatkan 5 buah permen. Pada permainan ini,
Ibu/Bapak memiliki tugas untuk membagikan sebanyak-banyaknya
permen dan atau benda lain di sekitar yang dimiliki kepada peserta
lain dengan ketentuan berikut:

1.Semua permen dan atau benda lain diletakkan di atas telapak
tangan kiri Ibu/Bapak dengan tangan terbuka

2.Ibu/Bapak mengambil permen atau benda lain yang dimiliki dan
membagikan ke peserta lain dengan cara meletakkannya ke atas telapak tangan kiri peserta lain satu persatu

3.Peserta tidak boleh menolak pemberian permen dari peserta lain

4.Semakin banyak membagikan permen atau benda lain yang
dimiliki semakin baik

Mari bermain!

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

15’

9

media

Semua dilihat dari
sudut pandang
masing-masing

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10

media

Jika kita analogikan permen adalah

informasi/pengetahuan/keterampilan/

pengalaman…

Insight apa yang Ibu/Bapak dapatkan

dari permainan tadi?

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

11

media

Makna permainan tadi adalah…

-Perlu kesetimbangan dalam proses berbagi dan menerima

-Siap menjadi murid, dan pada kesempatan lainnya
siap menjadi guru

-Semua orang berkesempatan berbagi dan
menerima

-Kesempatan untuk menerima dan memberi bisa didapatkan jika kita membuka diri dan masuk dalam kelompok

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

12

media

"Everyone you will ever meet , knows something you don't."
(Bill Nye)

Setiap orang yang pernah kita jumpai, mengetahui hal yang
tidak kita ketahui.

Praktik berbagi merupakan salah satu perwujudan sikap
pemelajar sepanjang hayat.

Dengan Berbagi bisa …

1.Mendapatkan solusi untuk tantangan yang ada

2.Mendapatkan dukungan emosional

3.Membangun rasa percaya diri

4.Menciptakan budaya kolaboratif

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

13

media

Studi
Kasus

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

15’

14

media

Dari artikel yang sudah dibaca,

identifikasikan bagian:

1. Belajar

2. Berbagi

3. Berkolaborasi

Studi
Kasus

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

15

media

"Butterfly effect" adalah konsep yang berasal dari
teori chaos dalam matematika dan fisika. Teori ini

menyatakan bahwa perubahan kecil pada kondisi awal
suatu sistem dapat menghasilkan perubahan besar dan

tak terduga pada hasil akhir dari sistem tersebut.

Bayangkan seekor kupu-kupu yang mengepakkan

sayapnya di Brazil. Gerakan kecil dari sayap kupu-kupu

ini dapat mempengaruhi kondisi atmosfer secara

bertahap dan kumulatif, yang akhirnya bisa memicu
terjadinya badai tornado di Texas beberapa minggu

kemudian. Meskipun gerakan sayap kupu-kupu tampak

sepele, dampaknya dapat berlipat ganda dan

menyebabkan perubahan besar.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

16

media

Apa kaitan belajar, berbagi, dan
berkolaborasi?

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

17

Multiple Choice

Di komunitas manakah untuk Belajar, berbagi, dan berkolaborasi dapat dilakukan untuk bidang pendidikan?

1

semua komunitas

2

komunitas belajar

18

media

Belajar, berbagi, dan

berkolaborasi dapat dilakukan

di komunitas belajar.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

19

media

Apa itu
Komunitas
Belajar?

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

20

Multiple Choice

Komunitas belajar merupakan sekelompok Guru
dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang berkumpul

1

SALAH

2

BENAR

21

media

Quiz Benar Atau Salah

Komunitas belajar merupakan sekelompok Guru
dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang berkumpul

bersama untuk membahas hal-hal tertentu.

SALAH

Kombel merupakan sekelompok GTK yang:
belajar bersama
berkolaborasi
memiliki jadwal pertemuan rutin
memiliki tujuan jelas dan terukur untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran yang
akan berdampak pada murid

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

22

media

Berikut terminologi yang digunakan dalam komunitas belajar dan

panduan untuk melaksanakannya…

Tahun 2021-2022

Tahun 2022-2023

Tahun 2023-2024

Terminologi yang
digunakan

Komunitas Praktisi

Komunitas Praktisi →

Komunitas Belajar

Komunitas Belajar

Panduan

Panduan

Komunitas

Praktisi di PSP dengan
memodifikasi panduan
yang ada di PGP.

Panduan Komunitas

Praktisi di PSP

Petunjuk Awal

Komunitas Belajar
(digunakan dalam

PKP)

Panduan Komunitas
Belajar (untuk semua

program prioritas)

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

23

media

SURAT EDARAN

DIREKTUR JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN,

KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 4263/B/HK.04.01/2023 TENTANG OPTIMALISASI

KOMUNITAS BELAJAR

Setiap satuan pendidikan harus memiliki komunitas belajar dalam sekolah yang berpusat pada
pembelajaran murid dengan siklus inkuiri.

Satuan pendidikan perlu melakukan belajar bersama di dalam komunitas belajar antar sekolah
yang berfokus pada pembelajaran murid dengan siklus inkuiri.

Komunitas belajar dalam dan antar sekolah dapat berbagi praktik baik melalui webinar pada
tautan yang tersedia dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Kemendikbudristek telah menyusun Panduan Optimalisasi Komunitas Belajar yang dapat
diakses pada tautan berikut: https://bit.ly/OptimalisasiKomunitasBelajar

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

24

Multiple Choice

Apa itu Komunitas Belajar?

1

Komunitas belajar merupakan sekelompok Guru yang belajar bersama, berkolaborasi secara terjadwal dan berkelanjutan dengan tujuan yang jelas serta terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid

2

Komunitas belajar merupakan sekelompok Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang belajar bersama, berkolaborasi secara terjadwal dan berkelanjutan dengan tujuan yang jelas serta terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid

25

media

Apa itu Komunitas Belajar?

Komunitas belajar merupakan sekelompok Guru dan Tenaga Kependidikan

(GTK) yang belajar bersama, berkolaborasi secara terjadwal dan

berkelanjutan dengan tujuan yang jelas serta terukur untuk

meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil

belajar murid

Komunitas belajar merupakan strategi utama/kunci yang dapat meningkatkan
kemandirian GTK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui aktivitas
kelompok seperti belajar bersama, menyelesaikan tantangan pembelajaran, berbagi
praktik/ide, memberikan umpan balik yang efektif, dan bagian yang paling penting
adalah menerapkan hasil kombel pada pembelajaran di kelas sehingga tujuan
meningkatkan kualitas pembelajaran dapat dicapai demi berdampak pada
pembelajaran murid.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

26

media

Tautan:
http://s.id/KumpulanPanduanKombelSatpen

Untuk mendalami seputar
komunitas belajar dapat

membaca beberapa

dokumen berikut.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

27

media

Di dalam kelompok, diskusikan dua hal berikut
serta berikan alasannya.
1. Apakah MGMP, MGBK, KKG, MKKS, KKS, MKPS,

dan sejenisnya adalah komunitas belajar?

2. Apakah rapat dewan guru, rapat kelulusan,

rapat dana BOS, dapat dikategorikan
sebagai komunitas belajar?

Aktivitas Kelompok

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

20’

28

media

Langkah-langkah presentasi hasil.
1. Tentukan satu orang untuk memaparkan

hasil kerja.

2. Lakukan presentasi secara berpasangan

dengan kelompok yang posisinya
terdekat.

3. Setiap kelompok melakukan presentasi

maksimal selama 3 menit.

4. Kelompok yang menyimak dapat

memberi apresiasi.

Presentasi Hasil

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

29

Multiple Choice

Apa saja jenis komunitas belajar?

1
  1. Komunitas belajar di sekolah

  2. Komunitas belajar di PMM

  3. Komunitas belajar antar sekolah

2
  1. Komunitas belajar di sekolah

  2. Komunitas belajar di MGMP/KKG

  3. Komunitas belajar antar sekolah

30

media

Apa saja jenis komunitas belajar?

Komunitas

Belajar

dalam Sekolah

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

31

Multiple Choice

APAKAH JENIS KOMUNITAS BERDASAR PERNYATAAN DI BAWAH INI ?

" Komunitas belajar dalam sekolah terdiri dari
sekelompok guru mata pelajaran, atau guru
kelas, atau lintas kelas/lintas mata pelajaran
atau tenaga kependidikan atau guru bersama tenaga kependidikan"

1

Komunitas belajar antar sekolah

2

Komunitas belajar di PMM

3

Komunitas belajar di sekolah

4

Komunitas belajar dalam KKG/MGMP/MKKS

32

media

Komunitas Belajar dalam Sekolah

Komunitas belajar dalam sekolah terdiri dari
sekelompok guru mata pelajaran, atau guru
kelas, atau lintas kelas/lintas mata pelajaran
atau tenaga kependidikan atau guru bersama tenaga kependidikan

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

33

Multiple Choice

APAKAH JENIS KOMUNITAS BERDASAR PERNYATAAN DI BAWAH INI ?

" omunitas belajar antar sekolah merupakan
sekelompok GTK dari berbagai sekolah yang
belajar dan berkolaborasi untuk meningkatkan
hasil belajar murid. Wujud komunitas ini dapat
berupa PKG (dan gugus di PAUD), MGMP,
MGBK, KKG, MKKS, KKS, MKPS, komunitas
belajar organik, dan lainnya."

1

Komunitas belajar antar sekolah

2

Komunitas belajar di PMM

3

Komunitas belajar di sekolah

4

Komunitas belajar dalam KKG/MGMP/MKKS

34

media

Komunitas Belajar Antar sekolah

Komunitas belajar antar sekolah merupakan
sekelompok GTK dari berbagai sekolah yang
belajar dan berkolaborasi untuk meningkatkan
hasil belajar murid. Wujud komunitas ini dapat
berupa PKG (dan gugus di PAUD), MGMP,
MGBK, KKG, MKKS, KKS, MKPS, komunitas
belajar organik, dan lainnya.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

35

Multiple Choice

APAKAH JENIS KOMUNITAS BERDASAR PERNYATAAN DI BAWAH INI ?

" Komunitas Belajar Daring merupakan komunitas yang terdata secara virtual yang ada di menu Komunitas di platform Merdeka Mengajar (PMM). Komunitas belajar daring dapat mewadahi komunitas belajar di dalam sekolah maupun antar sekolah untuk melakukan aktivitas belajar bersama tanpa ada batasan jarak dan area."

1

Komunitas belajar antar sekolah

2

Komunitas belajar di PMM

3

Komunitas belajar di sekolah

4

Komunitas belajar dalam KKG/MGMP/MKKS

36

media

Komunitas Belajar daring di PMM

Komunitas Belajar Daring merupakan komunitas yang terdata secara virtual yang ada di menu Komunitas di platform Merdeka Mengajar (PMM). Komunitas belajar daring dapat mewadahi komunitas belajar di dalam sekolah maupun antar sekolah untuk melakukan aktivitas belajar bersama tanpa ada batasan jarak dan area.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

37

media

Fokus
Komunitas
Belajar

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

38

Multiple Choice

KUIS BENAR ATAU SALAH YUK ?

" Fokus kegiatan komunitas belajar
adalah pengajaran guru dan
peningkatan kompetensi GTK.."

1

benar

2

salah

39

media

Kuis Benar Atau Salah

Fokus kegiatan komunitas belajar
adalah pembelajaran murid dan
peningkatan kompetensi GTK.

BENAR

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

40

media

Fokus Komunitas Belajar

No

Fokus Kombel

Keterangan

Teori Rujukan

1Berpusat pada
pembelajaran
murid

Kombel yang berfokus pada pembelajaran murid.
Kegiatan dalam kombel berfokus pada peningkatan
pembelajaran murid. Kolaborasi bertujuan untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran atau
menyelesaikan tantangan pembelajaran murid . Pada
kombel ini aktivitasnya menggunakan siklus inkuiri
(refleksi awal - perencanaan - implementasi - evaluasi).

Professional Learning
Community (PLC) yang
dikembangkan oleh
Richard DuFour, dkk.
(2016)

2Berpusat pada
peningkatan
kompetensi
GTK

Kombel yang difokuskan untuk belajar dan berbagi
sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi GTK.
Kegiatan dalam kombel fokus pada pemenuhan gap
kompetensi GTK untuk dapat menjalankan peran dan
tugasnya dengan optimal.

Community of Practice
(CoP) yang dikembangkan
oleh Etienne Wenger -
Trayner (2012)

Komunitas belajar dengan fokus pada pembelajaran murid dan peningkatan kompetensi GTK
dilakukan secara kombinasi dengan porsi yang lebih besar pada fokus
pembelajaran murid.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

41

media

Fokus Komunitas Belajar yang Berpusat pada Pembelajaran Murid

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

42

media

Fokus Komunitas Belajar yang Berpusat

pada Pembelajaran Murid

Siklus inkuiri pada kombel berpusat pada Pembelajaran murid

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

43

media

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

44

media

3 Ide besar pada Komunitas Belajar yang

Berpusat pada Pembelajaran Murid

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

45

media

Fokus Pada
Pembelajaran

PTK perlu mampu menjawab
4 Pertanyaan Kritis berikut.

Apa yang kita harapkan murid pelajari?

Bagaimana kita tahu bahwa murid sudah
belajar hal tsb?

Bagaimana respon kita jika ada murid
yang tidak belajar?

Bagaimana kita akan memperkaya untuk
murid yang sudah mahir?

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

46

media

Membudayakan
Kolaborasi dan
Tanggung Jawab
Kolektif

Kolaborasi untuk menciptakan
pemahaman bersama.

Kolaborasi dg memiliki kesadaran bahwa proses
pembelajaran dan keberhasilan seorang murid
merupakan tanggung jawab bagi semua PTK

Kolaborasi ini diciptakan untuk menghadirkan
suasana belajar bersama, yang di dalamnya ada rasa
saling tergantung satu sama lain

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

47

media

Siklus komunitas belajar dalam sekolah merupakan

rangkaian pengelolaan yang bertujuan untuk meningkatkan

kapasitas PTK dan meningkatkan kualitas hasil belajar

murid.

Berorientasi Pada
Hasil (Pembelajaran
Murid)

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

48

media

4 Pertanyaan Kunci pada Komunitas Belajar

yang Berpusat pada Pembelajaran Murid

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

49

media

Aktivitas Kelompok

Cara Kerja:
1.Pembagian Kelompok: Peserta diskusi dibagi
menjadi 4 kelompok kecil yang heterogen (beragam
latar belakang dan mata pelajaran).

2.Mempelajari Lembar Diskusi: Setiap kelompok
mempelajari lembar diskusi secara bersama-sama.

Diskusi:
1.Setiap kelompok mendiskusikan 1 kasus
pembelajaran, kelompok 1 kasus no 1, kelompok 2
kasus no 2, kelompok 3 kasus no 3 dan kelompok 4
kasus no 4

2.Tunjuklah seorang notulis untuk mencatat poin-poin
penting dari diskusi.

3.Pastikan semua anggota kelompok aktif berpartisipasi.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

20’

50

media

Ceritakan hasil diskusi

kelompok

Presentasi:
1. Setiap kelompok mempresentasikan

hasil analisis kasus pembelajaran di
depan kelas.

2. Kelompok yang menyimak dapat

memberi apresiasi.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

51

media

Tahapan pada kombel berpusat pada Peningkatan kompetensi GTK

Fokus Komunitas Belajar yang Berfokus pada Peningkatan Kompetensi GTK

1. Menganalisis kebutuhan
belajar

anggota

3. Mencari fasilitator

pembelajaran yang
relevan terkait kebutuhan
belajar

5. Mendokumentasikan dan

mempublikasikan hasil
kegiatan

7. Evaluasi dan Refleksi

pembelajaran dan penerapan
kegiatan

2. Memfasilitasi rencana

kegiatan belajar berdasarkan
hasil analisis kebutuhan

4. Menyelenggarakan

kegiatan belajar di
komunitas belajar

6. Mendampingi rekan

sejawat dalam
mempraktikkan hasil
belajar di komunitas
belajar

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

52

media

Komunitas
Belajar Dalam
Sekolah

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

53

media

Komunitas belajar

dalam sekolah

seperti apa yang kita

harapkan?

Kondisi Komunitas
Belajar

Pemanfaatan kombel
dalam peningkatan
kompetensi guru

Penerapan siklus
inkuiri di dalam kombel

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

54

media

Kondisi komunitas belajar (1/2)

guru
.

Nilai dan Komitmen bersama sudah dijalankan oleh seluruh
anggota untuk menciptakan nuansa belajar dan berbagi yang
ramah dan aman untuk semua

Komunitas belajar rutin dilaksanakan dan terjadwal minimal 1
jam per minggu.

Frekuensi

Topik pembahasan terkait pembelajaran dan tantangan murid lebih
dominan dibandingkan pembahasan terkait peningkatan kompetensi

Topik Bahasan

Nilai dan Komitmen

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

55

media

Kondisi komunitas belajar (2/2)

1. Tim kecil/tim penggerak sudah terbentuk dan dapat menjelaskan

pentingnya keberadaan komunitas belajar dan mampu mendorong
anggota untuk terlibat aktif di dalam komunitas belajar;

2. Tim kecil/tim penggerak menjadi fasilitator saat pelaksanaan

komunitas belajar serta membantu pemecahan masalah di dalam

komunitas belajar.

3. Komunitas belajar tetap berjalan meskipun tim kecil/tim penggerak

komunitas berhalangan hadir

Peran tim kecil

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

56

media

Pemanfaatan kombel dalam

peningkatan kompetensi guru (1/2)

1. Kebutuhan belajar merupakan kebutuhan prioritas dengan

mempertimbangkan kondisi satuan pendidikan dan
kesenjangan kinerja anggota yang disepakati

2. Memanfaatkan data kebutuhan belajar anggota dengan

analisis data yang tersedia seperti data rapor pendidikan,
penilaian kinerja atau mengumpulkan data dengan metode
survei, observasi, FGD anggota, hasil refleksi bersama, serta
hasil umpan balik siswa.

Analisis kebutuhan

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

57

media

Pemanfaatan kombel dalam

peningkatan kompetensi guru (2/2)

Aktivitas pembelajaran dilakukan dengan:

1. Berfokus pada penyelesaian masalah anggota (problem solving)
2. Pembelajaran menggunakan beragam aktivitas (refleksi, tugas

individu/kelompok, berbagi pengalaman/praktik baik, bina suasana, dll)

Aktivitas Belajar

1. Terdapat rencana tindak lanjut dari topik yang dibahas/didiskusikan sebelumnya
2. Implementasi rencana tindak lanjut dilakukan oleh mayoritas anggota
3. Tersedianya mekanisme yang mendukung anggota komunitas dalam

mengimplementasikan RTL (misalnya saluran konsultasi, pendampingan, sumber
belajar, kebutuhan data dll)

Implementasi

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

58

media

Penerapan siklus inkuiri di dalam kombel
(1/3)

1. Refleksi awal dilakukan dengan menggunakan kombinasi

lebih dari satu sumber data, seperti data rapor pendidikan,
rapor hasil belajar, hasil asesmen formatif dan sumatif, hasil
observasi guru di kelas, atau data lain

2. Hasil refleksi memberikan gambaran spesifik/detail terkait

akar masalah dari tantangan pembelajaran murid yang
dihadapi.

Refleksi Awal

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

59

media

Penerapan siklus inkuiri di dalam kombel
(2/3)

Perencanaan dibuat dengan berfokus pada kebutuhan murid, seperti:

1. Mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat dicapai

oleh murid

2. Menyusun strategi bagaimana mengidentifikasi perkembangan

belajar murid saat proses pembelajaran

3. Menyusun strategi pendampingan bagi murid yang tertinggal

dalam pembelajaran

4. Menyiapkan strategi pengayaan bagi siswa yang sudah baik dalam

capaian belajar

5. Menyusun asesmen sesuai dengan kebutuhan murid di kelas

Perencanaan

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

60

media

Penerapan siklus inkuiri di dalam kombel (3/3)

1. Sebagian besar anggota komunitas belajar melakukan implementasi

sesuai perencanaan yang dibuat.

2. Terdapat aktivitas saling mengamati dan memberikan masukan dalam

proses implementasi

Implementasi

1. Refleksi akhir/Evaluasi selalu dilakukan dengan mengidentifikasi hal yang

sudah berjalan baik atau perlu ditingkatkan dalam proses implementasi

2. Refleksi akhir/Evaluasi dilakukan dengan membandingkan data ketika

refleksi awal dan sesudah implementasi

3. Refleksi akhir/Evaluasi berfokus pada hasil pembelajaran murid

Evaluasi

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

61

media

Komunitas
Belajar
Antarsekolah

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

25’

62

media

Aktivitas Kelompok

Cara Kerja:
1.Pembagian Kelompok: Peserta diskusi dibagi
menjadi 4 kelompok kecil yang heterogen (beragam
latar belakang dan mata pelajaran).

2.Mempelajari Lembar Diskusi: Setiap kelompok
mempelajari lembar diskusi secara bersama-sama.

Diskusi:
1.Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan-
pertanyaan yang tertera pada lembar diskusi.

2.Tunjuklah seorang notulis untuk mencatat poin-
poin penting dari diskusi.

3.Pastikan semua anggota kelompok aktif
berpartisipasi.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

25’

media

63

media

Ceritakan hasil diskusi

kelompok

Presentasi:
1. Setiap kelompok memilih salah satu

pertanyaan yang dianggap paling
menarik untuk dipresentasikan di depan
kelas.

2. Presentasi harus mencakup:

a. Ringkasan hasil diskusi
b. Ide-ide inovatif
c. Rekomendasi tindakan

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

64

media

Guru Antar sekolah

Sebagai wadah untuk merealisasikan
terjadinya kolaborasi guru antar sekolah untuk dapat belajar bersama, meningkatkan
kompetensi, merencanakan pembelajaran
bersama, berbagi praktik baik yang inovatif
dan kreatif, serta memecahkan masalah pembelajaran dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar murid

Tujuan Komunitas Belajar

Antar Sekolah

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

65

media

Sebagai wadah untuk merealisasikan
terjadinya kolaborasi antar Kepala
Sekolah untuk dapat belajar bersama,
meningkatkan kompetensi, serta
merancang program bersama dalam
upayameningkatkan hasil belajar murid
melaluipeningkatan kompetensi guru.

Tujuan Komunitas Belajar

Antar Sekolah

Kepala Sekolah

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

66

media

Tujuan Komunitas
Belajar Antar Sekolah

Pengawas Sekolah

Sebagai wadah untuk merealisasikan terjadinya
kolaborasi antar pengawas sekolah untuk dapat
belajar bersama dan meningkatkan kompetensinya dalam membersamai kepala sekolah dalampeningkatan kapasitas dan Mutu layanan satuan pendidikan untuk menyelenggarakan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

67

media

Lebih detailnya, dapat diakses di sini.

Buku Saku Komunitas Belajar

Tautan: http://s.id/KumpulanPanduanKombelSatpen

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

68

media

Lingkungan belajar
yang ramah guru ?

…bagaimana kondisi di lapangan?

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

69

media

Lingkungan yang aman akan membuat proses belajar Guru optimal

Seperti apa lingkungan
belajar yang aman dan
nyaman?

Setiap Guru dapat
menyampaikan
pendapatnya
tanpa takut
dihakimi

Guru menyimak
pendapat rekannya
secara atentif

Guru bisa saling
memberikan
umpan balik yang
membantunya
bertumbuh

Bagaimana mengembangkan komunitas belajar yang ramah guru / memberikan rasa
Aman dan Nyaman?

Melakukan penyamaan persepsi ttg pentingnya kombel dalam sekolah

Saling mengingatkan komitmen bersama dan nilai-nilai yang telah disepakati

Kepala sekolah menjadi role model (contoh) dalam mengimplementasikan nilai yang disepakati;

Pembiasaan setiap guru menyampaikan pendapat tanpa takut dihakimi

Pembiasaan menyimak rekan guru yang sedang berbicara.

Saling memberikan umpan balik secara santun;

Memberikan ruang bagi guru untuk menyampaikan keresahannya; dan mendiskusikan secara

terbuka dengan anggota komunitas bagaimana aktivitas di komunitas belajar bisa lebih nyaman

untuk guru.

Anggota tim kecil juga berperan mengamati interaksi antar guru dan merasakan suasana dan
dinamika belajar guru. Hasil pengamatan disampaikan dan didiskusikan
bersama di komunitas tim kecil untuk merumuskan langkah perbaikan lingkungan belajar yang
ramah guru. Selanjutnya hasil diskusi disampaikan ke kepala sekolah.

Kepala sekolah mendekati guru secara persuasif

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

70

media

Perlunya Ketrampilan Sosio Emosional

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

71

media

Kesadaran Diri

Manajemen Diri

Kesadaran Sosial

Kemampuan Berelasi

Pembuatan Keputusan bertanggung
jawab

Lima Kompetensi Sosial Emosional

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

72

media

Kemampuan
berelasi

Membangun dan
mempertahankan
hubungan yang
sehat antara
individu dan
kelompok.

Kesadaran diri

Mengenali
emosi, pikiran,
dan nilai
dalam diri
secaía akurat

Pembuatan
keputusan
bertanggung jawab

Pembuatan pilihan
konstruktif yang
benar dan cara
bertindak sesuai
dengan etika,
norma sosial, dan
keselamatan.

Manajemen diri

Mengelola pikiran,
emosi, dan
perilaku terutama
pada saat
mengahdapi
tantangan dalam
mencapai tujuan

Kesadaían
sosial

Kemampuan
untuk bisa
berempati
pada orang
lain dan
melihat daíi
berbagai sudut
pandang

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

73

media

Peran
Pemangku
Kepentingan

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10’

74

media

Peran Pusat

Ditjen GTK

Ditjen PDM

Ditjen Vokasi

1.

Menyediak

an Panduan dan
Bahan Materi.

2.

Menyediaka

n instrumen
pendampingan.

3.

Menyediaka

n Dashboard Refleksi
Kombel.

4.

Menguatk

an kapasitas UPT

5.

Pendampin

gan rutin ke UPT

6.Monev pelaksanaan

pendampingan di UPT

1.

Menyiapk

an bahan advokasi
optimalisasi
komunitas belajar.

2.Melakukan advokasi

optimalisasi
komunitas belajar ke
Pemda.

3.

Melakukan

peningkatan kapasitas
UPT PDM dalam
optimalisasi komunitas
belajar

1.

Menyiapk

an bahan advokasi
optimalisasi
komunitas belajar di
SMK.

2.

Melakukan

advokasi optimalisasi
komunitas belajar ke
Pemda.

3.

Melakukan

peningkatan kapasitas
UPT Vokasi dalam
optimalisasi Komunitas
Belajar
Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

75

media

Peran UPT

BGP/BBGP

BPMP/BBPMP

BPPMPV/BBPPMPV

1. Penguatan tim internal

satuan kerja.

2.

Peningkata

n kapasitas KS, PS,
Guru dan penggerak
komunitas belajar.

3. Pendampingan rutin

ke

kombel di satpen.

4. Monitoring dan

evaluasi

5.

Pendam

pingan komunitas
belajar di satuan
pendidikan.

1. Penguatan tim

internal
satuan kerja.

2. Advokasi ke Pemda
3. Pendampingan rutin

optimalisasi
komunitas belajar ke
Pemda

1.Penguatan tim internal

satuan kerja.

2.Peningkatan

kapasitas

KS, PS,

Guru dan

penggerak

komunitas

belajar di

jenjang SMK.

3.Monitoring dan

evaluasi

4.Pendampingan

komunita

s belajar di

SMK.

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

76

media

Peran Pemda Satuan Pendidikan

Pemda

Satuan Pendidikan

1.

Mendukung

dan memfasilitasi
pendampingan
komunitas belajar
2.

Melibatkan

pengawas dan penggerak
komunitas belajar dalam
pembentukan komunitas
belajar di Satuan
Pendidikan.
3.

Monitoring

dan evaluasi berkala.

1.

Membentuk

komunitas belajar.

2.Membentuk tim kecil
3.Menjadwalkan

pertemuan rutin

4.

Menjalanka

n kombel yang

berpusat pada murid

5.Menjalankan siklus

inkuiri

6.

Menjalanka

n kombel yang

ramah guru
Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

77

media

Semua

satuan

pendidikan

didorong

untuk

mengisi

instrumen komunitas belajar secara berkala. Laman ini
hanya

bisa

diisi

oleh

akun

belajar.id

kepala

sekolah.

Didalam

laman

initerdapat

beberapa

pertanyaan

yang

dapat

diisi

sesuai

keadaan

komunitas

belajar

di

masing-masing

satuan

pendidikan.
Melalui

refleksi

komunitas

belajar

ini,

Pemangku

kepentingan

dapat

merancang

strategi

dalam

mengoptimalkan komunitas belajar yang berpusat pada
pembelajaran

murid

dan peningkatan kompetensi

GTK dapat terwujud.

https://s.id/InfoInstrumenKombel

PENGISIAN INSTRUMEN
KOMUNITAS BELAJAR

Refleksi Komunitas Belajar

78

media

Penutup sesi

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

79

media

Setelah mengikuti sesi ini, saya

jadi tahu kalau …

Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5’

80

media

TERIMA
KASIH

81

Poll

APAKAH KAMU SEDIH

IYA

TIDAK

media

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,

RISET, DAN TEKNOLOGI

BALAI BESAR GURU PENGGERAK

PROVINSI JAWA TENGAH

OPTIMALISASI KOMUNITAS

BELAJAR

4 JP_A3_
KOMBEL DALAM
SEKOLAH
13.15-14.45

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 81

SLIDE