Search Header Logo
Soal AKM SMK Kelas 11

Soal AKM SMK Kelas 11

Assessment

Presentation

Mathematics

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Wonpil W

FREE Resource

3 Slides • 5 Questions

1

Selain pesona alam, Indonesia dianugerahi dengan kekayaan hayati yang luar biasa, termasuk keanekaragaman ikan air tawar. Ribuan spesies ikan air tawar mendiami perairan darat di seluruh penjuru negeri, menawarkan ragam rasa, tekstur, dan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Lebih dari sekadar sumber protein hewani, ikan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner dan tradisi masyarakat kita. Di berbagai daerah, ikan diolah menjadi hidangan istimewa dengan cita rasa khas yang memanjakan lidah. Dari ikan gurame bakar yang gurih di Jawa Barat, hingga patin pindang yang kaya rempah di Sumatera Selatan. Tradisi kuliner ikan air tawar Indonesia mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi bangsa.

Menurut data Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, konsumsi ikan air tawar di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, konsumsi ikan air tawar mencapai 12,7 kilogram per kapita per tahun, melampaui konsumsi ikan laut yang sebesar 5,4 kilogram per kapita per tahun.

Peningkatan konsumsi ini didorong oleh beberapa faktor. Pertama, harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan ikan laut. Kedua, kemudahan budidaya sehingga ketersediaannya lebih stabil. Ketiga, ragam jenis ikan air tawar yang banyak digemari masyarakat. Keempat, naiknya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi protein hewani.

media

2

media

Grafik di samping merupakan grafik jumlah konsumsi ikan air tawar dalam kurun waktu 3 tahun.

3

Multiple Choice

Question image

Ikan Lele, ikan Haruan dan ikan Papuyu mengalami peningkatan konsumsi yang signifikan setiap tahunnya.

1

Benar

2

Salah

4

Multiple Choice

Question image

Ikan Mas mengalami peningkatan konsumsi paling drastis dari Tahun 2020 ke Tahun 2021

1

Benar

2

Salah

5

Multiple Choice

Question image

Ikan yang paling banyak dikonsumsi dalam 3 tahun adalah ikan Nila.

1

Benar

2

Salah

6

Multiple Choice

Question image

Ikan Mas mengalami peningkatan konsumsi paling drastis dari Tahun 2020 ke Tahun 2021

1

Benar

2

S

7

Multiple Choice

Question image

Tidak ada penurunan konsumsi ikan air tawar selama 3 tahun berturut-turut

1

Benar

2

Salah

8

media

Dalam beberapa pekan terakhir, kelangkaan LPG 3 kg terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Masyarakat mengeluhkan susahnya mendapatkan tabung melon. Jikapun ada, harganya jauh melambung tinggi mencapai angka 40-65 ribu rupiah.

Penyebab kelangkaan LPG 3 kg, diantaranya yaitu praktik pengoplosan atau pemindahan isi elpiji bersubsidi ke tabung elpiji 5,5 kg maupun tabung 12 kg di pangkalan dan agen kian marak, pangkalan dan agen menaikkan harga jual di atas Harga Eceran Tertinggi atau HET, dan sejumlah besar stok untuk masyarakat miskin diselewengkan untuk dijual ke industry/usaha yang dilarang.

Pengeluaran Pertamina untuk distribusi elpiji akhir tahun 2023 di perkirakan menghabiskan anggaran Rp 85,45 triliun. Terdapat selisih Rp 32,39 triliun dari jatah alokasi anggaran belanja pemerintah pusat sebesar Rp 117,84 triliun. Selisih ini terjadi karena adanya penurunan harga CP Aramco yang menjadi harga acuan elpiji dosmetik.

LPG 3 KG Langka dan Mahal di Berbagai Daerah

Selain pesona alam, Indonesia dianugerahi dengan kekayaan hayati yang luar biasa, termasuk keanekaragaman ikan air tawar. Ribuan spesies ikan air tawar mendiami perairan darat di seluruh penjuru negeri, menawarkan ragam rasa, tekstur, dan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Lebih dari sekadar sumber protein hewani, ikan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner dan tradisi masyarakat kita. Di berbagai daerah, ikan diolah menjadi hidangan istimewa dengan cita rasa khas yang memanjakan lidah. Dari ikan gurame bakar yang gurih di Jawa Barat, hingga patin pindang yang kaya rempah di Sumatera Selatan. Tradisi kuliner ikan air tawar Indonesia mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi bangsa.

Menurut data Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, konsumsi ikan air tawar di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, konsumsi ikan air tawar mencapai 12,7 kilogram per kapita per tahun, melampaui konsumsi ikan laut yang sebesar 5,4 kilogram per kapita per tahun.

Peningkatan konsumsi ini didorong oleh beberapa faktor. Pertama, harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan ikan laut. Kedua, kemudahan budidaya sehingga ketersediaannya lebih stabil. Ketiga, ragam jenis ikan air tawar yang banyak digemari masyarakat. Keempat, naiknya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi protein hewani.

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 8

SLIDE