

materi bab 7 pai
Presentation
•
Religious Studies
•
11th Grade
•
Hard
ulya ulfa
FREE Resource
37 Slides • 13 Questions
1
Belum Berjudul
By ulya ulfa
2
Menguatkan Iman
Dengan Menjaga Kehormatan (Muru'ah), Ikhlas, Malu dan Zuhud
3
Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu dan Zuhud
4
Muru'ah atau menjaga kehormatan adalah proses penjagaan tigkah laku seseorang agar sejalan dengan ajaran agama, menghiasi diri dengan akhlak terpuji dan menjauhi segala bentuk keburukan. Q.S al-Ahzab: 35.
إِنَّ ٱلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَٰتِ وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَٱلْقَٰنِتِينَ وَٱلْقَٰنِتَٰتِ وَٱلصَّٰدِقِينَ وَٱلصَّٰدِقَٰتِ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَٱلصَّٰبِرَٰتِ وَٱلْخَٰشِعِينَ وَٱلْخَٰشِعَٰتِ وَٱلْمُتَصَدِّقِينَ وَٱلْمُتَصَدِّقَٰتِ وَٱلصَّٰٓئِمِينَ وَٱلصَّٰٓئِمَٰتِ وَٱلْحَٰفِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَٱلْحَٰفِظَٰتِ وَٱلذَّٰكِرِينَ ٱللَّهَ كَثِيرًا وَٱلذَّٰكِرَٰتِ أَعَدَّ ٱللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
A. Menjaga Kehormatan
5
Shahih al-Bukhary, no. 1427
" Barangsiapa yang berusaha menjaga kehormatannya maka Allah akan menjaga kehormatannya, dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allah akan memberinya kecukupan"
6
Artinya: Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.
Berikut penjelasan mengenai macam muru'ah :
1. Muru’ah terhadap diri sendiri.
Maksud muru'ah terhadap diri sendiri adalah mempertahankan
serta melaksanakan perilaku yang mulia dan menghindari perilaku yang tercela di manapun dan kapanpun meskipun dalam keadaan sendiri.
2. Muru’ah terhadap sesama makhluk
Muru’ah terhadap sesama makhluk berarti menjaga perilaku yang mulia dan menghindari perilaku yang tercela kepada orang lain, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
3. Muru’ah terhadap Allah Swt.
Muru’ah terhadap Allah Swt. memiliki maksud merasa malu kepada Allah Swt. sehingga membuat seseorang selalu melaksanakan semua perintah-Nya, menjauhi semua larangan-Nya, dan merasa malu apabila berbuat bermaksiat kepada-Nya.
7
Open Ended
Sebutkan 1 hal yang menunjukkan bahwa kita menjaga kehormatan diri kita sebagai seorang muslim!
8
Multiple Choice
Dalam Q.S al-Ahzab : 35 terdapat potongan ayat yang berbunyi (مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا)
arti dari potongan ayat tersebut adalah !!
Laki-laki dan Perempuan
tetap dalam ketaatannya
ampunan dan pahala
yang banyak menyebut nama Allah
9
Dari riwayat Al Baihaqi
" Aduhai betapa bahagia mereka yang berhati ikhlas: mereka yang ketika hadir tak di kenal. Manakala pergi mereka dicari kesana kemari. Mereka itulah obor obor yang menerangi jalan"
10
B. Ikhlas
Ikhlas secara bahasa berarti murni, tidak tercampur, bersih, jernih, mengosongkan dan membersihkan sesuatu.
Ikhlas berarti suci dalam berniat, bersihnya batin dalam beramal, tidak ada pura-pura, lurusnya hati dalam bertindak, jauh dari penyakit riya' serta mengharap ridha Allah semata.
Ikhlas pada Q.S Az-Zumar: 2.
إِنَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ فَٱعْبُدِ ٱللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ ٱلدِّينَ
Artinya: Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan(mengikhlaskan) ketaatan kepada-Nya.
11
Abu Hamid al Ghazali
" Ikhlas adalah apa yang ada dalam tujuan amal murni untuk mendekatkan diri kepada Allah"
12
Tingkatan Ikhlas
1. Orang awam (umum)
Pada tingkatan ini, seseorang beribadah kepada Allah SWT dengan tujuan untuk mencari dan menghitung keuntungan dunia dan akhirat.
Contohnya tingkatan ikhlas orang awam yakni seseorang melakukan ibadah shalat atau memberi shadaqah kepada anak yatim dengan tujuan ingin agar badannya sehat, hartanya banyak, mendapat bidadari dan nanti di akhirat masuk surga.
2. Orang khawash (khusus)
Pada tingkatan ini, seseorang beribadah hanya untuk mencari keuntungan akhirat sehingga bukan lagi berorientasi pada keuntungan dunia.
Seseorang pada tingkatan ini beribadah sambil hatinya berharap untuk memperoleh pahala, surga, dan semua hal yang berorientasi pada akhirat.
13
diriwayatkan syekh Junaid al Baghdadi
" Saya ( nabi ) bertanya kepada Jibril tentang makna ikhlas . Apakah ikhlas itu ? Aku (Jibril) telah menanyakan hal ini kepada Tuhan, dan Dia menjawab : ikhlas itu merupakan salah satu Rahasia Ku, yang Aku tempatkan di hati hamba–hamba–Ku yang aku cintai"
14
3. Orang khawashul khawas (luar biasa)
Seseorang dikategorikan masuk dalam tingkatan ini apabila ia beribadah tidak ada motivasi apa pun, kecuali mengharap ridha dari Allah SWT.
Orang khawashul khawas beribadah setiap hari bukan sebagai kewajiban, tetapi menjadi kebutuhan sebagai seorang hamba. Dengan kata lain, orang tersebut beribadah tidak lagi didasari keinginan dunia maupun akhirat, melainkan didasari oleh rasa mahabbah (cinta) dan rindu kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, seseorang pada tingkatan ini dikatakan telah mencapai kenikmatan dalam setiap ibadah yang dikerjakan.
15
HR. Bukhari No. 9
" Iman mempunyai enam puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah perkataan 'Lâ ilâha illallâh,' dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri (gangguan) dari jalan. Dan malu merupakan salah satu cabang Iman"
16
Multiple Choice
Orang Khawash merupakan orang yang beribadah yang tidak lagi mementingkan keuntungan....
Akhirat
Kerja
Usaha
Dunia
17
Open Ended
Sebagai seorang muslim yang baik, saya malu jika .....
18
Replace Malu atau al-haya' disebut oleh Nabi saw. sebagai cabang dari iman karena dengan sifat malu seseorang dapat bergerak melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.
Dalam konteks akhlak, sifat malu ada tiga macam, yaitu malu kepada Allah, malu kepada diri sendiri dan malu kepada orang lain.
C. Malu dan Zuhud
19
Imam Sufyan Ats Tsauri
" Zuhud sendiri berarti keinginan yang terbatas. Yaitu memberi batasan antara mana yang lebih utama antara urusan akhirat atau duniawi."
20
Menurut Ibnu Hajar penulis kitab Fath al-Bari, malu dibagi menjadi dua, yaitu.
1) Malu naluri (gharizah)
Yakni sifat malu yang Allah ciptakan pada diri hamba sehingga mengantarkan hamba tersebut melakukan kebaikan dan menghindari keburukan serta memotivasi untuk berbuat yang indah.
Inilah yang termasuk cabang dari iman, karena bisa menjadi perantara menaiki derajat iman.
2) Malu yang dicari/dilatih (muktasab)
Sifat malu ini adakalanya bagian dari iman, seperti rasa malu sebagai hamba di hadapan Allah pada hari kiamat, sehingga menjadikannya mempersiapkan bekal untuk menemui Allah di akhirat nanti.
Adakalanya juga malu ini bagian dari ihsan, seperti malunya hamba karena adanya rasa taqarrub atau merasa selalu dalam pengawasan Allah, inilah puncak dari macam-macam cabang iman.
Dengan demikian, sifat malu sangat penting dimiliki oleh setiap manusia.
21
Imam al Ghazali
" Ketahuilah, banyak orang mengira, orang yang meninggalkan harta duniawi adalah orang yang zuhud (zahid). Padahal tidak mesti demikian. Pasalnya, meninggalkan harta dan berpenampilan “buruk” itu mudah dan ringan saja bagi mereka yang berambisi dipuji sebagai seorang zahid"
22
Multiple Choice
Dalam Konteks akhlak, sifat malu ada tiga macam. Satu dari ketiganya adalah....
Malu kepada pekerjaan
Malu kepada prestasi
Malu kepada diri sendiri
Malu kepada hasil
23
Imam al Ghazali
" Zuhud bukan berarti ketiadaan harta duniawi. Zuhud merupakan kesucian hati dari harta duniawi. Nabi Sulaiman as sendiri di tengah gemerlap kekuasaannya tetap tergolong orang yang zuhud "
24
Secara bahasa zuhud berarti sesuatu yang sedikit, tidak tertarik terhadap sesuatu dan minginggalkannya.
Zuhud berarti meninggalkan kesenangan dunia untuk lebih mementingkan ibadah. Orang yang melakukan zuhud disebut dengan zahid.
Zuhud
25
Open Ended
Sebagai seorang pelajar yang mempraktekkan sifat zuhud, saat membeli HP atau Laptop, saya akan mempertimbangkan .....
26
Kehidupan yang lebih mementingkan akhirat daripada mementingkan kehidupan dunia yang fana dan hina merupakan esensi dari zuhud. Perbuatan menolak dunia dan segala isinya bukanlah esensi dari zuhud, bekerja keras dan mendapatkan uang banyak bukan berarti nilai-nilai zuhud tidak bersemayam dalam dirinya, karena kehidupan dunia ini diciptakan Allah menjadi lahan pahala menuju kehidupan akhilat kelak.
27
Menjaga Kehormatan
didalam ajaran Islam, ada tiga (3) kata, yang secara makna saling melengkapi dalam mewujudkan harga diri seseorang, yakni 'Izzah (kemuliaan diri), Muru'ah (menjaga kehormatan diri), dan 'Iffah (menahan diri).
28
Q.S al-A'la 16-17 :
بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ
Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi.
Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.
29
Muru'ah
muru'ah adalah mengerjakan segenap akhlak baik dan menjauhi segenap akhlak buruk, menerapkan semua hal yang akan menghiasi dan memperindah kepribadian, serta meninggalkan semua yang akan mengotori dan menodainya.
30
Multiple Choice
Orang yang melakukan perbuatan zuhud disebut dengan.....
Yazid
Zahid
Ikhlas
Tawakkal
31
Muru'ah
Menurut Syekh Imam Mawardi dalam Adab Ad-Dunya wad-Din, muru'ah berarti:
menjaga tingkah laku hingga tetap berada pada keadaan yang paling utama, supaya tidak melahirkan keburukan secara sengaja dan tidak berhak mendapat cacian
32
Wassalamualaikum
33
Muru'ah terhadap diri sendiri
Muru'ah terhadap sesama makhluk
Muru'ah terhadap Allah
Sikap Muru'ah terbagi 3
34
Open Ended
Sebutkan 3 hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kerhormatan kita sebagai seorang pelajar!
35
Multiple Choice
Dibawah ini yang termasuk contoh dari menjaga muru’ah…
1) Menjaga perkataan dengan tidak mengejek teman atau pun berkata kasar
2) Menyapa orang yang lewat didepan rumah
3) Menggunakan pakaian sesuai syariat islam bukan pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh
4) Menolong teman yang sedang kesusahan
Dari pernyataan diatas manakah contoh menjaga muru’ah…
1) dan 2)
1) dan 3)
1) dan 4)
2) dan 3)
3) dan 4)
36
Multiple Choice
Malu kepada Allah hendaknya ia menjaga kepala dan apa yang dipanggulnya, menjaga perut dan apa yang dikandungnya, hendaklah ia ingat mati dan bahayanya. Siapa yang menginginkan akhirat hendaklah ia meninggalkan perhiasan kehidupan dunia. Siapa yang telah melakukan semua itu, sungguh ia telah malu kepada Allah dengan malu yang sesungguhnya, disamping itu yakni menjaga kepala dan apa yang dipanggulnya memberi petunjuk agar manusia menjaga mata, telinga, dan mulut. Orang yang memiliki rasa malu menjaga matanya dari melihat yang dosa.
Dari pernyataan diatas yang dimaksud dengan malu kepada allah adalah…
Senantiasa selalu melakukan keburukan yang dilarang allah
Melaksanakan perintah allah dan menahan diri dari larangannya
Malu melakukan ibadah ketidak ada orang
Malu memberikan sedekah kepada fakir
Melakukan sesuatu sesuka hati
37
Ikhlas
adalah lawan dari riya yaitu kita melakukan segala pekerjaan ataupun ibadah hanya semata-mata karena ingin mendapatkan ridho Allah SWT. Sementara riya yaitu melakukan suatu amal perbuatan dan ibadah karena ingin mencari penghargaan dan juga pengakuan dari manusia.
38
Tingkatan Ikhlas
Ikhlas Awam, Di dalam ibadahnya kepada Allah SWT, mereka melandasinya dengan perasaan takut pada siksa Allah dan masih mengharapkan pahala dunia. Seperti halnya orang yang melakukan sholat dhuha agar mereka memperoleh pahala dan juga dimudahkan rezekinya. Kemudian orang-orang yang melakukan sholat tahajud karena ingin dilancarkan urusan dunianya.
39
Tingkatan Ikhlas
Ikhlas Khawas, Akhlak yang satu ini memiliki motivasi untuk memperoleh pahala dari Allah SWT. Dengan begitu, orang yang melakukan amal ibadah akan memperoleh sesuatu dari Allah di akhirat nanti seperti terhindar dari siksa neraka dan masuk ke dalam surganya Allah SWT.
40
Tingkatan Ikhlas
Ikhlas Khawas al Khawas, Ikhlas yang satu ini adalah suatu bentuk pengabdian dari seorang hamba kepada Allah SWT disertai dengan kesadaran penuh bahwasannya seorang hamba sudah seharusnya mengabdi kepada Allah SWT dengan cara melakukan perbuatan dan amal ibadah yang dilakukan karena mencari ridho Allah dengan sebenar-benarnya.
41
Ciri-ciri Ikhlas
Tidak mengharap/menghiraukan pujian dan hinaan orang lain
Tidak melihat manfaat/imbalan dalam beramal
Tidak mengingat/menghitung pahala
Mendengarkan nasehat
42
Multiple Select
Buk Yanti adalah seorang penjual bubur ayam keliling. Setiap harinya, gerobak bubut ayam tersebut selalu didorong dari rumah. Suatu hari, Amir sang tetangganya sedang jogging. Amir melihat Bu Yanti yang tengah terbopoh-bopoh mendorong gerobaknya. Remaja laki-laki tersebut kontan langsung membantu Bu Yanti untuk mendorong gerobak. Awalnya, Bu Yanti menolak karena tidak ingin merepotkan anak tetangganya. Namun, Amir tetap ikhlas dan bersungguh-sungguh membantu Bu Yanti tanpa mengharapkan imbalan. Berkat bantuan Amir, Bu Yanti dapat lebih menghemat tenaga dan tidak terlalu kelelahan karena mendorong gerobak yang berat.
Dari narasi diatas namakah dibawah ini yang termasuk ciri-ciri orang yang ikhlas…
(pilihan ganda komplek)
Tidak mengharapkan pujian dan hinaan dari orang lain
Tidak melihat lagi kepada manfaat dan bahaya perbuatan, tetapi pada hakikat perbuatan misalnya bahwa amal yang kita lakukan adalah perintah Allah
Menyenangkan hati jika perbuatan tersebut di puji irang lain sehingga ingin melakukan hal baik di dekat orang ramai
Tidak mengingat pahala dari perbuatan yang dilakukan
Melakukan sholat hanya ketika orang banyak
43
Malu
Rasulullah SAW pernah menyebut bahwa malu adalah sebagai bagian dari iman. Artinya, malu merupakan salah satu budi pekerti yang dituntut oleh Islam untuk dimiliki oleh setiap pemeluknya.
Rasa malu adalah suatu akhlak yang mendorong untuk meninggalkan hal-hal yang buruk dan kurang memperhatikan haknya orang yang memiliki hak.
44
Malu
"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya diantara yang didapat manusia dari kalimat kenabian yang pertama ialah: 'Jika engkau tidak malu, berbuatlah sesukamu.'" (HR. Bukhari No. 3483).
Rasa malu adalah tameng, sekaligus benteng dari melakukan perbuatan-perbuatan buruk. Seseorang yang senantiasa memelihara dan menjaga rasa malu akan berhati-hati, baik dalam ucapan maupun perbuatan
45
Malu dibagi menjadi 2
Malu Naluri, sifat yang Allah ciptakan pada diri hamba sehingga mengantarkan hamba tersebut melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.
Malu yang dicari/dilatih, sifat malu yang harus dibiasakan/dilatih sedini mungkin sehingga mampu menjadi akhlaq yang tertanam dalam diri masing-masing hamba.
46
Multiple Choice
Rasa malu seseorang kepada dirinya sendiri adalah rasa malu dari jiwa yang mulia dan agung. Rasa ini juga muncul karena kerelaannya terhadap kelalaian yang dilakukannya. Orang seperti ini, jiwanya merasa malu kepada jiwanya sendiri sehingga seolah-olah dia memiliki dua jiwa di mana salah satunya merasa malu kepada yang lainnya. Inilah rasa malu yang paling sempurna. Jika seorang hamba merasa malu kepada dirinya, rasa malunya kepada orang lain akan jauh lebih besar. Serta mempu menahan diri untuk mekaukan sesuatu yang menimbulkan aib bagi dirinya.
Dari pernyataan diatas yang dimaksud dengan malu haya’…
Malu melakukan keburukan
Malu yang menjadikan manusia giat untuk melakukan kebaikan
Malu melakukan ibadah di dekat orang banyak karna takut dipuji
Malu kalau tidak anggun di hadapan orang lain dan gengsi kalau nggak banyak uang
Manusia yang mampu menahan diri dari hal-hal yang dapat mendatangkan aib pada dirinya
47
Zuhud
Zuhud berarti sesuatu yang sedikit, tidak tertarik terhadap sesuatu dan meninggalkannya. jadi zuhud berarti meninggalkan dari kesenangan dunia untuk lebih mementingkan ibadah
48
Zuhud
zuhud itu sendiri adalah kondisi batin yang tidak tercemar oleh ambisi harta duniawi. Hal ini diangkat oleh Imam Al-Ghazali ketika menceritakan kezuhudan ulama besar dalam Islam Imam Malik ra yang kaya raya dan dermawan. Imam Malik ra adalah orang yang zuhud di mana harta duniawi tidak singgah di dalam hati dan pikirannya. Sementara ia adalah ulama besar yang kaya raya.
49
3 tanda Kezuhudan
Tidak terpengaruh oleh keberadaan dan ketiadaan harta
Tidak terpengaruh oleh pujian dan hinaan
Terhibur dan senang oleh Allah SWT.
50
Multiple Choice
Zuhud adalah mencintai sesuatu yang dicintai Allah dan membenci sesuatu yang dibenci Allah. Meninggalkan harta yang halal sebagaimana meninggalkan harta yang haram. Sebab, yang halal pasti akan dihisab, sedangkan yang haram pasti akan membuahkan siksa. Menyayangi sesama orang Islam sebagaimana menyayangi diri sendiri. Memelihara diri dari ucapan yang tidak bermanfaat sebagaimana memelihara diri dari ucapan yang haram dan meninggalkan sesala sesuatu yang dilarang Allah.
Dari narasi tersebut zuhud secara bahasa adalah…
Mensucikan
Mengembalikan
Menutupi
Mengisi
Meninggalkan
Belum Berjudul
By ulya ulfa
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 50
SLIDE
Similar Resources on Wayground
45 questions
matriks kelas XI
Presentation
•
11th Grade
44 questions
XI MIA 1 / THUS, NOV 5TH 2020
Presentation
•
10th - 11th Grade
41 questions
Dinamika Gerak
Presentation
•
11th Grade
46 questions
CATUR WARNA
Presentation
•
10th Grade - University
41 questions
fikih Hudud dan Hikmahnya
Presentation
•
11th Grade
47 questions
PAI T5 PEL. 15 JENAYAH DALAM ISLAM
Presentation
•
10th Grade
43 questions
Hakikat Mencintai Allah, Khauf, Raja' dan Tawakkal Kepadanya
Presentation
•
10th Grade
50 questions
Menjaga kehormatan,iklas,malu dan zuhud
Presentation
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
Factors 4th grade
Quiz
•
4th Grade
10 questions
Cinco de Mayo Trivia Questions
Interactive video
•
3rd - 5th Grade
13 questions
Cinco de mayo
Interactive video
•
6th - 8th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
19 questions
Classifying Quadrilaterals
Quiz
•
3rd Grade
Discover more resources for Religious Studies
5 questions
A.EO.1-4 Quizizz Day 1
Quiz
•
9th - 12th Grade
100 questions
Biology EOC Review
Quiz
•
9th - 12th Grade
5 questions
A.EO.1-4 Quizizz Day 2
Quiz
•
9th - 12th Grade
5 questions
A.EI.1-3 Quizizz Day 4
Quiz
•
9th - 12th Grade
5 questions
A.EI.1-3 Quizizz Day 6
Quiz
•
9th - 12th Grade
5 questions
G.RLT.1-3 Quizizz Day 1
Quiz
•
9th - 12th Grade
25 questions
Biology EOC review Quiz
Quiz
•
9th - 12th Grade
5 questions
G.TR.1-4 Quizizz Day 1
Quiz
•
9th - 12th Grade