Search Header Logo
KKA - MODUL 2

KKA - MODUL 2

Assessment

Presentation

Computers

Professional Development

Practice Problem

Easy

Created by

Redhina Aulia

Used 4+ times

FREE Resource

35 Slides • 7 Questions

1

Modul 2.

Berpikir Komputasional sebagai Dasar Koding untuk Kecerdasan Artifisial

By Redhina Aulia

Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah

2

Tujuan Pelatihan


  1. Peserta pelatihan mampu memahami konsep dasar berpikir komputasional.

  2. Peserta pelatihan mampu menguraikan dan memberi contoh penerapan berpikir komputasional dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

3

Pokok Bahasan


  1. Definisi berpikir komputasional.

  2. Prinsip berpikir komputasional

  3. Berpikir Komputasional sebagai dasar koding.

  4. Aktivitas plugged dan unplugged.

4

Draw

Gambarkan perasaan bapak ibu hari ini!

5

1. Konsep Berpikir Komputasional

6

  1. Berpikir komputasional berarti peserta didik memiliki kemampuan berpikir yang dapat menyelesaikan permasalahan ataupun persoalan sehari-hari dengan menggunakan teknik ilmu komputer

  2. Dengan demikian, berpikir komputasional merupakan kemampuan menyusun solusi masalah secara logis dan sistematis sehingga dapat diproses oleh manusia maupun komputer.

  3. Berpikir komputasional berkaitan erat dengan konsep 4C, yaitu Critical Thinking (berpikir kritis), Creativity (kreativitas), Communication (komunikasi), dan Collaboration (kolaborasi) dari kebutuhan abad 21 karena mendukung penyelesaian masalah secara sistematik, efektif, efisien, dan optimal.

  4. Keterkaitan hubungan antara berpikir komputasional dengan berpikir kritis tidak dapat dipisahkan karena prinsip-prinsip yang ada di dalam berpikir komputasional membangun cara berpikir sehingga membantu seseorang dapat menyelesaikan suatu masalah dengan logis dan efektif.

Konsep Berpikir Komputasional

7

2. Prinsip Berpikir Komputasional

8

Prinsip Berpikir Komputasional / 4 Corner Stone Computational Thinking


  1. Dekomposisi ( Decompotion)

  2. Pengenalan Pola (Pattern Recognition)

  3. Abstraksi (Abstraction)

  4. Algoritma (Algorithmic Thinking)

9

Dekomposisi

10

Open Ended

Menurut bapak ibu, apa itu dekomposisi?

11

​Dekomposisi yaitu : memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola atau bisa dipahami dengan sederhana sebagai pemecahan masalah besar menjadi bagian yang lebih kecil.

CONTOH : Membersihkan rumah
a) Tentukan ruangan mana dulu → b) Ambil alat bersih-bersih → c) Sapu & pel → d) Buang sampah

12

Pattern Recognition (Pengenalan Pola)

13

Open Ended

Menurut bapak ibu, apa yang dimaksud dengan pengenalan pola?

14

​Pengenalan pola berarti mengidentifikasi kesamaan atau pola dalam berbagai permasalahan untuk menemukan solusi yang dapat diterapkan kembali atau dengan kata lain adalah menemukan pola yang bisa digunakan kembali.

CONTOH :
Cuaca & cucian
Bapak ibu menyadari bahwa setiap kali langit pagi berawan tipis lalu angin bertiup lembap, hujan turun sore harinya. Pola ini membuat bapak ibu memutuskan menjemur baju lebih awal.

15

Abstraksi

16

Open Ended

Menurut bapak ibu, apa yang dimaksud dengan abstraksi?

17

Abstraksi adalah menyaring informasi yang tidak relevan dan hanya mengambil bagian yang penting untuk menyelesaikan masalah, dengan kata lain hanya terfokus pada informasi penting dan menyaring detail yang tidak relevan.

CONTOH :
Memilih pakaian

Dari sekian banyak pakaian di lemari, bapak ibu cukup memperhatikan jenis acara (formal/kasual) dan cuaca. Warna kancing atau jumlah kantong tidak krusial.

18

Algoritma

19

Open Ended

Menurut bapak ibu, apa yang dimaksud dengan algoritma?

20

Berpikir algoritmik (algoritma) yaitu menyusun langkah-langkah, instruksi ataupun prosedur yang sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu.

CONTOH :
Menyeduh kopi tubruk ala Recoffeery
1) Panaskan 200 ml air → 2) Masukkan 2 sdt kopi → 3) Tuang air 96 °C → 4) Aduk 10 detik → 5) Tunggu 4 menit → 6) Seruput

21

Match

Jodohkan studi kasus berikut dengan salah satu dari 4 prinsip berpikir komputasional

Kak Re hendak membuat “Hari Pameran Proyek”. Ia memecah pekerjaan menjadi daftar tugas: (1) membuat formulir pendaftaran, (2) menyiapkan ruang kelas, (3) mengatur jadwal presentasi, (4) membuat poster promosi, (5) menyiapkan alat penilaian.

Setiap Senin sore Kak Re selalu mendapati kemacetan di tikungan depan sekolah, sedangkan Selasa–Jumat relatif lancar. Ia pun rutin menjemput anak lebih awal hanya pada hari Senin.

Dalam membuat peta lokasi acara sekolah, panitia hanya menampilkan jalan utama, area parkir, gerbang, dan aula; detail pohon atau saluran air dihilangkan agar peta mudah dibaca.

Dalam proses pembuatan roti, seorang pembuat roti mengikuti langkah-langkah yang jelas: Campurkan bahan → Uleni adonan → Diamkan hingga mengembang → Panggang dalam oven.

Dekomposisi

Pengenalan Pola (Pattern Recognition)

Abstraksi

Algorithmic Thinking

22

Berpikir Komputasional sebagai Dasar Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA)

Menghubungkan Prinsip Berpikir Komputasional dengan Koding

23

Pembelajaran Berpikir Komputasional sebagai Landasan untuk Kecerdasan Artifisial (KA)

Menurut naskah akademik Pembelajaran Koding Dan Kecerdasan Artifisial Pada Pendidikan Dasar dan Menengah :
Tujuan dari pembelajaran ini tidak hanya berhenti pada menyiapkan peserta didik untuk memiliki kemampuan penyelesaian masalah, namun juga mengajarkan peserta didik untuk mengerti inti dari esensi pembelajaran berpikir komputasional dan kecerdasan artifisial.

24

Pembelajaran Berpikir Komputasional sebagai Landasan untuk Kecerdasan Artifisial (KA)

Hal esensi yang dimaksud:

Berpikir komputasional, analisis data, algoritma pemrograman, etika KA, human-centered mindset, design system KA, dan teknik KA.

25

Menghubungkan Prinsip Berpikir Komputasional dengan Koding

media

26

IPO (Input-Proses-Output)

27

Match

Jodohkan makna berikut dengan istilah yang tepat

Informasi mentah, sinyal, atau perintah yang dimasukkan ke dalam suatu sistem agar dapat dikelola lebih lanjut.

Serangkaian langkah atau operasi yang mengubah, menghitung, atau menganalisis data sehingga siap menjadi hasil akhir.

Produk akhir berupa data, tampilan, atau aksi nyata yang keluar dari sistem setelah semua langkah selesai.

Input

Proses

Output

28

media

29

​Dalam permainan "Simon Says", peserta didik akan membentuk lingkaran atau kelompok besar, dengan satu peserta didik berperan sebagai "Simon". Tugas "Simon" adalah memberikan instruksi kepada peserta lain, yang hanya boleh diikuti jika instruksi diawali dengan kata "Simon says".

​Contoh kegiatan:

Unplugged IPO

30

VARIABEL

31

Variabel adalah wadah atau bentuk yang dapat dilihat, diukur ataupun diamati. Dalam koding, variabel digunakan untuk menyimpan data yang akan digunakan.

32

Alur Logika dalam Koding

33

media
media
media

Perintah dieksekusi satu per satu sesuai urutan.

Sekuensial

Program memilih jalur berbeda berdasarkan kondisi tertentu.

Percabangan

Mengulangi perintah hingga kondisi tertentu terpenuhi.

​​Perulangan

34

PRAKTIK

36

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan dalam Kelas

Pembelajaran berpikir komputasional dapat dilakukan dengan dua pendekatan

utama: Plugged dan Unplugged.

37

Pembelajaran Plugged

Menggunakan perangkat teknologi seperti komputer, tablet, atau aplikasi untuk mengajarkan konsep berpikir komputasional.

Contoh:

  • Scratch atau Scratch Junior untuk memahami algoritma dan pemrograman.

  • Code.org untuk belajar pemrograman berbasis blok dan lainnya.

38

Pembelajaran Unplugged

Tidak menggunakan perangkat elektronik, tetapi tetap mengajarkan konsep komputasional melalui aktivitas fisik dan permainan.

Contoh:

  • Permainan kartu algoritma di mana peserta didik menyusun langkah-langkah membuat roti lapis dan lain sebagainya.

  • Maze Challenge/ Human Grid di mana peserta didik membuat rute

  • berdasarkan instruksi yang diberikan

39

Selamat!

Anda telah berhasil menyelesaikan materi Modul 2


Sekarang, Anda akan mengerjakan beberapa Aktivitas Pembelajaran agar dapat memahami, mengeksplorasi, dan merefleksikan pembelajaran

40

Lembar Kerja 1

Skenario:

Banyak siswa tidak bisa menyelesaikan tantangan koding karena terlalu mengikuti langkah tanpa berpikir kritis. Bagaimana Anda akan membimbing mereka untuk menggunakan Analisis Kritis terhadap Masalah?

Buatlah rencana implementasi sederhana menggunakan media presentasi tentang bagaimana anda akan mengajarkan konsep koding kepada siswa.

Lembar kerja 2.1 Membuat rancangan penyelesaian masalah (studi kasus).

41

Buatlah mind map di kertas atau diaplikasi yang berisikan penjelasan salah satu dari topik berikut dengan menarik:

  • Menjelaskan Input-Proses-Output dengan aktivitas interaktif (unplugged ataupun plugged).

  • Menjelaskan Variabel dalam aplikasi koding menggunakan contoh sederhana.

  • Menjelaskan Percabangan dan Perulangan dengan contoh permainan atau latihan sederhana.

Lembar Kerja 2.2 Membuat Mind Map.

42

Lembar Kerja 2.3 : Kuis

Kuis: Berpikir Komputasional Sebagai Dasar Koding

Modul 2.

Berpikir Komputasional sebagai Dasar Koding untuk Kecerdasan Artifisial

By Redhina Aulia

Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 42

SLIDE