Search Header Logo
Materi Prinsip Dasar Kelistrikan per2

Materi Prinsip Dasar Kelistrikan per2

Assessment

Presentation

Other

11th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

heni saskiah

FREE Resource

15 Slides • 0 Questions

1

Siap Belajar?

By heni saskiah

2

​Prinsip Dasar Kelistrikan

By heni saskiah

3

Pengertian Prinsip Dasar Kelistrikan

Prinsip dasar kelistrikan adalah sekumpulan konsep dan hukum fisika yang menjelaskan bagaimana listrik bekerja, mengalir, dan berinteraksi dalam suatu sistem. Prinsip ini mencakup pemahaman tentang arus listrik, tegangan, hambatan, hukum Ohm, serta jenis-jenis rangkaian listrik dan alat ukurnya.

Memahami prinsip dasar kelistrikan sangat penting sebagai landasan utama dalam mempelajari sistem kelistrikan lebih lanjut, seperti instalasi listrik, elektronika, maupun teknologi listrik dalam kehidupan sehari-hari.

4

Konsep Dasar Kelistrikan

  • Arus Listrik (I) adalah aliran muatan listrik dalam suatu penghantar. Satuan: Ampere (A).

  • Tegangan Listrik (V) adalah gaya dorong untuk menggerakkan arus dalam rangkaian. Satuan: Volt (V).

  • Hambatan Listrik (R) adalah penghambat aliran arus dalam suatu penghantar. Satuan: Ohm (Ω).

5

V=I×R, I=R/V​, R=I/V​

Rumus Umum Hukum Ohm:

  • Bunyi Hukum Ohm: Arus listrik sebanding dengan tegangan dan berbanding terbalik dengan hambatan.

Hukum Ohm

6

media
media
media

Rangkaian Seri:

  • Arus sama di setiap komponen

  • Jika satu lampu putus → semua lampu padam

​​Jenis - Jenis Rangkaian Listrik

Rangkaian Paralel:

  • Tegangan sama di setiap cabang

  • Jika satu lampu putus → lampu lain tetap menyala

  • Arus total = jumlah arus tiap cabang

Rangkaian Campuran:

Gabungan seri dan paralel

7

Komponen dan Fungsi dalam Rangkaian

  • Resistor: Komponen yang berfungsi untuk menghambat arus

  • Pemahaman prinsip dasar kelistrikan penting untuk:

    • Dasar instalasi listrik dan elektronika

    • Memahami kerja alat listrik

    • Meningkatkan keselamatan dan efisiensi kerja

8

media

Amperemeter: Mengukur arus listrik

Voltmeter:
Mengukur tegangan listrik

Ohmmeter:
Mengukur
hambatan listrik

Multimeter:
Mengukur arus, tegangan, dan hambatan sekaligus

Alat Ukur Listrik

kWh Meter:
Mengukur energi listrik

9

  • Jika hambatan diperbesar (R ↑) sedangkan tegangan tetap, maka arus menurun (I ↓)

  • Hubungan ini disebut hubungan berbanding terbalik

Pengaruh Tegangan & Hambatan Terhadap Arus

10

Daya dan Energi Listrik

  • Daya listrik (P): Besar energi listrik per satuan waktu

  • Satuan: Watt (W)

  • Energi listrik (E): Daya dikali waktu

    E = P × t

11

🌡️ Hambatan suatu penghantar dipengaruhi oleh:

  • Luas penampang (A): makin besar A, makin kecil R

  • Panjang kawat (l): makin panjang, makin besar R

  • Jenis bahan (ρ): konduktor < isolator

  • Suhu: suhu naik → hambatan naik

Faktor yang Mempengaruhi Hambatan

12


  • Pada arus searah (DC), arus mengalir dari negatif ke positif (secara fisika)

  • Arah konvensional: dari positif ke negatif

Arus DC dan Arah Aliran

13


  • Kirchhoff I (Hukum Arus):

    ∑Imasuk = ∑Ikeluar

  • Kirchhoff II (Hukum Tegangan):

    ∑V = 0 (dalam satu loop tertutup)

Hukum Kirchhoff

14

  • Digital: hasil lebih cepat dibaca (langsung angka)

  • Analog: lebih tahan lama dan sederhana, tetapi kurang praktis

Perbandingan Multimeter Digital & Analog

15

Kesimpulan

Prinsip dasar kelistrikan mencakup pemahaman tentang hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan melalui Hukum Ohm, serta konsep daya dan energi listrik. Siswa juga perlu memahami perbedaan rangkaian seri dan paralel, fungsi komponen listrik seperti resistor, sekering, dan kapasitor, serta cara menggunakan alat ukur listrik seperti multimeter dan kWh meter. Selain itu, hukum Kirchhoff memberikan dasar dalam menganalisis arus dan tegangan dalam rangkaian bercabang dan tertutup. Pemahaman ini menjadi dasar penting bagi siswa SMK untuk menguasai materi kelistrikan dan aplikasinya di dunia industri.

Siap Belajar?

By heni saskiah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 15

SLIDE