Search Header Logo
Pengantar + Materi 1,2

Pengantar + Materi 1,2

Assessment

Presentation

World Languages

12th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

IRVAN PAKSI EKANANTO

Used 6+ times

FREE Resource

20 Slides • 16 Questions

1

​TKA SMA/SMK/MA

By IRVAN PAKSI EKANANTO

2

Apa itu TKA?

TKA (Tes Kemampuan Akademik) adalah tes yang mengukur pemahaman, penalaran, dan keterampilan akademik siswa sesuai bidang pelajaran di sekolah.
Di tingkat SMA, TKA biasanya dipakai untuk:

  • Seleksi masuk perguruan tinggi (misalnya jalur ujian mandiri/SNBT).

  • Try out atau simulasi ujian.

  • Pengukuran capaian akademik siswa.

3

Bagaimana Kebijakan TKA?

  • Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak wajib untuk SMA/SMK/MA Sederajat, tetapi hanya diikuti oleh murid kelas 12 SMA/SMK/MA yang merasa siap dan membutuhkannya. TKA bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik siswa dan hasilnya bisa menjadi nilai tambah atau indikator untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, bukan untuk menentukan kelulusan. 

  • TKA mencakup tiga mata uji mapel wajib yaitu, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris ditambah dengan dua mapel pilihan.

4

Mata Pelajaran Yang Diujikan?

media

5

Bentuk Soal TKA

Ada tiga bentuk soal TKA:
(1) pilihan ganda sederhana,
(2) pilihan ganda kompleks model multiple choice multiple answers (MCMA),
(3) pilihan ganda kompleks kategori.


Perbedaan antara ketiganya adalah sebagai berikut:
● Pada soal pilihan ganda sederhana,
hanya terdapat satu pilihan jawaban yang benar. Peserta diminta memilih satu jawaban dari pilihan yang tersedia.
● Pada soal pilihan ganda kompleks MCMA, terdapat k
emungkinan lebih dari satu pilihan jawaban benar. Peserta diminta memilih lebih dari satu pilihan yang dianggap benar. -
● Pada soal pilihan ganda kompleks kategori, terdapat beberapa pernyataan yang semuanya perlu direspon, misalnya dengan pilihan “
benar” atau “salah” dan “sesuai” atau “tidak sesuai”. Peserta diminta untuk memberi respon untuk masing-masing pernyataan tersebut.

6

TKA Mata Uji Bahasa Indonesia SMA/SMK/MA Sederajat

TKA Bahasa Indonesia difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca. Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.
Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi tunggal maupun jamak, serta teks fiksi.
Teks informasi dapat berbentuk tunggal maupun jamak, dan merupakan teks yang berisi fakta, konsep, prosedur, dan metakognisi dari berbagai bidang atau topik, genre, dan konteks pada skala lokal, nasional, dan global.
Teks fiksi dapat berupa realisme atau absurd, dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh dengan karakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian terbuka, alur campuran, dan sudut pandang campuran.

Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana tertentu.
● Karakteristik kosakata:
kata khusus dan kata umum, kata berimbuhan kompleks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, konotatif konteks luas;
● Karakteristik
kalimat: 8-12 kata kata per kalimat, dengan kalimat kompleks berbagai pola dan kalimat inversi;
● Karakteristik
wacana: konjungsi antarparagraf makna ‘pertentangan’ dan ‘sebab akibat’, dan tanda baca untuk mendukung ungkapan dan makna, dengan panjang teks 250–300 kata (kecuali teks puisi).

7

Apa saja yang akan diujikan di Bahasa Indonesia?

Aspek keterampilan membaca yang diukur adalah:
● mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks;
menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks;
mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks;
● menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks; dan
menanggapi isi teks, mengidentifikasi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.

Aspek-aspek tersebut dikelompokkan ke dalam tiga kompetensi, yaitu:
pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks;
pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks; dan
evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.

8

Apa saja yang akan diujikan di Bahasa Indonesia?

1.Pemahaman Tekstual Subkompetensi:
- Mengidentifikasi penggunaan
kata serapan dari bahasa daerah/asing dalam berbagai bidang.
- Mengidentifikasi latar, karakter, dan/atau fenomena berdasarkan kosakata yang digunakan dalam
teks fiksi atau nonfiksi.
-
Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.
2. Pemahaman Inferensial:
- Menyimpulkan
ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai-nilai dalam teks.
- Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks.
-
Memprediksi lanjutan atau akhir uraian/cerita berdasarkan bagian tertentu dalam teks.
3. Evaluasi dan Apresiasi:
- Menilai
relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
- Menilai
keakuratan, kesesuaian, kecukupan, atau ketepatan informasi dalam teks.
- Menilai
ketepatan dan kesesuaian penggunaan bahasa dalam teks.
-Menilai
ketepatan bagian teks untuk menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar dalam teks fiksi.
-Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur puisi, prosa, dan drama.

9

Draw

Gambarkan cita-citamu secara sederhana! (misalnya: nelayan = gambar kapal + ikan)

10

MATERI 1

KATA SERAPAN

11

Pengertian

Pengertian Kata Serapan

Menurut KBBI, kata serapan adalah kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa asing atau daerah dan sudah disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.
Menurut
Alwi (2003), kata serapan masuk karena adanya interaksi budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

12

Alasan Terjadinya Penyerapan

  1. Kebutuhan kosakata baru: misalnya teknologi → internet, komputer.

  2. Pengaruh budaya & agama: misalnya dari Arab → iman, doa, zakat.

  3. Kontak sejarah/penjajahan: misalnya Belanda → kantor, resleting, gratis.

  4. Pengaruh daerah: misalnya Minang → rendang, Jawa → batik, Sunda → angklung.

13

Jenis Kata Serapan

  1. Kata serapan dari bahasa daerah

    • Contoh: batik (Jawa), angklung (Sunda), rendang (Minang), keris (Jawa).

    • Biasanya dipakai dalam bidang budaya, kuliner, kesenian.

  2. Kata serapan dari bahasa asing

    • Sansakerta/Arabagama, doa, kitab, khazanah.

    • Belandaapotek, resleting, polisi, kantor.

    • Inggrissoftware, internet, data, server.

    • Portugisgereja, bendera, mentega.

14

Proses Penyerapan Kata

  1. Peminjaman langsung (tanpa perubahan)
    Kata asing
    dipakai apa adanya. Contoh: software, smartphone, download.

  2. Penyesuaian ejaan dan lafal
    Kata
    disesuaikan dengan kaidah ejaan Indonesia. Contoh: active aktif, bus bis (sekarang disarankan bus sesuai PUEBI).

  3. Penerjemahan penuh
    Kata asing diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Contoh: hardware perangkat keras, software perangkat lunak.

  4. Penerjemahan sebagian
    Hanya sebagian kata yang diterjemahkan. Contoh: online shop toko online.

15

Multiple Choice

Penulisan kata serapan yang tepat terdapat pada kalimat …

1

Akomodasi selama di Jakarta ditanggung oleh panitia.

2

Mereka sedang mendeskripsikan terjadinya peristiwa.

3

Makanan itu menggunakan sakharin.

4

Tenaga yang dihasilkan diperoleh secara hidrolis.

5

Setiap pekerja mendapat kondite dari atasannya.

16

Multiple Choice

Apa makna dari kata “boyongan” dalam kalimat:

“karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau”?

1

Peristiwa pindahan yang sering dialami pegawai suatu instansi untuk kepentingan promosi jabatan.

2

Peristiwa pindah rumah dari kampung halaman ke tempat yang jauh untuk jangka waktu lama.

3

Pindah rumah bersama seluruh anggota keluarga dengan membawa semua barang rumah tangga.

4

Pindah rumah untuk mengikuti tugas kedinasan orang tua di tempat baru yang letaknya sangat jauh.

5

Kegiatan pindah rumah untuk sementara waktu dan akan berpindah lagi ke rumah dinas yang lain.

17

Multiple Choice

Kalimat berikut yang menggunakan kata serapan dengan tepat adalah …

1

Pemerintah menggalakkan swadaya masyarakat.

2

Pihak sekolah mengadakan meeting rutin setiap Senin.

3

Semua siswa diwajibkan ikut karya wisata.

4

Mahasiswa diminta membuat resume dari artikel.

5

Mereka sedang mendeskripsikan terjadinya peristiwa.

18

Multiple Choice

Perhatikan kata-kata berikut:

1.Komputer

2.Laptop

3.Meja

4.Smartphone

5.Pensil

Manakah pasangan kata yang sama-sama termasuk kata serapan dari bahasa asing?

1

(1) dan (3)

2

(1) dan (2)

3

(2) dan (5)

4

(3) dan (4)

5

(4) dan (5)

19

Multiple Choice

Kata serapan download dan upload sering digunakan dalam dunia teknologi. Jika kedua kata tersebut dipadankan dengan bahasa Indonesia yang baik, pasangan padanan yang tepat adalah...

1

Unduh – Unggah

2

Ambil – Simpan

3

Masuk – Keluar

4

Buka – Tutup

5

Tarik – Dorong

20

Multiple Choice

Dalam pembelajaran daring, guru meminta siswa menulis teks iklan menggunakan aplikasi Canva. Siswa diminta memilih kata serapan yang tepat agar bahasa iklan tetap komunikatif. Kata yang tidak tepat digunakan dalam teks iklan adalah...

1

Online

2

Promo

3

Gratis

4

Free

5

Diskon

21

Multiple Choice

Seorang siswa menulis kalimat berikut untuk tugas Bahasa Indonesia:

"Silakan download aplikasi ini agar bisa connect ke Wi-Fi sekolah."

Kalimat tersebut dianggap kurang tepat dalam penggunaan kata serapan.

Perbaikan kalimat yang sesuai kaidah bahasa Indonesia adalah...

1

"Silakan unduh aplikasi ini agar bisa terhubung ke Wi-Fi sekolah."

2

"Silakan unduh aplikasi ini supaya bisa connect Wi-Fi sekolah."

3

"Silakan download aplikasi ini supaya bisa konek Wi-Fi sekolah."

4

"Silakan ambil aplikasi ini agar dapat connect ke Wi-Fi sekolah."

5

"Silakan unggah aplikasi ini agar bisa terhubung ke Wi-Fi sekolah."

22

Multiple Choice

Perhatikan iklan berikut (imajiner):

"Dapatkan promo smartphone terbaru dengan fitur canggih, cukup klik website kami dan lakukan payment via online banking!"

Kata serapan yang sebaiknya diganti dengan padanan bahasa Indonesia agar lebih sesuai kaidah adalah...

1

Promo – Fitur – Website – Payment

2

Smartphone – Fitur – Online – Klik

3

Payment – Online – Promo – Website

4

Klik – Online – Banking – Smartphone

5

Payment – Website – Banking – Fitur

23

Categorize

Options (12)

Pizza

Laptop

Sate

Rendang

Vitamin

Croissant

Sehat

Batik

Basket

Jeans

Kebaya

Sepeda

Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing

Kata Serapan
Bukan Kata Serapan

24

Open Ended

Sebutkan 5 kata serapan yang sering digunakan sehari-hari beserta asal usulnya!

25

MATERI 2

Latar, Karakter, dan Fenomena dalam Teks dalam teks fiksi atau nonfiksi

26

Menurut KBBI, nonfiksi adalah karangan yang berdasarkan fakta; bukan imajinasi.
Menurut Keraf (2007), teks nonfiksi adalah
tulisan yang mengungkapkan informasi faktual dengan tujuan memberi pengetahuan kepada pembaca.

non fiksi

Menurut KBBI, fiksi adalah cerita rekaan atau khayalan.
Menurut Nurgiyantoro (2013), fiksi adalah
karya imajinatif yang mengisahkan kehidupan manusia dengan tokoh, alur, dan latar tertentu.

fiksi

teks fiksi & nonfiksi

27

Ciri-ciri Teks Nonfiksi:

  • Faktual, berdasarkan data/kejadian nyata.

  • Bahasa lugas, jelas, informatif.

  • Tidak memakai alur konflik dramatis.

  • Tujuannya memberi informasi, pengetahuan, atau laporan.

non fiksi

Ciri-ciri Teks Fiksi:

  1. Bersifat imajinatif (hasil khayalan, meski kadang mirip nyata).

  2. Ada alur/plot (awal, konflik, klimaks, penyelesaian).

  3. Ada tokoh & karakter (baik, jahat, penyabar, sombong).

  4. Ada latar (tempat, waktu, suasana).

  5. Menggunakan gaya bahasa ekspresif, banyak majas.

  6. Tujuannya menghibur, menyampaikan pesan moral, nilai kehidupan.

fiksi

ciri-ciri

28

  • Ilmiah: makalah, skripsi, laporan penelitian.

  • Non-ilmiah: artikel, esai, biografi, memoar.

  • Populer: berita, feature, opini.

  • “Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau. Pulau terbesar adalah Kalimantan, Sumatra, Papua, dan Sulawesi. Keanekaragaman hayati di Indonesia menjadikan negara ini dikenal sebagai megabiodiversitas.”
    Ini nonfiksi karena faktual dan berbasis data.

non fiksi

Prosa fiksi: cerpen, novel, novelet.

  • Drama: naskah sandiwara, teater.

  • Puisi naratif: puisi yang bercerita.

  • “Rina berlari kecil menuju stasiun. Hatinya berdebar karena takut terlambat. Di langit, awan kelabu menggantung, menambah rasa cemasnya.”
    Ini fiksi, karena menggambarkan tokoh, suasana, dan alur rekaan.

fiksi

contoh

29

Mengidentifikasi Latar, Karakter, dan Fenomena

1. Latar

🔹 Definisi: Keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana peristiwa. (Nurgiyantoro, 2013)
🔹
Cara mengidentifikasi: Cari kosakata yang menunjukkan lokasi, waktu, atau nuansa perasaan.

  • Tempat: kosakata rumah, sekolah, pasar, hutan.

  • Waktu: pagi, malam, zaman penjajahan, tahun tertentu.

  • Suasana: hening, mencekam, ceria, haru.

Contoh Fiksi:
“Di ruang kelas yang sepi, Rani menatap papan tulis sambil menunggu guru datang.
Latar =
tempat (kelas), waktu (sebelum pelajaran dimulai), suasana (sepi).

Contoh Nonfiksi:
“Konferensi ASEAN tahun 2023 berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.”
Latar = tempat (Labuan Bajo), waktu (2023).

30

Mengidentifikasi Latar, Karakter, dan Fenomena

2.Karakter

🔹 Definisi: Watak atau sifat tokoh yang tergambar melalui kata, tindakan, atau deskripsi. (Abrams, dalam Nurgiyantoro, 2013)
🔹
Cara mengidentifikasi: Cari kosakata yang menunjukkan sikap atau tindakan tokoh.

  • Positif: sabar, rajin, peduli, berani.

  • Negatif: pemarah, sombong, malas, licik.

Contoh Fiksi:
“Meskipun dicemooh, Andi
tetap membantu temannya mengangkat barang.”
Karakter Andi = penyabar, suka menolong.

Contoh Nonfiksi (biografi):
“Soekarno dikenal sebagai pemimpin yang
berani dan pandai berpidato.”
Karakter = berani, pandai berpidato.

31

Mengidentifikasi Latar, Karakter, dan Fenomena

3. Fenomena

🔹 Definisi: Kejadian atau peristiwa yang dapat diamati dalam teks. (KBBI V)
🔹
Cara mengidentifikasi: Cari kosakata yang menunjuk peristiwa nyata atau gambaran kejadian.

  • Fenomena alam: hujan deras, banjir, gempa bumi.

  • Fenomena sosial: demonstrasi, kemacetan, konflik sosial.

  • Fenomena budaya: festival, tradisi, upacara adat.

Contoh Fiksi:
“Hujan deras membuat
sungai meluap hingga rumah-rumah hanyut.”
Fenomena = banjir.

Contoh Nonfiksi (berita):
Gempa bumi berkekuatan 6,7 SR mengguncang Maluku pada Senin pagi.”
Fenomena = gempa bumi.

32

Multiple Choice

“Di sebuah desa di kaki gunung, penduduk berkumpul di balai desa pada malam hari. Lampu-lampu minyak menyala, dan suasana terasa hangat oleh canda tawa mereka.”

Latar yang tergambar adalah …

1

Kota besar, pagi hari, riuh

2

Desa, siang hari, ramai

3

Desa, malam hari, hangat

4

Gunung, sore hari, sepi

5

Pasar, malam hari, gaduh

33

Multiple Choice

“Meski hasil ujiannya jelek, Tono tidak menyalahkan siapa pun. Ia justru berusaha lebih giat belajar dan meminta bimbingan gurunya.”

Karakter Tono adalah …

1

Malas

2

Egois

3

Rendah hati dan pekerja keras

4

Pemarah

5

Sombong

34

Multiple Choice

“Gempa berkekuatan 7,1 SR mengguncang wilayah Maluku. Banyak bangunan roboh dan warga berlarian ke tempat yang lebih aman.”

Fenomena yang tergambar dalam teks adalah …

1

Banjir

2

Gempa bumi

3

Tsunami

4

Kekeringan

5

Longsor

35

Multiple Choice

“Saat hasil ujian diumumkan, seluruh ruangan mendadak sunyi. Beberapa siswa menunduk, sementara yang lain menggenggam erat tangan temannya.”

Latar suasana dalam teks adalah …

1

gembira

2

Riuh

3

Tegang

4

Ramai

5

Menyenangkan

36

Multiple Choice

“Walaupun banjir sudah setinggi lutut, Pak Arman tetap membantu tetangganya menyelamatkan barang-barang. Ia berjalan bolak-balik tanpa mengeluh.”

Kesimpulan yang tepat adalah …

1

Karakter pemarah, fenomena longsor

2

Karakter egois, fenomena gempa bumi

3

Karakter sabar, fenomena kekeringan

4

Karakter penolong, fenomena banjir

5

Karakter pemalu, fenomena kebakaran

​TKA SMA/SMK/MA

By IRVAN PAKSI EKANANTO

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 36

SLIDE