Search Header Logo
MATERI AJAR KELAS XII BUDIDAYA UNGGAS

MATERI AJAR KELAS XII BUDIDAYA UNGGAS

Assessment

Presentation

Other

12th Grade

Medium

Created by

Muhammad Apah

Used 2+ times

FREE Resource

80 Slides • 3 Questions

1

​Materi Ajar PKWU Kelas XII

By Muhammad Apah

2

Mari kita awali pemblajaran hari ini dengan embacaan basmallah dan do'a dipersilahkan....

​Hari Ini Kita Mempelajari Budidaya Unggas Petelur

3.2 menganalisis sistem produksi usaha budidaya unggas petelur berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

4.2 memproduksi unggas petelur berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

media

3

​Perancangan dan Kegiatan budidaya Unggas Petelur

​Budidaya unggas petelur merupakan usaha pengelolaan sumber daya hayati berupa unggas dengan tujuan untuk dipanen hasilnya yang berupa telur.

​Syarat lokasi kandang: jauh dari keramaian, mudah dijangkau untuk pemasaran, bersifat menetap

media

4

​1. Sarana dan peralatan budidaya Unggas Petelur

a. Kandang

Fungsi: menjaga unggas agar tidak berkeliaran, memudahkan pemeliharaan (pemberian pakan dan obat-obatan, memudahkan pemanenan atau pengumpulan hasil ternak), agar diperoleh hasil hasil yang berkualitas

Jenis Kandang : terlebih dahulu dipelihara dikandang postal kemudian di pindahkan ke kandang Battery (modifikasi kandang sangkar)

media

​Kandang Postal

media

​Kandang Battery

5

​Bahan &keuntungan Kandang Battery

​Bahan untuk membuat kandang Battery: kawat, kayu, bambu, plastik.

​Biaya: cukup besar

​Keuntungan/kelebihan:

​1. memudahkan mengambil dan mengumpulkan telur

​2. Menghindari kerusakan telur

​3. Memperoleh telur yang bersih dari kotoran

​4. Menghindari kanibalisme

media
media

6

​b. Peralatan Kandang

Peralatan kandang: tempat makan dan tempat minum dengan jumlah yang cukup.

​Tempat makan dan minum pada kandang Battery biasanya menyatu

Syarat: kuat, tidak bocor, dan tidak berkarat

media

Tempat makan berwarna kuning, tempat air berwarna merah

7

c. Bibit

​Bibt DOC (Day Old Chicken)/ ayam umur sehari

Syarat DOC

​1. DOC berasal dari induk yang sehat

​2. Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbhannya

​3. Tidak ada kecatatan tubuh

​4. Napsu makan yang baik

​5. Ukura badan normal BB 35-40 gram

​6. Tidak ada letakan tinja di dubur

media

8

​d. Pemanas Kandang

​Fungsi: untuk mempertahankan suhu tubuhnya

​Pemanas kandang dapat berupa lampu

media
media

9

​e. Pakan

​Fungsi: pertumbuhan ukuran  dan berat tubuh, produksi bulu dan telyr, dan pertahanan tubuh

​Bahan: campuran beberapa bahan baku pakan yang sudah lengkapi atau yang akan dilengkapi.

​Jenis pakan unggas: Jagung, kedelai, dan bahan lainnya seperti dedak

​Komposisi nutrisi: Karbohidrat, serat kasar, protein, lemak, kalsium, fosfor.

​Pakan yang siap pakai tersedia di toko pakan yang dilengkapi SNI

media
media

10

​Membuat pakan sendiri

​Bahan: dedak sisa penggilingan padi ditambah dengan jagung, kedelai, cangkang siput, kapur dll

​Bentuk-bentuk pakan: tepung, butiran pecah, pelet, butiran. 

​Jumlah dan komposisi nutrisi ayam petellur disesuikan dengan periode pertumbuhan ungas.

media
media

11

​f. Obat-obatan, Vitamin, Hormon

​Diberikan kepada unggas yang sakit, sesuai dengan penyakitnya, dengan memperhatikan jumlah, dosis, dan waktu pemberianya.

​Vitamin 

​Berfungsi: membantu pertumbuhan, menjaga kesehatan unggas

​Hormon

​Mempercepat pertumbuhan unggas

media
media
media

12

​g. Peralatan Panen dan pengemasan

​Fungsi: mempermudah dan mempercepat panen, serta mencegah telur pecah atau rusak

​jneis peralatan panen: wadah telur seperti ember, baskom, keranjang

media
media
media
media
media

13

​2. Teknik Budidaya unggas petelur

​a. Penyediaan kandang

​b. Penyediaan Bibit

​c. Penyediaan Pakan

​d. Pemeliharaan meliputi: pemberian pakan, minum, dan pengendalian hama atau penyakit

​e. Panen: sehari 3 x agar telur tehindar dari virus, yaitu 10.00-11.00, 13.00-14.00, 15.00-16.00

​selain telur hasil tambahan lain dagung dari petelur apkir, kotoran

​f. Pasca Panen: penyortiran dan pembersihan telur, pengemasan dan pemasaran

media
media

14

​Kriteria

​Telur Normal; berbentuk oval, bersih, kulitnya mulus, beratnya 57,6 gram, volume 63cc.

​Telur abnormal: terlalu kecil atau terlalu besar, kulit tidak rata atau retak, bentuk lonjong.

media
media

​telur abnormal

15

​Sanitasi Kandang dan pemeliharaan kandang

​Tujuan:

  • untuk menjaga kesehatan dan keamanan ayam yang dipelihara

  • ​Pemeliharaan kandang bertujuan agar kandang mempunyai daya guna yang maksimal tanpa mengurangi persyaratan kandang

  • ​Sanitasi kandang dan lingkungan kandang sebagai usaha pencegahan penyakit

16

Newcastle disease (ND): Penyakit yang bersumber dari virus ini pertama kali ditemukan Kreneveld di daerah Priangan pada tahun 1926. Nama Newcastle Disease (ND) diberikan Doyle pada tahun 1927 setelah banyak ayam di Kota NewcastleAyam yang terserang tetelo akan menunjukan gejala pernafasan, gejala syaraf berupa sayap terkulai, kaki lumpuh serta kepala dan leher terpuntir,.

belum ada satu jenis obat yang efektif dapat menyembuhkan ayam dari penyakit ini. Penanggulangannya hanya dapat dilakukan dengan dengan tindakan pencegahan dengan vaksin yaitu vaksin aktif dan vaksin inaktif.

17

Infeksi bronchitis (IB)

IB merupakan penyakit akut pada ayam petelur. Penyakit ini menyerang saluran pernafasan ayam dan dapat berlangsung selama 5-21 hari dengan angka kematian 0-40 persen. IB sangat mudah menular pada ayam dalam satu kelompok atau antar kelompok lainnya.

Infeksi bronchitis menyerang semua umur ayam. Pada ayam petelur, penyakit ini menurunkan produksi telur. Hasil telur dari ayam yang terserang penyakit ini punya ciri antara lain telur lembek, kulit telur tidak normal, putih telur encer dan kuning telur mudah berpindah tempat (kuning telur yang normal selalu ada ditengah). Belum ada pengobatan untuk penyakit ini tetapi dapat dicegah dengan vaksinasi.

18

Pullorum

Penyakit ini menyerang ayam petelur dengan angka kematian yang tinggi. Berak putih disebabkan karena salmonella pullorum. Ciri ayam yang terkena penyakit ini mengeluarkan kotoran berwarna putih menyerupai kapur (pasta). Penyakit ini menyebabkan ayam sulit bernapas dan sebagian lainnya mati mendadak. Ayam yang terserang penyakit ini bisa diobati dengan antibiotik.

19

Egg Drop Syndrome (EDS)

EDS merupakan penyakit pada unggas yang disebabkan Avian Adenovirus tipe I. Penyakit ini menyerang pada periode pertumbuhan dan periode bertelur.

Ayam yang terinfeksi EDS tidak memperlihatkan gejala spesifik. Ciri yang bisa dilihat hanya sebatas warna kepucatan pada vial dan jengger yang disebabkan anemia.

Telur yang dihasilkan ayam terserang EDS memiliki kualitas cangkang yang tidak normal. Cangkang telur akan tipis atau lembek bahkan bisa tanpa cangkang sama sekali.

Pencegahannya bisa dilakukan dengan memberikan vaksin. Namun, untuk ayam yang sudah terlanjur terkena EDS dapat diberi antibiotik.

20

Avian Encephalomyelitis (AE)

Penyakit ini disebabkan virus RNA dari family Picornaviridae. Penyakit AE pada ayam petelur akan mengakibatkan penurunan produksi telur antara 5-20 persen.

Gejala ayam yang menderita AE antara lain tampak sayu, diikuti ataksia karena adanya inkoordinasi dari otot-otot kaki, sehingga ayam dapat jatuh ke samping dengan kedua kaki terjulur ke satu sisi. Selanjutnya terjadi tremor pada kepala dan leher terutama bila dipacu, keadaan akan berlanjut dengan kelumpuhan dan diakhiri dengan kematian.

Pencegahan dilakukan dengan vaksinasi. Pada ayam sakit yang masih hidup dapat diberikan ransum pakan yang baik disertai vitamin dan elektrolit

21

Open Ended

Tuliskan hal menarik yang kalian peroleh setelah mempelajari materi ini dan tuliskan hal yang kurang menarik

22

Unggas Pedaging Kelas 12

By Muhammad Apah

23

Unggas merupakan sumber protein yang banyak diminati oleh masyarakat.

By Muhammad Apah

24

Sumber daya yang dibutuhkan dalam budidaya unggas adalah Prasarana,Sarana dan SDM

By Muhammad Apah

25

3 Macam sistem budidaya unggas pedaging :

  1. Budidaya secara tradisional

  2. Budidaya secara modern

  3. Budidaya secara semimodern​

By Muhammad Apah

26

Pemasaran produk utama unggas dapat dilakukan dengan sistem konsinyasi

By Muhammad Apah

27

Multiple Choice

Hal yang membedakan kebutuhan Sumber daya usaha budidaya unggas pedaging dan unggas petelur adalah...

1

Teknik atau prosedur kegiatan budidaya

2

Sumber daya manusia

3

Prasarana

4

Sumber daya alam

28

Multiple Choice

Yang tidak termasuk pakan olahan/buatan sendiri untuk budidaya ayam pedaging adalah...

1

cacing tanah,jangkrik dan rumput

2

kacang kacangan

3

Pakan yang diolah dan dikemas oleh suatu pabrik

4

pakan nabati dan hewani

29

media

30

media

31

media

32

media

33

media

34

media

35

media

36

media

37

media

38

media

39

media

40

media

41

media

42

media

43

media

44

  • What (Apa): Apa saja jenis unggas pedaging yang memiliki pertumbuhan cepat (misal: broiler, itik Peking) dan apa tujuan utama budidayanya?

  • Who (Siapa): Siapa target pasar atau konsumen utama hasil daging unggas, dan siapa yang bertanggung jawab atas manajemen kandang serta kesehatan ternak?

  • Where (Di mana): Di mana lokasi kandang yang ideal (jauh dari pemukiman, dekat akses air bersih) untuk memaksimalkan pertumbuhan dan sanitasi?

45

  • When (Kapan): Kapan waktu panen yang paling optimal (misalnya usia 30-35 hari) untuk mencapai berat badan ideal dan kapan jadwal vaksinasi dilakukan?

  • Why (Mengapa): Mengapa manajemen pakan (nutrisi, kuantitas) dan sirkulasi udara (ventilasi) yang baik krusial bagi keberhasilan ternak pedaging?

  • How (Bagaimana): Bagaimana cara memelihara DOC (Day Old Chick) hingga panen, cara mencegah penyakit, dan cara memasarkan produk agar menguntungkan? text here

46

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

Mata Pelajaran : Prakarya dan Kewirausahaan

Materi : Unggas Pedaging (Broiler)

Kelas/Semester : XII / 6

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Identitas Peserta Didik

Nama : ___________________________
Kelas : ___________________________
Tanggal : _________________________

B. Kompetensi Dasar

Memahami konsep pemeliharaan unggas pedaging.

Menganalisis manajemen pemeliharaan ayam broiler.
C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengerjakan LKPD ini, peserta didik mampu:

Menjelaskan pengertian unggas pedaging.

Mengidentifikasi ciri-ciri ayam broiler.

Menjelaskan manajemen pemeliharaan unggas pedaging.

Menganalisis faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ayam broiler.

47

D. Materi Singkat

Unggas pedaging adalah jenis unggas yang dipelihara khusus untuk menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat. Contoh unggas pedaging yang paling umum adalah ayam broiler. Ayam broiler memiliki pertumbuhan cepat, konversi pakan yang baik, dan masa panen sekitar 5–6 minggu.

Manajemen pemeliharaan meliputi:

  • Persiapan kandang

  • Pemberian pakan dan minum

  • Pengendalian penyakit

  • Pengaturan suhu dan ventilasi

  • Program vaksinasi

48

E. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan 1: Menjawab Pertanyaan

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Jelaskan pengertian unggas pedaging!

  2. Sebutkan 4 ciri-ciri ayam broiler!

  3. Berapa rata-rata umur panen ayam broiler?

  4. Mengapa suhu kandang penting dalam pemeliharaan DOC (Day Old Chick)?

  5. Sebutkan 3 faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ayam broiler!

49

Kegiatan 2: Studi Kasus

Pak Andi memelihara 1.000 ekor ayam broiler. Pada minggu ke-3, banyak ayam terlihat lesu dan pertumbuhannya tidak merata. Setelah diperiksa, ternyata ventilasi kandang kurang baik dan pakan sering terlambat diberikan.

Pertanyaan:

  1. Apa penyebab utama masalah tersebut?

  2. Bagaimana solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut?

50

Kegiatan 3: Isian Tabel

Lengkapi tabel berikut!

No

Aspek Pemeliharaan

Penjelasan

1

Pakan

2

Vaksinasi

3

Kebersihan Kandang

4

Suhu Kandang

51

Kegiatan 1

  1. Unggas pedaging adalah unggas yang dipelihara untuk menghasilkan daging dalam waktu singkat dengan pertumbuhan cepat.

  2. Ciri-ciri ayam broiler:

    • Pertumbuhan cepat

    • Dada lebar dan berisi

    • Bobot badan cepat meningkat

    • Masa panen singkat

  3. Rata-rata umur panen 5–6 minggu (±35–42 hari).

  4. Karena DOC belum mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri sehingga membutuhkan suhu hangat agar tidak stres dan kematian dapat dicegah.

52

Kegiatan 1

  1. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan:

    • Pakan (kualitas dan kuantitas)

    • Lingkungan (suhu, ventilasi)

    • Kesehatan dan manajemen pemeliharaan

53

Kegiatan 2

  1. Penyebab utama: ventilasi kandang kurang baik dan manajemen pemberian pakan tidak teratur.

  2. Solusi:

    • Memperbaiki sistem ventilasi kandang

    • Memberikan pakan tepat waktu

    • Mengevaluasi kepadatan kandang

    • Melakukan pemeriksaan kesehatan ayam

54

Kegiatan 3 (Isian Tabel)

No

Aspek Pemeliharaan

Penjelasan

1

Pakan

Harus berkualitas, mengandung nutrisi lengkap, dan diberikan sesuai fase pertumbuhan.

2

Vaksinasi

Dilakukan untuk mencegah penyakit seperti ND dan Gumboro.

3

Kebersihan Kandang

Kandang harus dibersihkan secara rutin untuk mencegah penyakit.

4

Suhu Kandang

Disesuaikan dengan umur ayam, DOC membutuhkan suhu lebih hangat.

55

media

56

media

57

media

58

media

59

media

60

media

61

media

62

media

63

media

64

media

65

media

66

media

67

media

68

media

69

media

70

media

71

media

72

media

73

media

74

media

75

media

76

media

77

media

78

media

79

media

80

media

81

media

82

media

83

media

​Materi Ajar PKWU Kelas XII

By Muhammad Apah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 83

SLIDE