
3.12 Membandingkan Kritik dan Esai
Authored by Faulina Handayani
Other
12th Grade
Used 44+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Cermati paragraf berikut!
Akulah Jibril, yang angin adalah aku, yang embun adalah aku, yang asap adalah aku, yang gemersik adalah aku, yang menghantarkan panas dan dingin. Aku mengirimkan kesejukan, pikiran segar yang mengajak giat belajar. Aku adalah yang menyodorkan keheranan dan sekaligus jawaban. Aku di kebun rimbun, aku di padang pasir, aku di laut, aku di gunung, aku di udara, kukirimkan layang-layangku kepadamu, kepada kalian.
(Mereka Toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat: Danarto)
Kalimat kritik yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah ...
Danarto dikenal sebagai penulis cerpen yang religius, tercermin dalam tokoh cerpen yang telah ditulisnya.
Menuntut pembaca harus lebih cermat untuk memahami isi cerita karena banyak menggunakan kata-kata lambang.
Penggunaan kalimat-kalimat yang unik membuat cerpen ini diminati pembacanya.
Cerpen Danarto pada umumnya beraliran religius sesuai dengan latar belakang pendidikan beliau.
Penggunaan kalimat yang sederhana memudahkan pembaca untuk memahami isi cerita
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Bacalah paragraf esai berikut!
Jika saya katakan penyair membebaskan diri dari kata-kata ialah sikap penyair yang tidak atau kurang mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir hamzah dan Chairil Anwar terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting. Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis, kurang imajinatif berlebihan (kurang hemat), dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf esai tersebut adalah....
Kata-kata sangat dipentingkan dalam proses kreatif pembuatan puisinya.
Kata-kata tidak lagi menjadi taruhan bagi kepenyairannya.
Penyair kurang cermat terhadap kata-kata atau daya seleksinya kurang.
Penyair cenderung menulis prosa dalam puisinya.
Puisi yang dihasilkan penyair disebut puisi kontemporer.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Suatu tulisan yang berisi penilaian suatu karya, disebut ....
resensi
kritik
esai
artikel
editorial
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Perhatikan cuplikan berikut, .
' Tentu saja cara ini bukan tanpa resiko. Rangkaian peristiwa yang membangun alur certa jadinya terasa agak lambat. Ia juga boleh jadi akan mendatangkan masalah bagi pembaca yang tidak bisa menikmati kalimat panjang.
Cuplikan tetsrbut di atas termasuk ....
artikel
esai
kritik
tesensi
ringkasan
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Bacalah teks betikut dengsn saksama !
Cara menutup cerita membuat pembaca mengulang kembali agar dapat mengerti dan menikmati cerita yang disampaikan. Pembaca bertanya-tanya tentang akhir cerita selanjutnya. Banyaknya bahasa Melayu yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat membuat cerita agak terasa berat. Untuk dapat memahami cerita ini pembaca terpaksa berpikir lebih mendalam
Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan novel dalam petikan tersebut adalah ....
Cerita ini perlu berkali-kali dibsca untuk dapat memahaminya
Ungkspan yang sering digunakan menjenuhkan pembaca
Cerita kurang dapat dipahami karena jalan cerita tidak jelas
Terdapatnya bahasa yang kurang dipahami pada masa kini
Perlu pemikiran dan konsentrasi untuk memahami cerita
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Tulisan yang objek kajiannya suatu fenomena, adalah ....
artikel
kritik
esai
resensi
tajuk
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Cermati kutipan berikut!
Begitulah maka aku pun pernah jadi buah harap mereka. Buah cakap yang manis didengar dari gadis dan ibu-ibu di kampong. Tiap kali kalau kebetulan aku lewatdi muka rrumah mereka, dari celah celah kerai menjeling beberapa mata jelita. Dan tak jarang aku dapat gangguan ibu-ibu yang suka menyindir. Tapi, akuyang masih terlalu muda, tak mungkin sanggup memikirkan hal-hal yang sulit itu.Lagi pula ayahku (pentolan Serikat Islamnya Tjokroaminoto yang tergolong progresif) tak suka pada fiil macam itu.
Sumber : Djamil Suherman,
“Jadi Santri”
Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah…
cerpen sulit dipahami karena bahasanya berbelit-belit dan mementingkankeindahan.
Penyajian konflik dalam cerita dilakukan secara tersirat, yaitu melalui pikiran-pikiran tokoh.
Cerpen itu kurang menarik karena menggunakan “akuan‟
yang jarang ditemukandalam cerita lain.
Cerpen tersebut sulit dipahami karena memakai kata prog-resif dan banyak kataasing lainnya.
Latar yang tidak jelas membuat cerpen tersebut tidak me-narik si pembaca dantidak bermakna.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?