Search Header Logo

Latihan CBT Anestesi

Authored by Anestesi UNDIP

Professional Development

Professional Development

Used 11+ times

Latihan CBT Anestesi
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

25 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Wanita 63 tahun dengan komorbiditas diabetes mellitus dan hipertensi menjalani pembedahan carcinoma paru. Pasca bedah memerlukan ventilasi mekanik dan pemeriksaan gas darah menunjukkan PaO2/FiO2 ratio 260. Hari pertama pasca bedah dilakukan penyapihan dari respirator dan dilakukan terapi okigen FiO2 30%. Pasien diberi nicardipine karena hipertensinya. Beberapa saat kemudian pasien sesak yang makin berat , pemeriksaan gas darah menunjukkan PaO2/FiO2 ratio 90 dan hemodinamik tidak stabil, pasien diintubasi dan ventilasi mekanik. Auscultasi paru2 bersih, tanda2 sepsis tidak ada, foto thorax tidak ada perubahan dibanding prabedah. EKG tidak ada tanda iskemia. Karena tidak ada kausa yang jelas, pasien didiagnosa hypoxic pulmonary vasoconstriction. Penyebab hypoxic pulmonary vasoconstriction adalah :

Saturasi oksigen di arteri pulmonalis

Saturasi oksigen di vena pulmonalis

Tekanan partial oksigen di alveoli

Tekanan partial oksigen di vena pulmonalis

Tekanan partial oksigen di arteri pulmonalis

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Wanita 68 tahun menjalani pembedahan ‘total knee replacement’ dengan anestesi epidural. Setelah pemberian bupivacaine 0.5% sebanyak 15 ml penderita mengeluh pusing disusul penurunan kesadaran dan nadi carotis tidak teraba. Setelah dilakukan resusitasi kardiopulmoner, obat spesifik yang harus segera diberikan sesuai skenario kejadian tersebut adalah :

Intralipid 20% 1.5ml/kg berat badan diikuti 0.15 ml/kg/menit dilanjutkan sampai 10 menit setelah sirkulasi stabil

Intralipid 10% 2.5 ml/kg berat badan diikuti 0.1 ml/kg/menit dilanjutkan sampai 90 menit setelah sirkulasi stabil

Intralipid 10% 1.5 ml/kg berat badan dikuti 0.25 ml/kg/menit dilanjutkan sampai 60 menit setelah sirkulasi stabil

Intralipid 20% 1.0 ml/kg berat badan diikuti 0.5 ml/kg/menit dilanjutkan sampai 30 menit setelah sirkulasi stabil

Intralipid 20% 1.5 ml/kg berat badan diikuti 0.25 ml/kg/menit dilanjutkan sampai 10 menit setelah sirkulasi stabil.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pria 38 tahun mengalami traumatic brain injury dilakukan evakuasi subdural hematoma. Pasca bedah tekanan darah 140/90 , nadi 48/menit , tekanan intracranial 25 mmHg. Dilakukan peningkatan minute volume dari pengaturan ventilasi mekanik. Perubahan fisiologis berkaitan dengan pengaturan ventilasi mekanik yang baru tersebut adalah :

Peningkatan nadi

Pengurangan edema otak

Penurunan tekanan ‘cerebrospinal fluid’

Vasokonstriksi cerebral

Vasodelatasi cerebral

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Wanita 30 tahun dengan BMI 34 mengalami aspirasi isi lambung pada waktu induksi anestesi. 5 hari setelah dirawat di ICU, pasien didiagnosa ARDS. Mekanisme yang sesuai untuk timbulnya edema paru pada pasien ini adalah :

Penurunan tekanan onkotik kapiler paru

Peningkatan permiabilitas kapiler paru

Penurunan tekanan interstitial jaringan paru

Penurunan drainase sistim limfatis

Peningkatan tekanan hidrostatis kapiler paru akibat cairan infus

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Media Image

Wanita 32 tahun dengan riwayat penyakit Diabetes Mellitus tipe 1 dibawa ke ruang resusitasi Unit Gawat Darurat karena kesadaran menurun dan gangguan pernafasan. Hasil pemeriksaan kimia darah sebagai berikut ,


Anion gap kasus ini adalah :

18 mmol/L

20 mmol/L

22 mmol/L

24 mmol/L

26 mmol/L

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Wanita 42 tahun dirawat di ICU karena subarachnoid haemorrhage. Terapi yang dianjurkan untuk mencegah deficit neurologis akibat iskemia karena vasospasme cerebral adalah :

Verapamil

Nimodipine

Nicardipine

Amlodipine

Nifedipine

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Preoksigenasi sebelum induksi anestesi akan memperlambat onset hipoksia selama periode apnea. Mekanisme yang menjelaskan hal tersebut adalah :

Preoksigenasi akan menurunkan fraksi shunt intrapulmonal

Preoksigenasi akan meningkatkan saturasi oksigen perifer

Preoksigenasi akan meningkatkan oksigen yang larut di darah

Preoksigenasi akan meningkatkan fraksi inspirasi oksigen

Preoksigenasi akan menggantikan nitrogen di FRC

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?