
SELEKSI KS DAN GURU SD, SMP ACEH BESAR
Authored by Nurliana Hamsahtun
Professional Development
Professional Development
Used 6+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 4 pts
Struktur Kurikulum Merdeka terdiri dari dua kegiatan utama yaitu pembelajaran intrakurikuler dan projek pemguatan profil pelajar Pancasila. Berikut ini manakah pernyataan yang tepat mengenai projek penguatan profil pelajar Pancasila….
Tidak terikat dengan mata pelajaran manapun
Tema projek ditentukan oleh satuan pendidikan
Alokasi waktu digabung dengan kegiatan ekstrakurikuler
Mengacu pada capaian pembelajaran mata pelajaran sesuai dengan fase peserta didik
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 4 pts
Ada beberapa istilah terkait proses pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka, seperti : Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, Capaian Pembelajaran (CP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Pilih pernyataan yang benar terkait istilah-istilah tersebut…
Dalam Kurikulum Merdeka, Satuan Pendidikan sama sekali tidak boleh merumuskan atau memodivikasi kalimat CP, TP dan ATP. Ini dilakukan agar semua pembelajaran dapat mencapai Profil Pelajar Pancasila
Mengusung konsep merdeka belajar, dalam Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, guru dan kepala sekolah merdeka untuk merevisi kalimat CP, mementukan TP, dan menyusun ATP secara mandiri
CP ditentukan Pemerintah dan tidak bisa diubah/dimodivikasi. Sekolah (guru) dapat menentukan TP (sesuai CP) dan menyusun ATP secara mandiri. Pilihan lainnya memodivikasi referensi dokumen ATP yang diberikan Kemdikbud.
Profil Pelajar Pancasila dan dokumen Capaian Pembelajaran bersifat rujukan saja. Setiap dimensi dan elemen penyusun didalamnya boleh dimodivikasi oleh satuan Pendidikan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik masing masing
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 4 pts
Mengapa pembagian CP menggunakan sistem fase bukan kelas?
Materi yang diberikan guru bisa menjadi lebih banyak
Sistem fase memudahkan guru untuk membuat modul ajar
Rentang waktu belajar menjadi lebih pendek bagi peserta didik
Fase memberikan waktu lebih Panjang bagi guru dan siswa untulk leluasa belajar hingga benar benar memahami suatu konsep/menguasai sebuah keterampilan
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 4 pts
Mengapa CP dirancang dengan menggunakan metode “backward design”?
Pemahaman tidak bersifat statis tetapi berevolusi dan berubah secara konstan
Metode perancangan kurikulum pendidikan ini dimulai dengan menentukan tujuan akhir yang diinginkan terlebih dahulu sebelum menentukan kegiatan pembelajaran dan asesmen yang digunakan
Pemahaman terbentuk dari pengalaman yang berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap atau nilai kehidupan tertentu
Karena ingin membangun pemahaman nyata dan konstektual dari peserta didik
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 4 pts
Peserta didik kelas 1 baru akan memulai pembelajaran mengenai konsep penjumlahan dalam pelajaran matematika. Berikut adalah tindak lanjut yang sesuai dengan tahapan capaian belajar peserta didik, kecuali:
Peserta didik diajak untuk bermain lompat lantai yang telah diberi angka berurutan dari 1-10
Peserta didik diajak untuk mendalami penjumlahan dengan menggunakan benda konkret disekitar mereka
Peserta didik adu cepat menjawab soal penjumlahan susun 3 kebawah
Peserta didik diajak untuk bermain ular tangga. Mereka diminta untuk menuliskan setiap langkah selama permainan dalam bentuk operasi penjumlahan
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 4 pts
Urutkan proses berfikir dalam penyusunan rencana pembelajaran dan asesmen dengan tepat:
1. Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran untuk satu fase berdasarkan Tujuan Pembelajaran
2. Memahami Capaian Pembelajaran
3. Merancang Pembelajaran
4. Merumuskan Tujuan Pembelajaran
4-2-3-1
2-4-1-3
3-4-1-2
1-2-3-4
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 4 pts
Penyusunan ATP sebaiknya dilakukan bersama oleh guru-guru di fase terkait. Misalnya, Guru kelas 1 dan kelas 2 menyusun ATP bersama agar peningkatan kompetensi sesuai dengan pentahapan siswa. Hal ini merupakan penjelasan dari salah satu prinsip penyusunan ATP. yaitu:
Kolaboratif
Tidak bercabang
Logis
Sederhana
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?