Search Header Logo

LATIHAN GURU PJOK

Authored by Leni Agus Priyati

Other

Professional Development

Used 3+ times

LATIHAN GURU PJOK
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

15 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Dalam suatu pembelajaran PJOK, Ibu Reni sebagai guru mengelompokkan peserta didik ke dalam 3 kelompok yang berbeda. Hal itu dilakukan Ibu Reni berdasarkan asesmen awal yang pada pelaksanaannya peserta didik diminta melakukan dribel sesuai dengan kemampuannya.


Adapun skenario pembelajarannya adalah sebagai berikut:
Satu kelompok peserta didik diminta mengamati video pembelajaran mendribel bola melalui Youtube. Satu kelompok yang lain diminta untuk saling bercerita mengenai pengalaman mereka bagaimana mendribel bola dalam permainan Bola Basket. Sedangkan satu kelompok lagi diberi kesempatan untuk memperagakan cara melakukan dribel dalam permainan Bola Basket satu lawan satu. Selanjutnya semua peserta didik berlatih mendribel dalam sebuah praktik langsung permainan Bola Basket berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang telah dimiliki.

Kasus diatas adalah contoh pembelajaran yang didesain berdasarkan...

Diferensiasi Proses

Diferensiasi Media Pembelajaran

Diferensiasi Produk

Diferensiasi Konten

Diferensiasi Lingkungan


2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Guru PJOK yang menerapkan strategi pembelajaran kooperatif pada dasarnya berupaya memenuhi kebutuhan peserta didik dan mengakui perbedaan kemampuan individu mereka, serta peduli untuk meningkatkan keterampilan sosial dan afektif peserta didik. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus menyadari bahwa:

seperti juga strategi yang lain, keuntungan yang bisa diperoleh dari strategi kooperatif merupakan tingginya frekuensi keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran berkelompok.

peserta didik harus dilibatkan dalam kegiatan kerja sama untuk menguasai keterampilan tertentu sehingga kemampuan mereka otomatis terbentuk.

hasil yang positif dapat dicapai hanya jika tujuan yang diberikan kepada peserta didik bermakna, peserta didik diajari bagaimana caranya bekerja sama, dan akuntabilitas untuk proses dan hasil dari pengalaman belajar itu terbukti nyata kepada peserta didik.

peserta didik memiliki perasaan bahwa mereka dihargai dan diakui oleh teman lainnya sehingga posisi mereka dipandang sama dan setara.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Strategi instruksional yang harus dikuasai guru adalah pengembangan konten, dengan tujuan agar peserta dapat meningkatkan penguasaan mereka terhadap tugas gerak yang sedang dipelajari. Tahapan pengembangan konten meliputi ekstensi, penghalusan, dan aplikasi. Berikut adalah ciri-ciri penerapan ekstensi:

Meningkatkan tingkat kesulitan tugas gerak ketika peserta didik terlalu mudah mempelajari tugas gerak yang diberikan, atau menurunkan kompleksitas tugas gerak ketika mereka mengalami kesulitan dalam mempelajarinya.

Berupa komunikasi kepada peserta didik untuk menaruh perhatian terhadap kualitas performa mereka sendiri.

Kepedulian terhadap kualitas kinerja peserta didik dapat ditunjukkan oleh umpan balik guru kepada kelas atau individu peserta didik tentang bagaimana kinerja mereka.

Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menggunakan keterampilannya dengan cara menerapkannya pada situasi gerak tertentu seperti dalam permainan.

Menantang peserta didik untuk berkompetisi dengan temannnya dalam pembelajaran.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Gaya mengajar ditentukan oleh pengambilan keputusan yang mungkin terjadi di dalam tiga wilayah keputusan (baik oleh guru maupun oleh peserta didik), yaitu: pengaturan pra-dampak (pre-impact setting), pengaturan dampak (impact setting), dan pengaturan pasca-dampak (post-impact setting). Pembelajaran yang keputusannya dominan diambil oleh peserta didik diwakili oleh gaya-gaya berikut, kecuali:

Independece learning

Convergent discovery style

Self teaching

Practice style

The learner designed individual program

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Model pendidikan gerak merupakan model kurikulum yang menawarkan konten bernuansa non-olahraga, di mana kontennya diwakili ungkapan tegas dari seorang ahli, yaitu “movement is the content of physical education”. Ungkapan tersebut mengandung makna seperti di bawah ini, kecuali...

Peserta didik dapat menyatukan perbendaharaan gerak dari kerangka pembelajaran gerak secara menyeluruh.

Peserta didik dapat mengomunikasikan gerakan mereka dengan guru dan peserta didik lain, hingga tercipta lingkungan belajar yang menyenangkan untuk semua peserta didik.

Model ini menyediakan sebuah rangkaian utuh tentang pengalaman gerak yang berkelanjutan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas.

Semua peserta didik dipandang sudah mampu melakukan gerak dasar fundamental, sehingga pendidikan gerak dipandang tidak tepat diberikan lagi karena tidak membantu peserta didik untuk menguasainya.

Dengan menekankan gerak dasar fundamental, peserta didik akan banyak mengalami pengalaman sukses, karena semua peserta didik sudah memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukannya secara fungsional."

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pada model pendidikan gerak, seorang guru PJOK ketika mengajarkan berbagai aktivitas basic-fundamental movement (pola gerak dasar) harus memahami konsep gerak yang meliputi konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha, serta konsep keterhubungan. Perhatikan beberapa pernyataan dibawah ini, pernyataan manakah yang paling tepat menurut Anda?

Konsep usaha berkaitan dengan arah dan cara gerakan dilakukan.

Konsep keterhubungan membahas memakai apa gerak dilakukan dalam kaitannya dengan orang lain atau aspek lainnya.

Konsep ruang kaitannya dengan bagian tubuh yang bergerak dan arah gerak yang dilakukan.

Konsep tubuh selalu berkaitan dengan bagaimana gerakan dilakukan.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Empat konsep gerak dan elemennya membentuk jenis fondasi dalam pendidikan jasmani,
di antaranya konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha, konsep keterhubungan.
Salah satu kategori dari konsep tubuh adalah tindakan seluruh tubuh, yang memiliki tiga sub-kategori yang membentuk gerakan fundamental penting untuk perkembangan motorik, yaitu keterampilan non-lokomotor, lokomotor, dan manipulatif.
Beberapa gerakan dalam melatih keterampilan tersebut diantaranya.
1) Meregang 2) Melempar 3) Memukul 4) Lompatan 5) Menangkap 6) Memilin
7) Balance 8) Baling-baling 9) Jalan kepiting 10) Hop 11) Skip 12) Menggiring .
Aktivitas yang termasuk melatih keterampilan manipulatif adalah...

3, 4, 5, 12

1, 2, 3, 12

2, 3, 5, 12

4, 9, 10, 11

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?