
Pemeriksaan Subyektif dengan Phoroptor
Authored by Levya Ro
Other
University
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Apa itu phoroptor?
Phoroptor adalah alat untuk mengukur tekanan darah.
Phoroptor digunakan untuk mendiagnosis penyakit jantung.
Phoroptor adalah alat untuk mengukur refraksi mata dan menentukan resep kacamata.
Phoroptor adalah jenis kacamata khusus untuk penglihatan malam.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Sebutkan fungsi utama phoroptor!
Fungsi utama phoroptor adalah untuk mengukur refraksi mata dan menentukan resep kacamata.
Fungsi utama phoroptor adalah untuk memperbaiki penglihatan secara langsung.
Fungsi utama phoroptor adalah untuk mengukur tekanan darah.
Fungsi utama phoroptor adalah untuk mengobati penyakit mata.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bagaimana cara kerja phoroptor dalam pemeriksaan mata?
Phoroptor digunakan untuk mengukur tekanan mata.
Phoroptor menguji penglihatan dengan mengubah lensa untuk menentukan resep kacamata.
Phoroptor dapat mengobati masalah penglihatan secara langsung.
Phoroptor hanya berfungsi untuk memeriksa warna penglihatan.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan subyektif?
Pemeriksaan subyektif hanya melibatkan pengukuran fisik.
Pemeriksaan subyektif adalah analisis data kuantitatif.
Pemeriksaan subyektif dilakukan tanpa mempertimbangkan pandangan individu.
Pemeriksaan subyektif adalah evaluasi berdasarkan pengalaman dan pandangan individu.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Sebutkan komponen utama yang terdapat pada phoroptor!
Lensa reflektor
Lensa silinder, lensa sferis, mekanisme pengaturan.
Lensa prisma
Mekanisme pengukuran
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Apa perbedaan antara pemeriksaan objektif dan subyektif?
Pemeriksaan objektif hanya dilakukan oleh dokter.
Pemeriksaan subyektif menggunakan alat ukur yang sama.
Pemeriksaan objektif tidak memerlukan penilaian individu.
Pemeriksaan objektif menggunakan alat ukur, sedangkan pemeriksaan subyektif bergantung pada penilaian individu.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Mengapa penting untuk melakukan pemeriksaan subyektif?
Penting untuk memahami perspektif individu dan mendapatkan informasi yang tidak dapat diukur secara objektif.
Karena semua informasi dapat diukur secara objektif.
Untuk menghindari bias dalam penilaian.
Untuk mempercepat proses diagnosis.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?