7 P
1st
10 P
1st
5 P
1st
10 P
1st
22 P
1st
12 P
1st - 5th
6 P
1st - 3rd
15 P
1st - 5th
17 P
1st - 3rd
10 P
1st
20 P
1st
5 P
1st
5 P
1st
15 P
1st
10 P
1st
10 P
1st
20 P
1st
31 P
1st
7 P
1st
17 P
1st
21 P
1st
6 P
1st - 10th
21 P
1st - 5th
10 P
1st
Przeglądaj Pikiran vs Perasaan arkusze ćwiczeń według ocen
Przeglądaj inne arkusze tematyczne dla kelas 1
Jelajahi lembar kerja Pikiran vs Perasaan yang dapat dicetak untuk Kelas 1
Lembar kerja tentang pikiran vs perasaan untuk siswa kelas 1 yang tersedia melalui Wayground (sebelumnya Quizizz) menyediakan latihan dasar penting yang membantu siswa muda membedakan antara apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka rasakan. Lembar kerja yang dirancang dengan cermat ini berfokus pada pengembangan kecerdasan emosional dan kesadaran diri dengan menyajikan skenario yang sesuai usia, isyarat visual, dan soal latihan yang membimbing siswa kelas satu dalam mengidentifikasi proses kognitif versus respons emosional. Setiap lembar kerja mencakup instruksi yang jelas dan kunci jawaban komprehensif yang mendukung pembelajaran mandiri dan pembelajaran terbimbing, menjadikan sumber daya gratis ini sangat berharga untuk membangun keterampilan sosial-emosional penting yang akan digunakan siswa sepanjang kehidupan akademis dan pribadi mereka.
Wayground (sebelumnya Quizizz) memberdayakan pendidik dengan akses ke jutaan sumber daya yang dibuat guru yang dirancang khusus untuk pengajaran pikiran vs perasaan di kelas 1. Kemampuan pencarian dan penyaringan platform yang kuat memungkinkan guru untuk dengan cepat menemukan lembar kerja yang sesuai dengan standar studi sosial dan mengakomodasi beragam kebutuhan belajar melalui alat diferensiasi bawaan. Materi yang dapat disesuaikan ini tersedia dalam format PDF yang dapat dicetak dan versi digital interaktif, memberikan fleksibilitas untuk berbagai lingkungan pengajaran dan preferensi pembelajaran. Guru dapat dengan mudah mengintegrasikan sumber daya ini ke dalam perencanaan pelajaran, menggunakannya untuk remediasi yang ditargetkan pada siswa yang kesulitan, atau menerapkannya sebagai kegiatan pengayaan, sementara koleksi yang komprehensif memastikan peluang latihan keterampilan yang konsisten yang mendukung penguasaan konsep sosial-emosional mendasar ini.
