Font size
WorksheetsPilihan Ganda, BS, Menjodohkan, Esai Terstruktur
Total questions: 80
Worksheet time: 19mins
Jelaskan definisi evaluasi menurut Grondlund dan Linn (1990)?
A. Kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu, yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambil keputusan.
B. Setiap usaha atau proses dalam menentukan nilai
C. Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran.
D. Mencari sesuatu yang berharga (worth). Sesuatu yang berharga tersebut dapat berupa informasi tentang suatu program, produksi serta alternatif prosedur tertentu.
1. Menurut Arifin (2012; 29-30), perlu memperhatikan prinsip-prinsip umum evaluasi sebagai berikut? (kecuali)
Kontinuitas
Komunikasi
Komprehensif
Objektivitas
Dalam evaluasi pembelajaran terdapat beberapa jenis evaluasi diantaranya? Kecuali.
Jenis evaluasi Berdasarkan Tujuan
Jenis evaluasi Berdasarkan sasaran
Jenis evaluasi Berdasarkan ruang lingkup
Jenis evaluasi Berdasarkan kepentingan
Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan diperlukan sebuah peran untuk ambil andil dalam peningkatannya, diantara peran tersebut yaitu?
Peranan Evaluasi/Penilaian
Peranan Pemerintah
Peranan Pemegang Kekuasaan
Peranan Sistem
Kerangka tujuan pendidikan dibagi dalam tiga domain, yaitu? Kecuali.
Cognitive Domain
Affective Domain
Psychomotor Domain
Objective Domain
Suharsimi Arikunto (2008:57-62), menyatakan bahwa suatu tes dapat dikatakan baik apabila memenuhi lima persyaratan, yang tidak termasuk lima prasyarat tersebut yaitu?
Validitas
Reliabilitas
Praktikabilitas
Kontinuitas
Penilaian hasil belajar dapat diketahui dari beberapa ranah, kecuali?
Kognitif
Afektif
Psikomotor
Objek
Secara keseluruhan, Arifin (2012: 58), membatasi ruang lingkup evaluasi pembelajaran dalam empat komponen besar, kecuali?
Domain hasil belajar
System pembelajaran
Aktif belajar
Penilaian berbasis kelas
Pendekatan merupakan suatu cara atau sudut pandang sesorang dalam mempelajari sesuatu. Zaenal Arifin (2009), membagi pendekatan evaluasi menjadi?
2
3
4
5
Yang bukan termasuk karakteristik model evaluasi menurut Mursell dan S. Nasution (1997:23)?
Evaluasi dan Hasil Langsung
Evaluasi dan Keaktifan
Evaluasi dan Transfer
Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
Penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivism, merupakan pengertian model evaluasi?
Kualitatif
Studi Kasus
Kuantitatif
Iluminatif
Manakah yang termasuk evaluasi kelompok instrumen tes?
Tes intelegensi
Skala penilaian
Observasi
Wawancara
Menurut menurut Anas Sudijono (2001: 76) ada beberapa jenis teknik pembuatan instrumen evaluasi pembelajaran, kecuali?
Tes Penempatan
Tes Diagnostik
Tes Formatif
Tes Normatif
Yang termasuk Jenis-jenis Teknik Nontes? kecuali.
Wawancara
Observasi
Tes Penempatan
Angket
Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan. Merupakan definisi penggunaan tes menurut?
Sukarsimi, Arikunto. (2006: 33)
Arifin (2012; 29-30)
Anas Sudijono (2001: 76)
Mursell dan S. Nasution (1997:23)
Yang merupakan kegunaan dan manfaat tes formatif dalam kegiatan belajar mengajar?
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh
Digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal.
Menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama.
Alat ukur di katakan valid apabila alat ukur itu dapat dengan tepat mengukur apa yang hendak di ukur
Apa saja kegunaan Tes Sumatif dalam evaluasi pembelajaran? Kecuali!
Untuk menentukan nilai
Untuk mencapai tujuan belajar
Berfungsi sebagai tes prediksi
Untuk mengisi catatan kemajuan belajar siswa
Ada empat istilah yang terkait dengan konsep penilaian yang digunakan untuk mengetahui keberhasilan belajar peserta didik, diantaranya?
Pencatatan
Penghitungan
Pengujian
Pengarahan
Sebutkan prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran? kecuali!
Menyeluruh
Berkelanjutan
Mendidik
Terarah
Dalam penyusunan Penilaian Acuan Normatif (PAN) dibutuhkan beberapa kriteria diantaranya?
Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives.
Penilaian Acuan Normatif menggunakan kriteria yang bersifat “relative”
Penilaian Acuan Normatif memiliki kecendrungan untuk menggunakan rentangan tingkat penguasaan seseorang terhadap kelompoknya
Mendukung tradisional kekukuhan akademis dan menggunakan standar.
Menurut Grondlund dan Linn (1990) evaluasi pembelajaran yaitu Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran.
Benar
Salah
Menurut Arifin (2012; 29-30), perlu memperhatikan tiga prinsip umum evaluasi.
Benar
Salah
Dalam evaluasi pembelajaran terdapat beberapa jenis evaluasi diantaranya jenis evaluasi berdasarkan tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Benar
Salah
Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan diperlukan sebuah peran untuk ambil andil dalam peningkatannya yaitu peranan evaluasi/penilaian, peranan pemerintah, peranan pemegang kekuasaan
Peranan system
Benar
Salah
Kerangka tujuan pendidikan dibagi dalam tiga domain, yaitu Cognitive Domain, Affective Domain, Psychomotor Domain
Benar
Salah
Suharsimi Arikunto (2008:57-62), menyatakan bahwa suatu tes dapat dikatakan baik apabila memenuhi lima persyaratan salah satunya yaitu kontinuitas
Benar
Salah
Penilaian hasil belajar dapat diketahui dari ranah objektif
Benar
Salah
Secara keseluruhan, Arifin (2012: 58), membatasi ruang lingkup evaluasi pembelajaran dalam enam komponen besar, kecuali?
Salah
Benar
Pendekatan merupakan suatu cara atau sudut pandang sesorang dalam mempelajari sesuatu. Zaenal Arifin (2009), membagi pendekatan evaluasi menjadi dua
Salah
Benar
Berdasarkan bentuk dan model pelaksanaannya, menurut Mursell dan S. Nasution (1997:23) terdapat tiga ciri evaluasi yang baik yaitu: Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
Benar
Salah
Penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivism, merupakan pengertian model kuantitatif
Benar
Salah
Skala sikap, skala penilaian, observasi, wawancara, angket dokumentasi dan sebagainya merupakan kelompok instrumen nontes
Benar
Salah
Menurut menurut Anas Sudijono (2001: 76) ada beberapa jenis teknik pembuatan instrumen evaluasi pembelajaran yaitu Tes Penempatan, Tes Diagnostik, Tes Formatif , Tes Sumatif
Benar
Salah
Jenis-jenis Teknik Nontes yaitu wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
Salah
Benar
Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan. Merupakan definisi penggunaan tes menurut Arifin (2012; 29-30)
Benar
Salah
Yang merupakan kegunaan dan manfaat tes formatif dalam kegiatan belajar mengajar yaitu Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh, digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal, menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama.
Benar
Salah
Salah satu kegunaan Tes Sumatif dalam evaluasi pembelajaran adalah untuk mencapai tujuan belajar
Salah
Benar
Ada empat istilah yang terkait dengan konsep penilaian yang digunakan untuk mengetahui keberhasilan belajar peserta didik , yaitu pengukuran, pengujian, penilaian, dan evaluasi
Benar
Salah
Terdapat tujuh prinsip evaluasi pembelajaran
Salah
Benar
Dalam penyusunan Penilaian Acuan Normatif (PAN) dibutuhkan beberapa kriteria diantaranya Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru
Benar
Salah
Definisi evaluasi pembelajaran menurut Grondlund dan Linn (1990)
Kontinuitas, Komprehensif, Objektivitas, Kooperatif dan Praktis
Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran.
Evaluasi berdasarkan tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Peran guru, peran siswa dan peran sekolah
Cognitive Domain, Affective Domain, Psychomotor Domain
Menurut Arifin (2012; 29-30), perlu memperhatikan tiga prinsip umum evaluasi
Kontinuitas, Komprehensif, Objektivitas, Kooperatif dan Praktis
Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran
evaluasi berdasarkan tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Peran guru, peran siswa dan peran sekolah
Cognitive Domain, Affective Domain, Psychomotor Domain
Dalam evaluasi pembelajaran terdapat beberapa jenis evaluasi
Kontinuitas, Komprehensif, Objektivitas, Kooperatif dan Praktis
Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran.
Evaluasi berdasarkan tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Peran guru, peran siswa dan peran sekolah
Cognitive Domain, Affective Domain, Psychomotor Domain
Kerangka tujuan pendidikan dibagi dalam tiga domain
Kontinuitas, Komprehensif, Objektivitas, Kooperatif dan Praktis
Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran.
evaluasi berdasarkan tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Peran guru, peran siswa dan peran sekolah
Cognitive Domain, Affective Domain, Psychomotor Domain
Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan diperlukan sebuah peran untuk ambil andil dalam peningkatannya, diantara peran tersebut yaitu:
Kontinuitas, Komprehensif, Objektivitas, Kooperatif dan Praktis
Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran
evaluasi berdasarkan tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Peran guru, peran siswa dan peran sekolah
Cognitive Domain, Affective Domain, Psychomotor Domain
Suharsimi Arikunto (2008:57-62), menyatakan bahwa suatu tes dapat dikatakan baik apabila memenuhi lima persyaratan
Ranah kognitif, afektif dan psikomotor.
Domain hasil belajar, system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas.
validitas, reliabilitas, objektivitas, praktikabilitas dan ekonomis
Pendekatan tradisional dan pendekatan system
Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
Penilaian hasil belajar dapat diketahui dari beberapa ranah ranah
validitas, reliabilitas, objektivitas, praktikabilitas dan ekonomis
Pendekatan tradisional dan pendekatan system
Domain hasil belajar, system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas
Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
Ranah kognitif, afektif dan psikomotor.
Secara keseluruhan, Arifin (2012: 58), membatasi ruang lingkup evaluasi pembelajaran dalam empat komponen besar.
validitas, reliabilitas, objektivitas, praktikabilitas dan ekonomis
Domain hasil belajar, system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas.
Ranah kognitif, afektif dan psikomotor.
Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
Pendekatan tradisional dan pendekatan system
Pendekatan merupakan suatu cara atau sudut pandang sesorang dalam mempelajari sesuatu. Zaenal Arifin (2009), membagi pendekatan evaluasi menjadi dua
Pendekatan tradisional dan pendekatan system
Validitas, reliabilitas, objektivitas, praktikabilitas dan ekonomis
Ranah kognitif, afektif dan psikomotor
Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
Domain hasil belajar, system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas.
Berdasarkan bentuk dan model pelaksanaannya, menurut Mursell dan S. Nasution (1997:23) terdapat tiga ciri evaluasi yang baik yaitu?
Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
validitas, reliabilitas, objektivitas, praktikabilitas dan ekonomis
Ranah kognitif, afektif dan psikomotor.
Domain hasil belajar, system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas
Pendekatan tradisional dan pendekatan system
Penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivism, model kuantitatif terbagi menjadi beberapa model
Tes Penempatan, Tes Diagnostik, Tes Formatif dan Tes Sumatif.
Skala sikap, skala penilaian, observasi, wawancara, angket dokumentasi dan sebagainya
Model Black Box Tyler, Model Teoretis Taylor dan Maguire, Model Sistem Alkin, Model Countenance Stake
wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan.
Pembagian Kelompok Instrumen Evaluasi.
Skala sikap, skala penilaian, observasi, wawancara, angket dokumentasi dan sebagainya
Tes Penempatan, Tes Diagnostik, Tes Formatif dan Tes Sumatif
Model Black Box Tyler, Model Teoretis Taylor dan Maguire, Model Sistem Alkin, Model Countenance Stake
wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan.
Menurut menurut Anas Sudijono (2001: 76) ada beberapa jenis teknik pembuatan instrumen evaluasi pembelajaran
Model Black Box Tyler, Model Teoretis Taylor dan Maguire, Model Sistem Alkin, Model Countenance Stake
wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan
Tes Penempatan, Tes Diagnostik, Tes Formatif dan Tes Sumatif
Skala sikap, skala penilaian, observasi, wawancara, angket dokumentasi dan sebagainya
Jenis-jenis Teknik Nontes
Skala sikap, skala penilaian, observasi, wawancara, angket dokumentasi dan sebagainya
wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
Tes Penempatan, Tes Diagnostik, Tes Formatif dan Tes Sumatif
Model Black Box Tyler, Model Teoretis Taylor dan Maguire, Model Sistem Alkin, Model Countenance Stake
Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan
Definisi penggunaan tes menurut Sukarsimi, Arikunto. (2006: 33)
Tes Penempatan, Tes Diagnostik, Tes Formatif dan Tes Sumatif.
Skala sikap, skala penilaian, observasi, wawancara, angket dokumentasi dan sebagainya
Model Black Box Tyler, Model Teoretis Taylor dan Maguire, Model Sistem Alkin, Model Countenance Stake
wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
Tes merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan
Kegunaan dan manfaat tes formatif dalam kegiatan belajar mengajar
pengukuran, pengujian, penilaian, dan evaluasi
Untuk Menentukan Nilai., Berfungsi sebagai Tes Prediksi , Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh, digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal, menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama.
Berorientasi pada konpetensi, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan pengalaman belajar
Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru.
kegunaan Tes Sumatif dalam evaluasi pembelajaran
pengukuran, pengujian, penilaian, dan evaluasi.
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh, digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal, menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama.
Untuk Menentukan Nilai., Berfungsi sebagai Tes Prediksi , Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa
Berorientasi pada konpetensi, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan pengalaman belajar
Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru.
Ada empat istilah yang terkait dengan konsep penilaian yang digunakan untuk mengetahui keberhasilan belajar peserta didik
pengukuran, pengujian, penilaian, dan evaluasi.
Berorientasi pada konpetensi, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan pengalaman belajar
Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru
Untuk Menentukan Nilai., Berfungsi sebagai Tes Prediksi , Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa.
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh, digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal, menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama.
Prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh, digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal, menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama
Untuk Menentukan Nilai., Berfungsi sebagai Tes Prediksi , Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa.
Berorientasi pada konpetensi, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan pengalaman belajar
Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru
pengukuran, pengujian, penilaian, dan evaluasi.
Dalam penyusunan Penilaian Acuan Normatif (PAN) dibutuhkan beberapa kriteria
pengukuran, pengujian, penilaian, dan evaluasi.
Berorientasi pada konpetensi, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan pengalaman belajar
Untuk Menentukan Nilai., Berfungsi sebagai Tes Prediksi , Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa
Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru.
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh, digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal, menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama.
Jelaskan definisi evaluasi pembelajaran menurut para ahli? (Minimal 3)
Menurut Grondlund dan Linn (1990) Proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi informasi secara sistematis untuk menetapkan ketercapaian tujuan pembelajaran
menurut Sukarsimi, Arikunto (2006: 33) merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan.
Norman E. Gronlund (1976) berpendapat bahwa evaluasi merupakan proses yang dilakukan secara sistematis untuk membuat atau menentukan keputusan terkait dengan sejauh mana para siswa berhasil mencapai tujuan-tujuan pengajaran
Menurut Arifin (2012; 29-30), perlu memperhatikan prinsip-prinsip umum evaluasi, sebutkan?
system pembelajaran
Komprehensif
Kontinuitas
Sebutkan jenis-jenis evaluasi berdasarkan lingkup kegiatan belajar?
Evaluasi berdasarkan tujuan
Evaluasi berdasarkan Sasaran
Evaluasi berdasarkan peranan
Evaluasi berdasarkan kebutuhan
Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan diperlukan sebuah peran untuk ambil andil dalam peningkatannya, diantara peran tersebut yaitu?
Peran guru
peran kurikulum
peran materi
peran siswa
Dibagi kedalam berapa domain kerangka tujuan pendidikan? Sebutkan!
Affective Domain
Cognitive Domain
Psychomotor Domain
Psychology Domain
Suharsimi Arikunto (2008:57-62), menyatakan bahwa suatu tes dapat dikatakan baik apabila memenuhi dari lima persyaratan, jelaskan!
system pembelajaran dan proses
validitas dan reliabilitas
praktikabilitas dan objektivitas
Komprehensif dan Objektivitas
Penilaian hasil belajar dapat diketahui dari beberapa ranah, sebutkan?
Ranah fektif dan psikomotor
Ranah kognitif dan psikomotor
Ranah Kooperatif dan objektif
Ranah objektif dan akumulatif
Secara keseluruhan, Arifin (2012: 58), membatasi ruang lingkup evaluasi pembelajaran dalam empat komponen besar? Sebutkan!
sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Cognitive Domain, Affective Domain, Psychomotor Domain dan ekonomis
Komprehensif, Objektivitas, Kooperatif dan Praktis
Domain hasil belajar, system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas.
Jelaskan dua pendekatan evaluasi pembelajaran menurut Zaenal Arifin (2009)?
Tes sebagai alat pengukur terhadap peserta didik dan Tes sebagai alat pengukur keberhasilan program mengajar disekolah.
Pendekatan tradisional merupakan pendekatan yang lebih mengedepankan komponen evaluasi produk daripada komponen proses
Pendekatan sistem berarti evaluasi di sini lebih mengedepankan kepada proses, sehingga komponen yang termasuk dari proses harus di evaluasi, baik itu dari konteks, input, proses, serta produk.
penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivisme.
Jelaskan yang termasuk karakteristik model evaluasi menurut Mursell dan S. Nasution (1997:23)?
Model kuantitatif adalah penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivisme
Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
Wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
Domain hasil belajar, system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas.
Jelaskan apa yang di maksud model kuantitatif dalam evaluasi pembelajaran?
pendekatan yang lebih mengedepankan komponen evaluasi produk daripada komponen proses
penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivisme.
sebagai alat pengukur terhadap peserta didik dan Tes sebagai alat pengukur keberhasilan program mengajar disekolah.
merupakan suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan.
Apa yang kamu ketahui tentang kegunaan dan manfaat tes formatif dalam kegiatan belajar mengajar?
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh
Digunakan untuk mengetahui apakah mayoritas siswa (60% atau lebih) sudah menguasai bahan program atau gagal dalam mengerjakan soal.
Untuk Menentukan Nilai., Berfungsi sebagai Tes Prediksi , Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa.
Berorientasi pada konpetensi, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan pengalaman belajar
Menurut Anas Sudijono (2001: 76) ada beberapa jenis teknik pembuatan instrumen evaluasi pembelajaran? sebutkan!
penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivisme
untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru.
Tes sebagai alat pengukur terhadap peserta didik dan Tes sebagai alat pengukur keberhasilan program mengajar disekolah.
untuk mengedepankan kepada proses, sehingga komponen yang termasuk dari proses harus di evaluasi, baik itu dari konteks, input, proses, serta produk.
Sebutkan pembagian kelompok instrumen evaluasi?
Skala sikap
penilaian berbasis kelas
system pembelajaran
skala penilaian
Jelaskan kegunaan dan manfaat tes formatif dalam kegiatan belajar mengajar?
Untuk Menentukan Nilai., Berfungsi sebagai Tes Prediksi , Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa
suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan.
Menentukan, apakah guru harus mengganti cara menerangkan, atau tetap dengan cara yang sama.
merupakan proses yang dilakukan secara sistematis untuk membuat atau menentukan keputusan terkait dengan sejauh mana para siswa berhasil mencapai tujuan
kegunaan Tes Sumatif dalam evaluasi pembelajaran, jelaskan!
menjelaskan antara lain: Pengujian adalah proses eksekusi suatu softwareuntuk menemukan kesalahan
Untuk Mengisi Catatan Kemajuan Belajar Siswa.
Mengetahui bahwa tes yang dikerjakan sudah menghasilkan skor yang tinggi sesuai dengan yang diharapkan
Mengetahui, apakah program yang telah diberikan, merupakan program yang sesuai dengan kecakapan anak.
Jelaskan beberapa istilah dari empat istilah yang terkait dengan konsep penilaian yang digunakan untuk mengetahui keberhasilan belajar peserta didik?
Penilaian (assessment), adalah istilah umum yang mencakup semua metode yang biasa digunakan untuk menilai unjuk kerja individu atau kelompok peserta didik
Mengetahui bahwa tes yang dikerjakan sudah menghasilkan skor yang tinggi sesuai dengan yang diharapkan, maka siswa merasa mendapat “anggukan kepala” dari guru.
suatu alat pengumpul informasi jika dibandingkan dengan alat yang lain karena tes bersifat resmi karena penuh dengan akhir satuan pelajaran batasan-batasan.
penggunaan prosedur kuantitatif untuk mengumpulkan data sebagai konsikuensi penerapan pemikiran paradigma positivisme
Sebutkan Prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran?
berorientasi pada system pembelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas.
berorientasi pada tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Berorientasi pada konpetensi, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan pengalaman belajar
Digunakan untuk mengetahui apakah siswa sudah menguasai bahan program secara menyeluruh
Dalam penyusunan Penilaian Acuan Normatif (PAN) dibutuhkan beberapa kriteria? Jelaskan!
ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru.
Tidak ditekankan untuk mengukur penampilan yang eksak dari bebavioral objectives, pada proses belajar, penilaian nilai normatif pada umumnya banyak dilakukan oleh seorang guru.
ditekankan pada Pengujian yang dapat diartikan sebagai testing
berorientasi pada pengukuran pendidikan berbasis kompetensi berdasar pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar
Apasaja jenis-jenis teknik pembuatan instrumen nontes? Jelaskan!
Evaluasi dan Hasil Langsung, Evaluasi dan Transfer, Evaluasi Langsung dari Proses Pembelajaran
system embelajaran, proses dan hasil belajar, penilaian berbasis kelas.
Evaluasi berdasarkan tujuan, sasaran, ruang lingkup, objek dan subjek evaluasi
Wawancara, observasi, angket, daftar cek dan skala nilai/rating scale
